Tag: julyeta paulina amelia runtuwene

VICKY LUMENTUT: Cerdaskan Pemilih, Pilwako Bukan Soal Bagi-Bagi Beras

Dr. GS Vicky Lumentut saat sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Melahirkan persaingan politik yang rasional terus ditunjukkan Dr. GS Vicky Lumentut, Ketua DPD Partai NasDem Kota Manado. Pencerahan terus dilakukannya, hal itu tergambar dalam penyampaian melalui sambutan, edukasi politik tak henti-hentinya dilakukan. GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa, Sabtu (26/9/2020), dalam kesempatan peresmian Sekretariat Tim Relawan PAHAM menyampaikan pentingnya politis etis. Menurutnya politik harus didasarkan atas kepentingan masyarakat dan nilai-nilai kemanusiaan.

”Saya ingatkan untuk seluruh Tim Relwan PAHAM agar tidak terjebak dengan politik praktis yang mengedepankan bagi-bagi beras dan bagi-bagi duit receh. Politik itu harus mengedepankan moralitas, kemanusiaan dan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat. Jangan sampai kita tergerus gelombang politik pragmatis. Pilwako atau Pilkada sebagai momentum 5 tahunan tak boleh mengajarkan masyarakat tentang politik dagang sapi, mari kita cerahkan masyarakat dengan politik mengedepankan kesejahteraan dan kepentingan umum,” kata GSVL yang juga Wali Kota Manado dua periode yang juga Pembina Tim Relawan PAHAM ini tegas.

Menurut GSVL pasangan calon (Paslon) Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley A.B. Mangindaan yang diusung partai NasDem, Perindo dan PSI merupakan kombinasi kepemimpinan yang tepat dalam memajukan Kota Manado menjadi lebih maju, rukun dan damai. Slogan toleransi, kerukunan serta keberagaman harus diwujudkan dalam tiap kampanye politik kepada masyarakat.

”Berpolitiklah dengan menunjukkan pencerahan. Miris ketika Paslon ini nantinya mengargai suara masyarakat dengan duit dan berbagi beras. Itu bukan yang diharapkan pemilih. Masyarakat itu butuh program yang terukur, bukan janji manis apalagi suara mereka dihargai dengan materi. Saya meminta semua keluarga besar Tim PAHAM muliakan masyarakat, akomodasi kepentingan masyarakat dalam rumusan dan tawaran program yang jelas. Bergandeng tangan, kompak bekerja untuk rebut kemenangan,” ujar GSVL yang juga didampingi H. Rum Usulu, Ketua Komunitas Karanji untuk PAHAM.

(*/Am)

Intens Bergerak, Laskar JPAR: Pantang Pulang Sebelum Menang

Ketua Laskar JPAR, Calvin Castro saat mengantar PAHAM (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah bersama para relawan lainnya menyukseskan deklarasi pasangan Paula-Harley (PAHAM), sampai mengantar di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Sabtu (5/9/2020), Laskar JPAR makin memantapkan perjuangannya. Pasalnya, pasangan calon Wali Kota Manado Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley A.B. Mangindaan yang mereka usung juga tak lepas dari beragam tudingan isu miring.

Bahkan Laskar JPAR sendiri, Kamis (10/9/2020) mendapat hantaman berupa dirusaknya baliho PAHAM yang dipasang Laskar JPAR dibeberapa titik yang ada di Kota Manado. Menanggapi pertanyaan wartawan, Ketua Umum Laskar JPAR, Calvin Castor mengatakan bahwa perjuangan politik sudah otomatis menemukan tantangan dan rintangan. Hal itu dipandangnya sebagai peristiwa politik yang akan dihadapi semua politisi, sehingga perlu ketenangan meresponnya.

”Terkait pengrusakan atau baliho Lakar JPAR yang dirusak oknum tak dikenal, ini hal biasa dalam politik. Kadang kala ada orang-orang yang bersikap anti demokrasi, tapi kami meresponnya dengan mendoakan agar mereka kembali ke jalan yang benar. Namanya politik ada saja perbuatan-perbuatan usil seperti ini, kami akan terus berbuat untuk memenangkan PAHAM. Tidak perlu membalas pekerjaan-pekerjaan picik seperti itu. Kita saat ini fokus dan intens bergerak amankan basis massa. Pantang pulang sebelum menang,” kata Bung Calvin, Jumat (11/9/2020).

