Tag: gubernur olly

Demi Masa Depan, Pencaker Bawa Anak Ikut Job Fair

Pencaker nekad bawa anak (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Demi meningkatkan kesejahteraan dan masa depan, seorang pencari kerja (pencaker) nekad membawa sang buah hati ke lokasi job fair di salah satu hotel di pusat kota Manado.

“Nda ada jaga terpaksa bawa jo,” ujar pencaker yang berdomisili di wilayah Kabupaten Minahasa Utara kepada media ini Jumat (09/08/2019) siang.

Bahkan pencaker berusia 29 tahun ini berani menitipkan sang anak perempuan berusia 2 tahun  ke pencari kerja lain saat melakukan wawancara dengan perusahaan. Terpantau media ini pada pelaksanaan Pameran Bursa Kerja yang dihelat oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI di Kota Manado selama 2 hari berhasil menyerap 828 pencaker.

Dan uniknya, mayoritas pencaker yang hadir adalah kaum hawa, terdata ada 507 orang perempuan yang berjibaku mencari kerja. Timbul Pangabean,  mewakili Direktur Penempatan Tenaga Kerja Dalam Negeri Kemnaker RI sangat antusias melihat niat masyarakat Sulut untuk bekerja. Pangabean berharap melalui kegiatan yang dihelat di Manado dapat menunjang proses pengurangan pengangguran yang di targetkan 4 persen di tahun 2020.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Erny Tumundo yang berharap para pencaker tersebut bisa terserap dan mengisi lowongan pekerjaan yang disiapkan oleh puluhan perusahaan yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan, sehingga tujuan utama dari program Olly Dondokambey-Steven Kandouw mengurangi kemiskinan dengan pengurangan pengangguran dapat tercapai.(cat)

GUBERNUR OLLY Bangga Saat Samuel Ray Christopher Melakukan Hal ini

Samuel Ray Christopher Dondokambey bersama Gubernur Olly (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Luar biasa, ada ras bangga terpancar dari wajah Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey usai menyaksikan putra bungsunya Samuel Ray Christopher Dondokambey mengikuti pemecahan rekor dunia (Guinness World Records).

Yakni, rekor penyelaman massal terbanyak di Pantai Manado, Kawasan Mega Mas, Sabtu (3/8/2019). Ray bersama lebih dari 3100 peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan luar negeri ikut ambil bagian pada hajatan spektakuler dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI yang ke-74.

Sebagai informasi, kegiatan yang dimulai tanggal 1 hingga 3 Agustus 2019 ini digagas organisasi Wanita Selam Indonesia (WASI) dibawah komando Tri Tito Karnavian. Event ini juga berhasil memecahkan dua rekor dunia lainnya pada kategori : rangkaian penyelam terpanjang di bawah air, dan pembentangan bendera terbesar di bawah air.

Butuh waktu setahun untuk akhirnya memilih Manado sebagai lokasi pemecahan rekor. Rentang waktu itu juga digunakan WASI untuk memastikan kelayakan tempat, kordinasi keselamatan, hingga aksi penyelaman. Apalagi, untuk memecahkan ketiga rekor ini, dibutuhkan banyak penyelam yang diambil dari berbagai daerah, bahkan dari luar Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Olly mengapresiasi kegiatan pemecahan rekor dunia selam yang dihadiri langsung Kapolri Tito Karnavian, Ketua WASI Tri Tito Karnavian dan seluruh Kapolda di-Indonesia. Disampaikan Gubernur Olly, ajang tersebut berdampak positif bagi sektor pariwisata Sulut.

“Iya kegiatan penyelaman di Sulut ini betul-betul membawa dampak yang sangat positif bagi perkembangan pariwisata yang menjadi salah satu target dari Pemprov Sulut untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” kata Olly.

Lanjut Olly menuturkan bahwa sejak tahun 2016 pertumbuhan ekonomi di Sulut sebagian besar ditopang dari pariwisata.

“Tadinya pertumbuhan ekonomi ditopang oleh kelapa, cengkih, pala dan perikanan. Tapi ini sudah terbalik, 60 persen pertumbuhan ekonomi di Sulut dari sektor pariwisata. Dan kegiatan ini betul-betul membawa nama harum Sulut di mata dunia karena kehadiran para penyelam dari mancanegara yang datang ke Sulut pasti akan membawa kebahagiaan juga bagi masyarakat sulut,” kata Olly.

Selain itu, Gubernur Olly berharap WASI dapat menyelenggarakan kembali kegiatan selam di Sulut. (*/Redaksi)

Kemenaker Buka Pameran Bursa Kerja di Sulut

Kegiatan job fair ODSK (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bagi masyarakat yang belum memiliki pekerjaan dan tak sempat mengikuti pameran bursa kerja yang dihelat Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi di IT Center tidak perlu khawatir. Pasalnya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI turun langsung ke daerah dan membuka kegiatan serupa di ibukota Provinsi Sulawesi Utara.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Utara, Ir Erny Tumundo MSi Selasa (06/08/2019).

