Tag: Julyeta PA Lumentut Runtuwene

PEMKOT Manado Boyong DUA Penghargaan

Wali Kota Manado terima penghargaan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado, Senin (10/12/2018) kembali mendapatkan Penghargaan dari pemerintah pusat. Kali ini Penghargaan Bhumandala Award kembali diberikan kepada Pemerintah Kota Manado yang diterima langsung Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut.

Penghargaan dari Presiden Republik Indonesia ini diberikan setelah melalui penilaian terhadap simpul jaringan Kementerian/lembaga Instansi dan Daerah yang telah menerapkan penyelenggaraan Jaringan Informasi Geospasial Nasional dalam tata kelola pemerintahan.

Wali Kota Manado dua periode ini didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS.,DEA, mengatakan penghargaan Bhumandala Award tahun 2018 ini menjadi motivasi bagi jajaran Pemkot Manado untuk terus berinovasi dengan bekerja keras, kerja Cerdas dan kerja tuntas dalam mewujudkan visi Manado Kota Cerdas 2021.

”Saya menyampaikan terima kasih kepada Badan Informasi Geospasial yang kembali mempercayakan Pemerintah Kota Manado meraih penghargaan Bhumandala Award untuk kedua kalinya, setelah tahun 2017 lalu juga mendapat penghargaan serupa. Tapi tahun ini, kami meraih dua kategori,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Dikatakan Wali Kota GSVL sapaan akrab Lumentut bahwa apa yang diraih Kota Manado semata-mata karena adanya kerja keras dan dukungan semua pihak termasuk masyarakat.

”Penghargaan ini tentunya dipersembahkan untuk masyarakat Kota Manado, juga sebagai motivasi bagi kami di jajaran Pemerintah Kota Manado untuk lebih meningkatkan perannya menghadirkan kebijakan satu peta yang lebih baik kedepan,” tutur Wali Kota Vicky Lumentut.

Untuk diketahui, Kementerian Koordinator Perekonomian RI ini, juga dilakukan peluncuran Geoportal Kebijakan Satu Peta, peluncuran buku kemajuan infrastruktur Nasional dan penganugerahan Bhumandala Award. (*/Redaksi)

Rayakan PENGUCAPAN SYUKUR MANADO, Penatua GSVL Pimpin Ibadah

Wali Kota Manado Vicky Lumentut ketika memimpin ibadah (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Perayaan Thanksgiving (pengucapan syukur) Kota Manado, dalam rangka mensyukuri berkat Tuhan yang telah membuat Iven Akbar Manado Fiesta 2018 berjalan aman dan lancar. Maka Walikota Manado DR GS Vicky Lumentut selaku Ketua Komisi Pelayanan Pria Kaum Bapa (PKB) Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) mendapat panggilan iman untuk memimpin ibadah Pengucapan Syukur, di Jemaat GMIM Bethel Winangun, Kecamatan Malalayang, Minggu (9/9/2018).

Dalam khotbah yang didasarkan pada bacaan Alkitab Kejadian 49 ayat 1 sampai 28, Khadim Penatua Vicky Lumentut mengingatkan jemaat akan pentingnya peran orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak-anaknya.

“Dalam bacaan Alkitab ini, Yakub memberikan wejangan dan nasihat kepada anak-anaknya sebelum dia menghadap Sang Pencipta. Wejangan dan nasihat ini sangat penting agar anak-anak Yakub tidak menyimpang dari ajaran Tuhan,” ujar Penatua Vicky Lumentut.

Wali Kota bersalaman setelah ibadah syukur (FOTO Ist)

Dikatakan, apa yang dilakukan Yakub menjadi contoh dan teladan bagi umat Tuhan yang hidup di era modernisasi.

“Hendaknya kita senantiasa membekali anak-anak kita dengan baik. Karena, ketika tiba waktunya kita melepaskan anak-anak kita untuk hidup mandiri tanpa bergantung pada orang tua, mereka tidak akan melupakan Tuhan serta setia dan taat menjalankan Firman Tuhan seperti yang diajarkan orang tua,” kata GSVL sapaan akrab Lumentut.

Dalam momentum Thanksgiving atau pengucapan se-Kota Manado, mantan Ketua Umum APEKSI ini mengatakan bahwa kehidupan bermasyarakat di Kota Manado, aspek kerukunan sesama warga kota harus terus dijaga karena Manado adalah rumah besar bagi semua suku, agama, ras dan antar-golongan (SARA).

“Manado adalah rumah besar kita bersama. Siapapun dia, jika dia adalah warga Manado akan diperlakukan dengan baik. Karena, Manado menjadi tempat bertemu berbagai suku, agama, ras dan antar-golongan. Makanya, hari ini semua masyarakat dari seluruh agama dan lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Mari kita berpengucapan syukur tanpa kecuali. Semua masyarakat dari berbagai latar belakang, kita syukuri pelaksanaan iven Manado Fiesta tahun 2018 telah berlangsung dengan sukses. Dan kita syukuri berkat Tuhan yang diberikan kepada kita semua,” tutur GSVL menutup.

