Tag: jarod manado

Ngopi Sore, Warga Jarod Sebut Machmud Turuis Bakal Calon Wawali Idola

Machmud Turuis saat berbincang dengan tokoh masyarakat dan aktivis pemuda (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Komunikasi politik yang dinamis, dibarengi saling silaturahmi telah ditunjukkan para bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wakil Wali (Wawali) Manado 2020. Hal tersebut, dapat memperkuat demokrasi. Rabu (11/12/2019), Machmud Turuis, SE, salah satu bakal calon Wawali Manado melakukan safari politik di kawasan Jalan Roda (Jarod) Manado. Kehadiran Machmud disambut gembira dan penuh antusias warga Jarod.

”Beliau Pak Machmud Turuis ini bakal calon Wakil Wali Kota Manado yang dirindukan masyarakat. Beliau pemimpin rendah hati, dan menjadi idola masyarakat. Alhamdulillah kerinduan teman-teman aktivis dan tokoh masyarakat di Jarod kepada Pak Mahmud terobati. Lihat saja, tadi suasana saling sapa dan akrab, berdiskusi sambil minum kopi. Warga Jarod bergembira,” ujar Refly.

Sementara itu, Is Baladraf menilai bahwa sosok Machmud yang terus digadang-gadang agar maju di Pilwako Manado mempuai modal soal yang kuat. Figur bankir yang satu ini dikenal murah senyum, luas dalam pergaulannya dan juga banyak membantu masyarakat.

Ngopi sore dan bincang santai (FOTO Suluttoday.com)

”Banyak yang mengenal beliau. Pak Machmud ini punya pasukan loyalis. Tidak mau memperlihatakan basis dukungan yang fulgar. Kelihat kesederhanaan beliau saat menegur sapa, tak menciptakan jarak. Mau merangkul semua orang. Paling penting lagi, Pak Machmud dicintai masyarakat. Banyak masyarakat yang berharap dan mendukung beliau maju sebagai Wakil Wali Kota Manado. Dan posisi itu sangat layak,” kata Is saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (11/12/2019).

Usai bertemu dengan sahabat-sahabatnya dan warga Jarod umumnya, Machmud Turuis menyampaikan soal kehadirannya di Jarod hanya bersilaturahmi. Ketua Syarikat Islam Sulawesi Utara (Sulut) itu menuturkan pentingnya terus menjalin kebersamaan.

Suasana Jarod kian ramai saat hadirnya Machmud Turuis (FOTO Suluttoday.com)

”Paling utama itu kita mengukuhkan kebersamaan. Ayo jalin dan perkuat kebersamaan ditengah keberagaman yang ada. Sore ini saya ke Jarod untuk bertemu teman-teman, sambil ngopi bisa bicara banyak hal. Terutama hal pembangunan daerah. Jelang Pilkada 2020 yang perlu ditumbuhkan dan dijaga yaitu persatuan,” kata Turuis, yang juga Direktur Pemasaran Bank SulutGo ini.

Sekedar diketahui, kehadiran Machmud juga didampingi sejumlah aktivis muslim Sulut. Terlihat, Ketua BKPRMI Sulut Fahrudin Noch, juga terlibat diskusi akrab bersama Machmud, ada Aif Daera. Sejumlah pengurus SI Sulut, pengurus KNPI, pengurus SI Manado juga setia mendampingi Machmud. (*/Redaksi)

Besok Jaksa KPK Hadir di Sulawesi Utara

Kegiatan dialog akhir tahun 2017 (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang merupakan lembaga penegakan hukum terutama yang berkaitan dengan praktek korupsi di Indonesia, memang terus meningkatkan kualitas kerjanya. Itu sebabnya, KPK tidak hanya konsen dan menetap di Jakarta saja, tapi lebih dari itu, KPK mulai turun ke daerah-daerah guna mencegah praktek korupsi di daerah.

