Tag: james sumendap

Dituding “Bodoh” Oleh JS, Pelleng : Pernyataan Bupati Tidak Pantas

Mitra, Suluttoday.com – Setelah ramai diberitakan disejumlah media kala saling tantang menantang, kali ini episode bergeser ke pernyataan menarik Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap yang mengatakan ada beberapa anggota dewan yang tidak mengerti anggaran dan dikatakan ‘bodoh’.

Sejumlah anggota dewan pun bereaksi, merasa terusik dengan pernyataan Bupati Mitra tersebut. Mereka menilai, sebagai wakil rakyat rasanya tidak pantas dengan pernyataan yang dilontarkan bupati.

“Sebagai wakil rakyat, kami merasa tidak pantas pernyataan bupati bahwa kami tidak mengerti anggaran dan dikatakan “bodoh”,” ungkap legislator Nasdem, Royke Pelleng.

Apa sebab? dibeberkan Pelleng, buku rancangan APBD tahun 2020 sampai saat ini tidak pernah terlihat buku apa lagi isinya. Memang dalam pembahasan menjadi tugas banggar, meski begitu buku RAPBD wajib diberikan kepada non banggar untuk dipelajari anggaran yg ada didalamnya.

“Agar kami bisa memberi saran masukan kepada banggar. Sampai APBD diketuk kami tidak mengetahui isi APBD tahun 2020, seperti di sembunyikan kepada kami teman-teman yang non banggar,” lagi beber Pelleng.

Menurut politisi partai Nasdem ini, pada waktu APBD 2020 diketuk, sudah sempat diingatkan kepada Sekwan untuk buku APBD tahun 2020. Pihaknya pun tidak berhenti mengingatkan dan meminta kepada Sekwan sampai bulan awal Februari, namun jawaban Sekwan, buku APBD 2020 sudah ada.

“Kenyataannya sampai saat hari ini kami yang non banggar tidak pernah melihat buku APBD itu. Jadi kalau bupati berpikiran seperti itu kami duga pemikirannya “Dungu”,” cetus Pelleng.

Meski demikian, Pelleng mengatakan salut kepada Bupati Mitra yang sudah merelokasikan anggaran perjalanan dinas DPRD untuk penanggulangan Covid-19. Namun sangat disayangkan anggaran 16,1 miliar untuk BPJS yang notabene sudah ditata di APBD tahun 2020 untuk bantu rakyat Mitra sekitar 51.900 jiwa di geser.

“Perlu diingat, BPJS itu program presiden ke 5 ibu Megawati Soekarno Putri yang sangat peduli kehidupan wong cilik. Tapi di Mitra yang terjadi sebaliknya, kadernya sendiri yang menentang program itu,” tuturnya lagi.

Dikatakan Royke, silahkan geser perjalanan dinas dewan, bupati, anggaran rapat-rapat, anggaran proyek dan anggaran dana cadangan lainnya untuk pencegahan dan penanggulangan Covid-19 ini. Tidak masalah sesuai Inpres No 4 Thn 2020, Permendadri No 20 Thn 2020, Edaran Mentri keuangan S-241/MK.07/2020.

“Yang menjadi masalah seandainya benar anggaran BPJS ini tetap direlokasi ke proyek Rumah Sakit tanpa melibatkan pimpinan dewan. Kami menduga ini cara berpikir “manusia serakah”. Apa sebab, ini menari-nari diatas penderitaan orang lain. Ingat, pimpinan dewan Mitra sejajar dengan pemerintah. Catat itu,” tegasnya. (***)

Penuhi Syarat Ini, Pelleng Cs Siap Terima Tantangan James Sumendap

Foto : Royke Pelleng (kiri), Vanda Rantung (tengah), Amar Kosoloi (kanan)

Ratahan, Suluttoday.com – Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap baru-baru ini menantang anggota dewan yang menurutnya ‘banyak mulut’, untuk sumbangkan gaji tiap bulan untuk penanganan virus corona.