Suasana ibadah berlangsungnya ibadah (FOTO Ist)

Untuk diketahui, Ibadah pengucapan syukur yang dihadiri ratusan anggota Jemaat GMIM Bethel Winangun tersebut, kali ini boleh dikata berbeda karena semua pelayan khusus penatua/syamas maupun Khadim Penatua Vicky Lumentut, memakai pakaian adat Suku Minahasa untuk lebih menonjolkan kearifan lokal yang ada. Ibadah ini sendiri turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado Prof Julyeta PA Lumentut Runtuwene, Sekda DR Pieter KB Assa, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ).Bethel Winangun Pdt Roy Lengkong STh dan sejumlah pejabat teras Pemkot Manado. (*/Redaksi)

Wali Kota VICKY LUMENTUT: Pak Menteri, Saya Usulkan Manado Fiesta Dibuatkan Perda

Wali Kota Vicky Lumentut, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Gubernur Sulut Olly Dondokambey (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Spektakuler pelaksanaan iven Manado Fiesta 2018 ini, lihat saja dari Opening Ceremony, dimana iven pariwisata Manado Fiesta berlangsung sukses dan menghebohkan di areal Pohon Kasih, kawasan Megamas Manado, Jumat (31/8/2018) siang hingga malam.

Kegiatan yang memasuki tahun ke-2 dengan tujuh festival yakni Fish and Coral (FisCo), Food, Flying, Fashion, Funtastic, Fair dan Faith itu, dihadiri Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Tjahjo Kumolo, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE bersama isteri Ritha Dondokambey Tamuntuan, Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito, serta pejabat teras Pemerintah Daerah, TNI dan Polri di Sulawesi Utara.

Wali Kota Vicky Lumentut melalui laporannya menuturkan bahwa iven pariwisata Manado Fiesta 2018 bertujuan untuk mengangkat potensi bawah laut Taman Laut Bunaken dalam bentuk karnaval kendaraan hias, serta parade harmonisasi kerukunan dalam bingkai Manado sebagai Rumah Besar Kita Bersama.

”Dua hal yang hendak kita tonjolkan dalam iven Manado Fiesta. Pertama, kami ingin mengangkat apa yang ada di dasar laut Bunaken ke permukaan dalam bentuk karnaval kendaraan hias. Yang kedua, kita ingin sampaikan pesan kepada dunia luar bahwa Kota Manado menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kerukunan,” tutur Wali Kota Vicky Lumentut.

Wali Kota Manado dua periode ini mengusulkan agar Manado Fiesta masuk dalam calender of Event Kementerian Pariwisata RI. Lanjutnya lagi, Manado Fiesta akan dibahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado untuk dibuatkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Manado,

”Pak Menteri yang terhormat, saya mengusulkan agar kegiatan Manado Fiesta ini agar dibuatkan Perda. Sehingga, kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun dengan payung hukum yang jelas. Siapapun yang jadi pemimpin di Kota Manado, harus menggelar Manado Fiesta, setiap tahunnya karena sudah di Perda-kan,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Menteri Dalam Negeri saat sambutan (FOTO Ist)

Rencana Pemkot Manado bersama DPRD untuk mem-Perdakan Manado Fiesta juga mendapat respon Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan persetujuannya. Menurutnya, iven pariwisata Manado Fiesta sejalan dengan program Nawacita Presiden Joko Widodo. Dimana, pemerintah pusat tengah mendorong daerah, provinsi sampai kabupaten/kota untuk meningkatkan arus wisatawan asing berkunjung ke daerah.

”Saya setuju jika kegiatan Manado Fiesta ini di-Perdakan. Silahkan dibahas dengan DPRD, agar nantinya iven ini bisa dilaksanakan setiap tahun,” tutur Mendagri.

Mendagri juga menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Vicky Lumentut dan jajarannya atas penyelenggaraan kegiatan Manado Fiesta. Menurutnya, letak Kota Manado yang strategis di bibir Pacific, mampu meningkatkan arus kunjungan wisata baik lokal maupun mancanegara.

”Arus wisatawan yang masuk di Sulawesi Utara sangat banyak. Sehingga, pemerintah Pak Presiden Joko Widodo, terus mengarahkan dan mendorong daerah daerah untuk berlomba-lomba menyelenggarakan iven pariwisata.

Pelaksanaan pembukaan Manado Fiesta 2018 diawali dengan atraksi laut dari TNI Angkatan Laut berupa simulasi pembebasan sandera dari gerombolan teroris, menyusul TNI Angkatan Udara dengan terjun payungnya.

