Tag: harley mangindaan

Meski Telah Ditangkap Polresta Manado, Vivie Saksi PAHAM Kembali Bertugas

Vivie Sanggor saat diamankan Polresta Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kejadian yang menuai perhatian publik terjadi penangkapan terhadap Vivie Sanggor, saksi pasangan calon Wali Kota Manado Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindan. Peristiwa penangkapan terhadap Vivie terjadi di Hotel Sintesa Peninsula Kota Manado. Alhasil, Vivi, Kamis (17/12/2020) dilepaskan dan kembali bersaksi dalam Pleno KPU Kota Manado.

Vivie, saksi PAHAM (Paula Harley Manado) seperti dalam kronologisnya, dijemput pihak Polresta Manado, pukul 22.30 Wita di Lobby hotel Peninsul. Kurang lebih 10 orang Anggota polisi menjemput Vivie di Hotel Peninsula. Kedatangan polisi sempat membuat Vivie terkejut, karena Vivie merasa tidak perna melalukan tindak Pidana. Alhasil, terjadi adu argument dengan polisi.

”Polisi menunjukan Surat tugas, terjadi adu argument polisi dengan salah satu Advokat. Aduh argument terkait mekanisme pemanggilan karena saya tidak pernah di panggil secara patut. Saya tidak pernah di mintakan keterangan di kepolisian, tiba-tiba sudah dijemput dan dibawah ke kantor Polisi,” kata Vivie.

Untuk diketahui, terjadi argument tetapi karena polisi bersihkeras untuk tetap membawah maka secara kooperatif ibu vivi di dampingi Pengacara Menuju Polresta Manado. Pukul 23.45 Wita Ibu Vivie mulai di BAP sebagai saksi. Vivie menyampaikan dirinya sama sekali tidak tahu Perbuatan Hukum apa yang dilakukan, dalam BAP dekor 30 pertaanyaan yg di ajukan penyidik unit II, salah satu pertaanyaan adalah terkait rekaman video di kantor Camat Malalayang.

Dalam kronologis yang disampaikan Kuasa Hukum Vivie, rekaman berdurasi 2 menit lebih berisi dugaan kecurangan di dalam Proses rekapan hasil Pemilihan di Kecamatan Malalayang, rekaman yang di buat Vivie sebagian bukti buat tim paslon 4 dan mmg secara resmi di bagikan ke groub Saksi Dan Tim Hukum. Tetapi video itu telah di posting orang kemudian menjadi viral. Pemeriksaan Vivie sampai jam 03.30 Wita, Rabu (16/12/2020).

Video dibuat untuk merekam kejanggalan yang terjadi pada tanggal 14 Desesember 2020, sekitar pukul 10.00 Wita – 15.00 Wita, di kantor Camat Malalayang bahwa diduga Anggota PPK Malalayang membuka kontak suara pemilihan Wali Kota Manado tanpa sepengetahuan saksi, kontak suara itu sudah selesai di Rekapitulasi pada tanggal 13 Desember 2020. Dan kotak sudah disegel. Secara aturan tidak boleh lagi di buka (PKPU No 9 Tahun 2018 ttg Rekapitulasi).

seharusnya kotak suara tidak boleh di buka lagi, Vivie membuat video karena ada dugaan pelanggaran terhadap tindakan PPK. Tanggapan Penasehat Hukum yang mendampingi Vivi, diantaranya, Percy Lontoh,SH. Firman Mustika, SH MH Glend Lumingkewas,SH MH. Kristiantho Darius, SH. Penasehat Hukum menyampaikan sangat menghormati proses penyidikan, tetapi sangat di sayangkan proses Itu kami rasa tidak dilaksanakan sesuai prosedur Hukum acara.

