Tag: Harold V Lolowang

Lolowang Buka Sosialisasi Analisis Jabatan Pemkot Tomohon

Harold Lolowang didampingi para asisten ketika membuka pelaksanaan sosialisasi analisa jabatan (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Untuk membangun Pegawai Negeri Sipil yang professional dan produktif perlu adanya analisis jabatan yang sistematis untuk merumuskan informasi jabatan yang akurat dan sesuai dengan kebutuhan organisasi, maka Pemerintah Kota Tomohon melalui Bagian Organisasi dan Sumber Daya Manusia Kota Tomohon melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Analisis Jabatan Pemerintah Kota Tomohon bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Tomohon, Rabu (31/05).

Kepala Bagian Organisasi dan SDM Ir Martine I Mamesah MSi dalam laporannya mengatakan bahwa dasar utama dilaksanakan kegiatan ini adalah untuk menjamin objektifitas, transparansi dan kesesuaian antara tuntutan dalam jabatan dengan pegawai yang akan menduduki jabatan tersebut, juga tujuannya agar ASN dapat memahami analisis jabatan.

Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak diwakili Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc dalam sambutannya sekaligus membuka rangkaian kegiatan mengatakan bahwa analisa jabatan adalah proses pengumpulan data jabatan untuk dianalisis, disusun, dan disajikan menjadi informasi jabatan dengan menggunakan metode tertentu, tujuannya adalah untuk menyediakan informasi jabatan sebagai fondasi atau dasar bagi program manajemen kepegawaian, kelembagaan, ketatalaksanaan dan pengawasan.

“Oleh sebab itu, ASN harus berperan sebagai perencana, pelaksana dan pengawas dalam penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan public yang professional, bebas dari intervensi politik serta bersih dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme. Saya berharap melalui kegiatan ini, benar-benar dapat memberikan out put yang jelas dimana ASN memahami tentang analisis jabatan dan tiap perangkat daerah dapat menyusun analisa jabatan yang sesuai agar dari analisa jabatan ini dapat memberikan informasi tentang peta jabatan, uraian jabatan dan syarat jabatan,” tutup Lolowang.

Hadir juga sebagai Narasumber Badan Kepegawaian Nasional (BKN) Regional XI Kristy, Asisten Kesejahteraan Rakyat Dra Truusje Kaunang, Asisten Perekonomian Ronni Lumowa SSos MSi, Asisten Umum Novi A H Politon SE serta Sekretaris Dinas/Badan/Kecamatan, Kepala Bagian, Kepala Sub Bagian dan Lurah se Kota Tomohon. (Stevy)

Eman Hadiri Indonesia Smart City Summit 2017

Jimmy Eman bersama sejumlah kepala daerah dalam program Smart City Kemenkominfo RI (Foto Suluttoday.com)

MAKASSAR – Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak menghadiri Indonesia Smart City Summit 2017, sebagai wujud Gerakan Menuju 100 Smart City di Makassar Sulawesi Selatan, (22-23/05). Gerakan Smart City ini merupakan program dari Kementerian Kominfo yang berintegrasi dengan Kemenpan, Kemendagri, Kemenpu, APEKSI dan Kompas Gramedia.

Seperti diketahui, Kota Tomohon termasuk dari 25 Kota/Kabupaten yang terpilih di tahun 2017 (dasar surat Kemenkominfo No 265 Kominfo/DJAI/AI.01.05.05/2017 tentang Penyampaian Hasil Seleksi Assesment Grakan Menuju 100 Smart City).

Dalam Indonesia Smart City Summit 2017 ini, daerah yang terpilih akan menandatangani Memory of Understanding (MoU) dalam kesepahaman tentang Program Smart City. Pemerintah Daerah Kota Tomohon dihadiri langsung oleh Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Harold V Lolowang MSc dan Kepala Dinas Kominfo Kota Tomohon Hengkie Y Supit SIP. Setelah penandatangan MoU, Eman mengungkapkan rasa syukurnya atas masuknya Kota Tomohon dalam Program Gerakan Menuju 100 Smart City di tahun ini.

“Kiranya dengan Program Smart City ini, akan meningkatkan pemberdayaan sumberdaya dengan pintar dan sustainable, karena Kota Tomohon memiliki banyak keragaman, sehingga kita akan memiliki keunikan tersendiri dalam mengimplementasikan Smart City,” kata Eman.

Dalam sambutannya Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara yang disampaikan Dirjen Aptika Kemenkominfo Samuel Pangerapan bahwa bagi seluruh daerah diharapkan untuk mengimplementasikan Smart City sehingga dapat setara dengan negara-negara di Eropa.

