Tag: HMI

ODSK Masih Teratas di Pilgub Sulut, Ini Hasil Rilis Resmi LSI

Ikrama Masloman ketika memaparkan hasil Survei LSI (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com РMelalui rilis resmi Konsultan Citra Indonesia bersama Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network memaparkan data terbari per Oktober 2020. Bertempat di Hotel Grand Central Manado, Sabtu (31/10/2020), Ikrama Masloman, peneliti senior LSI dalam konferensi pers bertema Efek Kampanye dan Lima Kekuatan Petahana di Masa Kampanye menyebutkan posisi Olly DondokambeyStaven Kandouw (ODSK) sebagai paslon petahana di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provensi Sulawesi Utara (Sulut) masih unggul jauh.

Keunggulan petahana dibanding penantang disebutkan karena petahana memiliki 5 kekuatan di masa kampanye. Ikrama juga menyebutkan citra ODSK dinilai masyarakat sebagai figur yang memiliki kans besar untuk melanjutkan kembali kepemimpinan di Provinsi Sulawesi Utara. Tidak hanya itu, jebolan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado itu mengatakan dengan perhitungan waktu tinggal 39 hari lagi menuju Hari H pencoblosan, rasanya penantang (CEP-Sehan dan VAP-Hendri) sulit melewati elektabilitas petahana.

”Ada 5 (lima) kekuatan petahana semenjak kampanye Pilgub Sulawesi Utara resmi dilaksanakan. Pertama, satu bulan masa kampanye petahana dipersepsi sulit dikalahkan, dengan variabel alasan masyarakat. Kedua, satu bulan masa kampanye juga elektabilitas petahana kokoh diatas 60%. Ketiga, petahana dinilai paling dominan, Keempat, Nomor Urut petahana (ODSK) paling banyak diingat masyarakat, dan kelima, selama satu bulan kampanye, antusiasme pemilih petahana paling tinggi,” ujar Ikrama dihadapan sejumlah wartawan, Sabtu (31/10/2020).

Penjelasan materi yang disampaikan Ikrama Masloman (Foto Suluttoday.com)

Tidak hanya itu, pria yang aktif terlibat sebagai pembicara di media nasional, sebagai analis politik dan juga Alumni aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado ini mengungkap rahasia kenapa Olly-Steven sangat perkasa, diuraikannya dalam sejumlah poin. Menurut Ikrama nilai lebih petahana di Pilgub Sulut berpotensi menambah suara disaat pencoblosan, Rabu 9 Desember 2020.

”Tentu Olly-Steven perkasa karena paling populer dan paling disukai. Kemudian, unggul disemua aspek personaliti, tingkat kepuasan kinerja diatas 80%, tingkat menginginkan kembali memimpin Sulut diatas 65%. Selain itu, isu Bolmong Raya tak berpengaruh karena dukungan 4 Bupati/Wali Kota ke petahana menambah kuat posisi Olly-Steven untuk menang. Yang terakhir, jangkar isu Nusa Utara, diperkokoh dengan penunjukan Ketua DPRD Provinsi Sulut, Andi Silangen yang merupakan putra Nusa Utara. Tren kenaikan ini, bisa menambah khasanah kekuatan bagi petahana, jika kampanye dan sosialisasi terus dipertahankan intensitasnya,” kata Ikrama.

(*/Amas)

Ketum PB HMI Silaturahmi Bersama Wali Kota Manado

Wali Kota Manado dan Ketum PB HMI saat berdikusi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah melakukan prosesi pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado, Sabtu (3/10/2020) di Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sulawesi Utara (Sulut) yang beralamat di Tikala Kota Manado, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI, Affandi Ismail, S.Pd.,M.Pd.,MA.,M.Ud melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA.

