Tag: jalan roda

Terbiasa Membaur, Kepala BP2MI Sapa Warga Jarod Manado

Akrab Benny Rhamdani bersama warga Jarod Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tak pernah berubah dengan gaya yang akrab dan merakyat, Benny Rhamdani, Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Sabtu (21/11/2020) mendatangi kawasan kuliner Jalan Roda (Jarod) Manado. Tempat yang diistilahkan warga Sulawesi Utara (Sulut) sebagai DPRD tingkat III itu selalu ramai dikunjungi masyarakat.

Saat bersilaturahmi dan melakukan ngopi bersama para pengunjung yang rata-rata ada pedagang, aktivis, muruh, akademisi, jurnalis dan masyarakat lintas profesi itu, Benny berkesempatan menyampaikan sepatah-dua kata. Karena didaulat bicara, politisi Partai Hanura itu mengajak masyarakat agar bersatu meski tensi politik di Pilkada Serentak 2020 cukup mengkristal. Bagi Benny spirit menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan pilihan yang final.

”Jangan ditawar-tawar lagi, bahwa integrasi nasional atau persatuan untuk menguatkan NKRI sudah menjadi pilihan harga mati bagi kita rakyat Indonesia. Ayo kita bantu Pak Presiden Joko Widodo yang teguh, bekerja keras membangun Indonesia. Jangan lantaran politik membuat hubungan baik kita, solidaritas dan persaudaraan kita ternodai. Mari tumbuhkan semangat mewujudkan partisipasi pembangunan,” ujar Benny yang juga mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara 3 periode ini.

Kepala BP2MI, Benny Rhamdani menyampa warga Jarod (Foto Suluttoday.com)

Tak hanya itu, mantan Ketua Komite 1 Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) yang didampingi Abid Takalamingan, politisi dan juga Ketua Baznas Sulut itu mengharapkan agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dan sukseskan Pilkada Serentak. Menurut Benny masyarakat harus waras dalam berdemokrasi dengan tidak terjebak dalam politik bag-bagi uang yang merusak moralitas. Seleksi kepemimpinan dalam Pilkada Serentak disampaikan Benny sebagai agenda 5 tahunan yang secara mekanisme demokrasi harus dilaksanakan, sehingga demikian jangan karena kompetisi politik merusak kerukunan di tengah masyarakat.

Kepala BP2MI, bersama rekannya Ketua Baznas Sulut, Abid Takalamingan (Foto Suluttoday.com)

”Saya juga banyak belajar untuk tumbuh menjadi politisi yang matang. Banyak tantangan sudah saya lewati, tapi semua itu dihadapi dengan tulus ikhlas. Jangan pernah membenci, jangan pernah mengganggu orang lain. Dengan begitu kita akan diberi jalan oleh Allah SWT. Untuk konteks Pilkada Serentak di musim pandemi, masyarakat perlu mematuhi protokol kesehatan dan sukseskan agenda Pilkada. Ingat, Pilkada merupakan siklus seleksi kepemimpinan 5 tahunan, dalam sistem demokrasi ini diatur. Jangan hanya pertarungan politik membuat kita saling menjegal, lalu kekeluargaan kita menjadi rusak, tetap laksanakan Pilkada dengan riang gembira dan penuh persaudaraan,” kata Benny.

Pada kesempatan tersebut Benny yang didampingi jajaran BP2MI, Kepala-Kepala UPT BP2MI seluruh Indonesia juga seperti biasanya politisi yang akrab disapa Brani ini menggandeng rekan-rekan aktivis 1998 di Sulut. Setelah ngopi santai, berbincang, menyapa masyarakat dan menyampaikan sambutan Benny juga memberikan hadiah (oleh-oleh) kepada pengunjung Jarod berupa uang tunai.

(*/Amas)

Senator Djafar Alkatiri Bersihkan Jalan Roda Manado

Suasana Jarod dari tampak depan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah dalam kebijakannya menghentikan penyebaran wabah Corona juga mendapat support berbagai kalangan. Kamis (9/4/2020), bencana nasional non fisik ini turut mendapat pencegahan dari Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Ir. Hi. Djafar Alkatiri, M.PdI.

Senator Djafar bersama Tim Relawan melakukan aksi kemanusiaan di Kota Manado. Bertempat di Jalan Roda (Jarod) Manado, Kamis (9/4/2020), Relawan Djafar melakukan penyemprotan Disinfektan.

“Kegiatan ini kami lakukan selama kurang lebih 1 Minggu. Kali ini di Jarod kami melakukan Disinfektan, berusaha mencegah penyebaran Virus Corona. Kiranya kawasan Jarod dibebaskan dari Virus berbahaya Corona ini. Kami mengambil bagian ikut membersihkan Jarod, jika ada Virus Corona,” ujar Andi Roem Bongkang, Tenaga Ahli Senator Djafar.

Senator asal Sulawesi Utara yang menjadi Wakil Ketua Komite 1 DPD RI itu menggenjot kegiatan melawan Virus Corona. Djafar juga berharap pemerintah peduli dan segera menyalurkan bantuan. Masyarakat juga diminta agar menjaga jarak, membatasi adanya interaksi sosial.

