Tag: Ivan Sumampouw

Libatkan Pala, Pemkot Manado Gelar Rakor Penanganan Konflik

Hanny Solang memberikan sambutan (Foto Ist)

Hanny Solang memberikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Konsisten menjaga stabilitas Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan penanganan konfliks sosial di masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Badan Kesatuan Bangsa Politik (Kesbangpol) dan Linmas Kota Manado, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Konflik Sosial, di Restoran Idaman Kelurahan Sario Manado.

Kepala Badan Kesbangpol dan Linmas Kota Manado Drs Hanny Solang dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para aparat pemerintah wilayah lebih khusus Kepala Lingkungan (Pala) yang secara langsung sering berhadapan dengan konflik sosial di masyarakat.

”Kepala Lingkungan (pala) merupakan ujung tombak penanganan konflik sosial. Sehingga, menurut dia, pala harus lebih banyak menyerap informasi di masyarakat,” kata Solang, Kamis (1/12/2016)

Tidak hanya itu, konflik sosial, kata Solang  merupakan permasalahan krusial yang dapat menggangu stabilitas Kota secara keseluruhan. Diharapkannya, dengan rakor ini dapat mengetahui sedini mungkin hal-hal konflik sosial yang terjadi di masyarakat untuk diantisipasi.

”Untuk penanganan itu dilakukan bukan pada saat sedang terjadi atau setelah terjadi. Kalau sedang atau setelah terjadi, itu sudah konflik sosial namanya. Penanganan terhitung sudah terlambat. Untuk itu Kepala Lingkungan harus cekatan, karena mereka adalah ujung tombak dalam penanganan konflik sosial di tengah masyarakat,” ujar Solang.

Dalam rakor ini hadir sejumlah pembicara dari Badan Nasional Penanggulangan Teroris, Badan Pertanahan Nasional Kota Manado, Kantor Agama Manado dan Polresta Manado.

Untuk diketahui yang hadir dalam Rakor Konflik Sosial tersebut, Sekertaris Kesbangpol Manado Drs Ivan Sumampouw, Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan (Pala) se Kota Manado, serta jajaran pegawai Badan Kesbangpol dan Tim Terpadu Kota Manado. (*/Amas)

Wujudkan Partisipasi Masyarakat Kesbangpol-Limas Manado Gelar Diskusi Ormas

Narasumber saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

Narasumber saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Menjalankan tugas dengan baik, Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Linmas Kota Manado terus konsen mencerdaskan masyarakat. Kamis (22/9/2016), Kepala Badan Kesbangpol-Limas Manado, Drs. Hanny Solang yang diwakili Sekretaris Kesbangpol Manado, Drs. Ivan Sumampouw mengawal kegiatan ini hingga selesai.

Melalui Forum Diskusi Ormas, Kesbangpol Manado kali ini menggandeng Jurnalis Online Manado (JAROD) dan mengangkat tema: ”Optimalisasi Peran Pemerintah dan Ormas dalam Mewujudkan Stabilitas Keamanan”, kegiatan dilaksanakan di hotel Sahid Teling Manado. Diskusi ini menghadirkan para narasumber diantaranya: Kasat Intelkam Polresta Manado, Kompol Rofland Daloma dan Ketua Jurnalis Online Manado, Amas Mahmud, S.IP dengan moderator Ivan Sumampouw.

Dalam laporan panitia, Dra. Ester K. Kumaat selaku ketua yang juga Kepala Bidang Pembinaan Umum dan Masyarakat di Kesbangpol-Linmas Pemkot Manado memaparkan tentang dasar pelaksanaan kegiatan Forum Diskusi tersebut dan menyampaikan terkait maksud serta tujuan dari kegiatan. Menurut Ester peran Ormas untuk melakukan singkronisasi program sangat dibuktuhkan pemerintah daerah Kota Manado.

”Kegiatan ini didasarkan atas peraturan pemerintah, baik yang diatur dalam UUD 1945, Undang-Undang Nomor 17 tahun 2013, Peraturan pemerintah tentang pengelolaan otonomi daerah hingga Perwako Manado. Harapannya, pelaksanaan kegiatan yang dilakukan pemerintah Kota Manado ini memberi kontribusi positif terhadap masyarakat, terlebih pada terciptanya kondisi sosial masyarakat yang aman dan damai. Mari kita wujudkan sinergitas antara Ormas, pemerintah dan lembaga kepolisian,” ucap Ester.

Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 90-an pimpinan Ormas dan perwakilan Ormas se-Kota Manado itu berlangsung sukses. Kapolres Manado yang diwakili Kasat Intel menyampaikan strategi untuk meminimalisir adanya gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dan meminta masyarakat untuk sama-sama menjaga keamanan lingkungan sekitar.

”Tugas menjaga keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi lebihnya adalah tugas kita semua, termasuk didalamnya adalah teman-teman aktivis Ormas. Memang Polresta Manado memiliki pendekatakan dan strategi untuk menekan angka kriminalitas atau gangguan Kambitmas di Manado, yang ini telah kami terapkan secara intens, syukurlah angka gangguan Kamtibmas mulai berkurang, mari kita sama-sama menjaga stabilitas keamanan disekitar kita,” papar Kompol Rofland.

Lebih lanjut, Amas yang bicara dari perspektif Ormas menyentil tentang pentingnya sinergitas dan partisipasi Ormas dalam gerak pembangunan di Kota Manado. Menurut alumnus FISPOL Unsrat Manado ini Ormas harus proaktif mengedukasi masyarakat masyarakat serta mensosialisasikan program pemerintah.

Foto bersama Ibu Ester bersama pegawai Kesbangpol dan Limas Manado (Foto Ist)

Foto bersama Ibu Ester bersama pegawai Kesbangpol dan Limas Pemkot Manado (Foto Ist)

”Betapa pentingnya posisi Ormas, karena seperti dalam struktur sosial Ormas berada ditengah sehingga dapat memediasi kepentingan masyarakat dengan pemerintah. Dengan eksistensi yang strategis tersebut, aktivis Ormas diminta bisa berperan aktif dalam pembangunan, melahirkan partisipasi publik, dan juga kritis saat menjalankan program pemerintah, bila saja ada hal yang dinilai merugikan masyarakat Ormas boleh memberikan kritik konstruktif disertai solusi, karena Ormas dan pemerintah wajib bersinergi mewujudkan harmoni pembangunan. Termasuk didalamnya melahirkan situasi sosial yang kondusif jauh dari gangguan Kamtibmas,” ujar Amas yang juga Sekretaris DPD KNPI Kota Manado ini.

Suasana berlangsungnya diskusi di hotel Sahid Manado (Foto Suluttoday.com)

Suasana berlangsungnya diskusi di hotel Sahid Manado (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, Ivan Sumampouw diakhir diskusi berpesan agar hasil diskusi yang diselenggaran itu dapat diaktualisasikan elemen Ormas yang hadir. Ivan menyebutkan kepemimpinan Wali Kota Dr GS Vicky Lumentut, dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan, SE dengan komitmen menCerdas-kan warga Manado patut disukseskan.

”Kiranya Diskusi Ormas ini menambah semangat bagi rekan-rekan aktivis Ormas di Kota Manado, melahirkan sinergitas, dan kita semua untuk lebih meningkatkan kesadaran mewujudkan program pemerintah Kota Manado. Apalagi, kita dipimpin Pak Dr GS Vicky Lumentut, selaku Wali Kota dan Pak Mor Bastiaan, Wakil Wali Kota yang memiliki komitmen tinggi memajukan Manado. Untuk itu, partisipasi publik lebih khusus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat patut kita jaga bersama,” kata Ivan menutup. (Faruk)

Mawar Siswa SMK 6 Manado Mengaku Sering Minum Pil TripleX

Ivan Sumampauw saat menginterogasi para siswa (Foto Suluttoday.com)

Ivan Sumampouw saat menginterogasi para siswa (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Semua orangtua mengharapkan hal positif dan prestasi yang harus diraih anaknya, namun karena akibat pergaulan bebas serta ingin mencoba-coba, Rabu (31/8/16), dalam operasi rutin Tim Terpadu Pemerintah Kota (Pemkot) Manado. Diamankan sejumlah siswa-siswi yang bolos sekolah.

Mereka mengkonsumsi sejenis Pil Trihexyphenidyl atau lebih dikenal dengan TripleX. Sebut saja Mawar (CA) siswi kelas X (Sepuluh) SMK Negeri 2 Manado ini mengakui kalau, bersama-sama dengan teman mereka saat bolos sekolah mengkonsumsi pil TripleX tersebut.

