Tag: kabupaten minahasa tenggara

Sempat Tertunda, Pilhut Susulan Tiga Desa di Mitra Sukses Dilaksanakan

Arnold Mokosolang (FOTO Suluttoday.com)

RATAHAN, Suluttoday.com – Sempat tertunda lantaran calon tunggal, Pemilihan Hukum Tua (Pilhut) susulan di tiga desa, yakni Desa Ranoketang Atas (Touluaan), Ratatotok Muara (Ratatotok) dan Minanga (Pusomaen), akhirnya sukses terlaksana.

Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Arnold Mokosolang menyatakan, Pilhut di tiga desa tersebut baru dilaksanakan karena pada saat pendaftaran dan uji kompetensi dilakukan, ketiga desa ini ternyata belum memenuhi syarat untuk melaksanakan Pilhut. Hal itu disebabkan karena hanya terdapat satu bakal calon yang lulus fit and proper test.

“Maka dari itu, panitia pilhut kembali membuka pendaftaran bakal calon. Hingga akhirnya, kemarin Senin (25/11/3019), ketiga desa tersebut bisa menggelar Pemilihan Hukum Tua, dan sukses dilaksanakan,” jelas Mokosolang.

Sementara itu, dari data yang diperoleh, Desa Minanga dimenangkan calon hukum tua Constantia Ratuliu yang juga merupakan petahana dan berhasil menang atas empat kandidat lainnya. Serta Hidajat Bantu menang atas dua pesaingnya di Desa Ratatotok Muara. Sementara untuk Desa Ranoketang Atas, Jefri Kosegeran menang telak atas rivalnya. (Hengly Langoy)

SLB Tolombukan butuh sentuhan, Keluarga Ompi – Muksin Berbagi Kasih

Keluarga Ompi Muksin saat merayakan ulang tahun anak mereka dilokasi SLB Tolombukan (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Sekolah Luar biasa (SLB) Tolombukan kecamatan pasan kabupaten minahasa tenggara yang menyelenggarakan pendidikan bagi anak anak disabilisasi yang datang dari berbagai wilayah. SLB Tolombukan yang saat ini menampung 40 siswa sangat membutuhkan perhatian sehingga ide yang muncul dari anak Delviisio Ompi untuk mengajak teman teman sekolah SMA Ratahan merayakan ulang tahun ke 16 diSLB Tolombukan merupakan bentuk kepedulian anak muda bagi SLB.

Delvisio Ompi yang adalah anak keluarga Ompi-Muksin mengajak teman temannya untuk melihat dari dekat kondisi dan situasi anak peserta didik yang berada diSLB tersebut agar anak muda lainya dapat juga memberikan perhatian bagi SLB ini. Ketua Fraksi PDI Perjuangan Dewan mitra Vocke Ompi mengatakan.

“Saya bangga dengan ide dan kreativitas anak saya yang mengajak teman teman sekolah untuk melaksanaan acara ulang tahun ditempat ini, sebab saman sekarang banyak anak muda yang merayakan ulang tahunnya ditempat keramaian bahkan hingga diskotik,namun mereka tidak tau jika masi banyak tempat dan sanak saudara lain yang butuh perhatian,” ujar Ompi.

Sementara ketua Yayasan syalom Norry F Kawengian mengatakan terima kasih yang sebesar besarnya atas perhatian kel.Ompi Muksin yang telah berkunjung disekolah kami, bahkan telah memberikan bantuan materi berupa uang tunai bagi pembangunan SLB ini,” ungkap enci Norry.(Jemmy k)

Tabsel Siapkan Lebaran Jelas Sejahtera, Bangun Citra Sumendap bagi Umat Islam

James Sumendap foto bersama warga (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Desa Tababo selatan yang adalah bagian Tababo raya kecamatan Belang kabupaten minahasa tenggara (mitra) merupakan penduduk yang hampir 100% adalah muslim. Hukum tua Desa Tababo selatan (Tabsel) Citra Kawulusan dikantornya (rabu 7/6) menuturkan.

“Masyarakat Tabsel akan mempersiapkan Lebaran tahun ini dengan istilah “Lebaran Jelas Sejahtra” sebab ditahun 2017 semua infrastruktur didesa Tabsel telah dibangun oleh Bapak Bupati Mitra James Sumendap sebagai bagian program kesejahtraan umat yang nyata sehingga tak berlebihan jika masyarakat Tabsel mengungkapkan rasa syukur ini dengan merayakam lebaran nanti sebagai “lebaran JS Ok,” ujar hukum tua citra.

Hukum Tua (Foto Suluttoday.com)

Ditambahkan Citra, pembangunan dana desa yang kini juga mulai dikerjakan yang antra lain pemasangan lampu jalan dan pengecoran bahu jalan akan menambah semarak Lebaran. ”Sebab masyarakat tak kwatir lagi berjalan dilorong yang gelap semua jalan dan lorong sudah diterangi lampu jalan, bahkan tak ada lagi jalan dan lorong yang belum diaspal,” kata hukum tua perempuan muslim yang taat.

