Tag: kabupaten minahasa utara

Shintia Rumumpe Jadi Pelopor Bagikan Bantuan di Talawaan

SGR saat membagikan dana segar kepada masyarakat (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Keberpihakan pada masyarakat sudah menjadi ciri khas dan identitas dari politisi Shintia Gelly Rumumpe. Seni (15/6/2020), Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) itu berbagi bantuan kemanusiaan dengan masyarakat di Desa Winetin, Wusa dan perumahan Erpak Kecamatan Talawaan.

Legislator yang dielu-elukan masyarakat untuk maju sebagai Calon Bupati Minut ini dikenal rutun mengunjungi masyarakat. Berbeda dengan politisi lainnya, SGR begitu Shintia Rumumpe akrab disapa tiap kali mengunjungi masyarakat tidak dengan tangan kosong. Politisi perempuan ini selalu turun membawa berkat untuk dibagikan kepada masyarakat.

Saat diwawancarai, SGR menyebut bahwa tujuan dilakukannya safari kepada masyarakat agar perkembangan dan situasi yang dirasakan masyarakat di tengah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Tekad SGR untuk membantu masyarakat, dengan cara-cara edukasi tak perlu diragukan lagi. Selain berbagi kelebihan (dana dan materi), SGR pun mengajak masyarakat agar menjaga kebersihan. Ikut berpartisipasi dalam pembangunan di daerah.  

Santun, SGR menyapa masyarakat (Foto Istimewa)

”Kegiatan sosial dan kepedulian ini saya lakukan sebagai bagian dari gaya hidup saya. Sudah terbiasa saya dididik keluarga untuk membantu sesama. Bagi siapapun yang berkelebihan berkat (rezeki) mereka punya kesempatan untuk berbuat bagi yang lain. Nah hari ini, saya bersyukur karena bisa mengunjungi warga Desa Winetin, Wusa dan masyarakat yang ada di perumahan Erpak untuk berbagi dalam kebahagiaan. Semoga apa yang kita lakukan ini bermanfaat bagi masyarakat,” kata SGR, Senin (15/6/2020).

Sekedar diketahui, kehadiran SGR bersama tim dijemput dengan kegembiraan dari masyarakat. SGR yang disebut-sebut sebagai politisi dermawan itu mendapat sambutan luar dan apresiasi dari masyarakat. Putri tercinta dari Bupati Minut, Vonnie Anneke Panambunan ini punya posisi istimewa di hati masyarakat.

(*/Bung Amas)

Calvin Castro: SGR Sangat Berpotensi Menangkan Pilkada Minut

Shintia Gelly Rumumpe dan Calvin Castro (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak tahun 2020 diprediksi berlangsung penuh persaingan ketat. Terutama di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dimana sejumlah nama politisi yang digadang-gadang maju sebagai calon Bupati Minut mulai bergema. Eskalasi politik di Minut mulai terasa, dimana nama kandidat Bupati seperti Shintia Gelly Rumumpe (SGR) telah mengkristal.

Para aktivis, tokoh masyarakat, tokoh agama dan politisi pun mulai membincangkan nama politisi cantik tersebut. SGR yang juga Ketua DPRD Minut menurut Calvin Castro, politisi muda Sulut, sangat berpeluang memimpin Kabupaten Minut. Politisi partai NasDem mempunyai buah pikiran yang berdasar pada keberagaman dan kerukunan, yang dibutuhkan masyarakat.

“Di basis masyarakat akar rumput, nama Ibu Shintia Gelly Rumumpe mulai disebut-sebut. Pilkada Minut 2020 ini bakal melahirkan kepemimpinan muda yang energik, milenial, berpengalaman dan sudah pasti akan membawa pembaharuan bagi warga Minut. SGR menjadi politisi yang dipercaya masyarakat sebagai pengayom. Beliau tidak resisten, di kalangan politisi juga SGR selalu menjadi magnet,” kata Calvin politisi muda sekaligus aktivis ternama Sulut ini, Selasa (4/2/2020).

Bung CC begitu sapaan Castro yang juga aktivis LSM Anti Korupsi itu mengharapkan SGR tampil dalam momentum Pilkada di Minut. Hal itu bukan tanpa alasan, karena rekam jejak, dedikasi dan kepedulikaan politisi muda berprestasi itu telah dirasakan masyarakat Minut. SGR dikatakannya sebagai cahaya perubahan yang akan lebih memajukan Minut kedepannya.

