Tag: kabupaten minahasa

Polisi Amankan 3 Pemuda Kasus Pelemparan Rumah

Para pelaku Pelemparan rumah (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Kepolisian sektor (Polsek) Tumpaan mengamankan 3 (tiga) tersangka kasus pelemparan rumah yang terjadi pada hari Selasa (5/9/17) pkl. 23.30 wita di Desa Tumpaan Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan(Minsel) Ketiga tersangka yang berhasil diamankan yakni DT (Dandi), 15 tahun, warga Desa Popontolen; ND (Noldy), 23 tahun, warga Desa Tumpaan; dan FR (Frangky/Boboho), 24 tahun, warga Desa Tumpaan.

Kapolsek Tumpaan Iptu Asprijono Djohar saat dikonfirmasi pagi tadi, Kamis (7/9/17), mengungkapkan bahwa kedua tersangka pelemparan rumah tersebut diamankan malam tadi di kediamannya masing-masing.

“Kasus ini memang benar-benar kami atensi; sejauh ini ada 3 (tiga) tersangka yang berhasil kami amankan yaitu DT (Dandi), ND (Noldy) dan FR (Frangky/Boboho),” ungkap Kapolsek.

Diketahui pelemparan rumah terjadi di Desa Tumpaan Satu Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahasa Selatan pada hari Selasa (5/9) malam sekira pkl. 23.30 wita yang mengakibatkan kerusakan pada atap rumah milik dari Bapak Abdul Samad Mariama.

“Masih akan dilakukan pendalaman dan penyelidikan lanjutan terkait dengan adanya indikasi bertambahnya tersangka,” tutup Kapolsek.(Friska)

Genjot Sektor Pariwisata, Disbudpar Minahasa Gandeng Swasta Gelar Lomba Memancing

Kadis Budpar Kabupaten Minahasa saat bersama pihak swasta (Foto Ist)

TONDANO – Komitmen menyukseskan Pesona Minahasa 2017 yang sementara bergulir kembali Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa dengan menggandeng Owner Restoran Pemandangan Danau Tondano (PDT) akan menggelar even Lomba Memacing Ikan di Danau Tondano pada Minggu (7/5/2017) pukul 12.00 Wita s/d selesai bertempat kompleks Restoran Danau Tondano, Kelurahan Paleloan Kecamatan Tondano Selatan.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi didampingi Plh Sekdis Jimi Pinangkaan SE MSi menyampaikan hal tersebut di Ruang Kerja-nya siang tadi. Dikatakan Tumundo bahwa lomba memancing Ikan ini terbuka luas bagi semua masyarakat di Kabupaten Minahasa bahkan masyarakat di Provinsi Sulawesi Utara yang mempunyai hobby dan gemar memancing ikan.

Ditambahkan Tumundo, melalui kegiatan ini pihaknya bersyukur atas kepedulian para pengusaha yang melakukan aktivitas di pinggiran Danau Tondano dengan mensuport kegiatan yang menunjang program pariwisata serta turut mensukseskan Pesona Minahasa 2017 yang sementara berlangsung. Diharapkan Tumundo agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses dan para peserta lomba disamping dapat menyalurkan hobby-nya, juga dapat menikmati keindahan Danau Tondano yang sudah terkenal di dunia internasional.

Sementara Owner Restoran Pemandangan Danau Tondano Yona Korengkeng bersama Ghea Glorya Motuloh dan Mihelle Genezy menyampaikan bahwa pemenang lomba ini akan memperoleh hadiah berupa Juara I mendapatkan Trophy dan Uang Tunai Rp 2.500.000, Juara II mendapatkan Trophy dan Uang Tunai 1.500.000, dan Juara III mendapatkan Trophy dan Uang Tunai 1.000.000, serta beberapa hadiah hiburan dari pelaksana.

Ditambahkan ketiganya, bahwa pendaftaran peserta sudah dibuka bertempat di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa dan Restoran Pemandangan Danau Tondano atau menghubungi HP 081261199547 (Sheperd Evo), 082187118866 (Jovan), 085240648888 (Steven) dan 08124300077 (Jimi).