Diketahui bahwa Desa Tababo Raya merupakan warga muslim terbesar dimitra juga saat ini dalam menjalankan puasa Ramadhan saat malam hari melakukan ronda malam sebagai bagian penjagaan kemanan lingkungan yang terus digalakan dimotori langsung para hukum tua dan tokoh agama. (Jemmy K)

Tuama Tousawang, James Sumendap Dampingi Fahri Hamzah Pulang

James Sumendap mendampingi Fahri Hamzah saat berada di bandara Sam Ratulangi Manado (Foto Ist)

MITRA, Suluttoday.com – Kedatangan wakil ketua DPR-RI Fahri Hamsa di bumi nyiur melambai menuai berbagai kontroversi bahkan para pimpinan eksekutif sulut yang menjemputnyapun dibuli netizen dengan berbagai ragam ungkapan bahasa ada yang mengkritik tajam dan adapula yang memuji sebagai pejabat yang menghormati tamu negara.

Diantara para pejabat yang menjemput Fahri Hamzah (FH) tampak juga punggawa PDIP mitra James Sumendap, SH yang juga sebagai Bupati Minahasa Tenggara (Mitra). Menjawab tanggapan miring atas munculnya foto bersama Fahri Hamzah di Bandara Sulawesi Utara, ditengah penolakan sejumlah masyarakat yakni datang meminta FH untuk segera meninggalkan bumi nyiur melambai.

“Saya yang minta untuk segera pulang ke jakarta karena beliau belum bisa diterima di Sulut, terlebih masih adanya kekecewaan warga terkait persoalan Ahok,” ungkap Sumendap saat membawakan sambutan di Grand Final Pemilihan putra putri Mitra, di walei Wulan lumintang (13/5).

Lebih lanjut sumendap mengatakan sebagai pejabat negara dan seorang wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah sangat dia hormati, tapi melihat kondisi yang terjadi bahkan munculnya berbagai penolakan yang muncul FH saat ini belum bisa berlama lama di Sulut.

“Saya yang mengantar beliau (FH) ke bandara,karena beliau belum bisa untuk berlama lama di Sulut, tapi lepas dari itu saya sangat hormati beliau selaku pejabat negara” papar Sumendap, dengan gaya oratornya sehingga warga Tousawang menyebutnya “Tuama Tousawang”. (Jemmy K)

Proyek Mitra Mulai Jalan PU dan Kejaksaan MOU

Kadis PU dan asisten II Drs Robby Ngongoloy memeriksa proyek pompa air bersih di blok B perkantoran Mitra (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Pekerjaan proyek pembangunan untuk tahun anggaran 2017 dikabupaten minahasa tenggara (mitra) saat ini sudah mulai berjalan, namun ada kekuatiran yang bakal menjadi bumerang bagi para pejabat pembuat komitmen ataupun pejabat penanggung jawab yakni kepala dinas dalam hal terjadi kekeliruan pekerjaan oleh kontraktor yang pada akhirnya akan berurusan dengan aparat hukum. Kepala dinas pekerjaan umum dan penataan.

DR. Welly Munaiseche kepada wartawan, Senin (8/5/2017) menjelaskan “kekuatiran akan risiko pekerjaan proyek yang gagal ataupun tak sesuai beztek itu sudah tertera dalam kontrak dengan pihak kontraktor, klausul pekerjaan sudah termuat sehingga pihak pejabat hanya melakukan pengawasan sesuai kontrak atau tidak, tegas Welly.

Sementara kekuatiran akan berhadapan dengan aparat hukum jika nantinya ada pekerjaan proyek yang kurang jelas (KJ) Munaiseche menjelaskan itu akan termuat nantinya dengan pihak kejaksaan dalam MOU TP4D. Diketahui bahwa TP4D (Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah ) sudah dibentuk dan tinggal menetapkan waktu, guna diluncurkan (launching).

Pembentukan tim ini sebagai jawaban atas kekhawatiran para pejabat pusat dan daerah akan dipidanakan, menyusul aturan Gubernur, Walikota dan Bupati dalam melaksanakan program atau proyek pemerintah. Akibat keengganan itu, penyerapan anggaran pemerintah di pusat dan rendah. Pembangunan, akhirnya tersendat para pejabat setiap tingkatan memanfaatkan tim itu, sehingga tidak akan ada lagi ketakutan pejabat saat menggunakan dana pemerintah. Mekanismenya, nanti setiap kali mereka melakukan kegiatan program pembangunan. Pemimpin daerah bisa komunikasi dengan kami kejaksaan. (jemmy k)

iklan1