Tak sampai disana, bupati yang dikenal tegas ini pun menantang dewan yang suka ribut masalah Covid-19, rame-rame sumbangkan gaji, sewa rumah dan sewa mobil lima bulan, menurutnya itu baru top.

Bak saling berbalas pantun, ketiga dewan Mitra pun menyatakan siap menerima tantangan dari gladiator Mitra julukan James Sumendap dengan sejumlah syarat.

Yang pertama, Bupati tidak boleh melakukan pergeseran anggaran BPJS satu rupiah pun untuk 51.000 lebih warga Mitra dengan budget 16,1 miliar dan harus dibayar per 1 April 2020, karena anggaran tersebut sudah tertata di APBD tahun 2020.

“Anggaran ini sangat membantu untuk memproteksi kesehatan masyarakat Minahasa Tenggara. Sangat jelas dalam RDP waktu lalu agar dilakukan pembayaran. (Rekaman di DPRD),” ungkap legislator Royke Pelleng didampingi Vanda Rantung dan Amar Kosoloi kepada sejumlah wartawan.

Lanjut Pelleng Cs, yang kedua, anggaran perjalanan dinas 20 anggota dewan keluar negeri dilakukan pergeseran untuk penanggulangan covid-19. “Dan yang ketiga, perjalanan dinas bupati keluar negeri juga dilakukan pergeseran termasuk menyumbangkan gaji plus perjalanan dinas dalam negeri untuk penanggulangan virus corona. Itu baru sang Mitra Sejati,” tutur Pelleng Cs.

Sambung Pelleng, Rantung dan Kosoloi, jika ketiga syarat itu diterima, Bupati James Sumendap harus menyampaikan secara resmi ke masyarakat bahwa syarat-syarat tersebut sudah dilaksanakan.

“Sangat jelas apa yang kami suarakan. Kalau pihak pemerintah beranggapan kami mencari muka, itu keliru. Bagi kami ini menjadi tugas dan fungsi kami untuk melakukan pengawasan dalam bidang anggaran,” semprot ketiganya.

Lanjut Pelleng, kalaupun pihaknya terus menyuarakan di media sosial, karena sepertinya pihak pemerintah tidak punya niat untuk melakukan pembayaran kepada 51.000 orang ini dan lebih memilih melakukan pergeseran ke proyek dengan alasan biaya iuran naik. “Ketika MA memutuskan biaya BPJS tidak naik mereka beralasan menunggu Perpres,” ungkap Pelleng.

Lanjut Pelleng, untuk itu pihaknya akan terus bersuara, karena memang tugasnya untuk menyuarakan. “Jangan mencari-cari alasan kalau urusan nyawa. Kasihan rakyat kita,” tukas Pelleng sembari mengatakan dalam mengakhiri periode kedua bupati harus meninggalkan legacy yang berkesan.(***)

Soal Berantas Corona, Bupati James: Minahasa Tenggara Sangat Serius

Bupati James Sumendap (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) melalui Gubernur, Olly Dondokambey, SE, telah mengeluarkan instruksi terkait pencegahan penyebaran Virus Corona, mulai ditindaklanjuti pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut. Seperti yang dilakukan Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), James Sumendap, SH.

Menurut Sumendap saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (23/3/2020), pihaknya tengah melakukan aktivitas mencegah meluasnya Virus Corona melalui program yang berbasis mobilitas dan penyediaan fasilitas. James menyebut Pemkab Mitra serius memerangi Virus Corona.

“Pemkab Mitra punya 2 mobil Ruma Sakit keliling, mereka setiap hari bekerja dan bergerak mengantisipasi penyebaran Virus Corona. Kami di Minahasa Tenggara sangat serius dalam soal ini,” kata James yang juga Ketua Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (PA-GMNI) Provinsi Sulawesi Utara ini.

