Tag: jusuf kalla

APBN 2019 untuk Pembangunan Sumber Daya Manusia

Joko Widodo (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) Tahun Anggaran 2019 diprioritaskan bagi pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Perubahan prioritas dari anggaran tiga tahun terakhir yang berfokus pada infrastruktur ini dimaksudkan sebagai persiapan menjelang pembangunan nasional tahap kedua yang memang menjadikan SDM sebagai arah pembangunan bangsa. Keterangan terkait hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo di hadapan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat, pada Kamis, 16 Agustus 2018, di Jakarta.

“Aset paling penting dari bangsa Indonesia adalah manusianya. Karena itu, pemerintah tidak hanya memprioritaskan investasi fisik, tapi juga investasi sumber daya manusia dengan terobosan-terobosan kebijakan untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia yang mampu bersaing di dunia Internasional,” ujar Presiden.

Dalam RUU APBN 2019 yang mengangkat tema “APBN untuk Mendukung Investasi dan Daya Saing melalui Pembangunan Sumber Daya Manusia”, pemerintah berencana untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp487,9 triliun. Jumlah tersebut meningkat 38,1 persen dibandingkan dengan realisasi anggaran pendidikan pada tahun 2014 lalu.

Di bidang pendidikan, pemerintah juga terus menjalankan kebijakan berupa bantuan pendidikan dan beasiswa untuk berbagai jenjang sekolah bagi seluruh anak bangsa yang berpotensi dan kurang mampu. Pada 2019, pemerintah akan memberikan beasiswa bagi 20,1 juta siswa melalui Program Indonesia Pintar dan 471,8 ribu mahasiswa melalui Bidik Misi.

“Dalam periode 2014-2019, pemerintah juga melakukan investasi melalui LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dengan memberikan beasiswa kepada sekitar 27 ribu mahasiswa dari seluruh pelosok Tanah Air untuk melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di perguruan tinggi terbaik di dalam negeri maupun di luar negeri, serta membiayai 123 kontrak riset terpilih,” imbuhnya.

Anggaran pendidikan dalam RUU APBN 2019 juga akan diarahkan untuk memperkuat program BOS (Bantuan Operasional Sekolah), yang telah mampu menaikkan angka partisipasi murni untuk tingkat pendidikan SD hingga SMA dan madrasah, bagi 57 juta siswa, meningkatkan kualitas guru PNS dan non-PNS melalui tunjangan profesi, dan percepatan pembangunan serta perbaikan sekolah.

“Selain itu, juga ditujukan untuk membangun 1.407 ruang praktik SMK dan bantuan pelatihan atau sertifikasi 3.000 mahasiswa, memperkuat program vokasi yang lebih masif dan terintegrasi lintas kementerian, serta pembangunan sarana kelas dan laboratorium di 1.000 pondok pesantren,” tuturnya.

Sementara dalam bidang kesehatan, pemerintah mengalokasikan anggaran untuk memperkuat layanan kesehatan hingga dua kali lipat dari anggaran yang sama di tahun 2014. Sejak tahun 2016, sesuai dengan UU Kesehatan, pemerintah konsisten menjaga anggaran kesehatan sebesar 5 persen dari belanja negara.

Lebih jauh, di tahun anggaran mendatang, pemerintah memastikan untuk melanjutkan program prioritas di bidang kesehatan dengan memperkuat layanan kesehatan kepada masyarakat yang di antaranya melalui penyediaan sarana dan prasarana yang berkualitas pada 48 rumah sakit atau balai kesehatan dan penguatan program penurunan angka stunting yang terintegrasi di 160 kabupaten/kota.

Adapun dalam hal perlindungan sosial, pemerintah akan meneruskan implementasi Program Keluarga Harapan dengan meningkatkan besaran manfaat yang diperoleh hingga 100 persen dengan sasaran 10 juta keluarga. Sejumlah program perlindungan lain juga akan terus ditingkatkan baik besaran manfaat maupun cakupannya seperti di antaranya Jaminan Kesehatan Nasional yang ditargetkan menyasar pada 96,8 juta jiwa, bantuan pangan non tunai pengganti program beras sejahtera dengan sasaran 15,6 juta keluarga, serta program sertifikat untuk rakyat dengan target 9 juta sertifikat diterbitkan pada tahun 2019.

“Berbagai program sosial tersebut merupakan wujud nyata kehadiran negara melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” tandasnya.(*/Cat)

Rompis dan Owu Dikukuhkan Jokowi Sebagai Paskibraka

Presiden RI usai mengukuhkan anggota Paskibraka (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Dua Utusan Sulawesi Utara, Zefanya Otniel Frans Rompis dan Ribka Yuliana Syaloom Owu bersama 66 pelajar SMA se-Indonesia, Rabu (15/08/2018), dikukuhkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara.

Anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan tersebut akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018 mendatang di halaman Istana Merdeka. Presiden Joko Widodo yang didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo mendoakan agar para pelajar perwakilan 34 provinsi tersebut dapat mengemban tugasnya dengan baik saat pelaksanaan nanti.

“Dengan memohon rida Allah Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya mengukuhkan Saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2018. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” ujar Presiden.

Dalam upacara pengukuhan ini bertindak sebagai pembina upacara di mana Nur Hikmah Ramadhani, anggota Paskibraka 2018 dari Provinsi Aceh, memimpin jalannya upacara. Hikmah mewakili rekan-rekannya untuk memegang bendera merah putih saat pengucapan ikrar Putra Indonesia. Sebagai tanda pengukuhan secara simbolis, Presiden kemudian menyematkan lencana dan memasang kendit kepada pemimpin upacara.

