Tag: HJP

Elperisai Manado Support GSVL-MOR Rangkul Paslon Ai HJP

Muhammad Nur Andi Bongkang (Foto ist)

Muhammad Nur Andi Bongkang (Foto ist)

MANADO – Proses pencoblosan di Pilwako Manado akhirnya berjalan tertib, dan kini gilirannya pelaksanaan Pleno suara di tingkat PPK berlangsung dinamis. Mengapresiasi praktek demokrasi ditingkat lokal Kota Manado, Muhammad Nur Andi Bongkang tokoh muda Kota Manado mengaku bersyukur dengan suksesnya Pilwako Manado.

”Sebagai warga Manado saya sangat bersyukur Pilwako sudah dilaksanakan walaupun dengan segala plus minus yang terjadi. Saatnya berbenah semua dan menyikapi dengan demokratis hasilnya. Karena Allah SWT Tuhan yang maha esa sudah menentukan dan memilih GSVL-MOR sebagai pemenang pilwako. Saya justru berharap GSVL-MOR mau meluangkan waktu kepada kami untuk membahas bersama rencana pelaksanaan 8 program unggulan mereka yang ditawarkan ketika kampanye, mengevaluasi kembali 8 program GSVL yang lalu.” tutur Nur Bongkang sapaan akrab jebolan HMI Makassar ini saat diwawancarai, Sabtu (20/2/2016).

Ditambahkan Nur Bongkang yang juga Ketua Elperisasi Manado ini ikut mendorong agar GSVL-MOR tetap merangkul Ai-JA dan HJP-ToRa selaku pasangan calon Wakil Wali Kota Manado. Hal ini, lanjut Nur dapat menjadi kekuatan konsolidasi rakyat guna mewujudkan program-program pro rakyat yang telah dicanangkan GSVL-MOR kedepan.

”Dan juga hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan mereka berdua selama 5 tahun kedepan. Elperisai sebagai bagian dari masyarakat manado yang berjuang bersama demi manado yang lebih baik kedepan dengan visi cerdas menginginkan agar GSVL-MOR juga mau merangkul kembali HJP-ToRa dan Ai-JA dan atau komponen masyarakat lain yang pada pilwako berbeda pilihan udntuk bersama sama membangun kota manado yang kita cintai. Karena mereka sudah berjuang dengan visi dan misi yang mereka miliki, saya yakin ada beberapa ide-ide yang bagus dalam visi misi mereka yang patut di pertimbangkan oleh GSVL-MOR untuk bisa di akomodir dalam renstra pembangunan mManado 5 tahun kedepan. Salam damai, salam hebat, salam cerdas samua, karena torang samua basudara. Sitou timou tumou tou,” ujar Nur menutup. (Amas)

100 Persen Penghitungan KPU, GSVL-MOR Pemenang Pilkada Manado

Data penghitungan C1 KPU (Foto Suluttoday.com)

Data penghitungan C1 KPU (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Antusias warga Manado untuk menjemput pemimpin baru yang defenitif di kota ini, kian terdengar disampaikan warga saat mengikuti dan membaca hasil hitungan lembaga survey, penyampaian tim media center pasangan calon Wali Kota, hingga pengumuman dari KPU. Kamis (18/2/2016), pukul 14.30 wita saat berita ini diterbitkan posisi GS Vicky Lumentut-Mor Dominus Bastiaan (GSVL-MOR) berada pada posisi pemenang.

Berdasarkan hasil hitungan TPS (Form C1) KPU melalui web pilkada2015.kpu.go.id, secara terupdate KPU RI dengan data yang masuk 100% menghantarkan pasangan Cerdas GS Vicky Lumentut-Mor Dominus Bastiaan (GSVL-MOR). Hal ini kemudian meninggalkan Harley Mangindaan-Jemmy Asiku, dan Hanny Joost Pajoiw-Tonny Rawung.

Harley Mangindaan-Jemmy Asiku (Paslon Nomor 1) dengan 32,28 % dan Hanny Joost Pajow-Tonny Rawung, Nomor Urut 4 perolehan 32,16 % suara. Untuk diketahui, total keseluruhan TPS di Kota Manado berjumlah 811. (Amas)

Sahrul: GSVL Ungguli Harley dan Hanny Pajouw

Contoh surat suara (Foto Suluttoday.com)

Contoh surat suara (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Warga Manado yang sementara melakukan pencoblosan di masing-masing Tempat Pengumutan Suara (TPS), Rabu (17/2/2016) pagi ini terpantau disejumlah TPS begitu antusias memilih kandidat Wali Kota Manado yang mereka jagokan. Membaca peluang siapa yang akan secara mayoritas dipilih masyarakat, Sahrul Dai aktivis Ormas Kota Manado menilai posisi GS Vicky Lumentut (GSVL) calon Wali Kota Manado Nomor Urut 3 dengan pasangannya Mor D Bastiaan banyak diminati masyarakat.

