Tag: GSVL

VICKY LUMENTUT: Pentingnya Transparansi Dalam Pengelolaan Barang Milik Daerah

Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler Lakat saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Selasa (11/12/2018), pemerintah Kota Manado, Wali Kota DR GS Vicky Lumentut melalui Sekretaris Daerah Kota Manado Micler CS Lakat SH.,MH membuka pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Aset Daerah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, di ruang pertemuan Sintesa Peninsula Hotel.

Vicky Lumentut melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Lakat mengatakan pengelolaan barang milik daerah sebagai aset Daerah adalah tanggung jawab Pemerintah Daerah yang merupakan amanah dari masyarakat untuk digunakan bagi kepentingan publik.

“Pemerintah Daerah wajib mengelola barang milik Daerah sesuai asas pengelolaan yaitu asas fungsioanal, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai sehingga harus memanfaatkan secara maksimal dalam koridor dan regulasi,” ujar Wali Kota Lumentut sebagaimana yang dibacakan Sekda Lakat dalam sambutan.

Lebih lanjut Wali Kota mengingatkan kepada peserta Bimtek yang terdiri dari para pejabat barang milik Daerah di lingkungan Pemkot Manado, untuk mengikuti kegiatan dengan baik, serius dan seksama.

“Bagi peserta Bimtek saya mengimbau untuk ikuti Bimtek ini dengan baik, serius, dan seksama serta cermati sampai tuntas. Karena ini bukan hanya kegiatan formalitas semata, tetapi membawa nilai dan manfaat yang besar bagi Pemkot Manado,” kata GSVL sapaan akrab Lumentut.

Wali Kota Vicky Lumentut juga mengajak peserta agar bekerja keras, bekerja Cerdas dan bekerja tuntas. “Mari kita terus bekerja keras, Cerdas dan tuntas untuk berupaya melaksanakan pengelolaan aset Daerah yang efektif, efisien dan sesuai regulasi. Ini adalah bagian dari akuntabilitas penyelengaraan pemerintahan yang berorientasi pada peningakatan kesejahteraan masyarakat Kota Manado,” tukas Lakat.

Bimtek ini juga dihadiri Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Johnli Tamaka SE. (*/Redaksi)

Dihadapan GSVL-MOR, Prof Paula Sahkan Pengurus HIMPAUDI Manado

Prof Paula saat menyampaikan sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak lain adalah bagian penting dalam pembentukan generasi yang unggul, dimana dari PAUD, penggemblengan dan pembinaan sudah mulai dilakukan sejak dini. Hal tersebt sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Manado yaitu mencerdaskan warga Kota Manado.

Rabu (21/11/2018), bertepatan dengan pelantikan Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidik Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) Kota Manado, di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, Ketua HIMPAUDI Sulawesi Utara (Sulut) Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS.,DEA mengatakan tidak sekedar pengurus terbentuk, tapi HIMPAUDI perlu menunjukkan kerjanya.

”Setelah pembentukan pengurus yang baru ini, akan menghasilkan program-program yang lebih berkualitas serta ikut berperan mempersiapkan Sumber Daya Manusia dan menciptakan generasi emas kedepan,” kata Prof Paula dalam sambutannya.

Enci Paula yang juga Rektor UNIMA ini berharap agar PAUD di Kota Manado lebih tumbuh baik dan berkembang maju. Sekedar diketahui, Paula yang akrab disapa Bunda PAUD Kota Manado ini juga didampingi suami tercinta, DR GS Vicky Lumentut yang juga Wali Kota Manado. Sementara itu, pengurus HIMPAUDI Kota Manado Periode 2018-2022 yang dilantik itu dipimin Ketuai Imelda Bastiaan Markus SE.

Wali Kota Vicky Lumentut tak lupa mengungkapkan selamat bertugas bagi Pengurus HIMPAUDI Kota Manado dibawah kepemimpinan Imelda Bastiaan Markus, isteri tercinta Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan.