”Alasan kami bahwa Vivie tiba-tiba di jemput paksa kurang lebih 10 Anggota Polisi, pertanyaan adalah status ibu vivi, Karena belum perna ada Panggilan secara patut kepada ibu Vivi, seharusnya di panggil secara patut di sebutkan status sebagai saksi atau sebagai apa, kemudian Perbuatan apa yang telah di lakukan,” ujar Firman Mustika.

Lanjut pengacara muda yang juga jebolah aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado itu bahwa, yang kedua laporan terhadap Vivie dilakukan oleh oknum Anggota Panwascam Malalayang ke Polres Manado pada, Selasa, 15 Desember jam 12.30 Wita. Pukul 22.00 Wita, Vivie dijemput.

”Kami melihat proses ini sangat cepat, kami apresiasi. Kami berharap kinerja polisi harus cepat tetapi harus Juga di perhatikan terkait mekanisme pemanggilan yang patut seperti dalam Hukum acara, proses pemanggilan ini sangat-sangat cepat. Kami takut jgn sampai ada sesuatu di balik begitu cepatnya Proses ini,” tutur Mustika.

Ketiga, tambah Mustika, pihaknya menghormati proses hukum, yang sedang dilaksanakan penyidik unit II Polres Manado. Mustika mengatakan bahwa akan mengawal dan juga akan siap dengan upaya hukum, jika melihat ada kejanggalan dalam proses. Keempat, pihaknya berharap polisi secara terang menyampaikan ujaran kebencian apa, pada siap dan akibat dari video itu terjadi apa. Kuasa Hukum Vivie juga berharap polisi memeriksa perkara ini secara professional.

(*/Amas)

Prihatin, Vivie Sanggor Saksi PAHAM dan Mantan Ketua Panwascam Tiba-Tiba Dijemput Polisi

Vivie Sanggor saat bersama wartawan Suluttoday.com (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Peristiwa yang memalukan dan mencoreng proses demokrasi dalam suksesi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020. Dimana, Selasa (15/12/2020) malam ini, ketika mengikuti Pleno dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, di Hotel Sintesa Peninsula, Vivie Sanggor saksi paslon Wali Kota Manado PAHAM (Paula Harley Manado) diamankan pihak Polresta Manado.

Menurut informasi, Vivie yang juga mantan Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Malalayang Kota Manado itu dilaporkan Panwascam Malalayang karena diduga menyebar video hoax. Lucunya, pemanggilan pertama kali langsung dilakukan penjemputan Vivie sebagai saksi. Memprihatinkan, rasa kesal juga disampaikan Fani Datukrama, saksi PAHAM Kecamatan Tuminting yang saat itu melihat Vivie dijemput polisi di Hotel Peninsula Manado.

”Aneh dan sungguh sangat disayangkan, Ibu Vivie Sanggor masih dalam tugas menjadi saksi. Kok, pihak kepolisian dalam hal ini dari Polresta Manado datang dan menjemput beliau. Baru satu kali pemanggilan langsung dijemput. Ini sangat menaruh curiga. Padahal prosedur umumnya, biasa sampai 3 kali pemanggilan kalau saksi tidak datang barulah dijemput. Kenapa baru satu kali pemanggilan, itupun laporannya baru masuk sore tadi. Cepat sekali ya?, ada apa ini?,” ujar Fani yang menyaksikan Vivie dijemput sejumlah polisi di Hotel Sinteas Peninsula.

Sementara itu, Vivie saat dihubungi media ini melalui WhatsApp tidak mendapat respon. Walau nomor yang ditelpon terhubung. Berdasarkan sumber resmi Suluttoday.com, Vivie didampingi Kuasa Hukum tim Kampanye Daerah (Kamda) PAHAM, Percy Lontoh, SH saat berada di kantor Polresta Manado.

Bermula dari video yang sempat viral. Dimana Vivie yang merupakan saksi paslon Wali Kota Manado Nomor Urut 4 yakni Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan di Kecamatan Malalayang merekam aktivitas PPK dan Panwascam Malalayang yang diduga melanggar prosedur. Atas video tersebut, Panwascam Malalayang melaporkan Vivie ke Polresta Manado sesuai Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor: STTLP/2043/XII/2020/SULUT/RESTA MANADO.