Wali Kota, Prof Paule Runtuwene dan Wakil Wali Kota Manado ketika Carnaval Manado Fiesta (FOTO Ist)

Satu persatu peserta parade Rumah Besar Kita memasuki areal panggung utama, yang dimulai dengan kendaraan hias milik Pemkot Manado bertuliskan Manado Cerdas Manado Rukun yang dinaiki Wali Kota Vicky Lumentut dan Ketua TP-PKK Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE dan isteri Imelda Bastiaan Markus SE yang juga Wakil Ketua TP-PKK Kota Manado.

Menariknya, pada Kendaraan hias yang dinaiki Wali Kota Vicky Lumentut, terdapat pula para rohaniawan lima agama di Kota Manado dengan latar belakang tempat-tempat ibadah. Gelaran Manado Fiesta 2018 yang berlangsung 31 Agustus sampai 9 September itu, akan diakhiri dengan pengucapan syukur atau Thanksgiving Kota Manado.

Pada kegiatan Thanksgiving ini tidak hanya dilaksanakan umat beragama tertentu, tetapi melibatkan seluruh agama dan lapisan masyarakat Kota Manado untuk open house mensyukuri berkat Tuhan Yang Maha Kuasa. (*/Redaksi)

73 Tahun Indonesia Merdeka, WALI KOTA MANADO Teriakkan Tuntaskan Kewajiban

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut saat menyerahkan bendera merah putih (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Tepatnya, Jumat (17/8/2018), Pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73. Upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun 2018 dilaksanakan di area Pohon Kasih Megamas Kota Manado.

Jika tahun-tahun sebelumnya, upacara dilaksanakan di lapangan Sparta Tikala Manado, kali ini berpindah tempat. Dengan panorama laut teluk Manado yang mempesona dan sangat menakjubkan. Meskipun cuaca agak panas, namun peserta upacara dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), kepolisian, Aparatur Sipil Negara (ASN), Tenaga Harian Lepas (THL) serta siswa, mahasiswa dan organisasi kemasyarakatan masyarakat, namun tidak mengurangi rasa nasionalisme.

Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bertindak selaku inspektur upacara (Irup) didampingi Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Manado. Tepat pukul 10.00 Wita, suara sirene terdengar bersahutan dari berbagai penjuru pertanda detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Wali Kota saat melakukan penghormatan (FOTO Ist)

Pembacaan teks Proklamasi dilakukan Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone. Usai Walikota Vicky Lumentut mengajak untuk mengheningkan cipta mendoakan arwah pahlawan kemerdekaan, dilanjutkan dengan pengibaran bendera sang saka Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Manado.

Ke-25 personil Paskibraka Manado didampingi kelompok barisan TNI tampil memukau dengan mengibarkan bendera Merah Putih diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh Kelompok Drum Band Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Manado.

Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, menurut Walikota Vicky Lumentut merupakan kewajiban sebagai warga Negara Indonesia untuk melaksanakannya karena memiliki arti dan nilai yang sangat penting.

“Perayaan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2018 ini sangat penting. Kita ingin menanamkan semangat kemerdekaan, cinta tanah air dan bangsa kepada generasi selanjutnya. Oleh karena itu, selaku pemerintah Kota Manado, saya mengajak masyarakat maupun jajaran perangkat daerah untuk merdeka. Merdeka dalam memperoleh hak dan menuntaskan kewajiban. Termasuk juga, mengembangkan pribadi kita menjadi lebih baik, dengan tidak menyalahi hukum dan berbuat sesuai aturan yang berlaku. Dengan begitu, kita semua akan merdeka, merdeka untuk Indonesia yang lebih baik kedepan,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Wali Kota Manado, didampingi Wawali dan Kabag Pemerintahan Humas Kota Manado (FOTO Ist)

Siswa-siswa SMP Negeri 1 Manado juga tak kalah memukaunya. Mereka menyanyikan tiga lagu perjuangan dengan semangat yakni Hari Merdeka ciptaan H Mutahar, Berkibarlah Benderaku ciptaan Ibu Sud dan Syukur ciptaan H Mutahar. Acara kemudian berpindah tempat dilanjutkan dengan toast kenegaraan Pemkot Manado yang dilaksanakan di gedung Youth Center, kawasan Megamas Manado.

Dipimpin Walik Kota Vicky Lumentut bersama Wawali Mor serta Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado Prof DR Ny Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA dan Ny Imelda Bastiaan Markus, toast kenegaraan dimulai.

