Tag: james sumendap

SUMENDAP Tawarkan 10 Juta Dana Duka untuk Warga Manado

James Sumendap, SH (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Keberanian disertai kemauan yang kuat untuk memulai perubahan. Ditunjukkan James Sumendap untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado. Hal itu makin memastikan bahwa sosok Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) ini akan memutuskan bertarung di Manado 2020. Terbaru politisi yang biasa disapa JS pun memaparkan sebagian Programnya.

Jika dipercayakan Manado nanti ia akan menerapkan berbagai program populis. Salah satu yang menarik yakni Program tunjangan dana duka yang mencapai 10 Juta. Selain itu gaji kepala lingkungan (pala) bakal dinaikan JS menjadi empat juta. Hingga gaji para petugas sampah bakal dinaikan menjadi 5 juta. JS pun menyebut Manado butuh sentuhan seperti ini. Karena kalau ingin jadi pemimpin harus memberikan janji dengan garasi bahwa itu sudah dilakukan.

“Kalau tidak percaya datang di Minahasa Tenggara,” ujar Bupati JS saat diwawancarai, belum lama ini.

Bupati yang dikenal sebagai singa podium itu pun menjelaskan Kota manado memiliki banyak potensi. Untuk itu manado harus berubah dalam waktu dua tahun setelah ada walikota yang baru.

“Dengan segala potensi yang ada Manado harus berubah menjadi lebih hebat lagi,” ucap JS tegas.

Lantas program JS ini mendapat tanggapan dari warga. Dimana program tersebut dinilai merupakan hal yang luar biasa.

“Tentu ini sangat luar biasa. Dimana terdapat sejumlah program-program pro rakyat yang bakal diterapkan Pak James Sumendap dan belum pernah dilakukan pemimpin di Kota Manado sebelumnya. Apalagi untuk dana duka dan insentif pala yang bisa dibilang sangat fantastis,” ungkap Julio Bansaleng salah satu Tokoh Pemuda Kelurahan Bahu, Kecamatan Malalayang.

Adapun diketahui program yang diparparkan JS yakni tunjangan Sekretaris Kota 50 Juta. Tunjangan eselon dua/tiga 35 juta. Tunjangan camat 15 juta dan lurah 5 juta. Serta 100 persen masyarakat tercover BPJS. (*/Redaksi)

Siap Bertarung di Manado, Ini Amunisi James Sumendap

Bupati James Sumendap, SH (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang dikenal sebagai sosok petarung di Sulawesi Utara (Sulut) dialah James Sumendap, SH. Menjelang Pilkada Manado 2020, figur yang tergolong fenomenal ini menyampaikan kesiapannya bertarung di Manado.

Sosok pemimpin yang tegas, blak-blakan namun selalu punya hitungan matang dalam politik ini tidak tangan kosong bertarung di Pilkada Manado. Jebolan aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini menyebutkan dengan siapapun kompetitornya di Manado akan dihadapi dengan penuh kesiapan.

”Selaku politisi, saya sudah siap bertarung di Manado. Apalagi, bila nanti diperintahkan pimpinan partai agar maju di Pilkada Manado. Saya punya rumus dan strategi yang tepat untuk bertarung. Dan dengan siapapun akan saya lawan. Saya tidak pernah sedikitpun menghitung, atau takut dengan suber daya lawan politik,” ujar Bung JS sapaan akrab James yang juga Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara ini.

Bupati yang suksesnya menjalankan sejumlah program sosial dan memberikan bantuan santunan duka dengan nominal fantastis itu mengatakan ada jurus andalan yang akan dilakukannya di Manado. Bagi James kepekaan politisi, kepandaian membaca kondisi kebutuhan pemilih menjadi sangat penting. Dirinya akan perang total membawa sejumlah program populis untuk warga Manado.

