Tag: hans tinangon

Hans Tinangon: E-KTP Berlaku Seumur Hidup

Hans Tinangon (Foto Ist)

Hans Tinangon (Foto Ist)

MANADO -Elektronik KTP (E-KTP), berlaku seumur hidup, ungkap Hans Tinangon, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Manado kepala sejumlah wartawan ketika di temui, di kantornya, Senin (23/2/2015) siang tadi. Dikatakan bahwa masa berlaku E-KTP itu berlangsung lama dan seumur hidup.

”E-KTP itu berlaku seumur hidup, dan jika rusak, hanya dengan menunjukan E-KTP yang rusak, maka akan segera di ganti dengan yang baru,” jelas Tinangon.

Namun, dikatakan Tinangon, hal tersebut tidak berlaku untuk E-KTP yang hilang, karena harus dilengkapi dengan surat keterangan, dari kepolisian (surat keterangan hilang). Untuk mendapatkan pengantian E-KTP yang baru. “Jika Rusak, maka kami akan segera mengganti dengan yang baru, hanya dengan menunjukkan, E-KTP yang sudah rusak, namun tidak berlaku untuk E-KTP yang hilang, karena harus dilengkapi surat keterangan hilang dari kepolisian, baru akan di ganti dengan E-KTP yang baru,” ucap Tinangon. (Angel)

Cetak 3000 E-KTP, Capil Manado Miliki Alat Cetak Sendiri

Hans Tinangon (Foto Ist)

Hans Tinangon (Foto Ist)

MANADO – Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Catatan Sipil (Capil) Hans Tinangon, mengatakan Jika Disdukcapil Manado, telah mengantongi alat KTP Elektronik (E-KTP). “Kami Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Disdukcapil) Kota Manado, sudah memiliki alat Cetak E-KTP sendiri,” ujar Tinangon.

Lebih jauh dijelaskan Tinangon, jika perbulan Januari Tahun dua ribu lima belas (2015) Disdukcapil Manado, sudah berhasil mencetak, setidaknya tiga ribuan (3000) KTP Elektronik. “Dan untuk alat cetak yang kami miliki, tercatat sudah 3000an E-KTP, yang telah kami cetak, Jelasnya. (Angel)

87 Jabatan Lurah di Lelang GSVL, Ini Syarat Menjadi Lurah

Dr. GS Vicky Lumentut ketika memberikan pengantar pembahasan APBD

Dr. GS Vicky Lumentut ketika memberikan pengantar pembahasan APBD

MANADO – Terkait terobosan yang dilakukan DR GS Vicky Lumentut (GSVL), Wali Kota Manado untuk melakukan lelang Lurah di 87 Kelurahan yang ada di Kota Manado, mendapat respon positif warga Kota Manado. Hans Tinangon, Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan yang juga sebagai salah satu Tim Seleksi (Timsel) saat diwawancarai terkait syarakat menjadi seorang Lurah menyampaikan beberapa hal berikut.

”Ada kriteria atau syarat tentunya jika PNS yang mau mendaftar sebagai Lurah, diantaranya kriteria umum dan khusus. Nah dari Timsel sendiri telah menyiapkan semua dokumen menyangkut ujian atau tes nantinya, dan proses tes dilakukan secara terbuka tanpa ada titipan tertentu, kita melihat nilai tertinggi dari peserta tes,” ujar Tinagon.

Untuk diketahui, kriteria umum diantaranya: 1. Berkarakter baik, dan berjiwa pamong. 2. Mampu berinovasi pembangunan yang baik dan kreatif 3. Memiliki kemampuan membangun kebersamaan masyarakat bernafaskan semangat mapalus 4. Memiliki jiwa dan semangat pembaharuan (the agent of change), 5. Mampu memimpin dan bekerja sama dalam tim (team work) dan berkoordinasi yang baik dengan pimpinan dan pejabat

Pamflet pengumuman Calon Lurah (Foto Suluttoday.com)

Pamflet pengumuman Calon Lurah (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, kriteria khusus: 1. Pengkat/Gol : minimal III/b 2. Domisili. : dalam Kota Manado 3. Umur. : maksimal 50 tahun 4. Pendidikan. : minimal S1 5. Sehat kesehatan dan rohani – Tes kesehatan (tim dokter dinkes) – DP3 tahun terakhir rata-rata baik – Tidak pernah tersangkut masalah indisipliner dan pelanggaran hukum. 6. Mengisi formulir pendaftaran dengan menyertakan pas foto 4×6 (1 lembar. 7. Bersedia menandatangani pakta integritas 8. Bersedia menandatangani surat penyataan siap ditempatkan dimana saja dalam wilayah pemerintahan Kota Manado.