Lanjut Bung James menambahkan bahwa pemerintah daerah respon menanggapi setiap pergerakan di tengah masyarakat. Itu dilakukan semata-mata untuk memastikan masyarakat tetap aman, dan jauh dari bahaya wabah Virus Corona. Bahkan dikatakan Bupati Mitra 2 periode ini, 70% masyarakat Mitra telah di rumahkan.

“Semua lalu lintas orang masuk keluar di catat. Kemudian, 70% sudah di rumahkan kerja dari rumah. Saya juga menginstruksi jajaran untuk bekerja berikan edukasi pada masyarakat. Jangan sampai masyarakat panik, kita hidup dengan pola hidup bersih, dan tentu terus berdoa agar terhindar dari wabah Virus Corona,” ujar Bung James.

(*/Bung Amas)

Pemkab Mitra Segera Lakukan Perbaikan Jalan Soputan dan Kebun Raya

Rommy Ole

Ratahan, Suluttoday.com – Pengembangan objek pariwisata menjadi salah satu program prioritas Bupati James Sumendap pada tahun 2020. Komitmen JS sapaan akrab Bupati dua periode ini ditunjukan dengan perbaikan infrastruktur.

Menurut Rommy Ole selaku Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), setidaknya ada dua lokasi yang akan segera dilakukan perbaikan jalan diantaranya jalan ke Gunung Soputan serta jalan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri.

“Pemkab Mitra melalui Dinas PU-PR telah menganggarkan 11,3 miliar untuk peningkatan jalan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri di Ratatotok, serta 6,8 miliar untuk peningkatan jalan Soputan di Silian Raya,” ungkap Rommy, kepada sejumlah wartawan, Rabu (05/02/2020).

“Ini untuk menunjang program Bupati James Sumendap dalam pengembangan objek pariwisata yang ada di Minahasa Tenggara,” tambahnya.

Lanjut Rommy, tahun 2020 ini pihaknya dengan segera akan mulai proses perbaikan jalan di dua lokasi tersebut. “Saat ini sudah pada tahap perencanaan, dan tahun ini segera kita kerjakan,” terangnya. (Egi)

RSUD Mitra Sehat Dipacu, Sumendap Janjikan 20 Juta Perbulan Bagi Dokter Spesialis

Ratahan, Suluttoday.com – Dalam rangka meningkatkan layanan kesehatan bagi masyarakat, Bupati James Sumendap SH, terus memacu pengoperasian Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mitra Sehat. Ditargetkan, tahun 2021 sudah beroperasi penuh bahkan normal seperti rumah sakit pada umumnya.

Ini disampaikan Sumendap kala kunjungan sekaligus memantau kesiapan RSUD Mitra Sehat yang berlokasi di Kecamatan Pasan, Rabu (05/02/2020).

“Semaksimal mungkin kita percepat pengoperasiannya dan targetnya tahun depan telah beroperasi penuh. Kita juga tengah sementara mempersiapkan tenaga dokter spesialis yang terdiri dari dua dokter ahli penyakit dalam, dua dokter ahli kandungan, dua dokter ahli anak, dan dua dokter ahli THT,” tegas Sumendap.

Lagi menurut Sumendap, pihaknya akan melakukan perekrutan tenaga kesehatan dalam hal dokter spesialis dengan perjanjian kontrak kerja, dan akan memberikan honor sebesar 20 juta per bulan. “Upaya ini kita lakukan guna pelayanan kesehatan yang semakin prima kepada seluruh masyarakat Minahasa Tenggara,” katanya.

Hadir dalam kunjungan itu Ketua DPRD Mitra Marty Ole, Plh Sekretaris Daerah David Lalandos, Kadis Kesehatan dr Helny Ratuliu, Dirut RSUD Mitra Sehat dr Luci Mewengkang, sejumlah anggota dewan, para asisten dan jajaran Pemkab Mitra. (Egi)

iklan1