Program Bung James for Manado (FOTO Ist)

”Amunisi politik saya ialah program unggulan. Ya, tentu program yang pro rakyat. Saya mengakui masyarakat Manado itu begitu realistis dan rasional. Mereka tak bisa dihargai dengan uang. Politik transaksional, tidak berlaku di Manado. Itu sebabnya, saya akan perang habis-habisan dengan program di Pilkada Manado 2020 mendatang. Sekuat apapun rival politik saya, pasti saya hadapi dengan adu program. Program ini sudah saya buktikan di Kabupaten Minahasa Tenggara,” tutur Bung James tegas. (*/BungAmas)

Penatua VICKY LUMENTUT: PKB GMIM Harus Menjadi Contoh, Siap Bersatu

Penatua VICKY LUMENTUT saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Berlangsungnya Ibada Agung puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Pria Kaum Bapa (PKB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) di lapangan Ompi, Kelurahan Tosuraya, Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Jumat (19/10/2018) berjalan tertib hingga selesai.

Acara yang dihadiri ribuan PKB se-Sinode GMIM itu, diwarnai dengan aksi teatrikal drama dan lagu yang merefleksikan realitas kehidupan dan pergumulan warga GMIM dewasa ini. Dengan cerita bernuansa pedesaan, hubungan dalam keluarga, pergaulan dan kekerasan dalam rumah tangga sampai kesalahpahaman yang mengakibatkan bentrokan karena termakan berita hoax serta semangat nasionalis menjunjung tinggi keharmonisan berhasil memukau peserta ibadah agung.

Dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab Kisah Para Rasul pasal15 ayat 22 sampai 34, Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt DR Hein Arina MTh, mengatakan pola pelayanan GMIM harus mengikuti pola pelayanan yang dilakukan Rasul Paulus.

”Rasul Paulus ini adalah orang yang hebat, tidak hanya sebagai seorang pekerja keras tetapi dia mampu mengatur pelayanan dalam penginjilan dengan baik. Sehingga, Injil Yesus Kristus bisa tersebar luas, meskipun media yang digunakan hanyalah surat yang ditulis tangan. Berbeda dengan kita sekarang yang terbantu dengan teknologi, ada WhatsApp, twiter, facebook, dan lain-lain,” ujar Pdt Arina.

Menurutnya, refleksi yang diperankan dalam acara perayaan HUT ke-56 PKB GMIM tahun 2018 di Ratahan, menunjukan apa yang dialami dan menjadi pergumulan gereja saat ini. Olehnya, PKB GMIM harus lebih berperan dalam mengatasi persoalan tersebut.

Sementara itu, Ketua PKB Sinode GMIM Penatua DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dalam sambutannya meminta pemerintah baik propinsi, kabupaten dan kota se-Sulut agar ikut mencari solusi terhadap masalah yang dihadapi petani kelapa dengan harga kopra turun drastis.

”Selaku Ketua PKB Sinode GMIM, saya meminta pemerintah di propinsi Sulawesi Utara juga kabupaten dan kota di wilayah pelayanan GMIM untuk mari kita cari solusi membantu petani kelapa kita dengan meningkatkan harga kopra. Karena, sekarang ini petani kelapa kita belum bisa menikmati hasilnya dengan baik karena harga kopra yang turun. Kalau boleh kita bantu dengan dana talangan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) kita,” tukas Penatua Vicky Lumentut.

Wali Kota Manado yang akrab disapa GSVL ini, mengapresiasi kerja panitia yang dipimpin Bupati Mitra James Sumendap SH.

”Terima kasih saya kepada panitia yang diketuai Bupati Minahasa Tenggara, sahabat saya James Sumendap, yang telah bekerja keras melaksanakan ibadah agung dan tuan rumah hari ulang tahun ke-56 PKB GMIM,” kata Penatua Vicky Lumentut.

Dirinya mengajak seluruh PKB GMIM agar siap bersatu dengan rajin bersekutu, rajin berdoa dan giat bekerja.

