Tag: kabupaten minahasa tenggara

SLB Tolombukan butuh sentuhan, Keluarga Ompi – Muksin Berbagi Kasih

Keluarga Ompi Muksin saat merayakan ulang tahun anak mereka dilokasi SLB Tolombukan (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Sekolah Luar biasa (SLB) Tolombukan kecamatan pasan kabupaten minahasa tenggara yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak anak disabilisasi yang datang dari berbagai wilayah. SLB Tolombukan yang saat ini menampung 40 siswa sangat membutuhkan perhatian sehingga ide yang muncul dari anak Delviisio Ompi untuk mengajak teman teman sekolah SMA Ratahan merayakan ulang tahun ke 16 diSLB Tolombukan merupakan bentuk kepedulian anak muda bagi SLB.

Delvisio Ompi yang adalah anak keluarga Ompi-Muksin mengajak teman temannya untuk melihat dari dekat kondisi dan situasi anak peserta didik yang berada diSLB tersebut agar anak muda lainya dapat juga memberikan perhatian bagi SLB ini. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Dewan mitra Vocke Ompi mengatakan.

“Saya bangga dengan ide dan kreativitas anak saya yang mengajak teman teman sekolah untuk melaksanaan acara ulang tahun ditempat ini, sebab saman sekarang banyak anak muda yang merayakan ulang tahunnya ditempat keramaian bahkan hingga diskotik,namun mereka tidak tau jika masi banyak tempat dan sanak saudara lain yang butuh perhatian,” ujar Ompi.

Sementara ketua Yayasan syalom Norry F Kawengian mengatakan terima kasih yang sebesar besarnya atas perhatian kel.Ompi Muksin yang telah berkunjung disekolah kami, bahkan telah memberikan bantuan materi berupa uang tunai bagi pembangunan SLB ini,” ungkap enci Norry.(Jemmy k)

Tabsel Siapkan Lebaran Jelas Sejahtera, Bangun Citra Sumendap bagi Umat Islam

James Sumendap foto bersama warga (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Desa Tababo selatan yang adalah bagian Tababo raya kecamatan Belang kabupaten minahasa tenggara (mitra) merupakan penduduk yang hampir 100% adalah muslim. Hukum tua Desa Tababo selatan (Tabsel) Citra Kawulusan dikantornya (rabu 7/6) menuturkan.

“Masyarakat Tabsel akan mempersiapkan Lebaran tahun ini dengan istilah “Lebaran Jelas Sejahtra” sebab ditahun 2017 semua infrastruktur didesa Tabsel telah dibangun oleh Bapak Bupati Mitra James Sumendap sebagai bagian program kesejahtraan umat yang nyata sehingga tak berlebihan jika masyarakat Tabsel mengungkapkan rasa syukur ini dengan merayakam lebaran nanti sebagai “lebaran JS Ok,” ujar hukum tua citra.

Hukum Tua (Foto Suluttoday.com)

Ditambahkan Citra, pembangunan dana desa yang kini juga mulai dikerjakan yang antra lain pemasangan lampu jalan dan pengecoran bahu jalan akan menambah semarak Lebaran. ”Sebab masyarakat tak kwatir lagi berjalan dilorong yang gelap semua jalan dan lorong sudah diterangi lampu jalan, bahkan tak ada lagi jalan dan lorong yang belum diaspal,” kata hukum tua perempuan muslim yang taat.

Diketahui bahwa Desa Tababo Raya merupakan warga muslim terbesar dimitra juga saat ini dalam menjalankan puasa Ramadhan saat malam hari melakukan ronda malam sebagai bagian penjagaan kemanan lingkungan yang terus digalakan dimotori langsung para hukum tua dan tokoh agama. (Jemmy K)

Tuama Tousawang, James Sumendap Dampingi Fahri Hamzah Pulang

James Sumendap mendampingi Fahri Hamzah saat berada di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Kedatangan wakil ketua DPR-RI Fahri Hamsa di bumi nyiur melambai menuai berbagai kontroversi bahkan para pimpinan eksekutif sulut yang menjemputnyapun dibuli netizen dengan berbagai ragam ungkapan bahasa ada yang mengkritik tajam dan adapula yang memuji sebagai pejabat yang menghormati tamu negara.

Diantara para pejabat yang menjemput Fahri Hamzah (FH) tampak juga punggawa PDIP mitra James Sumendap, SH yang juga sebagai Bupati Minahasa Tenggara (Mitra). Menjawab tanggapan miring atas munculnya foto bersama Fahri Hamzah di Bandara Sulawesi Utara, ditengah penolakan sejumlah masyarakat yakni datang meminta FH untuk segera meninggalkan bumi nyiur melambai.

