Tag: joudy senduk

Dinas Pariwisata Sulut Gelar CHRISTMAS FESTIVAL 2019

Kadis Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kerja cepat, tepat dan kerja nyata yang dipelopori Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey SE, dan Wakil Gubernur Sulut, Drs. Steven Kandouw terus dilakukan. Hal itu tergambar dalam program yang dijalankan OPD yang dipimpinnya. Seperti yang dilakukan Dinas Pariwisata Sulut dalam waktu dekat.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Sulut, Daniel Mewengkang,SE.,M.Si melalui, Sekretaris Dinas Pariwisata, Joudy Senduk SE, Kamis (21/11/2019). Saat diwawancarai, disampaikan bahwa akan digelarnya kegiatan Christmas Festival 2019 dan akan dimulai Desember 2019. Kadis mengajak masyarakat agar ikut menyukseskan kegiatan tersebut.

‘’Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dibawah kepemimpinan Pak Gubernur Olly dan Pak Wakil Steven akan menggelar kegiatan Christmas Festival 2019. Kegiatan ini melombakan berbagai mata acara lomba, dan melibatkan halayak tentunya. Seperti lomba vocal group, parade Sante, Ibadah Oikumene, donor darah, dan ragam jenis kegiatan lainnya sampai terakhir 31 Desember 2019 akan dilaksanakan new year countdown,’’ ujar Kadis Mewengkang.

Tak hanya itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya mengajak semua stakeholder masyarakat Sulut untuk menyukseskan kegiatan itu. Pemerintah selaku pelopor pembangunan, lalu bersama masyarakat melalui dukungan partisipasi publik mengawal laju pembangunan di daerah Nyiur Melambai tercinta. Menurutnya kegiatan ini akan menggali dan meningkatkan sumber daya manusia di Sulut.

‘’Ayo kita sukseskan kegiatan akbar ini. Melalui kegiatan ini kita berdayakan masyarakat. Kita menggali bibit-bibit unggulan bagi masyarakat yang mempunyai kompetensi dibidang tertentu akan diberikan apresiasi pemerintah Provinsi. Karena kegiatannya cukup banyak sampai akhir tahun 2019, untuk itu silahkan kita sama-sama menyukseskannya,’’ tutur Mewengkang.

Untuk diketahui, dalam rudonw acara sementara ini yang diperoleh redaksi Suluttoday.com, diantaranya kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

Ivent seperti lomba marching band tingkat SMA, tanggal 2 Desember 2019, pukul 10.00 – 17.00, tempat lapangan basket Mengamas Manado. Lalu press conference tanggal 2 Desember 2019 pukul 17.00 betempat di Café Del Shelmar Megamas. Christmas Bazar, tanggal 2 – 12 Desember 2019, lokasi lapangan Mer 99 Megamas.

Kemudian, lomba vocal group 2 Desember 2019, Atrium Megamal dan terbuka untuk umum. Lomba dekorasi ornamen Natal, mulai tanggal 2 sampai 30 Desember 2019, ada pula cake decoration competition, tanggal 2 Desember 2019. Cooking competition, fashion on the street, selanjutnya lomba mewarnai untuk anak-anak bertempat di Manado Town Square.

Rangkaian ivent yang disiapkan (FOTO Ist)

Ada pula parade santa, parade kendaraan hias, flying santa, tarian kolosal, opening ceremony, dan ibadah oikumene, masing-masing akan dilaksanakan tanggal 6 Desember 2019. Dilaksanakan di Start lapangan Koni Sario, dan pohon kasih Megamas.

Setelahnya lanjut dengan rangkaian kegiatan Santa Run 5 K, Sabtu 7 Desember 2019, donor darah. Lomba musik bambu, lomba musik kolintang, kemudian lomba Masamper, lomba band. Tidak hanya itu, ada iven Tuna filleting competition, konser Natal musik kolintang.

Masamper Christmas night, Christmas youth festival, Christmas idol 2019 20 Desember 2019. Christmas carol, kegiatan ke 28 adalah kawanua pulang kampong dan kegiatan peduli lingkungan, internasional Christmas concert 28 Desember 2019 bertempat di parkiran Mantos 1. Selanjutnya paling akhir, new year countdown dilaksanakan 31 Desember 2019 di pohon kasih Megamas Manado. (*/Redaksi)

Disparda Perkuat Industri Pariwisata Bersama Kelompok Perempuan

Kegiatan Disparda Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sektor pariwisata Sulut dalam masa pemerintahan ODSK semakin mendunia,  sehingga diperlukan berbagai dukungan dan penguatan dari semuak kelompok masyarakat. Kelompok perempuan diyakini mempunyai peran strategis sebagai potensi bangsa.

Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata Daerah (Disparda) Sulut melalui Sekretaris Dinas, Joudy Senduk SE bahwa perempuan memiliki kemampuan yang luar biasa besar dalam membentuk karakter bangsa serta mempunyai andil besar dalam pembangunan nasional dimana jumlah perempuan lebih banyak dari kaum pria.

