Tag: gubernur olly

Sulawesi Utara Bidik Top 40 SINOVIK

Tumiwa saat mengikuti kegiatan di kementerian (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Inovasi hebat dari 5 perangkat daerah jadi andalan Sulawesi Utara untuk masuk dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (SINOVIK) tahun 2019. Hal tersebut diungkapkan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Marhaen Roy Tumiwa kepada media ini Jumat (22/03/2019) usai mengikuti kegiatan Penyusunan Proposal Kompetensi Inovasi Pelayanan Publik di Kementerian PANRB RI, di Jakarta.

Tumiwa yang mewakili Gubernur Sulut, Olly Dondokambey mengatakan bahwa inovasi andalan untuk ikut kompetisi tersebut berasal dari Dinas Kesehatan dengan inovasi DESAKU, U ARE THE REASON, ANDA TIDAK SENDIRI, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak – SISTEM PELAPORAN KEKERASAN, Dinas Penanaman Modal dan PTSP – SI OBET, Badan Pendapatan Daerah – SEE SAMRAT SMART, dan Biro Umum – ULA.

Ditegaskan Tumiwa bahwa inovasi-inovasi tersebut didasari oleh program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yakni ODSK (Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan) yang berhasil masuk dalam TOP 99 Inovasi Pemerintah Daerah.

“Prestasi inilah yang memacu dan mendorong seluruh unit pelayanan publik di daerah Bumi Nyiur Melambai untuk terus melahirkan inovasi-inovasi terbaik dalam bidang pelayanan publik,” tegas mantan Kepala Dispenda Sulut ini.

Selain itu, seperti dirangkum media ini ada 4 Kabupaten yaitu Minahasa Utara, Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, dan Sangihe dengan inovasinya ikut dalam kompetisi tersebut. Untuk itu, Tumiwa menandaskan bahwa melalui kegiatan ini.

Pemprov Sulut berharap mendapat pendampingan serta masukan, saran, rekomendasi maupun kritik dari jajaran Kementerian PANRB RI, agar nantinya tersusun proposal yang komperehensif sehingga nantinya inovasi pelayanan publik yang sedang diperjuangkan akan memperoleh hasil yang terbaik.(cat)

Silangen Ajak Masyarakat Sulut Lestarikan Air

Edwin Silangen (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sekdaprov Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE.,MS mengimbau semua pihak ikut menjaga kondisi dan kelestarian air karena semua mahluk hidup memerlukan air untuk membantu metabolisme.

“Air juga penting bagi lingkungan dan kelestarian alam beserta isinya. Apabila keberadaan air tidak seimbang dengan keberadan alam maka tidak akan tercipta keselarasan,” kata Silangen saat membuka Workshop Hari Air Dunia ke XXVII di salah satu hotel di Kota Manado, Rabu (20/03/2019) pagi.

Dalam kegiatan yang mengusung tema “Semua Harus Mendapatkan Akses Air”, Silangen juga menegaskan bahwa seiring pesatnya pertumbuhan penduduk, kondisi daerah aliran sungai di Indonesia tidak dapat dipungkiri, semakin hari kian tercemar yang menuntut tindakan nyata dari segenap komponen masyarakat untuk melakukan upaya pelestarian air.

“Marilah kita dukung pelestarian air dengan tidak membuang sampah di sungai, mengendalikan pencemaran air sungai dan membersihkan sungai dari sampah,” tegasnya.

Lebih lanjut Silangen mengajak seluruh peserta workshop turut dihadiri jajaran Balai Sungai Sulawesi I Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, utusan perguruan tinggi, sekolah sungai, komunitas serta tokoh masyarakat untuk memberikan perhatian penuh terhadap informasi yang disampaikan para narasumber.(cat)

Perangkat Daerah Diminta Terus Ciptakan Inovasi

Edwin Silangen, SE.,MS (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara Edwin Silangen, SE.,MS meminta adanya peningkatan pelayanan publik dilingkungan perangkat daerah untuk memenuhi kriteria atau standar pelayanan.

“Seiring dengan tuntutan pelayanan publik yang terus berkembang, pemerintah telah mengupayakan berbagai langkah strategis dan menerapkan beberapa program, mulai dari optimalisasi pelaksanaan amanat undang-undang nomor 25 tahun 2009, peningkatan peran Ombudsman, hingga mendorong setiap instansi untuk menciptakan satu inovasi (one agency, one innovation),” kata Sekprov saat membuka Rapat Koordinasi Evaluasi Pelayanan Publik 2018 dan Persiapan Evaluasi Pelayanan Publik Tahun 2019, diruang FJ Tumbelaka Kantor Gubernur, Senin(18/3/2019).

Lebih lanjut, Silangen memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman RI Perwakilan Sulut yang telah memberi perhatian kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, terlebih atas kesediaannya melakukan pendampingan pada Perangkat Daerah Provinsi untuk melengkapi persyaratan dalam rangka pemenuhan Standar Pelayanan Publik yang sesuai ketentuan, khusus dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan publik bagi kesejahteraan bangsa.

