Tag: kabupaten minahasa selatan

Penuh Kesederhanaan, Natal P3MD Minsel Dirayakan Bersama Anak Panti

Suasana kebersamaan bersama anak Panti (Foto Suluttoday.com)

AMURANG, Suluttoday.com – Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melaksanakan perayaan ibadah Natal Yesus Kristus besama anak – anak panti asuhan Gideon yang berlokasi di Jalan Trans Sulawesi Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan.Jumat (29/12/2017).

Firman Tuhan di sampaikan oleh Pdt. Fikctor Palar SE,SPDK yang diambil dari lukas 2;18 Dalam sambutan Natal yang disampaikan Mody Bella yang adalah tenaga ahli di P3MD mengatakan, “biarlah sukacita natal ini menjadi suatu moment yang baik yang bisa memberi damai serta sukacita,” ungkap Bella.

Lagi kata bella dalam sambutannya, mari kita rayakan natal dengan penuh kesederhanaan tanpa harus ber pesta pora, hindari saling menjatuhkan diantara sesama, semoga damai dan kasih Kristus menyertai kita semua,” pungkas Mody Bella.

Pada ahir acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan oleh panitia Natal P3MD Kab.Minsel kepada para anak – anak panti asuhan Gideon. Diketahui yang menjadi Kordinator kabupaten P3MD Minsel adalah Bpk. Jusak Sengkey, dan panitia yang terlibat dalam kegiatan Natal P3MD ini: Ketua:Youla sumangkut.

Sekertaris: Vivi mangare Bendahara: Diane umboh. Turut hadir dalam ibadah perayaan Natal ini, para tenaga Ahli : Moody Bella, Lucky Langi, Lano Runtuwarow, Denysa Weku,para pendamping desa dan seluruh pegawai di lingkungan P3MD Minsel, serta anak – anak panti asuhan Gideon. (Friska)

GT Pelaku Dugaan Penganiayaan Diringkus Tim URC Polsek Tenga

GT saat diringkus Tim URC Polsek Tenga (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Gabungan personil yang tergabung dalam unit reaksi cepat (URC) Polsek Tenga berhasil mengamankan seorang tersangka kasus dugaan penganiayaan, GT (Gerry), 20 tahun, warga Desa Tenga Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan. GT (Gerry) diamankan polisi pada Sabtu sore kemarin (2/12) di rumahnya atas tindak pidana dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban Denny Wenas, 32 tahun, sesama warga Desa Tenga.

Dari interogasi awal diketahui peristiwa penganiayaan terjadi pada Jumat (1/12) pukul. 22.00 wita di halaman Keluarga Hamade Rorimpandey di Desa Tenga dimana tersangka, tanpa alasan yang jelas, melakukan penganiayaan dengan cara memukul korban menggunakan tangan terkepal yang mengakibatkan korban mengalami luka lebam di bagian rahang sebelah kiri, telinga dan leher.

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa penangkapan terhadap tersangka GT (Gerry) ini langsung dilakukan dalam rangka respon cepat atas laporan warga masyarakat yang menjadi korban tindak pidana. “Kami selalu berupaya cepat dan tepat dalam setiap penanganan kasus tindak pidana guna mengantisipasi berkembangnya situasi ke skala yang lebih besar,” ungkapnya. (Friska)

Bawa Sajam Serta Lepaskan Tinju, SS Diamankan Polisi di Minsel

SS ketika berada dibalik jeruji besi (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Unit Reaksi Cepat (URC) Polsek Tenga berhasil mengamankan tersangka kasus dugaan penganiayaan dan pengancaman, SS (Swingki), 16 tahun, warga Desa Radey Kecamatan Tenga. Tersangka diamankan malam tadi, Selasa (24/10/2017), atas tindak pidana dugaan penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban Aldo Panggey, 18 tahun, warga Desa Radey Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan.

Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa tersangka melakukan dugaan penganiayaan terhadap korban dengan cara meninju wajah korban berkali-kali serta mengancam korban dengan sebilah pisau.

