Tag: Ir.M.H.F Sendoh

Inilah Hasil Evaluasi Pencapaian Kinerja Penyerapan Anggaran Triwulan III

Peringkat tertinggi 5 SKPD Pemkot Manado (Foto Ist)

Peringkat tertinggi 5 SKPD Pemkot Manado (Foto Ist)

MANADO – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Ir.M.H.F Sendoh membuka rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan program kegiatan APBD dan rapat pimpinan evaluasi dan pengawasan realisasi anggaran (EPRA) TRIWULAN III tahun anggaran 2015 bertempat di Ruang Toar Lumimuut Selasa (27/10/2015). Sekda mengatakan kegiatan rakorev dan rapim epra merupakan sarana untuk me-review progres kerja skpd dalam melaksanakan program dan kegiatan masing-masing.

”Hasil evaluasi pencapaian kinerja dan penyerapan anggaran hingga TRIWULAN III di tahun anggaran 2015 ini, akan menjadi input penting bagi masing-masing skpd guna memantapkan kinerjanya khususnya dalam memasuki triwulan terakhir tahun ini”ujar Sekda. Sekda Juga mengingatkan banyak yang harus diselesaikan dalam mengakhiri tahun ini.

”Kita harus mampu berpacu untuk memenuhi target-target yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan,” pesan Sekda.

Seperti diketahui berdasarkan data dari BAPPEDA Kota Manado kinerja pemerintah Kota Manado sampai dengan Triwulan III tahun 2015 sebesar 72.89%.

DENGAN SERAPAN DANA SEBESAR Rp. 230,368,478,730,- DARI TOTAL ANGGARAN BELANJA LANGSUNG T.A. 2015 SEBESAR Rp. 611.392.654.600,- ATAU SEBESAR 37.68%. Dan berdasarkan Data : Desk EPRA, 8 Oktober 2015 untuk 5 SKPD peringkat tertinggi: 1.Bagian Humas Dan Protokol ,PAGU: Rp.3.878.878.000 Realisasi Anggaran 86.20% 2.Sekretariat Daerah, PAGU :Rp.54.440.516.000. Realisasi Anggaran 74.21% 3.Badan Penanggulangan Bencana Daerah .PAGU;Rp.5.135.859.000 Realisasi Anggaran 68.72% 4. Inspektorat .PAGU ;Rp.9.733.791.000 Realisai Anggaran. 68.68% 5. Badan pelaksana penyuluhan dan ketahanan pangan. PAGU: 6.617.795.000 Realisasi Anggaran 68.52%.

Untuk SKPD Terendah: 1.Dinas Perindustrian dan Perdagangan Realisasi 22.64% 2.Dinas Pekerjaan Umum Realisasi 24.58% 3.Dinas Pendapatan Daerah Realisasi 28.42% 4. Dinas Tata Kota Realisasi 28.75% 5.Bagian Hukum Dan Pe-UU-an realisasi 30.23% Dalam kesempatan itu juga Sekda berpesan tentang keseriusan terhadap setiap pelaksanaan kegiatan RAKOREV maupun RAPIM EPRA, agar menjadikan forum ini sebagai pijakan untuk bergerak lebih cepat dalam langkah pengabdian guna membangun Manado yang lebih baik. (M. Isnain)

Buka Soal Ujian, Sekda Manado Ingatkan Peserta UN Teliti

Sekda saat membuka soal UN (Foto Ist)

Sekda saat membuka soal UN (Foto Ist)

MANADO – Sebagai wujud kepedulian pemerintah Kota Manado terhadap pendidikan di Kota Manado, Senin (13/4/2015), Sekretaris Daerah Kota Manado Ir. M.H.F Sendoh membuka sekaligus mengawasi jalannya Ujian Nasional (UN) hari pertama di SMA Katholik Fr. Don Bosco Manado.

Dalam pentauannya Sekda menitip pesan kepada peserta ujian untuk lebih teliti dalam mengisi lembar jawab dan juga identitas peserta ujian, Sekda juga mengharapkan agar peserta UN selalu berdoa dan berusaha serta tidak mudah menyerah dalam mengikuti UN kali ini. SMA Katholik Fr DonBosco tercatat 169 Siswa yang ikut ujian,dari 169 peserta.