“Saya yang minta untuk segera pulang ke jakarta karena beliau belum bisa diterima di Sulut, terlebih masih adanya kekecewaan warga terkait persoalan Ahok,” ungkap Sumendap saat membawakan sambutan di Grand Final Pemilihan putra putri Mitra, di walei Wulan lumintang (13/5).

Lebih lanjut sumendap mengatakan sebagai pejabat negara dan seorang wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah sangat dia hormati, tapi melihat kondisi yang terjadi bahkan munculnya berbagai penolakan yang muncul FH saat ini belum bisa berlama lama di Sulut.

“Saya yang mengantar beliau (FH) ke bandara,karena beliau belum bisa untuk berlama lama di Sulut, tapi lepas dari itu saya sangat hormati beliau selaku pejabat negara” papar Sumendap, dengan gaya oratornya sehingga warga Tousawang menyebutnya “Tuama Tousawang”. (Jemmy K)

Proyek Mitra Mulai Jalan PU dan Kejaksaan MOU

Kadis PU dan asisten II Drs Robby Ngongoloy memeriksa proyek pompa air bersih di blok B perkantoran Mitra (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Pekerjaan proyek pembangunan untuk tahun anggaran 2017 dikabupaten minahasa tenggara (mitra) saat ini sudah mulai berjalan, namun ada kekuatiran yang bakal menjadi bumerang bagi para pejabat pembuat komitmen ataupun pejabat penanggung jawab yakni kepala dinas dalam hal terjadi kekeliruan pekerjaan oleh kontraktor yang pada akhirnya akan berurusan dengan aparat hukum. Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan.

DR. Welly Munaiseche kepada wartawan, Senin (8/5/2017) menjelaskan “kekuatiran akan risiko pekerjaan proyek yang gagal ataupun tak sesuai beztek itu sudah tertera dalam kontrak dengan pihak kontraktor, klausul pekerjaan sudah termuat sehingga pihak pejabat hanya melakukan pengawasan sesuai kontrak atau tidak, tegas Welly.

Sementara kekuatiran akan berhadapan dengan aparat hukum jika nantinya ada pekerjaan proyek yang kurang jelas (KJ) Munaiseche menjelaskan itu akan termuat nantinya dengan pihak kejaksaan dalam MOU TP4D. Diketahui bahwa TP4D (Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah ) sudah dibentuk dan tinggal menetapkan waktu, guna diluncurkan (launching).

Pembentukan tim ini sebagai jawaban atas kekhawatiran para pejabat pusat dan daerah akan dipidanakan, menyusul aturan Gubernur, Walikota dan Bupati dalam melaksanakan program atau proyek pemerintah. Akibat keengganan itu, penyerapan anggaran pemerintah di pusat dan rendah. Pembangunan, akhirnya tersendat para pejabat setiap tingkatan memanfaatkan tim itu, sehingga tidak akan ada lagi ketakutan pejabat saat menggunakan dana pemerintah. Mekanismenya, nanti setiap kali mereka melakukan kegiatan program pembangunan. Pemimpin daerah bisa komunikasi dengan kami kejaksaan. (jemmy k)

UN Tingkat SMP Mitra Dibuka Kandoli

Waki Bupati Mitra Ronal Kandoli buka naskah UN tingkat SMP di SMP N 6 Rasi (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Ujian nasional merupakan suatu evaluasi secara berjenjang bagi siswa. Evaluasi akhir secara nasional tingkat SMP dikabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) secara langsung dibuka oleh Wakil Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli disaat membuka naskah UN, Kandoli mengingatkan para peserta Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dapat meraih hasil terbaik.

”Saya sangat berharap para peserta UN SMP di Minahasa Tenggara dapat meraih hasil terbaik dalam pelaksanaan ujian kali ini,” kata Wabup Mitra Ronald Kandoli saat membuka naskah UN di SMP Negeri 6 Rasi, Selasa (2/5/2017).

Kandoli menuturkan, dalam menghadapi ujian para siswa harus fokus untuk menyelesaikan setiap soal yang diberikan. “Intinya fokus dan teliti dalam menjawab setiap soal-soal ujian, karena apa yang sudah diajarkan oleh para guru pasti bisa dikerjakan semuanya,” jelasnya.

Selain itu, Kandoli meminta agar para siswa lebih giat belajar untuk menghadapi mata pelajaran lain yang akan diujiankan. “Karena ini juga baru hari pertama saya memintakan untuk persiapkan diri adik-adik harus juga sama dalam menghadapi jadwal ujian selanjutnya,” katanya.

Kandoli pun berharap seluruh siswa di Minahasa Tenggara yang mengikuti UN tingkat SMP bisa meraih kelulusan dan melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi.

”Saya sangat berharap semua siswa yang ikut UN di Minahasa Tenggara lulus dan melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, agar supaya minahasa Tenggara kedepan akan menciptakan sumber daya manusia yang lebih baik dan cerdas ujar Kandoli. (Jemmy K).

iklan1