Silaturahmi yang dilakukan di kediaman pribadi Wali Kota Manado 2 periode itu berlangsung di Kecamatan Malalayang, Senin (5/10/2020) pagi, berjalan akrab. Wali Kota menyambut baik kedatangan Ketum PB HMI bersama jajarannya dan Ketua Umum, Sekretaris Umum sekaligus Bendahara Umum HMI Cabang Manado. Menurut Wali Kota yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini, kontribusi HMI untuk bangsa, termasuk pembangunan di Kota Manado selalu ditunjukkan dengan partisipasi dalam pembangunan, mewujudkan kerukunan dan memberi pencerahan bagi publik.

”Terima kasih atas kehadiran Ketua Umum PB HMI yang berkenan bersilaturahmi di Manado, dan melakukan diskusi. Pemikiran kritis, jejaring dan kontribusi HMI untuk Indonesia tak bisa dihindarkan lagi. Begitu pula di Kota Manado, generasi muda yang merupakan potret kaum intelektual di HMI telah bersinergi dalam pembangunan di Kota Manado. Menjaga kerukunan dan toleransi, ditunjukkan HMI Cabang Manado dengan pergaulan saling menghormati, hidup berdampingan dalam keberagaman. Mari kita terus mendorong pembangunan berkelanjutan. Manado merupakan rumah besar kita semua, ayo kita majukan Manado,” ujar GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut.

Sementara itu, Affandi Ismail dalam silaturahmi tersebut memberi apresiasi atas pandangan-pandangan dan sejumlah terobosan yang dilakukan Wali Kota Manado. Ketum PB HMI yang merupakan jebolan HMI Cabang Makassar itu menyebut bahwa HMI sebagai organisasi yang mencetak kader-kader unggulan harus menjalankan tanggung jawab sosialnya, menyampaikan kritik yang solutif. HMI dan pemerintah akan terus bermitra dalam menggenjot pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Salam kompak majukan Manado (Foto Suluttoday.com)

”Dalam peningkatan kesadaran paradigmatik, intelektualitas kader-kader HMI tak perlu diragukan lagi. Saya salut dan bangga melihat pemaparan Pak Wali Kota Manado yang berbuat banyak hal demi menjaga keutuhan masyarakat Kota Manado. Manado yang plural ini mampu dibangun dengan baik tanpa sekat dan diskriminasi. Teman-teman HMI Cabang Manado saya minta agar terus menjaga hubungan baik, berikan masukan dan solusi-solusi cerdas demi kemajuan Kota Manado, bantu Pak Wali Kota Dr. GS Vicky Lumentut bangun Manado,” kata Affandi.

Silaturahmi yang penuh kekeluargaan itu juga dihadiri Amas Mahmud, Sekretaris DPD KNI Manado yang juga alumni HMI Cabang Manado. Diskusi yang dinamis melingkupi berbagai hal terkait pembangunan dibicarakan. Langkah strategis Wali Kota Manado, kemudian cara-cara pelibatan elemen masyarakat dalam pembangunan yang dilakukan Wali Kota GSVL juga menjadi tema diskusi. Tak hanya itu, Wali Kota mengajak HMI Cabang Manado agar sama-sama mengingatkan masyarakat untuk hidup sehat, mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Melawan penyebaran COVID-19, tambah GSVL adalah pekerjaan utama yang tengah dilakukan pemerintah Kota Manado saat ini.

(*/Am)

Lockdown di Ratatotok, Bupati James Dapat Dukungan Pengurus Koperasi Tambang Emas

James Sumendap dan Donal Pakuku (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kebijakan dan langkah berani yang diambil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), James Sumendap, SH turut menyedot perhatian publik. Seperti yang dilakukan Bupati yang akrab disapa Bung JS belum lama ini di Ratatotok. Dimana Bupati yang juga Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Mitra itu menutup aktivitas pertambangan emas di Mitra Ratatotok.

Manurut Ketua Koperasi Tambang Emas Ratatotok, Donal Pakuku, S.IP, Kamis (17/9/2020) apa yang dilakukan Bupati JS merupakan langkah yang tepat. Terutama dalam menunjang komitmen dan menjalankan apa yang digalakkan pemerintah daerah Minahasa Tenggara selama ini untuk memutus mata rantai penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

”Koperasi Tambang Emas Ratatotok mendukung penuh langkah tegas Bupati Mitra melakukan lockdown di lokasi tambang Ratatotok guna untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di areal tambang Ratatoto. Karena sebelumnya telah didapatkan 8 orang positif COVID-19 di daerah tambang Ratatotok. Bahwa langkah tegas Bupati JS sudah sangat tepat karena jangan sampai nanti virus ini sudah menyebar ke perkampungan penduduk Ratatotok baru ada tindakan,” kata Donal tegas.

