Tag: Iptu Muhammad Amri

Penyerangan Terhadap Pamen Polri AKBP Samsurizal, dalam Pengejaran Polres Minsel

Mobil yang diamankan (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Seorang perwira menengah (Pamen) Polri, AKBP Syamsurizal Mokoagow, mengalami aksi penyerangan saat melintas di Jalan Trans Sulawesi Desa Sapa Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) pada dini hari, Senin (22/1/2018).

Kejadian berawal dari tabrakan kendaraan yang kemudian berlanjut menjadi aksi penyerangan dengan menggunakan senjata tajam (sajam).

”Kronologis kejadian berawal saat kendaraan R4 jenis Nisan X Trail nomor polisi B 2379 I yang ditumpangi oleh Pak AKBP Syamsurizal Mokoagow, ditabrak dari belakang oleh kendaraan R4 Suzuki Carry pick up nomor polisi DB 8038 EF,” jelas Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri.

Usai menabrak, pengemudi R4 Carry pick up sempat berhenti dan mengeluarkan senjata tajam jenis parang, namun karena diketahui korban adalah anggota polisi maka pelaku pun langsung melarikan diri. Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX Winardi Prabowo, SIK, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Sajam yang diamankan polisi (Foto Ist)

”Kita telah melakukan oleh TKP serta proses identifikasi di lokasi kejadian, dan kita berhasil menemukan barang bukti berupa TNKB pelaku yang tertinggal di TKP, selain itu juga ditemukan sajam milik pelaku. Kita akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku untuk diproses sesuai perundang-undangan yang berlaku,” tegas Kapolres Minsel AKBP Winardi. (Friska)

Diduga Lakukan Pembakaran, IRT Asal Desa Pakuweru Diamankan Polisi

Tempat pengasapan kopra yang diduga dibakar JA (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga berhasil mengamankan seorang tersangka tindak pidana pengrusakan yang diketahui adalah Ibu Rumah Tangg (IRT), JA (Jenny / Eti), 37 tahun, warga Desa Pakuweru Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.

JA (Eti), yang dalam kesehariannya selaku ibu rumah tangga ini diamankan polisi siang tadi, Jumat (8/12,/17), karena dengan sengaja telah merusak tempat pengasapan kopra milik dari korban Flortje Sainusa, warga Desa Sapa, dengan cara dibakar.

”Dari interogasi awal didukung keterangan sejumlah saksi dan hasil olah TKP diketahui bahwa tersangka menyiram tempat pengasapan kopra milik korban dengan bahan bakar jenis premium kemudian membakarnya menggunakan korek api,” terang Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri.

Adapun tempat kejadian pembakaran ini terletak di Perkebunan Mosanti wilayah kepolisian Desa Sapa Kecamatan Tenga.

“Dahulunya memang TKP ini disengketakan oleh pihak tersangka dan korban; namun telah diproses hukum, ditetapkan bahwa sah milik korban. Tersangka juga pernah dilaporkan atas kasus pencurian di TKP ini dan menjalani pidana penjara,” tambah Kanit Sabhara Aiptu Herry Torar.

Akibat pengrusakan ini, tempat pengasapan kopra milik korban hangus terbakar rata tanah sehingga tidak bisa digunakan lagi. “Tersangka saat ini telah kami amankan untuk proses penyidikan,” pungkas Kapolsek Tenga. (Friska)

Bawa Sajam Serta Lepaskan Tinju, SS Diamankan Polisi di Minsel

SS ketika berada dibalik jeruji besi (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga berhasil mengamankan tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengancaman, SS (Swingki), 16 tahun, warga Desa Radey Kecamatan Tenga. Tersangka diamankan malam tadi, Selasa (24/10/2017), atas tindak pidana dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban Aldo Panggey, 18 tahun, warga Desa Radey Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa tersangka melakukan dugaan penganiayaan terhadap korban dengan cara meninju wajah korban berkali-kali serta mengancam korban dengan sebilah pisau.

”Berawal dari selisih paham, tersangka menganiaya korban menggunakan kepalan tangan atau meninju wajah korban berkali-kali, setelah itu tersangka mengeluarkan pisau dan hendak menikam korban, namun korban berhasil melarikan diri,” jelas Kapolsek.

Korban yang tidak menerima perlakuan biadab ini, akhirnya melaporkan tersangka pada pihak kepolisian. Polisi pun langsung menuju TKP dan mengamankan tersangka bersama barang bukti senjata tajam berupa sebilah pisau.

”Tersangka SS bersama barang bukti senjata tajam jenis pisau saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan,” pungkas Kapolsek. (Friska)

Asmara Terlarang Berujung Bencana, Pria Cabul Asal Desa Sapa Ciduk Tim URC

MP saat diamankan (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga mengamankan seorang pemuda MP (Marvil), 18 tahun, warga Desa Sapa Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. MP (Marvil) diamankan pihak kepolisian sehubungan dengan dugaan tindak pidana cabul terhadap korban Jingga (nama disamarkan), 15 tahun yang saat ini masih tercatat sebagai salah satu sisiwi sekolah menengah.

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri saat dikonfirmasi pagi tadi, Jumat (20/10/17), mengungkapkan bahwa tersangka MP (Marvil) diamankan karena telah menyetubuhi korban berulang kali sejak bulan Januari hingga Oktober 2017 di beberapa tempat.

“Tersangka MP (Marvil) diamankan setelah dilaporkan oleh orang tua korban atas tindakannya menyetubuhi korban berulang kali di sejumlah tempat,” ungkap Kapolsek.

Diketahui, tersangka MP (Marvil) dan korban menjalin hubungan cinta sejak lama. Gelora api asmara yang dijalani dan dinikmati antara keduanya tanpa disadari berujung pada pidana yaitu perbuatan melawan hukum.

“Apapun alasannya, cabul adalah tindak pidana murni apalagi korbannya adalah anak dibawah umur,” tegas Kapolsek Tenga.

Tersangka saat ini terpantau dalam proses pemeriksaan pihak penyidik Polsek Tenga. (Friska)

AKSI Bakar Rumah, Polisi Amankan Pasangan Selingkuh

Suasana rumah yang dibakar (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Personil gabungan Polsek Tenga mengamankan pasangan selingkuhan lelaki LT (Lexi), 60 tahun dan perempuan MT (Margotje), 48 tahun, pada subuh tadi, Senin (16/10/17), di wilayah Perkebunan Kalimbowan Desa Radey Kecamatan tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

”Diamankan pada subuh tadi sekira pkl. 02.00 wita di rumah milik lelaki LT (Lexi), di wilayah Perkebunan Kalimbowan. Keduanya merupakan warga Desa Radey Kecamatan Tenga,” ungkap Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri.

Ditambahkan Kapolsek, aksi penggeberekan yang dilakukan aparat kepolisian ini sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti adanya laporan pengaduan dari suami perempuan MT (Margotje) yang merasa keberatan atas tindakan istrinya tersebut.

”Kita melakukan penggebrekan terhadap pasangan selingkuhan ini atas dasar laporan pengaduan dari suami dari perempuan MT (Margotje) yakni saudara YM (Yopy),” tambah Kapolsek.

Selang satu jam setelah kedua tersangka kasus perzinahan ini diamankan polisi, rumah milik dari lelaki LT (Lexi) yang dijadikan istana memadu cinta ini hangus rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah.

“Untuk kasus pembakaran rumah ini, tersangkanya sudah teridentifikasi yaitu lelaki YM (Yopy) dan MM (Marvel); kasus ini juga nantinya akan dinaikan ke tahap penyidikan,” tutup Kapolsek. (Friska)

iklan1