“Kemenaker RI mulai tanggal 8 Agustus hingga 9 Agustus di Hotel Sahid Kawanua membuka kesempatan bagi pencari kerja untuk bertemu langsung dengan pencari kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Bidang Pembangunan dan Perekonomian Setdaprov Sulut, Ruddy Mokoginta mewakili Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey saat membuka kegiatan Job Fair 2019 di IT Center memberikan apresiasi kepada pihak pemerintah pusat yang peduli menekan angka pengangguran di daerah.

Kegiatan job fair 2019 ODSK sendiri pada hari pertama dipadati pencari kerja yang berupaya mengisi lowongan pekerjaan yang di tawarkan 50 perusahaan. Baik Mokoginta dan Tumundo berharap generasi muda yang dalam usia produktif dapat memanfaatkan peluang emas ini, karena selama 4 hari banjir lowongan kerja.(cat)

Politisi PDI-P Berani Beberkan Musuh Sejati Gubernur OLLY

Gubernur Olly Dondokambey (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Mengeliminir dan menetralisir gencarnya isu pencekalan terhadap Elly Lasut sebagai Bupati Talaud terpilih yang belum dilantik sampai saat ini. Para politisi satu per satu mulai angkat bicara. Pasalnya, tuduhan atau kencederungan publik menafsir belum dilantiknya Elly dikarenakan Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey mengintervensi adanya proses pelantikan.

Menjawab hal tersebut. politisi PDIP Sulut, Ir Julius Jems Tuuk menyampaikan pemikirannya. Menurut anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Sulawesi Utara ini Gubernur Olly hanya memiliki satu musuh di daerah ini. Untuk hal-hal lainnya, dikatakan, nyaris tidak ada Olly menebar permusuhan atau memusuhi pihak lain.

”Iya, ada musuh besar beliau. Musuh besar tersebut membuat Pak Gubernur Sulut dan jarang tidur untuk memikirkan cara membasmi musuh besar ini. Bahkan Beliau bolak-balik Jakarta, sampai ke Luar Negeri untuk membasmi musuh besar ini,” tutur Tuuk, Selasa (30/7/2019) belum lama ini.

Tidak hanya itu, legislator Dapil Bolmong Rya ini pun membeberkan musuh besar OD-SK adalah memberantas kemiskinan menuju Indonesia raya.

”Artinya bila ada orang Sulut berpikir bahwa OD-SK punya musuh secara politik, yang saya tahu musuh besar OD-SK adalah selesaikan kemiskinan di Sulut. Bukan persoalan politik yang di gonjang ganjingkan hari ini. Jadi sebagai anak buah Pak Olly di parlemen beserta seluruh ASN yang di komandani Sekprov Sulut Edwin Silangen sampai saat ini berjibaku dengan musuh besar itu. Untuk bagaimana rakyat sulut menjadi sejahtera menuju Indonesia raya,” papar Tuuk.

Politisi PDI-P yang vokal ini akrab dikenal Publik karena gaya bicaranya yang blak-blakan, tapi konseptual dan sesuai dengan fakta dan aturan.

Lanjut Tuuk, menyampaikan ada bukti Pemerintahan OD-SK yang konsisten dan penuh ‘gairah’ membasmi kemiskinan daerah Nyiur Melambai adalah dengan masuknya Turis China ke Sulut.

”Saya sedikit berbagi juga, disaat reses di Pesisir pantai yang berada Bolmong. Warga sempat membuat pernyataan bahwa dulu harga 1 Kg ikan Batu dijual 15 ribu rupia, sekarang malah harga jualnya adalah 30-35 ribu rupiah per 1 Kg,” tutur Tuuk. (*/Redaksi)

Tunjang ODSK, Roring Rapatkan Barisan Penyuluh Pertanian

Ferry Roring saat memimpin rapat perdana (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Merapatkan barisan demi mendukung program Pemerintah Sulawesi Utara, Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) terus dilakukan disejumlah perangkat daerah. Salah satunya adalah Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Peternakan Sulawesi Utara.

Dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Ferry Roring yang belum lama ini dikukuhkan Wakil Gubernur Sulut, Steven Kandouw, rapat perdana Kamis (01/08/2019) di aula Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut, langsung menggugah keberadaan penyuluh untuk mendukung penuh program ODSK sampai ke pelosok.

Roring pun menegaskan merapatkan barisan penting mengingat program pertanian di era globalisasi harus mengena ke sasaran utama yaitu petani. Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan pengetahuan serta pengalaman, Roring optimis sektor pertanian Suluy di era kepemimpinan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw akan semakin hebat.(cat)

iklan1