Tag: Hendrik Manosoh

Wagub Sulut Ajak Masyarakat Perangi Kemiskinan

Wagub Steven Kandouw memberi sambutan (FOTO Ist)

TATELI, Suluttoday.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven OE Kandouw mengajak masyarakat untuk memerangi kemiskinan. Hal tersebut disampaikan Wagub saat mengikuti acara Mahi’ E I Kite Musombang Dingangu Tembonang Wanua di Tateli Raya Kecamatan Mandolang Kabupaten Minahasa, Senin ( 28/05/2018 ) sore.

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mengapresiasi pertemuan dengan masyarakat Tateli Raya dalam kegiatan Musombang. Menurut Kandouw, kegiatan itu merupakan wujud kepedulian dari Pemprov Sulut kepada 15 kabupaten kota untuk menanggulangi kemiskinan termasuk di Mandolang.

“Kunci utama perangi kemiskinan adalah dari masyarakat seperti yang dikatakan Presiden adalah kerja, kerja dan kerja,” katanya.

Disamping itu, salah satu program pemerintah untuk menangulangi kemiskinan adalah BPJS Kesehatan. Diketahui, baru 65 persen masyarakat Minahasa yang mendapat BPJS Kesehatan

“Untuk itu janji pak gubernur semua rakyat di Minahasa harus dapat BPJS,” tandas Kandouw.

Lebih jauh Wagub menyebutkan lobi yang dilakukan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey SE kepada pemerintah pusat berhasil membuat Sulut mendapat jatah bedah rumah sebanyak 4000 ribu unit rumah. Semuanya itu untuk menanggulangi kemiskinan di Sulut.

“Karena itu kemiskinan harus diatasi dengan kerja bersama, masyarakat harus jemput bola untuk perangi kemiskinan,” bebernya.

Wagub Kandouw menambahkan juga untuk menjaga kerukunan antar umat beragama bagi saudara-saudara kita umat muslim selamat berpuasa jadikan bulan Ramadhan ini untuk introspeksi diri.

“Pesan pak gubernur jaga ketentraman kedamaian kerukunan karena di tempat lain tidak seperti ini untuk itu jaga keharmonisan antar umat beragama,” harapnya.

Pada kesempaten tersebut Pemprov Sulut juga memberikan bantuan sembako kepada masyarakat Tateli Raya. Turut hadiri dalam kegiatan tersebut Asisten Edison Humiang, Kepala Biro Perbatasan Djemmy Gagola, Staf Khusus Gubernur, Hendrik Manosoh, Camat Mandolang Arthur Palilingan, Hukum Tua Tateli Raya, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Teteli Raya.(*/Cat)

OD-SK Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Guru

Wagub Steven Kandouw bersama Bupati Sitaro (FOTO Ist)

SIAU, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara terus berkomitmen meningkatkan kualitas guru SMA dan SMK di Sulut. Salah satunya dengan mengoptimalkan kecakapan mengajar, transformasi ilmu kepada siswa dan pengelolaan nilai seperti disampaikan oleh Gubernur Olly Dondokambey, SE melalui Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw saat tatap muka dengan seluruh Kepala Sekolah SMA/SMK sederajat se Kabupaten Kepulauan Sitaro di SMK Negeri 1 Siau Timur, Selasa (22/05/2018).

“Semua sudah tahu bersama bagaimana hasilnya dari tiga hal ini, transformasi ilmu, kecakapan dan nilai. Saya berikan contoh dengan ilmu ini jelas bisa diukur dengan sistem pendidikan kurikulumnya. Berdasarkan lulusan UNBK SMA/SMK bukan suatu hal yang membagakan. Ilmu saja bisa diukur dengan parameter UNBK di Sulut diranking 27, ini menjadi tanda awas, kita harus benahi semua, baik pemkot/pemkab harus kerjasama ini karena kesinambungan antara pendidikan rendah dan menengah merupakan satu kesatuan, apa yang salah ini? Pastinya bukan muridnya yang salah melainkan guru-gurunya yang perlu kita perbaiki kualitasnya,” beber Wagub Kandouw.

Oleh karena itu, dirinya meminta kepada guru SMA/SMK sederajat agar lebih meningkatkan kualitas kerja sesuai dengan harapan Gubernur Olly Dondokambey dalam rangka mewujudkan program Operasi Daerah Selesaikan Kemiskinan (ODSK) di sektor pendidikan.

Untuk diketahui, kemajuan pendidikan di Sulut saat ini sudah sepatutnya diberikan apresiasi. Apalagi dilihat dari angka partisipasi kasar (APK), bagi SD pada 106,09%; SMP 106.93% dan SMA 88,22%, sedangkan angka partisipasi murni (APM) SD 89,93%; SMP 76,19% dan SMA 61,97%. Begitu pula angka partisipasi sekolah (APS) usia 7-12 tahun sebesar 98,12%.

Untuk usia 13-15 sebesar 88,50% dan usia 16-18 sebesar 68,52%. Angka putus sekolah untuk tingkat SD 0,13%, SMP 0,37% dan SMA 0,08% serta SMK 0,40%; sedangkan angka melek huruf sebesar 99,63% atau mampu menekan angka buta huruf hingga titik 0,37% dengan kontribusi rata-rata bersekolah mencapai 9,09 tahun dan tingkat kelulusan untuk SD mencapai 100% kelulusan, SMP 99,99%, SMA 99.97%, SMK 99,96%.

Pencapaian tersebut menjadi cerminan keberhasilan Pemprov Sulut dalam aspek pemerataan dan perluasan kesempatan memperoleh pendidikan. Adapun pertemuan itu turut dihadiri Bupati Sitaro, Tonny Supit, Staf khusus Gubernur, John Suak, Hendrik Manosoh, Kadis Perpustakaan Sulut, Jani Lukas, Kasat Pol PP Sulut, Evans Liow dan Jajaran Diknas Sulawesi Utara serta para Kepsek/Guru-guru SMA/SMK se Siau. (*/Cat)

iklan1