”Kita ada masalah dengan kedua orang tua di rumah, makanya kita sering bolos dengan teman-teman dan kadang ditawarkan untuk makan Pil TripleX. Minta ampun Ibu kita sonda mo ulang lagi, kalau boleh kita pindah jurusan di sekolah,” tuturnya sambil menangis, saat di berikan pembinaan oleh salah seorang gurunya di Posko Tim Terpadu Pemkot Manado, Rabu (31/8/16) pagi tadi.

Begitupun yang disampaikan Camar nama samaran seorang siswi SMK Negeri 6 Manado, ketika diberikan pembinaan oleh Sekertaris Badan Kesbangpol Manado. Melati mengakui selain mengkomsumsi pil berjenis TripleX tersebut, juga pernah berhubungan intim dengan temannya.

”Saat di berikan pembinaan siswi tersebut mengakui kalau selain konsumsi pil TripleX bersama-teman-teman mereka, juga melakukan hubungan intim,” ujar Sekertaris Kesbangpol Kota Manado Drs Ivan Sumampouw saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (31/8/2016).

Sumampouw berharap, para guru di sekolah agar lebih ketat lagi dalam melakukan pengawasan kepada siswa-siswa mereka. Begitu juga dengan orang tua murid harus bangun komunikasi dengan guru di sekolah, agar anak-anak mereka tidak terjurumus pada hal-hal yang tidak diinginkan.

”Bagaimana generasi muda kota manado kedepan, kalau sudah seperti ini. saya harapkan ini bisa menjadi bahan evaluasi di seluruh sekolah di kota Manado untuk lebih ketat melakukan pengawasan, kalau perlu bentuk tim patroli sekolah agar mereka bisa tahu siswa-siswa mereka ada dimana saat pelajaran berlangsung,” kata Sumampouw.

Ditempat yang sama, Anneke Kaligis guru dibidang kesiswaan dan lingkungan di SMK Negeri 3 Manado, mengucpakan banyak terima kasih kepada Tim Terpadu Pemkot Manado. Pihak sekolah akan menindak lanjuti para siswa mereka yang terjaring dalam operasi Tim Terpadu, dengan memanggil orang tua murid untuk menjelaskan apa yang telah dilakukan oleh anak-anak mereka dan juga anak didik kami di sekolah.

”Kami akan lebih memperketat pengawasan bagi seluruh anak didik kami, dan semoga siswa-siswi yang saat ini terjaring oleh Tim Terpadu bisa berubah dan menjadi anak-anak yang cerdas,” tutur Anneke Kaligis di posko Tim Terpadu saat menjemput anaknya. (*/Amas)

Kesbang-Pol Manado Terus Kawal Pelaksanaan Pilkada

Ivan Sumampouw (Foto Ist)

Ivan Sumampouw (Foto Ist)

MANADO – Pemungutan suara pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) susulan Manado yang digelar pada, 17 Februari 2016 telah selesai, namun masih ada lagi tahapan selanjutnya yakni Pleno tingkat PPK, KPU sampai pada hari pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota manado terpilih periode 2016-2021. Sekertaris Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Manado, Ivan Sumampow.

Ivan menegaskan pihaknya bersama Tim Terpadu Pemkot Manado akan terus mengawal seluruh pentahapan hingga pelantikan pemimpin kota terpilih agar bisa berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami terus memantau pelaksanaan Pilkada Manado sejak tahapan kampanye, pendaftaran pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, pemungutan suara dan akan terus mengawal dalam pentahapan pleno PPK,KPU sampai pada hari pelantikan Walikota dan Wakil Walikota manado terpilih nantinya,” ujar Sekretaris Badan Kesbangpolinmas Manado, Ivan Sumampouw, Kamis,(18/2/2016).

Sumampouw mengakui memang potensi terjadinya kerawanan atau riak-riak itu ada, tetapi karena koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan bagus, maka tidak ada kendala di lapangan saat pelaksanaan pemungutan suara di seluruh TPS yang ada di kota manado. Menurut Sumampouw, meskipun kondisi tetap aman dan kondusif serta tidak ada masalah, tetapi Kesbangpolinmas tetap melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipasi terjadinya riak-riak sewaktu-waktu.