Lanjut disampaikan jebolan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado itu menyebut di tengah pandemi COVID-19, Bupati JS telah memberikan terobosan yang tepat. Namun tetap memperhatikan aspek ekonomi masyarakat. Selain itu, Donal menuturkan ketegasan Bupati JS mencerminkan kemauan dan niat baiknya untuk menyelamatkan masyarakat dari bahaya penyebaran Virus Corona.

”Dan kami selalu siap mendukung serta langkah tegas Bupati Mitra James Sumendap ini sembari berharap juga agar kiranya ada solusi lain untuk para teman-teman penambang yang bekerja di areal tambang,” ujar Donal yang memimpin satu-satunya Koperasi di Ratatotok yang bergerak di bidang Tambangan dan telah mengantongi izin rekomendasi tata ruang tersebut. Hal senada juga diaminkan oleh Revol Tambuwun SH. Imanudin Kadi SH, selaku pengurus koperasi dan asosiasi.

(*/Am)

Transparansi Sulut Apresiasi Langkah Tegas Bupati Minahasa Tenggara

Donal Pakuku (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Mendorong efektifitas pelayanan publik yang konstruktif dilakukan pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), James Sumendap, SH. Cakupan perhatian Pemkab Mitra tidak hanya berskala di tingkat atas saja, melainkan sampai ke aktivitas pemerintahan Desa. Menilai langkah Bupati James cepat dan akurat, Ketua LSM Transparansi Sulut, Donal Pakuku, S.IP menyampaikan dukungannya.

”LSM Transparansi Sulawesi sangat mengapresiasi upaya pemerintah daerah Mitra yang dipelopori langsung Bupati James Sumendap, SH dalam hal merespon dinamika yang terjadi di Desa. Lantas menonaktifkan Hukumtua Desa Bentenan Kecamatan Pusomaen dan Hukumtua Desa Soyowan, Kecamatan Ratatotok yang tengah tersandung maslaah penyalahgunaan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa (DD). Langkah ini sanget tepat dilakukan Pak Bupati,” ujar Donal, yang juga merupakan tokoh pemuda Kecamatan Ratatotok Kebupaten Mitra ini, Sabtu (27/6/2020).

Penonaktifan tersebut, tambah Donal menjadi peringatan dan sinyal keras bagi para aparat Desa agar tidak main-main dengan anggaran Dana Desa serta bantuan lainnya yang diberikan pemerintah di atasnya melalui pemerintah Desa. Aktivis muda itu mengajak pemerintah Desa agar menjadikan peristiwa penonaktifan tersebut sebagai pengingat sehingga dapat bekerja profesional, adil dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

”Yang sudah sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia, Bapak Joko Widodo, wajib dilaksanakan. Jangan lagi pemerintah Desa melakukan inprovisasi, menambah atau mengurangi apa yang dianjurkan dalam peraturan. Karena hal itu akan beraktibat hukum, vatal serta dapat merusak karir dari pemerintah Desa sendiri. Ini bisa menjadi contoh bagi para Hukumtua di Desa lain yang ada di Kabupaten Mitra agar jangan bermain-main dengan aturan,” tutur Donal yang juga jebolan HMI Cabang Manado ini tegas.

(*/Bung Amas)

Aplikasi BUNGKUS JO Hadir di Manado, Cukup Belanja dari Rumah

Rizaldy Pedju (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Hadirnya aplikasi yang merupakan buah dari inovasi dan kreativitas putra daerah Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) relatif banyak. Salah satunya adalah melahirkan aplikasi Bungkus Jo. Cukup di ruamh saja, mudah cepat dan murah masyarakat bisa mendapatkan barang dari pasar dengan kualitas unggulan. Hal itu seperti disampaikan Rizaldy Pedju, selaku owner Bungkus Jo, Senin (22/6/2020).

