Tag: GSVL

Manado Terima WTP, Wali Kota GSVL Sebut Hadiah di Masa Sulit

Wali Kota GSVL dan Ketua DPRD Manado saat menerima penghargaan WTP (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Proses penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), kali ini berbeda suasananya. Senin (11/5/2020), kesempatan ini membawa kabar gembira bagi warga Kota Manado, dimana pemerintah Kota Manado kembali mendapatkan penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan yang biasanya dilaksanakan di Kantor BPK RI Wilayah Sulut, kini karena Virus Corona (Covid-19) dilakukan melalui pertemuan daring. Semua prosesinya dilalui dengan rapat zoom, dimana para Bupati/Wali Kota yang ada di Sulut mengikuti di kantor Bupati dan kantor Wali Kota masing-masing.

Wali Kota Manado, DR. GS Vicky Lumentut yang diberikan kesempatan menyampaikan sambutan karena juga menerima WTP menyampaikan beberapa hal penting. Tak lupa, GSVL begitu Wali Kota Manado dua periode ini akrab disapa menuturkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi sehingga Manado dan Kabupaten/Kota lainnya mendapatkan hasil yang maksimal.

“Terima kasih atas kesempatan yang berharga ini, saya mewakili Bupati dan Wali Kota se-Salawesi Utara untuk menyampaikan sambutan. Pencapaian ini tidak lain adalah dukungan dari BPK Sulawesi Utara yang selalu memberi bimbingan. Kiranya ini hadiah terbaik di tengah masa sulit kepada warga Kota Manado,” ujar GSVL sambil menambahkan bahwa WTP mencatatkan sejarah bagi pembangunan di Manado.

Wali Kota GSVL dan Ketua DPRD Manado, menandatangani berita acara (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota Manado yang juga mantan Sekretaris Daerah Kota Manado ini menyampaikan bahwa akan terus menjaga komitmen dan spirit kerja. Lebih khusus dalam soal pengelolaan keuangan yang berkualitas dan transparan. GSVL juga berterima kasih kepada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE yang selalu setia memberi bimbingan kepada pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut.

“Kami berkomitmen melakukan perubahan demi tata kelola keuangan yang lebih baik. Gubernur dan Wakil Gubernur yang selalu mendorong kami agar profesional melakukan pengelolaan keuangan yang akuntabel, kami sampaikan banyak terima kasih. Semoga Tuhan menolong kita semua, dan jauhkan kita dari bahaya Covid-19, selalu disehatkan,” kata GSVL di Pendopo Kantor Wali Kota Manado yang didampingi Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan, SE dan Ketua DPRD Manado, Aaltje Dondokambey.

Untuk diketahui, setelah sambutan Wali Kota Manado juga dilajutkan dengan sambutan Wali Kota Kotamubagu, Yasti Supredjo Mokoagouw, dan kemudian sambutan dari Gubernur Sulut.

(*/Bung Amas)

Tepat 4 Tahun Kepemimpinan, Wali Kota GSVL Bersyukur Ditemani Wawali MOR

GSVL-MOR komit membangun Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak mudah menjalin kebersamaan dalam suatu sistem pemerintahan. Diberbagai daerah di Indonesia, sering kali duat politik seperti Wali Kota dan Wakil Wali Kota berantaka di tengah jalan. Berbeda dengan itu, pemerintah Kota Manado malah terus bergerak harmoni penuh kekeluargaan. Kini kepemimpinan Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan, SE genap 4 tahun.

Kombinasi pemimpin pensiunan birokrat handal dan politisi senior yang akrab disapa GSVL-MOR tentu melewati beragam situasi dalam memberi pelayanan kepada publik. Di 4 tahun memimpin Kota Manado jadi momentum yang mengharukan. Betapa tidak, pada perayaan di tahun 2020 ini, Wali Kota Manado, GSVL menyampaikan rasa syukurnya terhadap Wawali MOR yang dinilainnya sebagai potret yang penyabar dalam menjaga sinergitas pembangunan.

“Saya sangat bersyukur mendapatkan seorang Wakil Wali Kota yang sangat sabar mendampingi saya, selaku Wali Kota. Beliau sangat sabar, sangat ulet melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan oleh rakyat Kota Manado,” kata GSVL.

GSVL yang juga mantan Ketua Umum APEKSI itu mengatakan Mor tidak hanya kreatif pikirannya. Melainan, juga tindakan yang kreatif dan gesit, sehingga empat tahun tugas kita berjalan dengan baik, berjalan tanpa gangguan-gangguan yang merintangi program kerja ini.

