Tag: kabupaten minsel

Polisi Ringkus ML, Dugaan Kasus Penganiayaan Seorang Perempuan di Minsel

Tersangka ML saat diamankan (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Tenga mengamankan tersangka dugaan kasus penganiayaan ML (Marthen), 48 tahun, pada malam tadi Rabu (11/10/2017), di kediamannya Desa Tenga 1 Tenga Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Lelaki ML (Marthen) diamankan polisi atas dugaan tindak pidana penganiayaan yang dilakukannya terhadap korban perempuan LP (Lavenia), 24 tahun warga Desa Tenga.

“Usai menerima laporan dari korban perempuan LP (Lavenia) tentang adanya tindak pidana penganiayaan ini, kita langsung bergerak cepat mengamankan tersangka di kediamannya,” ungkap Kapolsek Tenga Iptu Muhammad Amri Kejadian berawal dari pertengkaran adu mulut antara korban dengan istri tersangka, TT (Titi).

Selang beberapa saat kemudian, tersangka keluar rumah dan langsung melakukan pemukulan terhadap korban dengan menggunakan tangan. Aksi bela istri ini akhirnya menggiring tersangka ke ranah tindak pidana yang menyebabkan dirinya harus berurusan dengan pihak kepolisian.

“Korban mengalami luka lebam di kepala belakang kanan serta dibagian pipi kanan; adapun tersangka saat ini sudah diamankan untuk menjalani proses penyidikan,” tutup Iptu Amri. (Friska)

HUT Ke -14 Tahun Kecamatan Kumelembuai Minsel Bakal Dirayakan Meriah

Camat Michael Kamang Waworuntu bersama istri tercinta (Foto Ist)

MINSEL, Suluttoday.com – Pemerintah Kecamatan Kumelembuai Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) akan merayakan Hut Kecamatan ke 14 yang jatuh pada tanggal 1 oktober 2017 nanti. Pada hut Kecamatan Kumelembuai ini akan turut dimeriakan oleh, tarian Kabasaran sanggar seni Tou Makalembuang dari Kumelembuai dua.

Disamping itu ada juga berbagai lomba yang akan di pertandingkan pada kegiatan hut kecamatan nanti misal nya, lomba maengket, lomba pidato, lomba bahasa daerah, lomba tarik tambang, lomba fokal grup,lomba bintang fokalia, sepak bola, foli ball, poco – poco,lomba Figura dan lomba menu.

“Pada tahun ini pemerintah kecamatan Kumelembuai bersyukur, karena sejak awal tahun banyak pencapayan – pencapayan yang kami lakukan, sekaligus kami juga berbangga atas respon masyarakat dalam mendukung setiap program pemerintah. Olehkarena itu pada bulan oktober nanti kecamatan Kumelembuai akan merayakan HUT ke – 14 tahun,sehingga atas keinginan masyarakat kita akan merayakan momen ini,” ujar Camat Kumelembuai Michael Kamang Waworuntu saat di temui media ini pada pembukaan kegiatan Hut kecamatan Senin (18/9/2017).

Dijelaskan Camat Kamang, ini pertamakali nya pemerintah Kecamatan Kumelembuai mengadakan agenda perayaan Hut Kecamatan. Kegiatan – kegiatan yang kami laksanakan terbilang murah meriah, ini semua dilakukan dalamrangka untuk menghibur masyarakat, tambaH Camat Waworuntu.

Ditempat terpisa Vicky Winerungan tokoh pemuda Kumelembuai mengungkapkan rasa bangga nya melihat perkembangan serta kemajuan yang ada di kecamatan Kumelembuai.

“Sebagai warga masyarakat Kumelembuai saya merasa sangat bangga atas kemajuan yang ada di Kecamatan ini, kami juga sudah turut merasakan serta menikmati pembangunan yang ada,terimakasih buat pemkab Minsel ibu Bupati CEP serta Wakil Bupati FDW yang sudah banyak berjuang untuk memajukan kabupaten Minsel kusus nya kecamatan Kumelembuai.Selamat menyambut Hut Kecamatan yang ke -14 tahun,” tutur Winerungan. (Friska)

Antusias Ratusan Warga Desa Lelema Ikuti Sosialisasi Program Pansismas

Kumtua desa lelema Tirsa Romondor (Foto Suluttoday.com)

MINSEL, Suluttoday.com – Pemerintah Desa Lelema Kecamatan Tumpaan Kabupaten Minahas Selatan (Minsel) yang di pimpin Hukumtua Tirsa Rumondor. Melaksanakan sosialisasi tingkat desa, program pansismas III Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2017 – 2018 Jumat (14/07/17).

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi itu sendiri di laksanakan di sekretariat Kantor Hukumtua dan balai pertemuan umum Desa Lelema Jl.Trans Sulawesi. Diketahui Desa lelema memiliki 540 kepala keluarga (KK) serta 1900 jumlah penduduk terdata.