Sejumlah baliho Laskar JPAR yang dirusak (Foto Suluttoday.com)

Melalui kesempatan wawancara aktivis vokal ini mengajak pendukung dan relawan Laksar JPAR di seluruh wilayah agar tetap tenang menghadapi peristiwa pengrusakan baliho tersebut. Malah menurut Bung Calvin, tindakan seperti ini menambah spirit dan memacu semangat relawan untuk lebih giat lagi bekerja memenangkan PAHAM dalam kontestasi Pilwako Manado 2020. Calvin berharap demokrasi terus ditumbuhkan dengan rasionalitas, dan masing-masing paslon mencerahkan dan saling mengingatkan pendukungnya agar sportif.

”Semua kembali kepada paslon yang diusung. Citra pendukung yang tenang bermula atau umumnya terinspirasi dari figur yang mereka perjuangkan dalam Pilwako. Kalau pendukungnya reaksioner, berarti kurang edukasi politik, dan itu mencoreng nama baik paslon. Saya mengajak, mari kita junjung tinggi sportifitas dalam kompetisi. Semua relawan PAHAM harus santun, jangan terpancing. Kita ingat dan jalankan selalui pesan Pak GS Vicky Lumentut sebagai Ketua NasDem Manado bahwa hormati kawan maupun kompetitor kita. Jadilah praktisi politik dan masyarakat yang santun, kita juga berkewajiban menjaga Manado sebagai rumah besar kita agar selalu rukun,” kata Bung Cavin menutup.

(*/Bung Amas)

Kunjungi Lokasi Banjir, Prof Julyeta Paulina Amelia Runtuwene Berbagi Bantuan

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado saat berada di dapur umum (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Berlangsungnya curah hujan tingga dengan intensitas yang cukup lama, membuat bebeapa wilayah di Kota Manado tergenang. Merespon situasi masyarakat yang sedang memerlukan bantaun, pemerintah Kota Manado, PMI Kota Manado, dan TAGANA bergandengan tangan turun menyalurkan bantuan kepada warga yang terkena bencana banjir dan tanah longsong.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado, Sammy Kaawoan saat dihubungi Suluttoday.com, Selasa (3/3/2020) menyampaikan pihaknya sedang mendampingi Prof Julyeta Paulina Amelia Runtuwene, Ketua PMI Kota Manado yang juga istri tercinta Wali Kota Manado, Dr GS Vicky Lumentut dalam tugas membagikan bantuan kepada masyarakat yang tertimpa bencana.

”Kami hari ini turun full berada dilokasi banjir. Sejak curah hujan tinggi memang tim kami sudah berada di lapangan, pagi sampai sore ini kami menyalurkan bantuan untuk warga yang terkena bencana banjir dan tanah longsor di Manado. Saya mendampingi Ibu Prof Paula Runtuwene, selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado, beliau langsung turun tangan membagikan bantuan kepada masyarakat,” ujar Kaawoan.

Prof Paula bersama Kadis Sammy Kaawoan dan tim TAGANA (Foto Istimewa)

Selain itu, beberapa titik yang disasar Dinas Sosial Kota Manado semuanya mendapat sentuhan pemerintah. Seperti di wilayah banjir Kairagi, Teling Atas, Perkamil, Taas, Kairagi Dua, Sumompo, Mahawu dan Bailang. Menurut Kaawoan warga yang tertimpa musibah mengharapkan bantuan semua pihak, pemerintah Kota Manado juga akan terus memperhatikan situasi masyarakat yang terdampak bencana tersebut. Pemerintah Kota Manado pun langsung membuka layanan dapur umum untuk membantu masyarakat yang tertimpa bencana banjir dan tanah longsor.

”Semua lokasi kita turun, dan salurkan bantuan. Pemerintah Kota Manado juga tak lupa mengingatkan masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana untuk mewas diri, jangan lengah dan tolong tingkatkan kewaspadaan. Warga tentu mengharapkan bantuan kita semua, pemerintah Kota Manado di depan akan melayani masyarakat Manado yang terkena bencana,” kata Kaawoan menutup. (*/Amas)

iklan1