Seperti informasi yang dihimpun Suluttoday.com, Jumat (29/12/2017) KPK akan hadir di Kota Manado Sulawesi Utara (Sulut). Hal ini sebagaimana disampaikan Jeffry Alibasya, Wakil Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Sulut saat diwawancarai media ini, Kamis (28/12/2017) saat di temui di Jalan Roda (Jarod) Manado. Jeffry membenarkan bahwa kehadiran KPK di Sulut untuk menjalankan tugasnya.

”Penyidik KPK akan hadir di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (28/12/2017),” ujar Jefrry.

Lanjut Jeffry mengungapkan maksud dan tujuan kehadiran KPK yakni dalam rangka melaksanakan Dialog Akhir Tahun 2017 dan Peringatan Ulang Tahun KPK ke-15, tanggal 29 Desember 2017. Pada Dialog, kata Jeffry akan menghadirkan Jaksa KPK dan sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan di Sulut, bersama para akademisi.

”Pihak KPK melalui Jaksa KPK hadir di Sulut untuk kita melakukan dialog dengan tema: ”Polemik OTT KPK, Strategi Ampuh Pemberantasan Korupsi”, dimana kegiatan ini dilaksanakan pengurus Pemuda Muhammadiyah Sulut dan Pemuda Muslimin Sulut. Kegiatan dilaksanakan, Jumat (29/12/2017) di ruang Paripurna kantor DPRD Manado. Narasumber yang dihadirkan, selain Jaksa KPK, juga hadir pakar hukum Dr Toar Palilingan, pengamat politik, Drs Max Rembang, bersama Ketua Pemuda Muslimin Sulut, Rasky Mokodompit, dan Pemuda Muhammadiyah Sulut, Salman Saelengi,” tutur Jeffry. (Amas)

Dirut PD Pasar Manado Resmi Dilaporkan ke Kejati Sulut

Pedagang saat melaporkan Dirut PD Pasar Manado di Kejati Sulut (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Selain melakukan demo belum lama ini, para pedagang tradisional di Kota Manado, terlebih khusus tim 14 pedagang pasar Bersehati Manado menempuh jalur hukum dengan melaporkan Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado, Kamis (8/6/2017) kemarin. Pedagang yang didampingi tim dari Lembaga Bantuan Hukum (BLH) dan Sjahbudin Ardin Noho pendamping pedahang, resmi melaporkan Dirut PD Pasar Manado ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut), dengan menyerahkan bukti dugaan pungutan liar (Pungli) dan pelanggaran Perdis yang diduga dilakukan Dirut PD Pasar Manado.

”Sudah pedagang secara resmi telah melaporkan Dirut PD Pasar Manado ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara atas temuan kami, dilengkapi dengan sejumlah bukti. Laporan kami menyangkut dengan dugaan Pungli dan pelanggaran Perdis yang dilakukan Dirut PD Pasar Manado,” ujar Ardin Noho tegas, Jumat (9/6/2017) saat diwawancarai di Jarod Manado.

Tidak hanya itu, kata Ardin Noho bahwa pedagang selain melakukan pengawalan terhadap proses di Kejati Sulut juga menyiapkan sejumlah langkah aksi dan konsolidasi. Tim 14, lanjut Ardin Noho menyebutkan akan mendukung konsep pembangunan yang dilakukan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado.

”Kita terus mengawal proses di Kejaksaan Tinggi, kemudian menyiapkan langkah aksi, konsolidasi sampai pada penggalangan tandatangan mosi tidak percaya terhadap Dirut PD Pasar Manado. Kalau pedagang, jelas mendukung sepenuhnya upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado untuk memajukan pasar tradisional di Manado, tapi bukan dengan cara-cara seperti yang dilakukan Dirut PD Pasar Ferry Keintjem saat ini,” papar Ardin Noho tegas. (Amas)

NKRI Harga Mati, Mathlaul Anwar Manado Ikut Apel dan Kampanye Lawan Radikalisme

Pengurus Mathlaul Anwar Manado saat mengikuti Apel di lapangan Sparta Tikala (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Mengikuti Apel Akbar dan Deklarasi Solidaritas Masyarakat Kota Manado untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Jumat (26/5/2017) kemarin yang dipimpin langsung Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, Organisasi Mathla’ul Anwar Kota Manado juga ikut ambil bagian. Menurut M. Sofyan selaku Ketua Mathlaul Anwar (MA) Kota Manado, menyampaikan pentingnya elemen rakyat menjaga NKRI.