Empat tahun GSVL-MOR ditemani istri membangun Manado (Foto Istimewa).jpg

”Dan karena itu dari lubuk hati yang paling dalam kami hendak menyampai kan ungkapan hati kami, terima kasih kepada Pak Mor dan Ibu Imelda, dengan kesabaran, kesetiaan, dan kerja keras mendampingi kami,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini juga menambahkan, MOR sebagai tipikal pemimpin sabar.

Untuk diketahui, Ulang Tahun kepemimpinan GSVL-MOR saat dilantik sebagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mando jatuh pada, 9 Mei 2020. Wali Kota GSVL juga menambahkan semoga Tuhan selalu berikan kemampuan kepada mereka untuk melakasanakan tugas sampai berakhir pada tanggal 9 Mei 2021. Sebagaimana empat tahun torang lewat, demi untuk kemajuan Kota Manado.

(*/Bung Amas)

66.845 Kepala Keluarga Akan Menerima Bantuan, Pemkot Manado Mulai Action

Penyerahan bantuan secara simbolis dari Wali Kota Manado kepada Camat Malalayang (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado akhirnya mempercepat penyaluran Bantuan sosial (bansos). Jumat (24/4/2020) Pemerintah Kota Manado dalam penanggulangan wabah corona virus disease (Covid-19), mendistribusikan bantuan yang telah dinanti-nanti masyarakat tersebut.

Seperti disampaikan Bagian Pemerintahan dan Humas Kota Manado, bahwa Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, memastikan, sebanyak 66.845 Kepala Keluarga di Kota Manado akan menerima bansos ini, di luar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako nasional.

”Penyaluran kebutuhan pokok dari Pemkot Manado untuk keluarga terdampak Covid-19, yakni warga ber-KTP Kota Manado. Setelah diverifikasi dan validasi melalui pengumuman lewat pengeras suara tentang nama-nama calon penerima bantuan di setiap lingkungan (504 lingkungan), maka jumlah penerima terjaring sebanyak 66.845 KK. Data ini di luar penerima bantuan PKH dan BPNT atau sembako Nasional,” ujar Wali Kota.

Adapun alur pendistribusian akan dilakukan secara bertahap, dilepas dari gedung Youth Center Kawasan Megamas, menuju ke Kantor Lurah, dan selanjutnya oleh petugas lingkungan diantar langsung ke rumah penerima (door to door).

”Selanjutnya Tim Kecamatan, yakni Camat, Kapolsek dan Danramil, memantau langsung penyaluran di Kecamatan. Kemudian Tim Kelurahan yakni Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas memantau penyaluran di lingkungan dalam wilayah kelurahan, untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran,” ujar GSVL sapaan akrab Ketua Dewan Pengawas Apeksi ini.

Selain itu, Wali Kota Manado dua periode ini berharap pendistribusian bansos ini dipantau langsung oleh Forkompimda Kota Manado, masing-masing Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Danlanudari, Kajati, dan Kepala Pengadilan Negeri.

”Tuhan berkati semua usaha dan kerja kita untuk rakyat, khususnya upaya lawan Covid-19. Salam sehat,” kata Wali Kota GSVL.

Untuk diketahui, paket kebutuhan pokok yang akan disalurkan terdiri dari Beras 10
Kilogram, Mie Instan 10 Bungkus, Ikan kaleng 10 Kaleng, Gula Pasir 2 Kilogram, Kopi 3 Bungkus (@50 gram).

(*/Bung Amas)

Salurkan Bantuan, Warga Manado Ucapkan Terima Kasih Laskar GSVL

Penyerahan Sembako dari Laskar GSVL dan Laskar JPAR (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian GS Vicky Lumentut dan Prof Julyeta Paulina Anita Runtuwene terhadap warga Kota Manado tak perlu diragukan lagi. Kali ini, melalui Laskar GSVL dan Laskar JPAR turun menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak Covid-19. Setelah penyaluran tahap pertama dilakukan, kini akan dilakukan strat untuk tahap kedua.

Menurut Calvin Castor, Ketua Laskar GSVL dan Laskar JPAR Manado pihaknya tengah fokus melakukan kerja kemanusian. Penyaluran sembako sedang giat-giatnya mereka lakukan, dibagikan langsung ke rumah-rumah warga. Soal teknis pembagian, Calvin menyebut sudah diatur Tim Relawan dari Laskar GSVL dan Laskar JPAR.