Relawan Djafar Alkatiri melakukan Disinfektan (Foto Suluttoday.com)

“Kita lakukan ini secara bertahap gerakan penyemprotan Disinfektan. Saya juga dengan hormat dan penuh harap menyampaikan agar pemerintah segera menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat. Mari menahan diri, ayo jaga jarak dan mengurangi interaksi sosial. Kita patuhi bersama protokol kesehatan dari pemerintah,” kata Senator Djafar.

Sejumlah warga Jarod secara terpisah menyampaikan terima kasih atas kepedulian Senator Djafar dalam giat tersebut. Menurut pengunjung Jarod, keberpihakan dan perhatian Senator Djafar tentu sangat bermanfaat bagi masyaralat.

“Mewakili pengunjung Jarod lainnya kami menyampaikan terima kasih kepada Senator Djafar yang telah melakukan penyemprotan Disinfektan. Insya Allah penyebaran Virus Corona terhambat, bahkan menjadi hilang sama sekali di Jarod ini. Apa yang beliau lakukan ini patut dicontohi para politisi, publik figur dan dermawan lainnya. Pemerintah juga harus bergerak seperti ini secara konsisten,” ujar Lukman Hasan, warga Jarod yang juga berdomilisi di Kamo ini.

(*/Bung Amas)

Ngopi Sore, Warga Jarod Sebut Machmud Turuis Bakal Calon Wawali Idola

Machmud Turuis saat berbincang dengan tokoh masyarakat dan aktivis pemuda (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Komunikasi politik yang dinamis, dibarengi saling silaturahmi telah ditunjukkan para bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali (Wawali) Manado 2020. Hal tersebut, dapat memperkuat demokrasi. Rabu (11/12/2019), Machmud Turuis, SE, salah satu bakal calon Wawali Manado melakukan safari politik di kawasan Jalan Roda (Jarod) Manado. Kehadiran Machmud disambut gembira dan penuh antusias warga Jarod.

”Beliau Pak Machmud Turuis ini bakal calon Wakil Wali Kota Manado yang dirindukan masyarakat. Beliau pemimpin rendah hati, dan menjadi idola masyarakat. Alhamdulillah kerinduan teman-teman aktivis dan tokoh masyarakat di Jarod kepada Pak Mahmud terobati. Lihat saja, tadi suasana saling sapa dan akrab, berdiskusi sambil minum kopi. Warga Jarod bergembira,” ujar Refly.

Sementara itu, Is Baladraf menilai bahwa sosok Machmud yang terus digadang-gadang agar maju di Pilwako Manado mempuai modal soal yang kuat. Figur bankir yang satu ini dikenal murah senyum, luas dalam pergaulannya dan juga banyak membantu masyarakat.

Ngopi sore dan bincang santai (FOTO Suluttoday.com)

”Banyak yang mengenal beliau. Pak Machmud ini punya pasukan loyalis. Tidak mau memperlihatakan basis dukungan yang fulgar. Kelihat kesederhanaan beliau saat menegur sapa, tak menciptakan jarak. Mau merangkul semua orang. Paling penting lagi, Pak Machmud dicintai masyarakat. Banyak masyarakat yang berharap dan mendukung beliau maju sebagai Wakil Wali Kota Manado. Dan posisi itu sangat layak,” kata Is saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (11/12/2019).

Usai bertemu dengan sahabat-sahabatnya dan warga Jarod umumnya, Machmud Turuis menyampaikan soal kehadirannya di Jarod hanya bersilaturahmi. Ketua Syarikat Islam Sulawesi Utara (Sulut) itu menuturkan pentingnya terus menjalin kebersamaan.

Suasana Jarod kian ramai saat hadirnya Machmud Turuis (FOTO Suluttoday.com)

”Paling utama itu kita mengukuhkan kebersamaan. Ayo jalin dan perkuat kebersamaan ditengah keberagaman yang ada. Sore ini saya ke Jarod untuk bertemu teman-teman, sambil ngopi bisa bicara banyak hal. Terutama hal pembangunan daerah. Jelang Pilkada 2020 yang perlu ditumbuhkan dan dijaga yaitu persatuan,” kata Turuis, yang juga Direktur Pemasaran Bank SulutGo ini.

Sekedar diketahui, kehadiran Machmud juga didampingi sejumlah aktivis muslim Sulut. Terlihat, Ketua BKPRMI Sulut Fahrudin Noch, juga terlibat diskusi akrab bersama Machmud, ada Aif Daera. Sejumlah pengurus SI Sulut, pengurus KNPI, pengurus SI Manado juga setia mendampingi Machmud. (*/Redaksi)

DISKUSI SORE… ‘Orang Gila Memilih?, Daripada Jadi Golput’

Undangan kegiatan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019 masih menarik didiskusikan, dicarikan solusinya guna mengantisipasi adanya polemik di tahun-tahun mendatang. Apalagi soal, ‘orang gangguang jiwa’ yang kini disebut akan didata dalam DPT. Mengurai hal itu, Semesta Otak Indonesia berencana menggelar Diskusi Sore.