“Program Pansismas ini memang ditujukan untuk kepentingan masyarakat tentang peningkatan penyediaan air bersih kepada masyarakat, dan memang Desa Lelema sangat perlu, karena waktu yang lalu Desa Lelema juga sudah perna mengikuti sosialisasi di kabupaten terkait penyediaan air bersi. Jadi inilah tahapan – tahapan untuk menggolkan desa ini sebagai penerima program pansismas,” ungkap Hukumtua Desa Lelema Tirsa Rumondor saat ditemui Reporter Media ini di ruang kerjanya.

Hadir dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, pembicara dari Bapelit bang Roly Makalius, para perangkat desa serta ratusan masyarakat Desa Lelema.(Friska)

Pemkab Minsel Wujutkan Keinginan Masyarakat Desa Poopo dan Raanan Baru

Kepala dinas Perdagangan Minsel Adrian Sumuweng SP.,M.Si (Foto Suluttoday.com)

MINSEL – Dalam rangka meningkatkan ekonomi rakyat, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) melalui dinas perdaganganyang di pimpin Kadis Perdagangan Adrian Sumuweng SP,MSi. Pembangunan infrastruktur Pasar rakyat di dua desa yakni Pasar di desa poopo dan pasar soko desa raanan baru yang berada di kecamatan Motoling barat Minsel.

Keseriusan pasangan pemimpin Hebat Minsel dalam melaksanakan pembangunan di bidang infrastruktur yang bertujuan untuk peningkatan ekonomi masyarakat terus dilakukan. Tahun 2017 ini pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan ywng di tata dari Anggaran Pembelanjaan dan Belanja Negara (APBN) kucuran dana sebesar 12 Miliar untuk pembangun 2 buah pasar yang ada di Minsel.

Kadis Perdagangan Adrian Sumuweng. SP, MS,i pada media ini Senin (3/7/2017) mengatakan, dana sebesar 12 Miliar untuk pembangunan 2 pasar yakni Pasar Raanan Baru dengan nilai (6 M) diKecamatan Motoling Barat serta pembangunan pasar Poopoh di Kecamatan Ranoyapo pada tahap pertama sebesar 3,5 M dan tahap kedua ini ketabahan 6 M, totalnya 9,5 Miliar.

Saat ini anggaran 12 M untuk pembangun kedua pasar diatas telah masuk pada tahapan lelang. Untuk rencana pengoperasian pasar ini akan dilaksanakan pada tahun 2017 ini. ” terang Sumuweng Ditambakan Sumuweng, sebagaimana harapan pemerintah daerah dalam hal ini Bupati CEP dan Wakil Bupati FDW Pasar-pasar ini akan membantu masyarakat memasarkan hasil pertanian yang mereka miliki,” ujarunya.(Friska)

Desa Nyaris di Telan Ombak Laut, Warga Minta Perhatian Pemkab Minsel

Kondisi pantai (Foto Suluttoday.com)

Kondisi pantai di Desa Ongkaw (Foto Suluttoday.com)

AMURANG – Mirisnya keadaan Desa Ongkaw 3, lewat tinjauan langsung oleh sejumlah awak media. Tepatnya di ongkaw ongkaw 3 jaga 2 dan 3. Sedikitnya ada 150 rumah yang terancam di singgahi air laut ketika musim angin barat datang.

Kepada Suluttoday.com kepala desa ongkaw 3 Ahmad Numbela M.Si mengatakan jika tidak segera di tangani maka sedikitnya 10 rumah akan dimakan air laut dalam beberapa waktu dekat ini.

“Di jaga 2 dan 3, ada 10 rumah kalo musim penghujan datang, nyaris akan tumbang,” ucap Numbela.

Lanjut dikatakan beliau, “dampak lainnya dirasakan oleh 150 rumah yang ada di wilayah terkait, jika datang musim angin barat, atau curah hujan yang tinggi masyarakat kami segera bersiap, untuk pergi mengungsi di rumah keluarga yang ada di Wilayah desa tetangga, ” jelas Numbela.

Diharapkan beliau, kiranya ada tanggapan dan perhatian khusus dari pemerintah kabupaten minahasa selatan (minsel) dalam hal ini dinas dan instansi terkait, dengan keadaan desa yang teralami. Dalam hal ini untuk pembuatan tanggul penahan ombak, sepanjang wilayah yang terancam hilang di telan hantaman ombak laut.

“Meski sudah dimasukan dalam musyawarah desa beberapa tahun yang lalu, belum ada tanggapan dari pemkab minsel, namun kami tetap berharap akan adanya respon positif dari atasan dan pemerintah kami,” harap Numbela menutup. (Angel)

iklan1