”Saya berharap proses Ujian Nasional di Manado berjalan lancar dan sukses, untuk mewujudkan itu tentu semua stakeholder diminta sama-sama terlibat disini. Baik pihak sekolah, pemerintah dalam hal ini dan siswa serta orang tua murid, saya juga mengingatkan agar para siswa teliti dalam mengisi bahan ujian,” ujar Sendoh. (Amas Mahmud)

Musyawarah ORARI Manado, Sekda Sendoh Ingatkan Perlunya Pembangunan

Suasana Musyawarah Lokal ORARI Manado (Foto Ist)

Suasana Musyawarah Lokal ORARI Manado (Foto Ist)

MANADO – Sekretaris Daerah Kota Manado Ir. M.H.F Sendoh menghadiri musyawarah I ORARI(Organisasi Amatir Radio Indonesia) Lokal Manado yang diselenggarakan di ruang serbaguna pemkot kota Manado,Sabtu (28/3/2015). Dalam Sambutanya Sekda yang mewakili Walikota Manado mengatakan menyambut baik dan sekaligus memberi apresiasiatas terselenggaranya Musyawarah I ORARI Lokal Manado.

Musyawarah ini merupakan momentum untuk memperkuat posisi ORARI Lokal Manado dalam kancah pembangunan,terutama dalam menjadi mitra pemerintah terkait dengan penyebaran informasi ditengah-tengah masyarakat,” ujar Sekda.

Sekda juga menambahkan seperti yang diketahui kiprah dari ORARI sudah cukup lama dan panjang dalam menunjang program pemerintah di bidang Komunikasi. ”ORARI memiliki peran besar dalam peyediaan infrastruktur,penyebaran informasi,penanggulangan bencana,kantibmas dan kegiatan lainnya baik lingkup daerah maupun nasional,” terang Sekda.

Lanjut Sekda berharap kedepannya ORARI Lokal Manado diharapkan dapat terus meningkatkan mutu dan profesionalitas anggotanya melalui kompetensi dan pelatihan serta dapat terus meningkatkan kerjasama dengan pemerintah Kota Manado. Selain itu, ketua ORARI Daerah Sulawesi Utara Ivan Sarundajang yang juga Wakil bupati Minahasa mengatakan menyambut gembira terlaksananya musyawarah I ORARI Lokal Manado.

Ivan Sarundajang dan Sekda Manado bersama pengurus ORARI Manado saat foto bersama (Foto Ist)

Ivan Sarundajang dan Sekda Manado bersama pengurus ORARI Manado saat foto bersama (Foto Ist)

”Saya menyambut gembira musyawarah ini karena akan menyatukan tiga pengurus local manado,yaitu local manado tengah,local manado selatan dan local manado utara menjadi satu,” ujar Ivan.

Dan Ivan pun berharap kepada ketua yang terpilih nanti menjadi ketua bagi semua nggota ORARI,bukan hanya yang memilih saja sehingga bisa membawa kesejahtraan bagi para anggota ORARI. Hadir dalam musyawarah ini ketua Panitia Ir.Laurens Bulo,MT,Ketua DPP ORARI Sulut Sutomo W Palar SE .M.Si dan juga anggota ORARI lokal Manado. (**/Amas Mahmud)

Buka Bimtek, Sekda Manado Titipkan Perlu Kerja Cerdas

Sekda Manado saat memberikan sambutan (Foto Ist)

Sekda Manado saat memberikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Dalam rangka meningkatkan peningkatan Sumberdaya Aparatur Sipil Negara dibidang engelolaan Keuangan daerah khususnya dalam hal penatausahaan administrasi Keuangan SKPD dan dan pembuatan bukti potong 1721.A2 serta pelaporan pajak pada SKPD dilingkungan pemerintah kota Manado untuk menjadikan pemerintah kota manado taat pajak,maka Sekretaris Daerah Kota Manado Ir. M.H.F Sendoh membuka Bimtek Penatausahaan Administrasi Keuangan Dan Sosialisasi Pembuatan Bukti Potong 1721.A2 Serta Pelaporan Pajak bertempat di ruang serba guna kantor Walikota Manado, Senin (23/3/2015).

Sendoh yang mewakili Wali Kota Manado mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan perwujudan tata kelola keuangan yang baik dan bersih melalui peningkatan kualitas dan profesionalitas sumber daya aparatur pengelola keuangan daerah. Kegiatan yang ditujukan bagi para bendahara penerimaan dan operator SIMDA di lingkungan pemerintah kota Manado,Sekda berpesan agar memahami dan bertanggung jawab dalam penatausahaan administrasi keuangan disetiap SKPD dan pengumpulan dan pelaporan Pajak.