“Ini merupakan aset bangsa yang potensial yang dapat memberikan kontribusi secara signifikan pada pembangunan nasional dalam konteks peningkatakan kualitas hidup dan oenghapusan kemiskinan,” tandas Senduk saat membuka kegiatan kegiatan penguatan peran kelompok perempuan dalam industri pariwisata, Selasa (15/10/2019) di salah satu hotel di Kota Manado.  

Senduk menegaskan berkaitan dengan kegiatan strategis saat ini diharapkan dapat mendorong dan memotivasi kaum perempuan untuk tetap percaya diri dalam mengembangkan diri lewat ketrampilan agar tercipta sumber daya manusia yang handal dan kompetitif serta menjadi karakter kuat dan menghasilkan karya karya terbaik yang berkualitas sehingga dapa membantu  meningkatkan kesejahteraan lewat pendapatan keluarga dan berperan aktif dalam pembangunan di sektor pariwisata.

Sementara itu, Fanny Mathews  SP MSi selaku Kabid Pengembangan Industri menyatakan perkembangan industri pariwisata belum berdampak namun kontribusi perempuan yang bekerja disektor pariwisata termasuk pendataan dan keterlibatan perempuan dan kontribusi dalam pendapatan keluarga sangat besar.

Ditambahkannya pula,  penguatan peran kelompok perempuan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan kelompok perempuan dalam pengelolaan industri pariwisata dan mendorong sumber daya perempuan yang handal dan kompetitif  dan kesetaraan gender.(cat)

Tingkatkan Imtaq, Pemkot Manado Gelar Lomba Rebana dan Qasidah

Joudy Senduk, SE (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Meningkatkan Iman dan Taqwa (Imtaq), sekaligus mengasah bakat umat Islam di Kota Manado, pemerintah Kota Manado, melalui Bagian Kesjahteraan Rakyat (Kesra) menggelar Lomba Rebana dan Lomba Qasidah. Saat diwawancarai Suluttoday.com, Kepala Bagian Kesra Pemkot Manado, Joudy Senduk menyampaikan bahwa Lomba tersebut bertujuan meningkatkan iman dan ketaqwaan, serta memupuk adanya bakat seni dari umat Islam.

”Selama Bulan Suci Ramadhan memang pemerintah Kota Manado menggelar Safari Ramadhan, dan juga kali ini kita menggelar Lomba Rebana serta Lomba Qasidah. Ini tujuannya adalah meningkatkan kesadaran tentang pentingnya iman dan taqwa, karena bila kita mendengar lantunan qasidah, dapat menenangkan jiwa, terutama bagi umat Islam Lomba ini menjadi momentum agar lebih taat lagi menjalankan perintah Allah,” kata Senduk di ruang kerjanya.

Senduk mengajak agar Lomba ini dapat diikuti umat Islam Kota Manado, lanjut disampaikannya terkait upaya yang terus didorong Wali Kota, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan, SE dalam mewujudkan kerukunan antar umat beragama di Manado. Demi mewujudkan hal itu, Senduk mengajak semua pihak untuk terus memelihara keamanan serta persatuan.

Sosialisasi Lomba Rebana dan Qasidah (Foto Suluttoday.com)

”Lomba semacam ini juga bertujuan mengukuhkan toleransi, saling menghargai, menjaga keberagaman di Kota Manado, serta yang tak kalah pentingnya yaitu kita sama-sama memelihara keaman agar Manado terus rukun. Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado tak henti-hentinya menghimbau kita semua untuk meningkatkan solidaritas, menjauh dari praktek provokasi dan tindakan radikalisme yang memecah-belah persatuan kita sesama warga Manado,” ujar Senduk menutup.

Untuk diketahui, kegiatan Lomba dilaksanakan Jumat s/d Sabtu (9-10/6/2017) bertempat di Aula kantor Walikota Manado. Lomba rebana 1 tim maksimal 15 orang, sementara itu tim Lomba Qasidah maksimal 15 orang, minimal 12 orang, tim membawa alat musik sendiri berbusana muslim dan muslimah, satu lagi bernuansa religius Islami. Acara dimulai pukul 20.30 WITA – Selesai, pendaftaran gratis dan pemenang mendapatkan total hadiah puluhan juta rupiah. (Amas)

Plt Sekda Manado Lepas Peserta Pawai Obor 2017

Sambutan Wali Kota Manado yang disampaikan Plt Sekda Manado (Foto Ist)

MANADO – Bertepatan di lapangan Sparta Tikala Kota Manado, Senin (22/5/2017) malam tadi, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu mewakili Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut untuk melepas ribuan peserta Pawai Obor (Taptu). Usulu menyampaikan bahwa pelaksanaan Pawai Obor merupakan bentuk kebersamaan dan kerukunan di Kota Manado.