Untuk itu seperti ditegaskan Silangen bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pun senantiasa mengupayakan adanya peningkatan dengan memperhatikan SOP, Alur Pelayanan, Dasar hukum, Persyaratan, Sarana Prasarana, Produk Pelayanan dan Kualifikasi pelaksana termasuk peningkatan kebersihan dan perubahan mindset Aparatur.

“Saat ini, kita harus merubah image, bahwa pelayanan tidak harus face to face, karena sekarang zamannya sudah digital jadi kita harus memanfaatkan itu semua guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat. kita juga harus merubah sikap dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta bekerja dengan menggunakan standar,” terang SekprovĀ sekaligus berharap kepada setiap perangkat daerah dilingkup pemerintah provinsi sulawesi utara untuk lebih serius merespon perintah standar pelayanan publik ini, sebagaimana amanat UU No.25 tahun 2009.

Untuk diketahui bersama bahwa penilaian pelayanan publik dari Ombudsman RI kepada Pemerintah Provinsi Sulut ditahun 2019 ini, akan menggunakan metode penilaian indeks persepsi masyarakat Maladminitrasi, dimana metode ini diterapkan kepada Pemerintah Provinsi yang sudah berada di zona hijau. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulut Helda R Tirajoh SH, Ketua Komisi I DPRD Prov. Sulut Drs Ferdinand Mewengkang dan Para Pejabat Pemprov Sulut. (*/cat)

Ribuan Relawan Siap Menangkan Emas 2020

ESL dan pasukan khusus Pol PP Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sekali berembus kabar Evans Liow sebagai salah satu kandidat calon Walikota Manado, ribuan relawan pun telah menyatakan siap mendukung.

“Kami sudah mendapatkan informasi ada relawan-relawan yang jumlahnya mencapai ribuan orang untuk mendukung sosok Evans Steven Liow sebagai calon Walikota Manado pada pemilihan tahun 2020,” ujar Alexander warga Malalayang bersama beberapa relawan kepada media ini Minggu (17/03/2019).

Lebih lanjut Alexander mengatakan bahwa relawan pun sepenuhnya sepakat dengan EMAS atau Evans For Manado Aman dan Sejahtera. Tak hanya itu beberapa waktu lalu, remaja teladan di wilayah Manado Barat Daya pun memuji akan kepemimpinan serta teladan yang ditunjukkan oleh Evans Liow dan berharap kiprah Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Sulawesi Utara ini akan menjadi pemimpin yang hebat di kemudian hari. Liow saat diminta tanggapan cukup takjub dan tak menyangka antusias masyarakat Kota Manado untuk mendukungnya.

“Tak menyangka so ada sekitar lima ribu relawan yang mendukung saya, dan saya mengapresiasikan niat luhur mereka,” ujarnya.

Mantan Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil di ibukota Provinsi Sulut ini yang disebut masuk pada pecaturan pemilihan Walikota Manado tahun 2020 dengan rendah hati mengatakan bahwa hidup yang telah Tuhan berikan jangan di sia-siakan, tapi berkaryalah hingga menjadi berkat bagi sesama. (cat)

Gubernur Sulut Didesak Copot Steve dan Manoppo

Steve Kepel dan Iswan Manoppo (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terbergulir desakan publik sebagaimana yang disampaikan LSM Transparansi Sulawesi Utara (Sulut), melalui Ketua Umum Donald Ilham Pakuku, S.IP. Suara keras soal perlawanan terhadap perilaku korupsi rupanya tidak pernah berhenti dari aktivis yang satu ini. Bahkan, Ilham menegaskan bahwa kondisi dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Lirung Kolongan berpotensi menyeret Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Untuk itu, pada media ini, Sabtu (16/3/2019) Ilham menyarankan agar Gubernur Olly mencopot oknum yang diduga sebagai dalang atas dugaan korupsi pembangunan proyek bernilai 4,5 Miliar tersebut. Jebolan HMI itu menyorot Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulut, Steve Kepel dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek itu, Iswan Manoppo.

”Kami tidak main-main, karena sebetulnya kami sayang Gubernur Olly Dondokambey. Itu sebabnya kami mendesak Kadis PU Sulut dan Pak Iswan Manoppo selaku PPK dalam pembangunan proyek tersebut dicopot. Ini sangatlah logis, karena mereka diduga kuat melakukan praktek korupsi. Bila dibiarkan, akan berefek langsung menyeret nama baik Gubernur Olly,” kata Ilham tegas.

Selain itu, Ilham mencurigai bahwa pelaksana proyek waktu itu yakni PT Maju Karya Mapalus tahun 2018 tidak konsisten menjalankan ketentuan yang berlaku. Pekerjaan jembatan tersebut, tambah Ilham diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

”Bahkan pekerjaan tersebut diduga 70 persen. Materialnya menggunakan pasir pantai sehingga jelas jelas pekerjaan tersebut diduga telah merugikan negara hingga milyaran rupiah. Maka untuk itu, kami dari Lsm Transparansi Sulawesi Utara Meminta kepada Bapak Gubernur Olly Dondokambey agar segera mencopot mereka berdua ini dari jabatan masing-masing. Menurut kami ini langkah tepat yang mestinya dilakukan Pak Gubernur,” tukas Ilham. (*/Redaksi)

iklan1