“Strateginya dengan mengiplementasikan Smart City, dari 500-an kabupaten/kota, 25 yang terpilih ini harus sukses mengimplementasikan Smart City hingga 2019 dan berlanjut pada 100 kabupaten/kota lainnya. Lebih detail lagi, program ini akan melayani internal pemerintahan dan masyarakat dengan fasilitas yang memadai, Kemenkominfo dan Kemendagri telah melakukan riset terhadap ruang fiskal bagi 25 daerah terpilih ini, serta riset kemampuan SDM daerah yang termasuk salah satu faktor penentu selanjutnya diikuti kemampuan jaringan dan infrastruktur termasuk akses broadband,” ungkap Pangerapan.

Memperhatikan hal tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tomohon Hengkie Y Supit SIP menyatakan siap dalam menjalankan Program 100 Smart City. “Ini menjadi tugas kerja bagi kami dalam mengimpelementasikan Smart City kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon dan berharap mendapat dukungan yang baik dari semua komponen masyarakat di Kota Tomohon,” harap Supit. (Stevy)

Setelah Digilir SKPD, Pembersihan Akhir Danau Sineleyan Ditangani BPBD

Robby Kalangi ikut terlibat langsung memimpin BPBD Tomohon rampungkan pembersihan Danau Sineleyan (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Upaya Pemerintah Kota Tomohon menangani pembersihan Danau Sineleyan sebagai destinasi wisata, terus berjalan maksimal dengan memanfaatkan keterlibatan Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah digilir Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Pembersihan akhir terhadap kawasan ini terus dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tomohon dan ikut dipantau Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, pada (17/5).

“Danau Sineleyan merupakan ciri khas Kota Tomohon sebab berada di kawasan dalam kota sehingga berkewajiban dijaga kenyamanannya, kebersihannya, serta keasrian. Karena itu, Pemerintah Kota Tomohon terus menjaga kelestariannya dan berharap masukan dari masyarakat dalam pengembangannya,” ujar Lolowang.

Sementara itu, Kepala Badan BPBD Tomohon Drs Robby Kalangi SH MM saat ditemui di lokasi mengatakan pembersihan ini akan terus dilakukan dan dijaga sehingga Danau Sineleyan ini dapat dimanfaatkan oleh para wisatawan maupun masyarakat dengan kegiatan bermanfaat.

“Apalagi, kawasan ini telah ditetapkan Pemerintah Kota Tomohon sebagai destinasi wisata untuk menyambut wisatawan di Kota Tomohon. Karenanya BPBD selalu siap membersihkan kawasan wisata Danau Sineleyan, seperti yang dilakukan sekarang,” kata Kalangi. (Stevy)

JFE dan SAS Apresiasi Tim BPK

JFE dan SAS saat Exit BPK (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) dan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS) ikut memberikan apresiasi atas telah berlangsungnya pemeriksaan pengelolaan keuangan daerah oleh Tim Pemeriksa BPK, (15/5).

Momentum usainya pemeriksaan tersebut sebagai agenda rutin tahunan, JFE dan SAS ikut didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc, Asisten Kesejahteraan Rakyat Dra Truusje Kaunang, Asisten Umum Novi Politon SE, Inspektur Kota Tomohon Ir Djoike Karouw MSi, serta Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus E Mogi.

Penutupan pemeriksaan ini dilakukan rapat audit dengan Tim Pemeriksa BPK yang diketuai I Made Anom Jumitra setelah selesai selama 40 hari. (Stevy)

Lolowang Wakili Eman Pada Pekan Kerukunan Nasional 2017

Harold Lolowang saat menghadiri Pekan.Kerukunan Nasional di Peninsula Manado (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold V Lolowang MSc menghadiri Pekan Kerukunan Nasional 2017 mewakili Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak yang dilaksanakan pada 23 April 2017 di Hotel Sintesa Peninsula Manado. Pekan Kerukunan Nasional 2017 yang mengambil tema “Torang Samua Ciptaan Tuhan” dan Sub Tema “Merajut Toleransi Menuju Indonesia Damai dan Sejahtera”.

Dilaksanakan dalam rangka Perayaan Paskah Nasional 2017 di Propinsi Sulawesi Utara dan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Haji Jusuf Kalla dan dihadiri Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna Laoly, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Hamdan Zoelva, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven Kandouw, walikota/ bupati maupun wakil walikota/wakil bupati se- Sulawesi Utara, Pengurus KNPI dan GMKI se- Indonesia.

Forum Kerukunan Umat Beragama se- Indonesia, Para utusan Dewan Gereja Sedunia (Word Council of Churches) serta Forkopimda se- Sulawesi Utara. Menurut Lolowang, momentum pekan kerukunan nasional menjadi bagian penting terhadap komitmen pemerintah dalam menciptakan dan meningkatkan nilai-nilai persatuan bangsa dalam kebhinekaan, sehingga semangat nasionalis terus berkumandang sebagai wujud keutuhan Bangsa Indonesia. (Stevy)

iklan1