“SGR unggul dibanding sejumlah bakal calon Bupati Minut lainnya. Ya, tentu dari rekam jejak, karya dan dari segi perhatian sangat menjadi ukuran. Beliau ini potret politisi perempuan yang memiliki wawasan luas, tidak membeda-bedakan latar belakang masyarakat. Punya wibawa sebagai pemimpin, apalagi SGR ramah, rendah hati dan berjiwa sosial. Sosok seperti inilah yang dirindukan masyarakat, itu sebabnya kami mendukung sepenuhnya SGR maju sebagai calon Bupati Minut,” tutur Calvin menutup.

Sekedar diketahui, kiprah SGR juga mendapat perhatian beberapa pimpinan partai politik di Minut. Peluangnya untuk diusung partai politik besar sangatlah kuat. Politisi vokal yang murah senyum ini tidak mau mengabaikan aspirasi masyarakat. Baginya pengabdian kepada masyarakat adalah segalamnya. Selain itu, dukungan terhadapnya terus mengalir.(*/Am)

Jelang Penetapan UMP 2020, Dewan Pengupahan Turun Lapangan

Perbincangan serius antara Dewan Pengupahan Sulut dan Wakil Walikota Bitung (FOTO Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Penetapan dan pengumuman upah minimum provinsi (UMP) 2020 semakin dekat. Dan untuk menunjang prosesnya, Dewan Pengupahan Sulawesi Utara turun ke lapangan. Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Suĺut, Erny B Tumundo, dewan pengupahan mengumpulkan sejumlah data pendukung di Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Bitung.

Di Kota Bitung, dewan pengupahan yang terdiri dari unsur serikat pekerja dan buruh, dan Apindo berkesempatan berdialog langsung dengan Wakil Walikota, Maurits Mantiri. Usai Bitung dan M inahasa Utara, dewan pengupahan juga akan turun ke Kabupaten Minahasa Selatan dan Kabupaten Minahasa Tenggara.

Tumundo selakub Sekretaris Dewan Pengupahan mengatakan bahwa penetapan UMP 2020 masih memakai aturan yang berlaku yaitu PP 78, namun di tahun  2021 akan menggunakan formula perhitungan komponen hidup layak. Untuk itu, melalui kunjungan ke wilayah-wilayah yang belum ada dewan pengupahan, Tumundo mengajak agar segera dibentuk.

Pasalnya usai UMP ditetapkan dan diumumkan selang 21 hari kabupaten/kota diharapkan bisa mengumumkan upah minimun kabupaten/kota. Pengumuman resmi UMP 2020 Sulut, akan dibacakan 1 November nanti.(cat)

Selesaikan Studi S2 Wabup LENGKONG Raih Predikat Cumlaude

Joppie Lengkong (FOTO Ist)

MINUT, Suluttoday.com – Di tengah kesibukan Ir Joppie Lengkong sebagai Wakil Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dan rutinitas organisasi gereja serta kemasyarakatan, Ir Joppi Lengkong MSi membuktikan semangatnya untuk menyelesaikan studi strata dua (S2) di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.

Senin (3/7/2018) kemarin, suami tercinta dari Jeivi Lengkong Wijaya STh ini berhasil meraih predikat cumlaude dalam ujian tesis pascasarjana Unsrat Manado dengan judul tesis ‘Strategi Pengembangan Kawasan Wisata Likupang Kabupaten Minahasa Utara’.

“Puji Tuhan atas kemurahan-Nya memberikan hikmat, bijaksana, kemampuan dan ketekunan selama dua tahun ini berusaha menambah ilmu pengetahuan di tengah tugas, pekerjaan, tekanan, tantangan dan pergumulan,” ujar Wabup Lengkong.

Lanjut Wabup Lengkong, dipilihnya penelitian tersebut adalah untuk mengembangkan Likupang sebagai Khawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang juga masuk dalam pengembangan pariwisata nasional, sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik provinsi mauoun kabupaten.

Hal itu dikarenakan potensi wisata Likupang yang cukup besar, dengan 20 objek wisata alam, 12 objek wisata yang dibuat yang akan terus berkembang, juga ada 29 spot penyelaman yang indah. Sesuai analisa SWOT yaitu metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau bisnis, Wabup Lengkong merekomendasikan sejumlah strategi yang harus dilakukan dalam mengembangkan wisata di Likupang.

Diantaranya, membuat rencana detail tata ruang kawasan wisata Likupang, melakukan kerjasama dengan trevel baik lokal maupun internasional, untuk mendatangkan wisatawan ke likupang serta melakukan diskusi tentang hal-hal apa yang harus dibenahi.