Tampak hadir dalam upacara pengukuhan ini di antaranya ialah Ibu Mufidah Jusuf Kalla, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian. (*/Cat)

Perencanaan Program Diminta Tepat Sasaran

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (FOTO Ist)

JAKARTA, Suluttoday.com – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019.

Murenbangnas ini sebagai bentuk koordinasi penyelarasan rencana pembangunan nasional dengan rencana pembangunan daerah dan sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey diwakili Wagub Steven Kandouw dan Sekretaris Daerah Edwin Silangen menghadiri acara tersebut yang dilaksanakan Senin (30/04/2018) bertempat di hotel Grand Sahid Jaya Jakarta.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo dan turut dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Presiden RI Joko Widodo dalam sambutan arahan mengatakan agar setiap kepala daerah harus produktif sehingga menghasilkan hasil yang maksimal.

Kepala daerah Jangan terjebak dalam rutinitas, diskusi bertele tele, prosedur yang ribet, birokrasi perijinan yang lama. Orientasi penbangunan harus jelas, semua harus tenggap dengan perkembangan yang ada. Daerah jangan hanya bergantung pada APBN dan APBD namun harus memanfaatkan sumber daya.

Wagub Kandouw selesai mengikuti kegiatan mengingatkan kepada para Bupati Wali Kota dan pererangkat daerah di Sulut untuk memperkuat perencanaan dan penganggaran pembangunan tahun 2019, ciptakan program tepat sasaran sesuai dengan prioritas nasional dan penerintah kabupaten kota tetap bersinergi dengan pemerintah provinsi agar pelaksanaan program bisa berjalan lancar.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro dalam pidato pembuka Musrenbangnas RKP 2019 menjelaskan, bahwa melanjutkan tahun sebelumnya, kebijakan penyusunan RKP 2019 yang mengusung tema Pemerataan Pembangunan untuk Pertumbuhan Berkualitas. Penyusunan menitikberatkan pada perkuatan pelaksanaan prinsip Money Follows Program melalui pendekatan Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial (THIS).

RKP 2019 memperhatikan tiga hal, pertama, perkuatan perencanaan dan penganggaran dengan menajamkan Prioritas Nasional dan Program Prioritas pada tahun 2019 serta memperkuat koordinasi antara Kementerian/Lembaga dan Pusat- Daerah.(Cat)

Di acara GMIM, Wapres JK: Manado Calon Bali Kedua

Wapres JK saat menyampaikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Jusuf Kalla (JK) mengharapkan Manado bisa menjadi Bali kedua asalkan mampu memenuhi 5 (lima) prinsip pokok. Hal tersebut disampaikan Wapres saat membawakan sambutan pada Sidang Majelis Sinode GMIM ke-79, Senin (19/3/2018) tepatnya di GKIC Manado.

Lima (5) prinsip pokok yang dimaksudkan Wapres adalah keamanan, kenyamanan, kebersihan, keindahan dan keramahan. Dengan memenuhi prinsip pokok tersebut, diyakini Wapres akan semakin meningkatkan sektor pariwisata daerah Sulut yang saat ini sedang mengalami peningkatan yang cukup tinggi.(Cat)

Persiapan Kedatangan Wapres JK, GSVL: Mari Jaga Kerukunan dan Keamanan

Wali Kota Vicky Lumentut saat melepas peserta jalan sehat (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Jelang perayaan Paskah tahun 2018, seluruh umat Kristiani dari denominasi gereja di dunia termasuk di Kota Manado mulai disibukan dengan berbagai kegiatan. Salah satunya yang dilakukan Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Kharisma Buha, Kecamatan Mapanget, yang menggelar launching Gema Kharisma 2, Sabtu (17/3/2018).

Kegiatan yang diawali dengan jalan sehat bersama melibatkan anggota jemaat di 16 kolom itu, dihadiri Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut. Melalui sambutannya, Wali Kota Manado yang juga Ketua Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM terpilih untuk Periode Pelayanan 2018-2021 ini mengajak Jemaat GMIM Kharisma Buha dan seluruh masyarakat Kota Manado untuk menyukseskan berbagai agenda keagamaan diantaranya Sidang Majelis Sinode (SMS) GMIM yang akan dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla pada 19 Maret nanti serta perayaan Paskah Asia.

“Mari kita jaga kerukunan, keamanan dan kedamaian di Kota Manado, karena kedepan ini ada agenda dari GMIM yang akan kita laksanakan yakni Sidang Majelis Sinode yang rencananya akan diresmikan Wakil Presiden Jusuf Kalla pada hari Senin ini di Grand Kawanua, kemudian agenda Paskah Asia. Mari kita sukseskan bersama,” kata Wali Kota GSVL.

Lanjut Penatua di Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu Barat dan Ketua Komisi Pelayanan Pria/Kaum Bapa Wilayah Manado Malalayang Barat. GSVL juga mensupport pelaksanaan Gema Kharisma Buha 2 yang akan melaksanakan berbagai kegiatan seperti HRG 2018 dan lomba Paduan Suara Kaum Bapa.

“Saya menyampaikan selamat kepada Jemaat GMIM Kharisma Buha dengan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan dalam rangka memaknai perayaan Paskah tahun 2018,” tukas Wali KotaManado dua periode ini.

Acara launching Gema Kharisma Buha ditandai dengan pelepasan balon ke udara oleh Walikota Vicky Lumentut. Sebelumnya, Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) GMIM Kharisma Buha Pdt Ria Luntungan STh menyampaikan laporannya. (*/Redaksi)

iklan1