Sambutan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut (FOTO Ist)

”Selamat untuk tugas yang baru dan mulia ini, bersama semua jajaran pengurus HIMPAUDI Kota Manado, kami titipkan generasi pemilik masa depan. Dari usia dini kita berikan perhatian khusus untuk mereka, dan kita siapkan mereka menjadi orang-orang yang Cerdas, orang-orang yang Hebat untuk masa yang akan datang. Tugas ini berat, tapi sangat mulia, terima kasih sudah boleh menjadi bagian dari Pemerintah Kota Manado untuk mempersiapkan mereka menjadi benih-benih yang bertumbuh dan berkembang bagi masa depan Kota Manado,” ujar Vicky Lumentut.

Sementara, Ketua HIMPAUDI Kota Manado yang baru dilantik Imelda Bastiaan Markus, berharap adanya kerjasama sesama pengurus dalam melakukan adaptasi, akselerasi dengan pengetahuan yang maju, agar diterapkan bagi kemajuan pendidikan anak usia dini.

Ketua HIMPAUDI Sulut melantik pengurus HIMPAUDI Kota Manado (FOTO Ist)

”Mari berproses bersama anak-anak, karena anak-anak butuh perhatian dan teladan dalam cara berpikir, bersikap dan bertindak,” tutur Imelda.

Pelantikan ini juga turut dihadiri Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Micler CS Lakat SH.,MH. (*/Redaksi)

Pendeta Hendry Runtuwene: Kejar Kebahagiaan dan Jangan Salahgunakan Jabatan

DR Hendry Runtuwene, STh.,MSi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Disampaikan Pendeta DR Hendry Runtuwene, STh.,MSi dalam khutbahnya di kantor Walikota Manado, Kamis (18/10/2018), bahwa jabatan yang dipercayakan Wali Kota Manado DR G.S Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE janganlah disalahgunakan dengan menghalalkan segala cara, apalagi bertujuan mencari keuntungan yang sebesar-besarnya demi kepentingan pribadi.

Mantan Sekretaris Umum (Sekum) Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) ini juga mengingatkan, sesuai firman Tuhan yang didasarkan pada bacaan Alkitab Mazmur 1 ayat 1 sampai 3, untuk mencapai kebahagiaan tidak perlu menjadi hamba uang dan menghalalkan segala cara.

”Untuk mencapai kebahagiaan, jangan pilih jalan yang ditawarkan dunia, karena itu hanyalah kebahagiaan semu, dengan menjadi hamba uang menghalalkan segala cara melalui kekuatan dan jabatan. Jangan berorientasi dan menggantungkan diri pada uang, karena bukan kebahagiaan yang diperoleh tetapi kehancuran,” kata Pendeta Runtuwene.

Selain itu, Pdt Runtuwene, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) Pemkot Manado agar tidak berkompromi dengan dosa dan kejahatan.

Berlangsungnya ibadah (FOTO Ist)

”Kebahagiaan bukan milik dari orang-orang yang melakukan kejahatan. Karena itu, jangan berkompromi dengan dosa, jangan toleransi dengan kejahatan, karena tidak ada dosa besar atau dosa kecil, apapun yang jahat itu tetap dosa, jauhi kejahatan dan cintai Firman Tuhan,” tuturnya.

Dalam ibadah tersebut, jajaran Pemkot Manado memberikan surprise atau kejutan kepada Pendeta Runtuwene, dengan memberikan kejutan kue ulang tahun. Pasalnya, bertepatan saat memimpin ibadah di Pemkot Manado, Pendeta Runtuwene merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-48.

Untuk diketahui, yang membawa puji-pujian ASN dan THL di Inspektorat Kota Manado, Sekretariat DPRD Manado, Dinas Kebakaran, Bagian Keuangan serta Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat. Dengan turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkot Manado. (*/Redaksi)

Gandeng Istri, WALI KOTA MANADO Hadiri Festival PSL Bitung

Wali Kota Manado bersama istri disaat menghadiri Festival di Bitung (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado ikut berpartisipasi meramaikan perhelatan pariwisata Kota Bitung bertajuk Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2018. Menampilkan dua perahu hias, Pemkot Manado tampil memukau ribuan orang yang memadati kompleks Pelelangan Ikan Dermaga Bitung, Sabtu (6/10/2018).

Apalagi, Wali Kota DR GS Vicky Lumentut bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, hadir dalam festival tahunan Kota Bitung serta memberikan dukungan penuh kepada Walikota Bitung Drs Max Lomban dan Wakil Wali Kota Ir Maurits Mantiri.