”Kami menyediakan aplikasi Bungkus Jo, Konten aplikasi yang memudahkan masyarakat, bagi masyarakat Kota Manado yang mau ke pasar tapi taku Corona, silahkan gunakan aplikasi Bungkus Jo. Ini sebagai solusi di masa penyebaran pandemi Covid-19,” ujar Rizaldy pada Suluttoday.com, melalui rilis.

Keadaan pandemi saat ini, tambah Rizaldy merupakan hal yang tidak bisa kita hindari, kita dituntut untuk menjaga kesehatan dan hendak di anjurkan untuk tidak bepergian, keluar rumah. Namun tetap kita harus memenuhi kebutuhan pokok kita di rumah, untuk memenuhi hal tersebut mau tidak mau kita harus keluar rumah. Namun kali ini, ada cara memudahkan kita berbelanja di pasar tanpa harus ke pasar untuk membeli bahan pokok kebutuhan sehari-hari kita sekeluarga.

”Hadir dalam bentuk Aplikasi Android Bungkus Jo kini hadir untuk masyarakat Manado. Meskipun telah ada pesaing yang lebih dulu menawarkan jasa belanja kebutuhan pokok dengan menggunakan Aplikasi, Namun Bungkus Jo optimis bahwa aplikasi ini mampu menjangkau kebutuhan masyarakat Manado dengan Mudah, Cepat dan Murah,” kata Rizaldy yang juga jebolan aktivis HMI Cabang Manado ini.

Menurut Rizaldy dari aplikasi Bungkus Jo yakni Mudah, Cepat dan Murah. Pihaknya bekerjasama dengan pedangan di pasar tradisional yakni di Pasar Bersehati Manado, sehingga bahan-bahannya fresh. Penyedia bahan juga berusaha menjaga kebersihan bahan yang dipesan. Selain itu, ide hadirnya aplikasi Bungkus Jo, beranjak dari prihatin mereka akan keadaan ekonomi lokal khususnya bagi para pedagang pasar tradisional yang mengalami penurunan penjualan mereka.

”Karena keadaan pandemi sekarang, namun sebenarnya mereka menilai bahwa kebutuhan sehari-hari orang manado tetap ada, jadi aplikasi Bungkus Jo menghubungkan antara masyarakat dan Pasar dalam genggaman (handphone). Kami beroperasi setiap hari mulai dari jam 07.00 wita pagi sampai dengan 17.00 wita sore hari, Produk Bungkus Jo tersedia dengan lengkap sesuai dengan bahan yang ada di pasar-pasar, karena sumber bahan kami dari pasar dengan jenis sayur-sayuran, beras, ikan, daging, telur, rempah-rempah, bumbu dapur, buah dan produk kemasan. Tanpa Minimal Transaksi, Ongkos Kirim sangat murah mulai dari 10 ribuan serta banyak pilihan metode pembayaran,” tutur Rizaldy.

Dosen IAIN Manado ini juga menjelaskan cara menggunakan aplikasi Bungkus Jo. Bahwa sangat mudah, dengan mendownload aplikasinya melalui Play Store ketik Bungkus Jo, kemudian di Install, daftar dengan menggunakan No Hp/No Whatsapp pilih bahan belanjaan masukan dalam Cart klik Pesan sekarang. Setelah itu, pengguna akan diarahkan untuk melengkapi alamat dan memilih metode pembayaran lalu kirim pesanan.

”Pengguna akan mendapatkan pemberitahuan dari pesanan yang dilakukan, dan selanjutnya langsung dihubungi oleh Customer Service dari Bungkus Jo. Dengan hadirnya aplikasi jasa Bungkus Jo harapan dari Owner sendiri, semoga hadirnya aplikasi jasa Bungkus Jo, mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang sekarang menghadapi pandemi,” ucap Rizaldy.

(*/Bung Amas)

iklan1