”Berawal dari selisih paham, tersangka menganiaya korban menggunakan kepalan tangan atau meninju wajah korban berkali-kali, setelah itu tersangka mengeluarkan pisau dan hendak menikam korban, namun korban berhasil melarikan diri,” jelas Kapolsek.

Korban yang tidak menerima perlakuan biadab ini, akhirnya melaporkan tersangka pada pihak kepolisian. Polisi pun langsung menuju TKP dan mengamankan tersangka bersama barang bukti senjata tajam berupa sebilah pisau.

”Tersangka SS bersama barang bukti senjata tajam jenis pisau saat ini telah diamankan untuk proses penyidikan,” pungkas Kapolsek. (Friska)

Polisi Lakukan Identifikasi Dugaan Tindak Pidana Pencurian Genset di PDAM Tompaso Baru

Unit Reskrim dan Intelkam Polsek Tompasobaru melakukan proses identifikasi (Foto Suluttoday.com)

TOMPASO BARU, Suluttoday.com – Tim gabungan unit Reskrim dan Intelkam Polsek Tompasobaru melakukan proses identifikasi dugaan tindak pidana pencurian mesin listrik atau genset yang terjadi di lokasi Kantor Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Desa Kinalawiran Kecamatan Tompasobaru Kabupaten Minahasa Selatan.

”Kejadiannya subuh tadi di lokasi perusahan air minum Desa Kinalawiran; pelaku membobol pintu pengaman, memotong kabel penghubung genset dan merusak jaringan instalasi listrik,” ungkap Kapolsek Tompasobaru AKP Very Liwutang, pagi tadi Rabu (18/10/2017).

Ditambahkan Kapolsek, bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan unsur Pemerintah Desa Kinalawiran selaku pelapor untuk bersama-sama dalam upaya pengungkapan kasus ini.

”Hukum Tua Desa Kinalawiran telah kita arahkan untuk membuat laporan polisi, setelah itu kita langsung melakukan proses olah TKP, pengumpulan bahan keterangan dan rangkaian kegiatan identifikasi kepolisian,” tambah Kapolsek.

Terpantau lokasi Perusahan Air Minum di Desa Kinalawiran telah dilingkari pita garis polisi sebagai tanda bahwa kejadian tindak pidana pencurian ini dalam penanganan pihak kepolisian.

“Kita masih melakukan pendalaman dalam rangkaian penyelidikan, kita berupaya kasus ini cepat terungkap,” pungkas Kapolsek. (Friska)

AKSI Bakar Rumah, Polisi Amankan Pasangan Selingkuh

Suasana rumah yang dibakar (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Personil gabungan Polsek Tenga mengamankan pasangan selingkuhan lelaki LT (Lexi), 60 tahun dan perempuan MT (Margotje), 48 tahun, pada subuh tadi, Senin (16/10/17), di wilayah Perkebunan Kalimbowan Desa Radey Kecamatan tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).

”Diamankan pada subuh tadi sekira pkl. 02.00 wita di rumah milik lelaki LT (Lexi), di wilayah Perkebunan Kalimbowan. Keduanya merupakan warga Desa Radey Kecamatan Tenga,” ungkap Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri.

Ditambahkan Kapolsek, aksi penggeberekan yang dilakukan aparat kepolisian ini sebagai bagian dari upaya menindaklanjuti adanya laporan pengaduan dari suami perempuan MT (Margotje) yang merasa keberatan atas tindakan istrinya tersebut.

”Kita melakukan penggebrekan terhadap pasangan selingkuhan ini atas dasar laporan pengaduan dari suami dari perempuan MT (Margotje) yakni saudara YM (Yopy),” tambah Kapolsek.

Selang satu jam setelah kedua tersangka kasus perzinahan ini diamankan polisi, rumah milik dari lelaki LT (Lexi) yang dijadikan istana memadu cinta ini hangus rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah.

“Untuk kasus pembakaran rumah ini, tersangkanya sudah teridentifikasi yaitu lelaki YM (Yopy) dan MM (Marvel); kasus ini juga nantinya akan dinaikan ke tahap penyidikan,” tutup Kapolsek. (Friska)

iklan1