”Kami tentunya ikut mendukung suksesnya iven pariwisata Kota Bitung yang diberi nama Festival Pesona Selat Lembeh ini. Ada dua perahu hias yang kami tampilkan dalam festival sebagai bentuk dukungan kami. Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado menyampaikan selamat dan sukses untuk penyelenggaraan iven pariwisata Kota Bitung ini,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

GSVL sapaan akrab Lumentut berharap Kota Bitung kedepan menjadi kota yang sangat maju sebagai salah satu pintu masuk Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

”Kita semuanya berharap Kota Bitung akan semakin maju dalam segala bidang, menjadi salah satu pintu masuk Sulawesi Utara dengan semua potensi yang dimiliki terutama potensi perikanan, pedagangan dan jasa,” kata GSVL di Manado itu yang turut didampingi Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Kota Manado Steven Runtuwene SSos.

Acara yang berlangsung semarak tersebut disaksikan pula para Wali Kota dan utusan Pemkot yang mengikuti Workshop Kemaritiman Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Komisariat Wilayah (Komwil) VI yang kali ini tuan rumahnya adalah Kota Bitung. (*/Redaksi)

WALI KOTA MANADO Blak-blakan Dihadapan Penyidik Kejagung RI

Wali Kota GSVL bersama Gubernur Sulut dan petinggi BNPB (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado DR G.S Vicky Lumentut, Selasa (2/10/2018), memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia (RI) di Jakarta, untuk memberikan keterangan terkait dana hibah bantuan pemerintah pusat dalam penanganan pasca bencana banjir bandang 15 Januari 2014.

Saat diwawancarai wartawan, Kamis (4/10/2018), Wali Kota Manado dua periode ini Lumentut menuturkan bahwa dirinya telah memberikan keterangan yang benar sesuai apa yang diketahui atas pertanyaan yang diajukan penyidik Kejagung.

”Kenapa saya dipanggil oleh penyidik Kejagung RI untuk diperiksa? Karena adanya laporan diduga ada penyimpangan bantuan dana hibah yang diberikan oleh pemerintah pusat. Nah, karena saya adalah Walikota Manado dan mengusulkan untuk mendapatkan bantuan, maka saya dimintai keterangan. Dan saya telah menjelaskan secara terang benderang, bagaimana proses dari awal kejadian sejak Januari 2014,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Ditambahkannya lagi, selaku Wali Kota Manado waktu terjadi bencana banjir bandang tahun 2014, dirinya mengajukan usulan bantuan kepada pemerintah pusat. Hampir dua tahun sejak pengajuan permohonan bantuan, barulah dananya dicairkan. Dijelaskannya, dari awal diusulkan bantuan untuk bencana banjir bandang sejak Januari 2014 kepada pemerintah pusat, nanti pada bulan Desember 2015 dananya masuk ke kas Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, setelah dirinya lepas jabatan Wali Kota Manado pada 8 Desember 2015.

”Dana bantuan dari pemerintah pusat turun dan masuk ke kas daerah pada bulan Desember 2015, saya sudah bukan Wali Kota Manado. Saya kembali dilantik 9 Mei 2016. Dan ketika saya masuk kembali (ke Pemkot Manado), kontraktual sudah selesai dilakukan dan semua pekerjaan sudah jalan. Jadi begitu saya masuk, saya tinggal mengawal pekerjaan yang sudah mulai dijalankan,” kata GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut.

Lanjut GSVL, sambil menunggu dana hibah dari pemerintah pusat turun, kepada penyidik Kejagung, GSVL menyebutkan Pemkot Manado telah mengambil langkah membantu 15 ribu lebih warga terdampak bencana, dengan memberikan uang tunai Rp3,6 juta setiap Kepala Keluarga melalui dana Anggaran Pedapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Manado.

”Memang masih ada korban yang belum menerima bantuan dari pemerintah pusat selain dari 3000 korban yang telah menerima. Tetapi sudah sempat diusulkan untuk mendapatkan bantuan. Karena situasi dan kondisi Kota Manado saat itu sudah normal pasca bencana banjir bandang 15 Januari 2014, maka sudah tidak diturunkan lagi bantuan dari pemerintah pusat. Jadi yang menjadi persoalan adalah dana hibah bantuan bencana dari pemerintah pusat,” papar GSVL menutup. (*/Redaksi)

iklan1