”NKRI adalah harga mati, terutama kami pengurus Mathlaul Anwar Kota Manado. Karena, sebagaimana tujuan didirikannya Mathla’ul Anwar ini tak lain yakni agar ajaran Islam menjadi dasar kehidupan bagi individu dan masyarakat. Hal itu bermakna universal bahwa Islam merupakan agama rahmatan lilalamin (ramhat bagi alam semesta),” ujar Sofyan pada Suluttoday.com, Jumat (26/5/2017) saat memimpin langsung pengurus MA Manado dalam Apel dan Jalan Sehat menuju eks kampung Texas Manado.

Jalan Sehat usai Apel untuk NKRI, pengurus Mathlaul Anwar kompak membawa atribut (Foto Suluttoday.com)

Dikatakannya lagi dengan memaparkan sekilas historis MA yang notabenenya telah memiliki sejarah panjang dalam peran serta di bidang pendidikan tingkat dasar hingga menengah, yaitu semenjak awal pendiriannya yang hampir seabad lalu. Organisasi yang berdiri di Menes Banten tahun 1916 itu terus mengalami dinamika, kata Sofyan, meski begitu komitmen melawan tindakan dan gerakan radikalisme yang menjadi ancaman terhadap keutuhan NKRI.

”Sejarah sudah menegaskan bahwa Mathlaul Anwar hadir untuk Bangsa dan Negara, oleh karena itu bagai siapa saja yang bermaksud merongrong NKRI tercinta maka mereka berhadapan dengan Mathlaul Anwar. Kita tidak pernah berkompromi untuk urusan yang tujuannya mengacaukan NKRI, kami didepan untuk melawan,” ucap Sofyan yang didampingi Hery Anwar yang juga pengurus Mathlaul Anwar Sulawesi Utara. (*/Amas)

Melalui Dialog JAROD, JRT Serukan Bangun Persatuan Nasional

Jim Robert Tindi saat bertanya dan menyampaikan pernyataan (Foto Suluttoday.com)

Jim Robert Tindi saat bertanya dan menyampaikan pernyataan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Mengusung semangat pembangunan yang progresif, PRD selalu saja melakukan koreksi dan kritik konstruktif terhadap pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Melalui Dialog Publik yang diselenggaran Jurnalis Online Manado (JAROD), Selasa (29/3/2016) kemarin, bertempat di Hotel Formosa, Ketua Wilayah PRD Sulawesi Utara (Sulut), Jim R. Tindi menyampaikan beberapa pokok pikiran penting terkait Nasionalisme dan Patriotisme.

”Memang pentingnya kita membangun bangsa Indonesia dengan konsep kerakyatan. Nasionalisme dan Patriotisme kita harus pada NKRI dan Pancasila, dalam mewujudkan Trisakti Bung Karno. Mengembalikan Pancasila dan UUD 1945 adalah tujuan persatuan Nasional,” ujar Tindi.

Dialog Publik yang mengusung tema sentral tentang pembangunan Nasional yang didorong dari jiwa Nasionalisme dan Patriotisme itu berjalan alot. Pasalnya, JRT sapaan akra Tindi sedikit tegas memberikan kritik terhadap sejumlah gagasan yang dilontarkan Narasumber dalam Dialog tersebut, Tindi juga menyampaikan harapannya terhadap JAROD dapat menjadi wadah berhimpun jurnalis yang terdepan dalam pembangunan Nasional.

”PRD berharap JAROD sebagai sebuah organisasi jurnalis mampu menjadi vanguard dari persatuan Nasional,” ucap Tindi tegas. (Amas)

iklan1