Sebagai pelapor Alexander Kakase, selaku Ketua Panwascam Malalayang mengarahkan laporan pada poin Informasi dan Transaksi Elektronik. Laporan diterima Polresta Manado, 15 Desember 2020. Untuk diketahui, Vivie Sanggor yang sedang bertugas menjadi saksi PAHAM dalam Pleno di KPU Manado akhirnya meninggalkan tuagsnya karena dijemput pihak Kepolisian.

Di kesempatan terpisah, saat diwawancarai wartawan, Kordiv Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Manado, Taufik Bilfaqih, Selasa (15/12/2020) menyampaikan pihaknya akan mengambil langkah merespon hal tersebut. Bawaslu Manado menindaklanjuti hal tersebut sebagaimana aturan yang berlaku.

”Kita akan melakukan penelusuran terkait hal ini. Selain PPK, Panwascam Malalayang juga akan kita panggil dan minta keterangan (klarifikasi) kenapa ada pembukaan kotak suara diluar pelaksanaan pleno?, kita evaluasi supaya terang-benderang. Jangan ada kesan pendekatan yang kita lakukan ini hanya parsial,” ujar Taufik di Hotel Sintesa Peninsula Manado.

(*/Amas)

Pnt Erwin Tandaju: PAHAM Siapkan Ribuan Saksi Jemput Kemenangan

Bunda Paula saat menyapa calon saksi PAHAM (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Kota Manado pada 9 Desember 2020, tidak terasa sudah semakin dekat bahkan tinggal menghitung hari. Tim kampanye daerah (Kamda) pasangan calon (Paslon) Prof. Dr. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene MS dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan SE.,MSM, semakin memantapkan kerja tim Kamda yang dipimpin Pnt Erwin Tandaju, SE selaku Ketua.

Menurut Pnt Erwin, melalui pelatihan dan bimbingan teknis calon saksi TPS, maka Kamda akan lebih solid mempersiapkan diri menjemput kemenangan. Saksi yang dipersiapkan juga, tidak sekedar mengamankan suara, tapi juga mengawal dan mengawasi agar tidak terjadi proses kecurangan saat Pilwako Manado, Rabu 9 Desember 2020.

”Para saksi kita siapkan, jumlahnya ribuan orang. Tentu PAHAM siapkan saksi ini untuk menjemput kemenangan. Mereka para saksi bekerja mengawasi dan menjaga ketat proses Pemilihan Wali Kota Manado agar tidak terjadi kecurangan. Itu sebabnya, bimbingan teknis ini menjadi begitu penting kita laksanakan,” kata Tandaju.

Diketahui, pelatihan dan bimbingan teknis calon saksi diikuti oleh hampir 2 ribu peserta calon saksi TPS dari semua lingkungan di 87 Kelurahan di 11 Kecamatan. Kegiatan tersebut, dibagi pelaksanaannya dalam 2 hari di 4 lokasi berbeda yakni Sekretariat Kamda, Sekretariat Partai Perindo, MPG Manado, dan Sekretariat DPW Nasdem.

Suasana berlangsungnya pembekalan saksi (Foto Istimewa)

Para calon saksi dibekali dengan pengetahuan mulai dari mekanisme pengawasan pada semua proses pendaftaran, pencoblosan dan penghitungan suara, serta bagaimana cara memastikan pengisian formulir yang diperlukan untuk rekapitulasi hasil di lembar (C1) sesuai dengan hasil perolehan suara pasangan calon. Dihari terakhir pelatihan, calon Wali Kota Manado Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene, menyempatkan hadir untuk memberi semangat kepada calon saksi TPS.