”Kota Manado dikenal dimana-mana sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar umat beragama. Sehingga, kegiatan-kegiatan keagamaan selalu melibatkan umat beragama lainnya. Seperti dalam kegiatan Pawai Obor malam hari ini. Saya melihat ada kebersamaan dalam kehidupan beragama kita,” tutur Rum Usulu menyampaikan apa yang dipesankan Wali Kota Manado GSV Lumentut.

Lanjut disampaikannya lagi dengan mengajak para peserta Pawai Obor untuk tertib saat berjalan, dan memberi spirit yang berkaitan dengan nyala obor. Plt Sekda juga mengingatkan pentingnya menjaga semangat kebersamaan, dan merawat persatuan yang ada di Kota Manado

”Saya mengajak umat Muslim di Kota Manado, melalui Pawai Obor ini mari kita jaga dan pelihara semangat kebersamaan diantara berbagai perbedaan suku, agama dan ras,” kata Wali Kota Manado yang juga mantan Ketua Umum APEKSI ini.

Plt Sekda Manado saat melepas peserta Pawai Obor (Foto Ist)

Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Manado Joudy Senduk SE, dalam laporannya mengatakan kegiatan Pawai Obor diikuti 114 peserta. Sedangkan, dana yang digunakan dalam kegiatan tersebut bersumber dari Pemkot Manado.

Yang ikut hadir dalam acara Pawai Obor tersebut, Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado M Sofyan, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Manado Marrus Nainggolan SH serta Kabag Pemerintahan dan Humas Setda Kota Manado Steven Runtuwene SSos. Hadir juga unsur Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, Sufandi Siwi perwakilan umat Buddha dan Drs I Ketut Alit dari perwakilan umat Hindu.(*/R1)

Lomba Pawai Obor 2017 Jadi Event Silaturahmi Akbar di Manado

Undangan Lomba Pawai Obor (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Jelang Bulan Suci Ramadhan 1438 H/2017 M, pemerintah Kota Manado menggelar Lomba Pawai Obor (Taptu), sebagai event silaturahmi akbar 2017. Hal tersebut seperti disampaikan Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Joudy Senduk, SE, Sabtu (20/5/2017) saat diwawancarai Suluttoday.com di rumah kopi Billy kawasan Megamas Manado.

Menurut Senduk kegiatan semarak ramadhan itu bertujuan mengeratkan silaturahmi dan kerukunan antar warga Kota Manado pada umumnya, serta umat muslim Manado khususnya. Lanjut disampaikannya bahwa kegiatan yang dilaksanakan Senin (22/5/2017), pukul 17.00 – WITA, itu bakal diikuti ratusan tim (kelompok) peserta Pawai.

”Lomba pawai obor ini adalah wujud dari komitmen pemerintah Kota Manado untuk terus merawat kebersamaan dan kerukunan bagi umat muslim di Manado khususnya serta warga Manado umumnya. Apalagi saudara-saudara umat muslim yang akan memasuki Bulan Suci Ramadhan ini yang perlu kita tunjang dan hargai dengan menjaga keamanan bersama,” ujar Senduk.

Lanjut dijelaskannya soal teknis pelaksanaan kegiatan, Senduk juga menyampaikan terkait lomba yang dilaksanakan pada malam hari tersebut dimulai di Lapangan Sparta Tikala yang memperebutkan Tropy Wali Kota Manado. Birokrat yang dikenal santun dan murah senyum itu pun mengajak para peserta agar menempatkan lomba ini dengan semangat kebersamaan, bukan sekedar bermotivasi meraih juara semata.

”Pak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado selalui berpesan kepada kita semua warga Manado untuk terus memelihara kerukunan, menghargaai perbedaan sebagai suatu kekuatan, bukan pembeda yang kemudian berefek merusak kebersamaan. Nah, lomba ini akan dimulai dari titik start di Lapangan Tikala dan Finish di kantor Wali Kota Manado dengan memperebutkan Tropy Wali Kota Manado,” kata Senduk menutup.

Untuk diketahui, kegiatan lomba pawai obor ini rencananya akan dibuka langsung Wali Kota Manado. Kemudian, bagi seluruh peserta wajib memakai busana muslim dan muslimah, serta membawa obor, selanjutnya tiap kelompok maksimal berjumlah 16 orang. Pendaftaran tidak dipungit biaya, kegiatan ini juga menghadirkan pengurus Kerukunan Wanita Islam (KWI) se-Kota Manado, BKPRMI Manado, seluruh Majelis Taklim Kota Manado dan seluruh organisasi muslim se-Kota Manado.

Pelaksana kegiatan adalah Indira Karya yang saat diwawancarai menyampaikan komitmen untuk memaksimalkan sebaik-baiknya agar kegiatan akbar ini berjalan sukses dan membawa hasil positif bagi seluruh warga Kota Manado. (Amas)

iklan1