”Hidup pemerintah Indonesia, hidup Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf kalla, hidup pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, hidup Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, hidup pemerintah Kota Manado, hidup sukses pelaksanaan Asian Games, hidup untuk kita semua,” pekik Walikota Vicky Lumentut, yang disambut sorakan ‘Hidup’ oleh para hadirin.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Vicky Lumentut menerima penghargaan Gold atau medali Emas dari Contact Center World (CCW). Karena, call center Manado Siaga112 milik Pemkot Manado yang diikutsertakan dalam iven CCW se-Asia Pasifik di Macao, Cina, 16-20 Juli 2018 lalu berhasil meraih predikat terbaik dan mendapatkan penghargaan Gold. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan Perwakilan CCW Indonesia Grace Heny dan diterima Walikota Vicky Lumentut dan Wawali Mor.

Selain itu, juga diserahkan piala lomba Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Tingkat Nasional XII yang dilaksanakan di Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, yang digelar 28 Juli-3 Agustus 2018 lalu. Dimana, kontingen Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Manado berhasil meraih peringkat pertama.

Wali Kota, Wawali, Ketua DPRD Manado dan Sekretaris Daerah Kota Manado menerima penghargaan (FOTO Ist)

Penyerahan piala itu dilakukan Ketua DPRD Manado selaku Ketua Kontingen Manado didampingi Ketua LPPD Manado Ny Imelda Bastiaan Markus. Rangkaian acara HUT ke-73 Proklamasi Kemerdekaan RI tingkat Kota Manado, ditutup dengan upacara penurunan bendera Merah Putih di areal Pohon Kasih, kawasan Megamas Manado.

Pada pukul 17.00 Wita dengan inspektur upacara Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, dan dihadiri Wali Kota Vicky Lumentut dan Ketua Tim Penggerak PKK Ny Prof Julyeta PA Lumentut Runtuwene dan wakil ketua Imelda Bastiaan Markus SE, dan penggagas acara Sekda DR Piter KB Assa dan Asisten 3 Drs Frans Mawitjere selaku ketua panitia pelaksanaan Hari Kemerdekaan RI ke 73 di Kota Manado. (*/Redaksi)

Sosialisasi Manado Fiesta 2018, GSVL Kumpulkan Warga Kawanua di Jakarta

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut saat melakukan sosialisasi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kegiatan akbar yang dilaksanakan di Manado yakni Manado Fiesta 2018 kali ini direncanakan berjalan lebih megah lagi. Menurut rencana akan digelar 31 Agustus sampai 9 September di Darat, Laut dan Udara di Kota Manado.

Wali Kota Manado, DR Ir GS Vicky Lumentut mengajak warga Kawanua di perantauan untuk pulang kampung menyukseskan pelaksanaan Manado Fiesta 2018, Minggu (1/7/2018) di Kampus IBM ASMI Kelapa Gading Jakarta. Vicky Lumentut didampingi isteri Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA bersama Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE dan isteri Imelda Bastiaan Markus SE bertatap muka dengan warga Kawanuam berinteraksi dengan begitu akrabnya.

“Kalau tahun lalu (2017) kita hanya melaksanakan kegiatan di darat dan udara saja, namun untuk Manado Fiesta tahun 2018 ini selain di darat dan udara, kita juga melaksanakan kegiatan di laut. Ada lomba ski air, jet ski, ada juga lomba perahu naga dan perahu hias sepanjang Teluk Manado,” ujar Wali Kota Vicky.

Ditambahkan Wali Kota Manado dua periode ini bahwa iven Manado Fiesta 2018 digelar selama 10 hari mulai dibuka 31 Agustus sampai Thanksgiving Manado 9 September.

“Dengan kegiatan ini, saya mengajak Kawanua yang ada di Jakarta dan dimana saja di seluruh dunia ini, mari jo datang di Manado. Karena, tujuan dilaksanakannya Manado Fiesta untuk mengumpulkan para Diaspora orang-orang Manado di luar Manado untuk ingat kampung halaman dan berpesta bersama di Manado,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Selain itu, Wawali Mor menambahkan Manado Fiesta 2018 merupakan ajang pertemuan tahunan warga Manado. “Mudah-mudahan Manado Fiesta ini bisa mengingatkan kita untuk setiap tahun baku dapa di Manado. Sehingga, kami mengemas kegiatan ini. Karena, Kota Manado juga adalah kota bagi semua orang yang datang di Manado,” ujarnya.

Sebelum masuk di lokasi acara, Walikota Vicky Lumentut dan isteri meninjau Bazaar Kuliner warga Kawanua yang menjual aneka makanan dan minuman khas Manado dan Sulawesi Utara. Tampak hadir sejumlah tokoh Kawanua di Jakarta diantaranya, Tonaas Wangko Benny Tengker, mantan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Prof DR Lucky Sondakh dan lainnya.

Mendampingi Walikota Vicky Lumentut, Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Pdt Roy Lengkong STh, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pdt Renata Ticonuwu STh, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Drs Albert Wuysang, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) James Karinda SH. (*/Redaksi)

iklan1