“Dalam Lomba yang dipadukan dengan Grand Opening Restoran Pemandangan Danau Tondano ini akan dimeriahkan pula dengan penampilan artis Irma Darmawangsa, Michael AFI dan 3 Kingkong sebagai Bintang Tamu dalam kegiatan ini” ujar Yona, Ghea dan Mihele sambil mengharapkan dukungan semua pihak untuk suksesnya acara tersebut.(*/Mas)

Festival Benteng Moraya dan Karnaval Bendi Hias Ramaikan Minahasa

Benteng moraya Minahasa (Foto Ist)

Benteng moraya Minahasa (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Kabupaten Minahasa dibawah kepemimpinan Bupati Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dan Wakil Bupati Ivan Sarundajang terus konsisten melakukan pengembangan pariwisata. Hal tersebut seperti disampaikan Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa, Agustivo Tumundo, SE.,M.Si terkait rencana dilaksanakannya kalender of even.

Dimana sebagai salah satu kalender even dalam menyukseskan Pesona Minahasa 2017 yang merupakan kegiatan Kuncikan Tahun Baru 2017 sebagai agenda andalan di bidang pariwisata dan kebudayaan Kabupaten Minahasa yaitu Festival Benteng Moraya dengan kegiatan Karnaval Bendi Hias. Dikatakan Agustivo Tumundo SE MSi, Pesona Minahasa 2017 akan digelar pada Minggu (29/1/2017).

Kegiatan ini dilepas secara resmi oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi dengan mengambil lokasi Start di Kompleks Benteng Moraya Tondano, dan melewati rute Jalan Boulevard Tondano, Jalan raya Koya, putar arah di Tugu Tataaran, lewati Jalan Boulevard lagi, belok di Jalan raya Roong, menuju ke Wewelen, belok kanan arah Luaan, belok kanan menuju Gereja GMIM Sentrum, belok kiri arah Kiniar, belok kanan lewati jembatan Kiniar, kemudian belok kiri arah Kantor Bupati Minahasa, dan Finish di Taman God Bless Minahasa Tondano City.

Lanjut Tumundo mengatakan kegiatan ini terbuka untuk umum, bahkan Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi bersama Ketua TP PKK Dr Olga Sajow-Singkoh MHum, Wakil Bupati Ivan Sarundajang dan ibu Jashinta Sarundajang-Paat, Sekdakab Jeffry Korengkeng SH dan ibu Seeve Korengkeng-Warouw serta para Forkopimda dan jajaran pejabat Pemkab bersama isteri dan suaminya akan turut pula dalam Karnaval Bendi Hias ini, dengan menghiasi Bendi yang akan ditumpangi dengan hiasan yang tematik dan kreatif.

Ditambahkan Tumundo dalam kegiatan ini akan dinilai oleh Tim Juri, dimana para pemenang akan memperoleh hadiah Juara I memperoleh Trophy Tetap Bupati Minahasa dan uang tunai Rp 5 Juta, Juara II memperoleh Trophy Wakil Bupati Minahasa dan uang tunai Rp 3 Juta, dan Juara III memperoleh Trophy Sekdakab Minahasa dan uang tunai Rp 2 Juta. Sedangkan semua peserta yang berpartisipasi akan menerima piagam penghargaan.

Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Melissa Rondonuwu SP selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa pendaftaran peserta sudah terbuka untuk masyarakat umum dengan Sekretariat Panitia bertempat di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa, Jln Manguni No 15 Wewelen Tondano.

“Adapun Teknikal Meeting Lomba dan Karnaval Bendi Hias ini akan dilaksanakan pada hari Senin, 23 Januari 2017 pukul 13.00 Wita bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Tondano” urai Melissa.

Sementara itu, ditambahkan Melissa, dalam Teknikal Meeting ini akan dilakukan pula Pencabutan Undian Nomor Peserta Lomba dan Karnaval Bendi Hias ini. (*/ST)

Diduga Mencabuli Anak Kandung, SS Warga Minahasa Dipolisikan

ilustrasi

ilustrasi

JAKARTA  – Wah, SS alias Sam (42), warga Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang ojek diamankan oleh Tim Resmob Manguni Polda Sulut, Senin (26/9/2016) kemarin.

Lelaki tersebut dibekuk berdasarkan laporan dari istrinya sendiri atas dugaan telah mencabuli anak kandung mereka, ES (14) selama enam tahun.