“Mari sama-sama kita berlomba-loba untuk kebaikan. Berbuat bagi masyarakat, berbagi kepada masyarakat terdampak Covid-19 bagi kita yang masih punya kelebihan. Saya bersama kawan Laskar GSVL dan Laskar JPAR fokus untuk kerja kemanusiaan. Soal penyaluran, kita turun langsung ke rumah-rumah warga,” kata Bung Calvin sapaan akrab aktivis muda vokal ini, Kamis (16/4/2020).

Tambahnya lagi bahwa untuk penyaluran bantuan tahap kedua pihaknya akan menurunkan Relawan lebih banyak lagi. Sasaran atau target dituju tentu adalah bagi masyarakat yang sangat membutuhkan terlebih dahulu, sebagaimana data yang mereka kantongi.

“Tahap ke 2 kami Laskar GSVL dan Laskar JPAR akan berupaya salurkan bantuan kemanusiaan untuk warga kota Manado dan Minut,” kata Bung Calvin yang didampingi Charles Talumingan.

Warga apresiasi Laskar GSVL dan Laskar JPAR (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui bahan yang diberikan ke masyarakat adalah beras 5 Kg, minyak goreng, gula pasir, mie instan. Kamis (16/4/2020), pembagian dilakukan di kawasan Jalan Roda (Jarod) Manado. Warga yang menerima pun tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Laskar GSVL dan Laskar JPAR.

Pembagian Sembako di Jarod (Foto Suluttoday.com)

“Terima kasih atas bantuannya dari Laskar GSVL dan Laskar JPAR. Sembako ini sangat membantu kami masyarakat. Kami doakan semoga kebaikannya dibalas Allah SWT,” ujar Ibu Aisya yang diaminkan sejumlah penerima Sembako lainnya di depan Jarod Manado.

(*/Bung Amas)

Berduka Atas Matinya Nurani Wali Kota Manado, Warga Lakukan Demo

Sejumlah masyarakat saat berada di depan Kantor Wali Kota Manado (Foto Istimewa).jpg

MANADO, Suluttoday.com – Meminta pemerintah Kota Manado agar mempercepat bantuan social (Bansos), sejumlah warga Kota Manado, Rabu (15/4/2020) mendatangi Kantor Walikota Manado. Kedatangan warga kali ini dengan membawa spanduk yang bertuliskan Matinya Nurani Wali Kota Manado. Sebagai wujud dari protes mereka terhadap pemerintah Kota Manado.

Seperti disampaikan Faisal Salim, SE, selaku Koordinator Aksi menyebutkan bahwa di tengah warga Manado menghadapi Virus Corona (Covid-19) yang mengancam jiwa, pemerintah harusnya bergerak cepat. Menurutnya per hari ini, bantuan Bansos yang rencananya disalurkan pemerintah Kota Manado belum juga disalurkan ke masyarakat.

‘’Kami datang menyampaikan keprihatinan masyarakat. Dimana disaat warga dihimbau tak keluar rumah karena Covid-19, sementara pemerintah tidak menyalurkan bantauan sembako. Kita juga turut berduka atas matinya nurani Wali Kota Manado,’’ ujar Faisal yang juga Ketua DPD BM-PAN Kota Manado ini.

Demonstrasi sejumlah warga dengan membentangkan spanduk dan beberapa kertas karton bertuliskan kritik terhadap pemerintah Kota Manado itu berlokasi di depan Kantor Walikota Manado. Faisal menilai seharusnya pemerintah Kota Manado melalui Wali Kota GS Vicky Lumentut lebih gesit lagi merespon keluhan dan kerunduan masyarakat tentang bantuan sosial terhadap warga terdampak Covid-19.

Faisal Salim dan Gilang Ramadhan Hiola (Foto Istimewa).jpg

‘’Kehadiran kami di depan Kantor Wali Kota Manado ini tak lain adalah mau menyampaikan bahwa pemerintah Kota Manado terlalu lamban dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Pendataan sudah dilakukan beberapa Minggu lalu, namun sampai saat ini warga terdampak Covid-19 di Manado belum mendapatkan bantuan. Katanya kita dalam situasi darurat bencana Covid-19, kok respon pemerintah lambat sekali,’’ kata Faisal kepada sejumlah wartawan.

(*/Bung Amas)

iklan1