”PKB GMIM harus menjadi contoh dan teladan ditengah keluarga. Harus SIAP BERSATU artinya Saya Ingin Ada Perubahan Bersama Tuhan. Bapak-bapak harus menjadi imam, nabi dan raja ditengah keluarga, masyarakat dan dimanapun berada. Tinggalkan kebiasaan-kebiasaan buruk sebelumnya, dan mari jadi Terang dalam keluarga serta lingkungan disekitar kita,” ujar Penatua Vicky Lumentut.

Usai ibadah agung, didampingi sekretaris PKB Sinode GMIM Pnt Rommy Pondaag SH MH, Bendahara Penatua Hanny Jost Pajouw SE Ak MSi, Panglima Panji Yosua James Karinda SH MH, Pdt Roy Lengkong STh serta Pnt Drs Arie Turangan, Penatua Vicky Lumentut mendatangi beberapa gereja yang menjadi lokasi pelaksanaan lomba di wilayah Ratahan. Baik lomba Cakalele, Kolintang, Vokal Group dan lain sebagainya. (*/Redaksi)

5 Kepala Daerah di Sulut Resmi Dilantik GUBERNUR OLLY

GUBERNUR OLLY saat melantik para kepala daerah (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, SE melantik lima kepala daerah hasil Pilkada serentak 27 Juni 2018 lalu. Pelantikan digelar di Kantor DPRD Sulut, Selasa (25/09/2018) pagi. Lima pasang bupati dan wakil bupati serta Wali Kota dan wakil Wali Kota terpilih periode 2018-2023 yang dilantik, yaitu Royke Oktavianus Roring dan Robby Dondokambey di Kabupaten Minahasa, James Sumendap dan Jesaja Jocke Legi di Kabupaten Minahasa Tenggara, Evangelian Sasingen dan Jhon Heit Palandung di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Tatong Bara dan Nayodo Koerniawan di Kota Kotamobagu serta Depri Pontoh dan Amin Lasena di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.

Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan kelima kepala daerah tersebut, Gubernur Olly memotivasi seluruh kepala daerah yang baru dilantik agar dapat bekerja optimal dalam melaksanakan pembangunan bagi kesejahteraan masyarakat di daerahnya.

“Selamat berjuang! Kalau kita bersatu dalam bekerja bagi kepentingan masyarakat pasti kita menang. Satu untuk semua. Semua untuk satu,” kata Olly.

Olly menuturkan, seluruh kepala daerah harus mampu melakukan konsolidasi, baik dalam tubuh jajaran pemerintahan, guna menggalang sinergitas kerja dengan segenap stakeholders pembangunan, maupun dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, DPRD, Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dan kalangan lainnya.

“Kerjasama sangat penting. Kalau kita mau sukses mari kita bekerja bersama-sama,” ungkap Olly.

Untuk diketahui, pelantikan kepala daerah juga dirangkaikan dengan pelantikan lima Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten dan kota untuk periode tahun 2018 hingga tahun 2023 yang dilantik langsung oleh Ketua TP PKK dan Dekranasda Sulut, Ir Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan.

Kelimanya yang turut dilantik, yaitu Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa Fenny Ch M Lumanauw, Ketua TP PKK Minahasa Tenggara Djein Leonora Rende, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Sitaro Diane Palandung-Kamu, Ketua TP PKK Kota Kotamobagu Anki Taurina Mokoginta serta Ketua TP PKK Kabupaten Bolaang Mongondow Utara Ainun Pontoh-Talibo. Terkait pelantikan Ketua TP PKK itu, Gubernur Olly sangat mengapresiasinya.

“Selamat dan sukses, juga saya sampaikan kepada Ibu-Ibu yang hari ini dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten dan kota masa bakti 2018-2023. Kiranya amanah dan tanggungjawab yang diembankan dapat ditunaikan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Olly.