”Kami melihat kecenderungan masyarakat Manado saat Pilkada kali ini adalah pada aspek figuritas, dan apa yang telah diperbuat si calon Kepala Daerah. Bukan pada soal, siapa yang memberikan duit melalui serangan fajar, atau karena pengaruh partai politik penguasa, Pak GSVL-Mor D Bastoaan banyak diminati masyarakat. Ini sesuai survey kami dilapangan,” ujar Sahrul.

Ditambahkannya lagi tentang kerja tim yang solid akan turut menopang suksesnya kandidat yang diperjuangkan tim pemenangnya. Kata Sahrul, eksistensi GSVL lebih dipilih masyarakat karena programnya tepat mampu menjawab kebutuhan masyarakat Manado.

”Kenapa Pak GSVL yang dipilih masyarakat, karena alasannya jelas beliau telah berbuat bagi warga Manado. Inilah yang menjadi potensi dan kekuatan Pak GSVL-Mor yang diusung Partai Demokrat dan PKPI ini, warga Manado sudah pintar mereka tidak mudah dibujuk dengan duit, kami dapati dilapangan begitu GSVL ungguli Harley dan HJP,” tutur Sahrul, Rabu (17/2/2016). (Amas)

Pilkada Manado Ditunda, ROR dan Sarundajang Berpeluang Singkirkan HJP

ROR saat berjabat tangan dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (Foto Ist)

ROR saat berjabat tangan dengan Gubernur Sulut, Olly Dondokambey (Foto Ist)

MANADO – Respon yang terkesan lamban dan mengulur-ulur waktu sebagaimana dilakukan Pejabat Wali Kota Manado, Ir Royke O Roring (ROR) menghadirkan beragam persepsi publik. Sebagian pihak menilai apa yang dilakukan ROR merupakan skenario besar yang dimainkan partai penguasa agar memuluskan kepentingan politiknya. Namun menariknya lagi, menurut Alwan Rikun memprediksi posisi Hanny Joost Pajow (HJP) calon Wali Kota Manado bakal terancam.

”Iya, keberadaan HJP akan terancam jika Pilkada Manado ditunda. Memang indikasi kearah itu sudah mulai terlihat dengan sikap Pejabat Wali Kota Manado yang terkesan mau menunda Pilkada Manado 17 Februari 2016, ada settingan terstruktur yang diduga dilakukan partai politik penguasa, dan HJP yang akan dirugikan,” kata Alwan yang merupakan aktivis pemuda Kota Manado ini.

Warga Wanea inipun berpendapat bahwa peluang ROR dan Eva Sarundajang yang merupakan anak Sinyo Harry Sarundajang, anak mantan Gubernur Sulut dua periode ini memiliki kekuatan untuk menggeser HJP sebagai calon Wali Kota Manado.

”Ini menjadi tanda bahaya, bila saja HJP mengikuti alur partai yang mengusungnya, maka dia harus menerima nasib buruk. Dimana yang berpotensi menggantikan posisi HJP yakni ROR dan Eva Sarundajang sebagai calon Wali Kota Manado, kalau HJP paham ritmen politik saat ini mestinya dia mendesak agar Pilkada Manado tetap dilaksanakan 17 Februari 2016,” ujar Alwan, Minggu (14/2/2016). (Amas)

Megawati Kunjungi Manado, Kader PDI Perjuangan Solid Menangkan HJP?

Taufik Tumbelaka (Foto Ist)

Taufik Tumbelaka (Foto Ist)

MANADO- Konstalasi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Manado, 17 Februari 2016 makin terasa alot. Lihat saja, masing-masing tim pemenangan calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado intens melakukan komunikasi dengan rakyat, bahkan tak sering berbagai isu demi memenangkan pasangan calon Wali Kota tertentu dihembuskan ke masyarakat guna mencari simpati.

Bahkan elit partai politik ditingkat DPP dikabarkan bakal ‘menyerang’ Kota Manado, seperti informasi yang diperoleh Suluttoday.com bahwa Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri akan mengunjungi Manado. Kali ini kunjungan Mega sapaan akrab Megawati dalam rangka menghadiri acara serah terima jabatan Gubernur Sulawesi Utara, yang merupakan Bendara Umum (Bendum) DPP PDI Perjuangan.

Menanggapi hal ini, saat dimintai tanggapan, Taufik Tumbelaka pengamat politik dan pemerintahan mengatakan bahwa bakal ada dampak secara politik terhadap kehadiran Megawati di Kota Manado meski dengan agenda yang berbeda.

”Infonya kedatangan Ketum PDI Perjuangan untuk hadiri acara serah terima jabatan dan pisah sambut Gubernur Sulut dmn OD adalah Bendum PDI Perjuangan. Jadi belum tau apakah akan ada agenda konsolidasi Partai dalam rangka Pilwako Manado. Jika ada, konsolidasi maka diduga akan menambah kesolidan dari mesin Partai, diprediksi suara dari pendudkung PDI Perjuangan untuk kandidatnya yakni Hanny Joost Pajouw (HJP), akan hampir sama dengan perolehan para Caleg PDI Perjuangan di Manado,” ujar Tumbelaka, Minggu (14/2/2016). (Amas)

iklan1