Tag: ilham donald pakuku

Gubernur Sulut Didesak Copot Steve dan Manoppo

Steve Kepel dan Iswan Manoppo (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terbergulir desakan publik sebagaimana yang disampaikan LSM Transparansi Sulawesi Utara (Sulut), melalui Ketua Umum Donald Ilham Pakuku, S.IP. Suara keras soal perlawanan terhadap perilaku korupsi rupanya tidak pernah berhenti dari aktivis yang satu ini. Bahkan, Ilham menegaskan bahwa kondisi dugaan korupsi proyek pembangunan Jembatan Lirung Kolongan berpotensi menyeret Gubernur Sulut Olly Dondokambey.

Untuk itu, pada media ini, Sabtu (16/3/2019) Ilham menyarankan agar Gubernur Olly mencopot oknum yang diduga sebagai dalang atas dugaan korupsi pembangunan proyek bernilai 4,5 Miliar tersebut. Jebolan HMI itu menyorot Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulut, Steve Kepel dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek itu, Iswan Manoppo.

”Kami tidak main-main, karena sebetulnya kami sayang Gubernur Olly Dondokambey. Itu sebabnya kami mendesak Kadis PU Sulut dan Pak Iswan Manoppo selaku PPK dalam pembangunan proyek tersebut dicopot. Ini sangatlah logis, karena mereka diduga kuat melakukan praktek korupsi. Bila dibiarkan, akan berefek langsung menyeret nama baik Gubernur Olly,” kata Ilham tegas.

Selain itu, Ilham mencurigai bahwa pelaksana proyek waktu itu yakni PT Maju Karya Mapalus tahun 2018 tidak konsisten menjalankan ketentuan yang berlaku. Pekerjaan jembatan tersebut, tambah Ilham diduga dikerjakan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis.

”Bahkan pekerjaan tersebut diduga 70 persen. Materialnya menggunakan pasir pantai sehingga jelas jelas pekerjaan tersebut diduga telah merugikan negara hingga milyaran rupiah. Maka untuk itu, kami dari Lsm Transparansi Sulawesi Utara Meminta kepada Bapak Gubernur Olly Dondokambey agar segera mencopot mereka berdua ini dari jabatan masing-masing. Menurut kami ini langkah tepat yang mestinya dilakukan Pak Gubernur,” tukas Ilham. (*/Redaksi)

Bau Korupsi Menyengat, LSM Transparansi Sulut Siap Seret Dantje Lulao ke KPK

Dantje Lulao, ST.,MT (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Terendus dari kerja yang tidak beres, kuat dugaan hal itulah yang mendorong LSM Transparansi Sulawesi Utara (Sulut) mengancam akan melaporkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Dantje Lulao, ST.,MT ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (RI). Rencana itu disampaikan Ilham Donald Pakuku, S.IP, selaku Ketua Umum LSM Transparansi Sulut saat diwawancarai media ini, Jumat (1/6/2018).

Menurut Pakuku yang juga jebolan aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado itu atas pekerjaan yang menyedot uang rakyat, namun pengerjaan proyeknya terkesan asal-asalan dan akibat praktek tersebut akan merugikan publik. Itu sebabnya, pihaknya berencana akan melaporkan Pejabat Pembuat Komitmen Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XV, PPK 16 yang membawahi Wilayah 3 Kabupaten Talaud Dantje Tulao ke KPK.

”Kami dalam waktu dekat akan melaporkan Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN XV PPK 16 PJN Wilayah 3 Kabupaten Talaud yakni Bapak Dantje Tulalo ke KPK dan Kejaksaan Agung. Karena dalam temuan LSM Transparansi Sulawesi Utara mengendus ada korupsi dalam proyek pekerjaan Pelebaran jalan Esang Rainis dan proyek pekerjaan rekonstruksi jalan lingkar Miangas tahun 2017 dengan anggaran Rp 92 Miliar dan indikasi kerugian negara hampir capai Rp 24 Miliar,” ujar Pakuku tegas.

Lanjut disampaikan Pakuku karena diduga pekerjaan proyek tersebut dikerjakan asal jadi dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknik oleh PT. Mawatindo Road Construction dan PT. Mandiri Bhakti Majene. Pakuku menegaskan kalau pihaknya telah mengumpulkan bukti-bukti untuk kemudian diserahkan ke KPK dan Kejaksaan Agung. (*/Redaksi)

iklan1