”Terimakasih kepada seluruh relawan yang memberi diri agar dilatih dan mau bekerja bersama PAHAM untuk kota Manado yang rukun cerdas dan indah sesuai visi dan slogan pasangan Julyeta Runtuwene – Harley Mangindaan,” kata Bunda Paula, sapaan akrab Prof Julyeta Runtuwene saat mengunjungi salah satu lokasi pelatihan.

Lebih lanjut, Bunda Paula juga mengingatkan untuk menjadi saksi yang berkualitas yang bekerja keras, cerdas, dan tuntas serta bekerja dalam keikhlasan untuk pemenangan pasangan PAHAM.

”Kalian adalah ujung tombak yang berdiri di garda terdepan yang dapat memonitor jika ada potensi kecurangan mulai dari tingkat TPS. Ingatlah dalam melaksanakan tugas untuk tetap mengikuti protokol pencegahan Covid-19,” ujar istri tercinta Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut ini.

(*/Mas)

Menangkan PAHAM, GSVL Lakukan Terobosan Ini

GSVL paparkan program PAHAM (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado Dr. GS Vicky Lumentut yang juga adalah Ketua DPD Partai NasDem, akhirnya melakukan permohona cuti. Permohonan tersebut mendapat persetujuan Pjs Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Agus Fatoni. Itu sebabnya, politisi visioner yang akrab disapa GSVL ini melakukan konsolidasi terkait program pasangan calon (Paslon) Wali Kota Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan di sembilan titik.

Selasa (24/11/2020), sebelum melakukan orasi kampanye terkait program-program pro rakyat paslon berjargon PAHAM (Paula Harley Manado), GSVL menjelaskan kepasitas kehadiranya dalam pertemuan konsolidasi Partai NasDem tersebut.

”Saya hadir bukan dalam kapasitas Walikota Manado, tetapi sebagai Ketua DPD Partai NasDem. Saya mendapat izin dari Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni,” ujar GSVL yang juga Wali Kota Manado 2 periode ini.

Dalam orasinya, GSVL mengajak semua kader dan simpatisan bergerak berjuang bersama memanangkan paslon PAHAM di Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang.

Selain itu, memang tidak bisa dipungkiri, GSVL yang juga mantan Ketua Umum APEKSI itu sangat paham betul kebutuhan dan kondisi masyarakat di ibukota Provinsi Sulawesi Utara ini. Menurut GSVL program PAHAM sangat sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat Kota Manado.

”Program PAHAM yang terdiri dari 5 program utama dan 20 program unggulan semuanya pro rakyat dan sangat realistis. Jadi bukan abal-abal, bukan sebatas mimpi seperti yang diungkapkan oknum tertentu,” tutur GSVL.

Untuk diketahui, pelopor program kesehatan gratis (Universal Coverage) ini pun membeberkan bahwa dirinya salah satu dibalik program pro rakyat PAHAM.

”Saya bersama mereka saat merumuskan program-program tersebut. Jadi program PAHAM telah melalui kajian dan hitungan yang matang, bukan abal-abal,” ujar GSVL yang juga pernah memimpin Partai Demokrat Provinsi Sulawesi Utara ini.

Patuhi protokol kesehatan, GSVL kampanyekan program PAHAM (Foto Istimewa)

Bahkan terkait program 10 ribu rumah yang belakangan diragukan sejumlah pihak, GSVL menuturkan sudah pernah mengalaminya saat program Universal Coverage (UC) tahun 2010 bersama Harley Mangindaan.

”Program UC lalu sempat diragukan. Namun akhirnya program tersebut jalan, bahkan termasuk orang yang meragukan mengunakan program kesehatan gratis tersebut. Bagitu pula dengan program 10 ribu rumah murah untuk rakyat bukan tanpa kajian. Dorang nentau karena bukan dorang pe program deng bukan dorang yang hitung,” kata GSVL.

Politisi senior itu juga menuturkan dirinya menjadi kepala daerah yang terakhir menandatangani kerjasama bersama BPJS Kesehatan waktu lalu.