Pendaftaran: Tanggal 8 – 12 Januari 2015, tempat kompleks Dinas Kependudukan dan Catatan Sipili Kota Manado. (Amas Mahmud)

Lelang Jabatan Lurah, Wali Kota Lumentut Lakukan Terobosan Lagi

DR GS Vicky Lumentut ketika menyampaikan sambutan dalam suatu acara (Foto Suluttoday.com)

DR GS Vicky Lumentut ketika menyampaikan sambutan dalam suatu acara (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Komitmen untuk meweujudkan pengelolaan pemerintahan yang transparansi dan terbuka terus dilakukan di pemerintah Manado. Setelah melakukan pelelangan jabatan kepala lingkungan (Pala), kali ini Wali Kota, DR GS Vicky Lumentut melakukan pelelangan jabatan lurah.

Hal itu dikatakan Wali Kota beberapa waktu lalu kepada sejumlah wartawan. ”Silahkan bagi PNS yang ingin mendaftarkan diri sebagai calon Lurah, itu dilakukan secara terbuka. Saat ini kami sedang menyusun criteria untuk calon Lurah yang memenuhi persyaratan, dalam waktu dekat ini akan segera diumumkan,” kata Walikota Manado yang akrab disebut GSVL, kepada Wartawan, kemarin.

Sementara itu, Hans Tinangon Kepala Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Manado kepada sejumlah wartawan menjelaskan bahwa saat ini PNS yang sudah mendaftar tercacat sebanyak 104 PNS, dan masih banyak yang incumbent.

”Mereka akan diberikan kesempatan untuk mendaftar dan akan diseleksi, kalau lolos berkasnya maka akan diberikan pembekalan. Setelah itu dilakukan tes dan selesai di tes, mana yang lulus itu yang akan dilantik menjadi Lurah. Serta akan bekerja sebagai Lurah mulai dar bulan-bulan kedepannya. Jadi sedang disiapkan semua persyaratan umumnya, nantinya bisa diikuti atau dilihat disetiap kecamatan. Bagi PNS yang mau berkarya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat lewat jabatan Lurah, silahkan mendaftarkan diri,” ujar Tinangon. (Amas Mahmud)

Kunjungi Discapil Manado, Ini Arahan Mantan Gubernur Sulut

EE Mangdindaan bersama Wawali Manado saat berada di kantor Discapil Manado (Foto Ist)

EE Mangdindaan bersama Wawali Manado saat berada di kantor Discapil Manado (Foto Ist)

MANADO – Komisi II DPR RI melakukan kunjungan kerja di Pemkot Manado Selasa (16/12/2014) kemarin. Pelayanan publik administrasi kependudukan di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) Manado mendapat kehormatan dikunjungi dari personil Komisi II DPR RI yang didalamnya juga ada Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan.

Pada kesempatan tersebut Lape sapaan akrab Mangindaan langsung berinteraksi dengan warga yang sedang antri mengurus KTP. Kepada warga Lape sedikit mengorek waktu yang diberikan petugas Discapilduk hingga mendapatkan KTP.

Hal itu pun langsung ditanggapai Kadiscapilduk Manado Hans Tinangon. “Jika memang semua persyaratan bisa dipenuhi oleh pemohon (warga) pengurusan KTP hingga terbit paling lama 3 hari sejak daftarkan diri,” terang Tinangon.

Namun disatu sisi Lape melihat, kalau proses pelayanan kepada masyarakat baiknya dipercepat. Mengingat, ada warga yang datang dari jauh perlu biaya tambahan, jika sampai harus bolak balik pasti akan memakan tenaga dan waktu serta uang warga itu sendiri.

‘’Kalau memang memungkinkan proses mendapatkan KTP bisa hanya 1 hari kenapa tidak. Karena terkait pelayanan ke masyarakat perlu ada pola yang lebih maju dan baik. Kan, kasihan masyarakat yang rumahnya jauh dari kantor Discapil harus bolak-balik ketika ada satu persyaratan yang tidak lengkap,” ujar mantan Gubernur Sulut ini.

Disatu sisi, Lape memberikan masukan, langkah lain yang bisa dilakukan agar warga masyarakat mengetahui semua persyaratan dalam mengurus administrasi kependudukan bisa melalui kepala lingkungan yang mendapat gaji dari Pemkot yang cukup besar, serta aparat kelurahan.

“Sosialisasikan secara serentak ke setiap lingkungan yang ada di wilayah Manado, peran Pala, Lurah hingga Camat saya kira akan baik untuk warga masyarakat.” kunci Lape. Percakapan Obrolan Berakhir. (**/Amas Mahmud)

iklan1