Perbuatan pelaku itu terungkap ketika Jumat (23/9/2016) siang saat istrinya sedang bekerja, pelaku dalam keadaan telanjang bulat menerobos masuk ke kamar korban. Di dalam kamar tersebut, pelaku menyuruh anaknya melakukan hal asusila.

Namun permintaan ayah bejat itu langsung ditolak gadis yang kini duduk di bangku SMA itu, dengan alasan sedang haid.

Pelaku marah dan menampar anak gadisnya sambil mengancam akan menganiaya anaknya kembali. Korban pun secara terpaksa melayani nafsu bejat ayah kandungnya itu.

Setelah kejadian itu, korban menceritakan perilaku ayahnya kepada sang ibu. Dari situlah terungkap bahwa bahwa hal tersebut sudah sering dilakukan ayahnya sejak korban masih kelas III SD.

Tidak terima kejadian tersebut, ibu korban melaporkan peristiwa yang dialami anaknya ke SPKT Polda Sulut, Sabtu (24/9/2016). Dari pengakuan pelaku, hal tersebut dilakukannya atas keinginan korban sendiri di dalam rumahnya sejak anaknya lulus SD.

“Saya minta maaf kepada keluarga saya, terutama anak saya yang saya sayangi sekali,” ujar SS saat diwawancarai di Polda Sulut, Selasa (27/9/2016).

Pelaku pun mengakui meminta kepada anaknya untuk keluar dari rumah mereka kalau ada intimidasi dari keluarga.

“Saya katakan pada anak saya lebih baik keluar dari rumah kalau begini keadaannya, tapi istri saya pun ikut keluar dari rumah,” kata SS.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Kombes Pol Pitra Ratulangi saat dikonfirmasi mengatakan bahwa sudah ada tujuh orang saksi yang diperiksa dan terbukti kuat bahwa pelaku melakukan kejahatan seksual terhadap anak kandungnya sendiri.

“Terhadap tersangka kita sudah lakukan penahanan dan kita kenakan pasal berlapis karena sudah termasuk kejahatan luar biasa,” ujar Pitra Ratulangi.

Pelaku, menurut Pitra, dikenakan Undang-undang KDRT dan Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman cukup tinggi, minimal lima tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

“Kita mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, karena ternyata kejahatan-kejahatan itu tidak kita sangka, datang dari orang terdekatnya, perlu kita waspadai bersama,” pungkas Pitra. (Kompas.com/Ikhy)

Kompak Mahasiswa dan Pelajar Papua di Sulut Peringati HUT RI

Mahasiswa asal Papua di Sulut saat mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI ke-71 (Foto Suluttoday.com)

Mahasiswa asal Papua di Sulut saat mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI ke-71 (Foto Suluttoday.com)

MINAHASA – Secara serempak dan kompak para perwakilan mahasiswa dan pelajar asal Papua meriahkan upacara HUT RI yang ke-71. Upacara bendera HUT RI yang tersebar di beberapa titik berlangsung di Kota Manado, Kota Tomohon dan Kabupaten Minahasa. Dalam kegiatan tersebut, perwakilan mahasiswa dan pelajar asal Papua di sulut kompak menjadi petugas upacara.

Kemeriahan peringatan HUT RI oleh mahasiswa dan pelajar asal Papua di Sulut menegaskan bahwa Sulut sangat menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika. Keberagaman yang ada adalah wujud dari ke Indonesiaan, sehingga partisipasi aktif para mahasiswa dan pelajar asal Papua yang sedang belajar di Sulawesi Utara harus di apresiasi sebagai tindakan yang positif dan perlu di contoh oleh para mahasiswa baru asal Papua, tidak perlu takut karena Papua adalah Indonesia.

Ikut berperan dalam upacara HUT RI ke-71, mahasiswa asal Papua di Sulut ambil bagian (Foto Suluttoday.com)

Ikut berperan dalam upacara HUT RI ke-71, mahasiswa asal Papua di Sulut ambil bagian (Foto Suluttoday.com)

Keseriusan mereka dalam menuntut ilmu dan mencari wawasan harus didukung oleh seluruh elemen yang ada di Sulut, jangan sampai mereka terkooptasi bahkan terintimidasi oleh kelompok yang dapat menggagalkan harapan dan cita-cita mereka untuk menjadi SDM teladan yang akan membangun Papua demi negeri pertiwi Indonesia Raya, Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-71. (*/Rahmat)

iklan1