Selanjutnya membuat program yang terpadu, antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten melalui kegiatan Festival Pesona Gunung Klabat yang disusun dengan skala nasional, mempercepat pembangunan jalan raya dari Bandara Sam Ratulangi menuju Likupang.

“Pembenahan terhadap sarana dan prasarana di objek-objek wisata, seperti masalah air bersih, listrik, jaringan telepon dan internet, akses jalan ke lokasi wisata, serta pelabuhan untuk menghubungkan Likupang ke pulau-pulau lainnya seperti Lihaga, Nain, Mantehage, Gangga dan sebagainya,” kata ayah dari Sheren Putri Lengkong itu.

Strategi lainnya yaitu memperbanyak atraksi kesenian dan budaya, bekerjasama dengan sanggar untuk menampilkan pertunjukan secara rutin, melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat untuk meningkatkan sadar wisata, menambah polisi sektor di Likupang, membenahi penanganan sampah secara terpadu serta mempercepat KEK Pariwisata.

Dalam penyelesaian ujian tesis ini, Wabup Lengkong secara khusus berterima kasih kepada istri dan anak yang sangat memotivasi.

“Kadang dari tempat kerja harus ke tempat kuliah, pulang tengah malam karena harus menyelesaikan tugas, tapi istri dan anak selalu memahami dan mendorong juga keluarga dan orang-orang terdekat saya selalu memberikan motivasi,” kunci Lengkong (Eman)

Akibat Jalan Berlobang di Sarongsong Dua Nyaris Memakan Korban

Kondisi jalan yang mengalami kerusakan (FOTO Suluttoday.com)

MINUT, Suluttoday.com – Ruas Jalan depan SMK Baramuli Sarongsong Dua yang berlubang menganga diruas jalan Sarongsong dua kembali mengancam keselamatan pengguna jalan baik itu kendaraan roda empat, maupun kendaraan roda dua.

Beberapa hari lalu sebuah mobil Ayla dari arah Airmadidi menuju Manado, nyaris menabrak rumah warga saat menghidari beberapa llbuah lubang tersebut. Rabu (7/6/2018) sekitar pukul 6.35 Wita, dua gadis cantik bernama Fika (20), Ayu (19), karyawati salah satu perusahaan di Bitung, bergoncengan dari arah Airmadidi kearah Manado, dengan sebuah sepeda motor matic warna merah muda.

Didepan SMK Baramuli, motor yang dikendarai Fika, melambung dan halangi pandangan gadis manis itu, padahal didepannya sudah menganga beberapa lubang besar dan dalam. Karena lubang sudah terlalu dekat, Fika tak dapat menghindari lagi. Roda depan sepeda motor pun terperosok, sedangkan Fika dan Ayu terlempar keluar jalan dengan beberapa bagian tubuh sakit karena terbentur aspal.

“Saya tidak tahu kalau ada beberapa lubang besar disini, sehingga kami jatuh. Masih untung tak ada mobil dibelakang kami,” seru Ayu sambil meringis menahan sakit di lutut kirinya.

Sesuai keterangan warga setempat, lubang-lubang besar itu sudah banyak memakan korban. Hanya saja para korban teperosok di lobang itu tidak tahu harus melaporkan siapa dan kemana.

“Sudah banyak korban gara-gara lubang-lubang ini, tapi mereka tak tahu harus melapor pada siapa. Apakah nanti sudah ada yang mati celaka baru pemerintah akan bergerak,” tukas Joni warga Kelurahan Sarongsong Dua Linggkungan III.

Terpisah, Jefran de’Jong aktivis Li TIPIKOR Sulut mengecam sikap diam dan janji dari BPJN XV, terkait keberadaan lubang-lubang menganga mengancam keselamatan manusia itu.

“Beberapa waktu lalu saya ada mengutip janji Kabalai BPJN XV janji akan segera memperbaiki lubang-lubang itu. Sampai hari ini, maana janjinya, apakah nanti sudah ada pengguna jalan yang mati karna celaka disitu baru ada perbaikan,” katanya.

Lanjut de’Jong, jika dalam beberapa waktu kedepan ada pengguna jalan yang celaka dan mati ditempat itu, pihaknya akan mengawal laporan ke ranah hukum, terkait pembiaran oleh BPJN XV, dari PPK, Kasatker maupun Kabalai.

“Sebaiknya segeralah lakukan perbaikan, jangan nanti sampai ada korban nyawa. Sebab, apabila yerjadi hal-hal tak di inginkan, kami pasti mengawal laporan dan proses hukum terhadap BPJN XV dari PPK sampai Kabalai nya,” janji Jefran.(Eman)

iklan1