Adapun rangkaian pelantikan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Wakil Gubernur Drs Steven OE Kandouw, Sekdaprov Edwin Silangen, SE MS, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Dr Jemmy Kumendong dan Wakil Ketua TP-PKK Sulut dr Kartika Devi Kandouw-Tanos, MARS serta perwakilan dari kabupaten dan kota di Sulut. (Cat)

“The Beauty of North Sulawesi” Pukau Belgrade

Model saat memperagakan batik Khas Sulut di Serbia (FOTO Ist)

BELGRADE, Suluttoday.com – Pameran seni, budaya, musik tradisional, pariwisata dan investasi Sulawesi Utara yang dihelat KBRI Belgrade, Serbia pada pekan ini mendapat apresiasi dari Warna Negara Serbia dan sejumlah diplomat asing yang diundang pada acara bertajuk “The Beauty of North Sulawesi”.

Ratusan tamu khusus, terdiri dari duta asing-Belgrade dan seluruh Korps diplomatik, Pemerintah Serbia, Klub Wanita Internasional-Belgrade (IWC), pecinta fashion, socialites, pemilik butik, selebriti, dan media terkagum agum dan terpesona dengan cirikhas batik asal Sulawesi Utara yang ditampilkan pada model (pragawan/ti) Serbia di hotel Istana Palace Belgrade.

Fashion Show yang menyajikan 3 urutan batik dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw, Staf Khusus Gubernur Pdt Lucky Rumopa STh, Wakil Walikota Manado Mor Dominus Bastiaan SE bersama Wakil Ketua TP PKK Kota Manado Ny Mor Bastiaan, Plt Bupati Minahasa Drs Royke Mewoh bersama Ketua TP PKK Kabupaten Minahasa, Ketua Komisi I DPRD Sulut Drs Ferdinand Mewengkang, Kasat Pol PP Pemprov Sulut Evan S Liow SSos, dan delegasi Seni Budaya Sulut.

Di halaman Facebook “Embassy of The Republic of Indonesia Belgrade atau KBRI Beograd (Ambasada Republike Indonezije), dituliskan Cerita tentang Suawesi Utara melalui Fashion Show Batik. Disebutkan bahwa Keindahan Sulawesi Utara dipilih sebagai tema fashion show, yang diadakan oleh Kedutaan Besar Indonesia-Belgrade di hotel Istana Palace musim panas ini 2018.

Duta Besar Harry R.J. Kandou saat membuka acara itu, dengan tulus dan syukur serta apresiasi juga disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah datang ke acara tersebut dan berpartisipasi dalam mempromosikan keindahan Sulawesi Utara, disamping juga menikmati keindahan di Serbia.

Selain menikmati rangkaian fashion show, para tamu terheran-heran oleh tarian tradisional yang persembahkan oleh kelompok Tari Kedutaan Indonesia dan Kolintang, musik tradisional asal Sulawesi Utara yang ditampilkan oleh Pemerintah Kota Manado dan Temboan group.

Sementara itu, disisi belahan dunia lain, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey SE tak mau ketinggalan dan produk daerah Sulut di negara Jepang. Bertempat di Hibiya Park, Tokyo Jepang, dalam gelaran acara Festival Indonesia yang  diselenggarakan, Minggu (29/07/2018), Gubernur Olly Dondokambey SE dan Ketua TP PKK Sulut Ny Ir Rita Maya Dondokambey Tamuntuan, Sekretaris Provinsi Edwin Silangen SE MS.

Bupati Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, Wakil Walikota Kota Bitung Maurits Mantiri bersama rombongan mempromosikan berbagai kerajinan daerah Sulut hingga potensi pariwisata yang bisa dikunjungi oleh turis mancanegara.

Provinsi Sulut menjadi bagian dari tamu kehormatan dengan mendapat kesempatan promosi melalui satu bagian stand pameran. Diketahui, Festival Indonesia ini diselenggarakan dalam rangka peringatan 60 tahun persahabatan Indonesia – Jepang, yang dikemas dalam bentuk pagelaran budaya yang melibatkan kedua negara.

Nampak hadir antara lain Presiden RI ke 5 Megawati Soekarno Putri, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.(Cat)

iklan1