Tag: idul fitro

Sondakh Ingatkan Lebaran Perlu Dirayakan dengan Kesederhanaan

Hanny Sondakh (Foto Ist)

Hanny Sondakh (Foto Ist)

BITUNG  -Wali Kota Bitung Hanny Sondakh menghimbau warganya dalam penyambutan Hari Raya IdulFitri 1436H dengan hati yang penuh Berkat dan dapat menjaga stabilitas keamanan Kota bitung, diingatkan pula agar tetap menjaga kebersamaan sehingga tetap tercipta situasi yang kondusif.

Dimana Idul Fitri merupakan momen untuk saling memaafkan, saling memulihkan, saling mengembalikan kondisi, untuk kembali fitri. Lebaran pun dimaknai sebagai suatu pesta kemenangan umat Islam setelah sebulan penuh menjalani puasa di Bulan Ramadhan. ”Pesta kemenangan karena telah berhasil melawan berbagai nafsu Itulah makna Idul Fitri,” ungkap Sondakh, Senin (13/7/2015).

Ia meminta warga yang merayakan hari raya idul fitri diharapkan jangan berlebihan, namun dirayakan dengan kesederhanaan dan dengan penuh arti, sehingga akan mendatangkan berkat tersendiri bagi kita semua. Sementara, bagi warga non Muslim dimintakan turut menjaga keamanan, kerukunan dan menghormati makna lebaran yang dijalankan warga muslim.

”Saya harap kita bersama-sama menjaga agar Bitung selalu aman dan terkendali, karena dengan daerah yang aman, kita akan merasa nyaman,” kunci Sondakh, (Robyantoro H. Hulopi).

Disperindag Sulut, Bakal Musnahkan Parsel Kadaluarsa

Razia parsel kadaluarsa, ilustrasi (Foto Ist)

Razia parsel kadaluarsa, ilustrasi (Foto Ist)

MANADO – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Utara (Sulut) melakukan pengawasan terhadap parsel yang kedaluwarsa jelang Lebaran 2015. Jangan sampai ada didalam bingkisan tersebut barang-barang yang sudah tidak layak dikonsumsi.

“Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan bagi produk-produk yang dibuat parsel, jangan sampai ada barang yang sudah tidak layak dikonsumsi kemudian disisipkan di bingkisan tersebut,,” ujar Kepala Disperindag Sulut Jenny Wajong, Kamis (9/7/2015).

Menurut dia pengawasan dan pemantauan selalu dilakukan, namun menjelang hari raya keagamaan saat ini lebih diintensifkan lagi. Hal ini karena konsumsi masyarakat untuk pemberian produk makanan meningkat. Oleh karena itu perlu dilakukan pengawasan lebih ketat lagi. Apalagi jelang Idul Fitri seperti sekarang ini banyak toko-toko dan pelaku usaha yang menjual parsel Lebaran untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang meningkat, dan biasanya ada saja yang mellakukan kesemaptan untuk menyisipkan barang kedaluwarsa, karena ingin mengambil keuntungan semata.

“Untuk itu pengawasan harus dilakukan mencegah jangan sampai ada parsel yang berisi barang-barang kedaluwarsa,” ungkapnya.

Hal ini karena jika produk tersebut dikonsumsi oleh masyarakat akan menyebabkan gangguan kesehatan. Oleh karena itu harus diwaspadai. Sambungnya juga akan menurunkan petugas dari Disperindag untuk melakukan pengecekan jangan sampai ada barang-barang yang kedaluwarsa.

“Petugas kami ada yang turun untuk melakukan pemantauan kepada parsel tersebut,” ungkapnya. (Fajri Syamsudin)

iklan1