”Mengenai Pelaporan pajak,saya menghimbau jangan ada kesalahan dalam penyetoran dan pelaporan pajak atau didapati dana pajak yang tak dibayarkan dan disalahgunakan,” pesan Sekda.

Sekda juga berharap bahwa kegiatan ini adalah salah satu cara mendukung upaya pemerintah kota Manado untuk meraih Wajar Tanpa pengecualian.”Tidak ada cara lain untuk meraih predikat WTP, selain bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tulus dan ikhlas,” ujar Sekda.

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah Drs Manasar Panjaitan M.Si dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman peserta tentang teknis penatausahaan administrasi keuanga SKPD dan pembuatan bukti potong 1721.A2 serta pelaporan pajak yang tepat waktu dan jumlah.

Kegiatan ini juga diisi oleh pemaparan materi dari narasumber dari KKP Pratama Manado,Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Bapak.Agustinus Widyanto, dan Account Representative Bapak Mahendra Setyawan. Kegiatan yang diikuti oleh Bendahara Penerima dan Bendahara Pengeluaran Serta Operator SIMDA SKPD serta PNS di Bidang Perbendaharaan dan Barang Milik daerah pada Badan pengelolaan Keuangan dan Barang milik daerah kota Manado secara resmi dibuka dengan disematkannya kartu tand peserta oleh Sekda Kota manado dan juga Assisten III Kota Manado Dra.Henny Giroth. (**/Amas Mahmud)

Sekda Sendoh: Camat Lurah Harus Dukung Penuh Pendataan Keluarga 2015

Sekda Manado berdiskusi dengan tim Deputi Adpin (Foto Ist)

Sekda Manado berdiskusi dengan Deputi Adpin (Foto Ist)

MANADO – Sekretaris Daerah Kota Manado Ir. M.H.F Sendoh menerima kunjungan dari rombongan Deputi BKKBN Pusat. Rombongan yang langsung dipimpin oleh Deputi Advokasi Pergerakan dan Informasi (Adpin) Bapak dr.Abidinsyah Siregar diterima Sekda di ruang kerjanya, Jumat (20/3/2015) beberapa hari kemarin.

Dalam kunjungannya kali ini deputi membawa pesan dari pimpinan BKKBN pusat dan juga menteri dalam negeri terkait pendataan keluarga 2015.

”Jadi saya membawa pesan dari pimpinan BKKBN dan juga membawa amanah dari Menteri Dalam Negeri kepada gubernur dan bupati serta Wali Kota, dn kami sangat mengapresiasi pemerintah kota Manado dimana kunjungan kami ini diterima dengan baik. Dan juga melalui Sekretaris daerah kota Manado yang mewakili pemerintah kota Manado memberikan respon yang sangat baik,tajam dan detail serta sangat mendukung pelaksanaan pendataan keluarga 2015,” ujar Deputi Advokasi Pergerakan dan Informasi (Adpin) BKKBN Pusat.

Sekda yang ketika diwawancarai mengatakan terkait kunjungan deputi Adpin ke kota Manado. ”Jadi kunjungan tadi bagaimana menata jumlah keluarga di kota Manado,dan juga nanti akan ada satu data jumlah kepala keluarga di Indonesia,” papar Sekda Manado.

Beliau juga menambahkan bahwa dalam format isian nanti ditunjukan yang sudah ber-NIK,tapi tidak menutup kemungkinan ada keluarga yang belum ber-NIK yang disebabkan oleh beberapa factor. Sekda juga menyarankan ada baiknya semua didata baik yang ber-NIK maupun tidak ber-NIK.

”Ada baiknya semua didata sehingga kita memiliki dua data,kepala keluarga yang sudah ber-NIK dan kepala keluarga yang belum ber-NIK sehingga didapatkan data jumlah kepala keluarga kota Manado.”ujar Sekda .

Sekda pun menambahkan dalamdata format isian itu juga ada beberapa hal yang bisa digunakan oleh instansi tertentu karena data tersebut bisa dijadikan sumber acuan kebijakan program-program apa yang bisa dilaksanakan.

”Saya kira ini data yang bagus sekali karena dari data itu bisa dijadikan sumber data untuk sarana prasarana,pelayanan kesehatan dan sebagainya,” ucap Sekda. (Amas Mahmud)

iklan1