Tag: hanny heihitu

KIBAR Komplain Soal Lahan di Talaud, Ini Sikap Bank SulutGo

Pengurus LSM KIBAR saat mendatangi Bank SulutGo (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pelayanan Bank Sulut-Gorontalo (SulutGo) dengan Slogan Torang Pe Bank, dan Tagline ‘Melayani adalah Komitmen Kami’, tentu diharapkan dapat memberikan yang terbaik bagi nasabahnya. Bahkan, secara umum bagi warga Sulut dan Gorontalo Bank Pembangunan Daerah ini perlu tampil yang terbaik. Senin (6/11/2017), berlokasi di kantor pusat Bank SulutGo puluhan warga yang tergabung dari LSM Gerakan Indonesia Bersih (KIBAR) bersama beberapa warga Talaud menyampaikan keberatan atas lahan yang ditempati Bank SulutGo Cabang Kabupaten Talaud.

Berdasarkan pemaparan KIBAR, pihaknya meminta kompensasi terkait lahan yang ditempati Bank SulutGo Cabang Talaud senilai Rp. 1,5 Miliar. Yang mana menurut mereka menyelesaikan konflik/sengketa jual beli tanah di Lirung-Talaud, yang saat ini dijadikan sebagai kantor cabang Bank SulutGo masih menyisahkan ‘persoalan’.

”Kita hadir disini karena berpegang pada putusan Mahkamah Agung (MA), kami meminta agar hak ahli waris sebesar Rp1,5 miliar dapat dibayarkan dari Bank SulutGo yang sudah menempati tanah di Lirung selama 10 tahun kepada ahli waris yang sah,” teriak Sekjend KIBAR, Retno Hesty Budi Utami.

Menanggapi tuntutan tersebut, Direktur Kepatuhan Bank SulutGo, Machmud Turuis, yang didampingi Devisi hukum Bank SulutGo, Daniel Rompas, Hanny Leihitu dan Rolandy Thalib menyampaikan bahwa tanah milik almarhum Tommy Riung, yang disengketakan itu sebenarnya sudah diselesaikan secara hukum. Di mana tanah tersebut untuk empat orang ahli waris yakni, Henny Riung, Ronny Riung, Benny Riung dan tje Riung, yang kemudian proses jual belinya sudah terlaksana.

”Kalau mau ganti rugi, kita Bank SulutGo mau ganti rugi kesiapa?, sementara dari 3 orang ahli waris sudah menikmatinya. Sementara satu orang, yakni Henny Riung belum menikmatinya karena meninggal. Sehingga anak-anaknya, yaitu Amelia, Sisilia dan Gery Dusauw yang menjadi penggantinya,” ujar Turuis.

Pihak Bank SulutGo saat melakukan mediasi (Foto Suluttoday.com)

Hal tersebut ditambahkan Rompas, yang menyampaikan secara detail terkait posisi hukum yang telah ditempuh Bank SulutGo, Rompas menyarankan pihak yang melakukan komplein atau keberatan atas putusan Pengadilan untuk menempuh jalur hukum.

”Dalam proses hukum selanjutnya menyatakan bahwa tergugat hanya dipercayakan untuk melunasi kredit almarhum Tommy Riung. Bukan untuk memiliki atau membelinya. Bahkan tergugat diminta untuk mengosongkan objek sengketa,” kata Daniel sembari menunjukan gambar silsilah keturusan dari para ahli waris.

Sehingga demikian, semua pihak diminta mematuhi putusan pengadilan. Dan yang berhak atas objek sengketa adalah Amelia, Sisilia dan Gery. Ditambahkannya lagi, putusan MA adalah menguatkan putusan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Negeri sebelumnya. (*/Amas)

iklan1