Menurut DR Taufiq Pasiak yang akan didaulat menjadi moderator mengatakan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan, Jumat (23/11/2018) bertempat di Jalan Roda Manado. Taufiq juga menuturkan soal teknis diskusi yang melibatkan stakeholder kepemiluan itu, dengan target mencari solusi atas tema: ”Dinamika Pemilihan & Persoalan DPT Pada Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019”.

”Model acara diskusi nantinya diatur serupa ILC, tapi ingin menyerap sekaligus sosialisasi pada arus bawah. Kemudian, untuk pelaksana Semesta Otak adalah lembaga yang berhikmat pada membangun pengetahuan sebagai kekuatan, terutama ilmu otak dan perilaku,” kata Pasiak.

Untuk diketahui Pemantik diskusi diantaranya DR Ardiles Mewoh (Ketua KPU Sulut), Herwyn Malonda (Ketua Bawaslu Sulut), dr Anita Dundu, DR Toar Palilingan, SH.,MH dan DR Ferry Daud Liando. Selain itu, seluruh audiens yang hadir adalah pembicara.

”Selanjutnya, memang ada isu yang diam-diam berlangsung di arus bawah. Daripada Golput lebih baik orang gila yang memberikan suaranya? (Tanda tanya). Ini isu seksi dan sensitif dalam kehidupan demokrasi. Ada juga pertanyaan dan isu, bahwa soal penyandang disabilitas yg diberikan hak suara akan menjadi alat mendulang suara gratis oleh pihak tertentu. Apakah betul? Ini akan dibahas. Karena demokrasi bukan hanya sekadar memberikan suara, tapi memberikan suara secara sadar dan tanggung jawab,” ujar Pasiak yang juga penulis buku terkenal ini.

Taufiq Pasiak sendiri merupakan Ahli Otak dan Perilaku Sosial, yang banyak meneliti, menulis dan mengajar soal perilaku manusia di hampir semua bidang kehidupan, termasuk perilaku politik. (*/Redaksi)

Minta Masukan untuk PSSI, JACKO Kunjungi Jarod dan Tuai Banyak Dukungan

Jackson Kumaat ketima menyapa warga Jarod (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Komunitas Jalan Roda (Jarod), yang beralamat di Kecamatan Wenang Kota Manado memang tidak pernah sepi dari hiruk pikuk pembicaraan politik, ekonomi, budaya, seni, pendidikan, olah raga hingga agama. Jumat (15/12/2017) Jackson Kumaat, SE.,SH, Ketua Asprov PSSI Sulawesi Utara (Sulut) yang memiliki kedekatan dengan Jarod, meluangkan waktunya untuk menjumpai warga Jarod.

Saat diberikan kesempatan menyampaikan pendapatnya dalam tatap muda bersama warga Jarod, Jacko begitu Kumaat akrab disapa menyampaikan kebangaannya karena dari Jarod dirinya belajar banyak hal. Semenjak maju sebagai calon Wali Kota Manado, KNPI Sulut, PSSI Sulut, dan konsoldiasi demokrasi lainnya, Jacko sering memulai hentakan langkahnya dari Jarod.

”Jalan Roda memang punya kaitan sejarah yang tak bisa dilepas dengan gerakan saya di Sulawesi Utara ini, berawal dari ketika saya maju sebagai Wali Kota Manado, memulai karir di PSSI, sampai kegiatan-kegiatan sosial lainnya saya memulai dari Jarod. Disini banyak masukan dari para tokoh, para praktisi yang memiliki pandangan serta pengalaman luas, kali ini saya mengunjungi Jarod untuk diskusi dan meminta masukan untuk bagaimana kita memajukan Asprov PSSI Sulawesi Utara dan sepak bola pada umumnya,” kata Jacko saat memulai pembicaraan.

Ketua Tikala FC, Bung Comel Pakaya memberikan masukan dan dukungan kepada Jackson Kumaat (Foto Suluttoday.com)

Penyampaian Jacko tersebut seperti pancingan bagi para ‘pegila bola’ di Jarod, hal itu terlihat dari beragam masukan, usulan dan otokritik terhadap perkembangan sepak bola di Sulawesi Utara. Sesi selanjutnya, Jacko membuka ruang dialog dan menyerap masukan dari pelaku bola, tokoh masyarakat, dan juga dari wartawan. Jacko menanggapi seluruh masukan, kritik dan aspirasi yang disampaikan secara positif.

”Terima kasih masukan, usulan dan pemikrian kritis dari para pecinta bola di Sulawesi Utara. Terlebih Bung Comel Pakaya yang juga pegiat bola, Bung Ivan Sembeng perwakilan wartawan, serta beberapa senior yang telah memberi masukan kepada saya, agar kedepannya, bila Tuhan sayang, maka saya akan diberikan kesempatan lagi membayar hutan dengan mewujudkan program di Asprov PSSI Sulawesi Utara lebih maksimal lagi bekerja. Semua masukna-masukan ini tentunya sangat bermanfaat, terima kasih, saya berharap teruslah kalian bersama saya memajukan sepak bola di daerah ini,” ujar Jacko yang disambut tepukan tangan gemuruh dari pengunjung Jarod. (Amas)

iklan1