”Meski keamanan tetap stabil, saya mengimbau agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan stabilitas di kota manado agar selalu kondusif,” kata Sumampow. (Amas)

Sosialisasi Penanggulangan Kamtibmas, GSVL Tegaskan Jaga Keamanan

Sosialisasi keamanan Pemkot Manado (Foto Ist)

Sosialisasi keamanan Pemkot Manado (Foto Ist)

MANADO – Untuk mengantisipasi terjadinya gangguan kemananan dan ketertiban di Masyarakat (Kambtibmas), Camat, Lurah dan Kepala Lingkungan (Pala), harus sering turun lapangan di wilayah masing-masing. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL), disela-sela membuka Sosialisasi Penanggulangan Kambtibmas di Kota Manado yang digelar oleh Badan Kesbangpol, Selasa, (20/10/15) di Ruang Tolu Kantor Walikota Manado.

”Baik aparat pemerintah Kecamatan, Lurah dan Kepala Lingkungan (Pala,red) harus cepat menangkap signal, serta benih-benih yang kemungkinan bisa menimbulkan gangguan kamtibmas di lingkungan. Baik itu yang timbul dari kelompok masyarakat di lingkungan sendiri, ataupun kelompok lain yang mau menciptakan gangguan kamtibmas,” tandas Walikota GSVL.

Lanjutnya, Kota Manado ini merupakan Kota jasa, tidak ada Sumber Daya Alam (SDA) di Manado yang bisa digali untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, selain membuka ruang bagi para investor untuk datang berinvestasi di manado.

”Saya optimis banyak investor berminat datang menanamkan modal di manado, dengan alasan kota ini aman dan masyarakatnya ramah. Jika telah kehilangan satu dari yang diminati oleh para investor seperti, keamanan sudah tidak terjamin atau telah terganggu. Jangankan investor akan datang ke sini, yang sudah berinvestasi di Manado pasti akan beranjak kaki meninggalkan Kota ini jika mereka merasa sudah tidak aman lagi,” ujar GSVL.

Dan untuk membuat mereka percaya dan menarik kembali para investor agar mau datang berinvestasi kembali dimanado, itu tidak mudah dan butuh kerja keras serta energy agar mereka bisa kembali lagi.

”Untuk itu aparat pemerintah di lapangan harus cerdas menangkap tanda-tanda akan terjadinya gangguan kamtibmas di lingkungan, kalau sudah tidak bisa di antisipasi segera dilaporkan kepada apparat TNI dan Kepolisian. Jangan setelah terjadi gangguan keamanan di lingkungan, malah yang duluan datang Aparat kepolisian dan TNI. Sedangkan Camat, Lurah dan Pala nanti datang kalau sudah ada Polisi dan Tentara. Itu terbalik, justru yang harus duluan hadir di lapangan Camat,Lurah dan Pala,” tutur GSVL.

Ditambahkannya, masalah keamanan selain untuk menarik para investor untuk berinvestasi, juga sangat penting untuk menghadapi Pilkada Manado 9 Desember 2015 nanti. Agar perhelatan Pilkada di manado boleh berjalan lancer mari jaga kemanan lingkungan, sehingga dapat menghasilkan Pilkada yang jujur berkualitas dan manado boleh menjadi contoh di semua Kabupaten/Kota di Sulut yang melangsungkan Pilkada.

”Bila Pilkada di Manado berjalan aman dan lancer, ini melambangkan keberhasilan kita dan pasti menjadi nilai tambah. Kalau Manado tidak aman dan masyarakat memiliki ketakutan datang ke TPS untuk memberikan hak suara mereka, itu mengakibatkan partisipasi politik menurun jauh dari pelaksanaan Pilkada Tahun 2010 lalu. Untuk saya mintakan keseriusan dari aparat, tentunya saya berharap selepas acara ini bisa dilakukan langkah-langkah konkrit dalam mengantisipasi terjadinya gangguan Kamtibmas di lingkungan,” harap GSVL.

Sekedar diketahui, turut hadir dan membawakan materi dalam acara tersebut, Dandim 1309 Manado, Kapolresta Manado, Asisten 1 Pemkot Manado, serta para peserta Camat dan Lurah. (Amas)

iklan1