”Saya kepala daerah terakhir tanda tangan dengan BPJS Kesehatan dengan harapan pelayanannya lebih baik Universal Coverege. Masyarakat Manado sudah cerdas dan paham menilai mana calon yang benar-benar berpihak kepada rakyat. Jadi 9 Desember nda usa balaeng,” ucap GSVL tegas.

(*/Mas)

Harley Mangindaan Resmikan Rumah Pemenangan RAS Conection Paham

Prosesi gunting pita Rumah Perjuangan Ras Conection Paham (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selain fokus melakukan konsolidasi memenangkan pasangan calon Wali Kota Manado, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan, Senin (23/11/2020) Ras Conection Paham berkesempatan meresmikan Rumah Pemenangan. Kegiatan gunting pita sebagai simbol Rumah Pemenangan PAHAM (Paula Harley Manado) diaktifkan dilakukan langsung calon Wakil Wali Kota Manado Nomor Urut 4, Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan.

Didampingi Penasehat RAS Conection Paham, RAS Didi Sjafi’i dan Ketua Umum RAS Conection Kota Manado, Steven Supit, Harley menyampaikan selamat kepada relawan RAS Conection. Bang Ai Mangindaan, begitu Harley akrab disapa mengajak agar tim RAS Conection menjadikan Rumah Pemenangan sebagai sumber inspirasi pergerakan politik. Tak hanya itu, Bang Ai Mangindaan mengapresiasi komitmen RAS Conection untuk memenangkan PAHAM di Pilwako Manado, 9 Desember 2020.

Ras Conection bersama Bang Ai Mangindaan (Foto Suluttoday.com)

”Saya dengan ini meresmikan Rumah Pemenangan RAS Conection Paham. Tentu saya menyampaikan selamat kepada seluruh relawan RAS Conection, mari kita bekerja penuh semangat mewujudkan target-target politik kita. Rumah Pemenangan ini tak lain adalah tempat dan sumber inspirasi bagi relawan untuk menunjukkan kekompakan, semangat bekerjanya demi kita menjemput kemenangan 9 Desember 2020. Saya dan Bunda Paula tentu menyampaikan terima kasih atas komitmen RAS Conection yang mau berjuang bersama PAHAM, tak pernah lelah,” ujar Bang Ai Mangindaan.

Sementara itu, Ketua Ephonk begitu Steven Supit akrab disapa menyampaikan bahwa loyalitas RAS Conection Paham yaitu pada sosok PAHAM. Pihaknya optimis bahwa arus dukungan terhadap Paula Harley terus berdatangan. Apalagi, RAS Conection yang juga telah terbentuk diseluruh Kecamatan dan Kelurahan terus menjalankan konsolidasi. Ephonk menyebut pihaknya menargetkan PAHAM menang telak di Pilwako Manado.

Kompak relawan Ras Conection hadiri peresmian Rumah Perjuangan (Foto Suluttoday.com)

”Kita tegak lurus, pada PAHAM. Dengan penuh semangat perjuangan, RAS Conection Paham tanpa henti berjuang sampai menang. Tidak sekedar menang dengan kerja spontanitas. Melainkan kita bekerja secara terukur. Belum lagi RAS Conection telah berekspansi, dukungan atau anggotanya berada di seluruh Kelurahan dan Kecamatan se-Kota Manado. Semua telah menyebar. Kita targetkan PAHAM menang telah di Pilwako Manado, indikatornya jelas dimana dukungan dari relawan terus berdatangan,” ujar Ephonk.

Bang Ai Mangindaan berbaur bersama relawan Ras Conection (Foto Suluttoday.com)

Terpantau, hingga proses peresmian Rumah Pemenangan usai. Para relawan RAS Conection masih terus berdatangan, sebagai tanda kecintaan para relawan terhadap sosok Paula Harley. Sebelum peresmian Rumah Pemenangan, RAS Conection juga melakukan serangkaian kegiatan simpatik.

(*/Mat)