Tag: KAHMI

Seminar Nasional dan Jalan Sehat KAHMI Sulut Bakal Ramai

Madzhabullah Ali, sekretaris panitia pelaksana (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Seminar dan Jalan dari Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Utara periode 2020-2025 bakal meriah. Kegiatan yang dilaksanakan usai pelantikan Majelis Pengurus Wilayah (MPW) KAHMI Sulut itu diramaikan sejumlah tokoh politik nasional dan para Menteri. Menurut Madzhabullah Ali, SH selaku Sekretaris KAHMI Sulut menyebut bahwa Seminar Nasional dan Jalan Sehat telah ditetapkan dalam rangkaian rundown acara pelantikan.

”Seminar dan Jalan Sehat berada dalam satu rangkaian kegiatan KAHMI Sulut. Bakal seruh, karena Seminar Nasional dan Jalan Sehat ini akan melibatkan seluruh keluarga besar KAHMI. Begitu pun kader-kader HMI se-Sulawesi Utara akan ikut bersama. Majelis Daerah KAHMI Kabupaten/Kota akan meramaikan dua rangkaian kegiatan ini. Seminar Nasional dilaksanakan, Sabtu 15 Februari 2020, bertempat di hotel Aston Manado, dan Jalan Sehat, Minggu pagi (16/2/2020), mulai dari Lapangan Tikala dan Finish di Lapangan Ketang Baru. Kegiatan ini akan diikuti full oleh Bang DR Akbar Tanjung,” ujar jebolan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini, Kamis (13/2/2020).

Selanjutnya, panitia telah meregistrasi rombongan yang akan hadir di Kota Manado pada cara pelantikan pengurus MPW KAHMI Sulut, Seminar Nasional, Jalan Sehat sekaligus temu alumni akbar. Ical sapaan akrab mantan Sekretaris DPD KNPI Manado itu mengatakan pihaknya sedang menyebarkan undangan, dan kegiatan ini juga bersifat umum sehingga bagi masyarakat yang berkeinginan gabung dipersilahkan.

”Mulai malam ini sudah banyak MD KAHMI mulai melaporkan berapa banyak utusan yang dikirimkan. Panitia sedang mendata semuanya, kita terus mengkoordinasikan demi mantapnya pelaksanaan kegiatan. Hal-hal teknis lain sudah diantisipasi dan dilakukan panitia, sejak kemarin spanduk ucapan, atribut seperti bendera dan undangan juga telah disebarkan. Karena ini kegiatan terbuka untuk umum, silahkan masyarakat yang mau bergabung bisa ikut bersama,” ujar Ichal yang juga diaminkan Dr. dr. Taufiq Pasiak, selaku Ketua panitia pelaksana yang juga Presidium KAHMI Sulut ini. (*/Am)

Pelantikan MW KAHMI Sulut Akan Dihadiri Sejumlah Menteri

Pelantikan dan seminar KAHMI Sulut (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pelaksanaan pelantikan pengurus Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW KAHMI) Sulawesi Utara (Sulut) masa bakti 2020-2025, Sabtu (15/2/2020) bertempat di Graha Gubernuran Sulut, kawasan Bumi Beringin, Insya Allah akan berlangsung sukses.

Selasa (11/2/2020), Ketua Panitia pelaksana pelantikan KAHMI dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Sulut, dr Taufiq Pasiak menyampaikan kesiapan pelaksanaan pelantikan. Taufiq yang juga dosen Unsrat Manado itu mengatakan pelantikan dirangkaikan dengan Seminar Nasional.

“Doakan semoga semua proses pelantikan KAHMI dan FORHATI Sulut berjalan sukses. Alhamdulillah panitia telah menyiapkan segala kebutuhan dan kelengkapan kegiatan. Saya mengajak seluruh keluarga besar KAHMI Sulut hadir dalam kegiatan ini,” ujar Taufiq.

Setelah pelantikan, hari itu juga dilakukan Seminar Nasional di Hotel Aston Manado. Lalu besoknya, Minggu (16/2/2020), pukul 05.30 – 12.00 dilakukan jalan sehat. Start dari Lapangan Sparta Tikala dan finish di Lapangan Ketang Baru. Kegiatan ini juga dilangsungkan dengan Temu Alumni Akbar HMI se-Sulut.

Lanjut Taufiq, Presidium KAMI Sulut terpilih ini menyebut bahwa pelantikan akan dihadiri sejumlah Menteri yang adalah para Alumni HMI. Selain itu, para narasumber yang akan hadir dalam Seminar yaitu mereka yang dinilai berkompeten, dengan mengusung tema: “SDM Unggul di Era Revolusi Industri 4.0 dan Industri 5.0 untuk Mewujudkan Sulut Hebat Menuju Indonesia Emas”.

“Tema Seminar akan dibahas para narasumber yakni, Dr Agung Firman Sampurna, SE.,M.Si (Ketua BPK RI), Dr. H. Zainudin Amali, (Menpora), Olly Dondokambey, SE (Gubernur Sulawesi Utara), Dr. Ahmad Doli Kurnia, (Ketua Komisi 2 DPR RI) dan Dr. H. Akbar Tanjung. Hasil diskusi tentu akan kita buatkan karya dan disampaikan ke pemerintah daerah Sulawesi Utara,” kata Taufiq menutup.

Sementara itu, Koordinator Presidium KAHMI Sulut terpilih Iskandar Kamaru saat diwawancarai menuturkan pelantikan pengurus KAHMI Sulut kali ini harus berbeda dan lebih semarak dari yang sebelum-sebelumnya.

“Panitia pelantikan sedang bekerja keras untuk berhasilnya kegiatan pelantikan MW KAHMI Sulut dan FORHATI. Pelantikan harus lebih semarak dan sukses. Do’akan semoga semua berjalan lancar, sampai hari H pelaksanaan kegiatan. Ayo kita bersatu-padu besarkan KAHMI Sulut,” kata Iskandar yang juga Bupati Bolaang Mangondouw Selatan ini.

Selanjutnya, sejumlah Presidium KAHMI Sulut lainnya seperti Sudendro Boroma, Asripan, Abdurahman Konoras, juga mengajak seluruh keluarga besar KAHMI Sulut menyukseskan kegiatan tersebut.

Untuk diketahui, undangan yang akan hadir ialah para mantan-mantan pengurus organisasi Cipayung. Pengurus Muhammadiyah Sulut, NU Sulut, Syarikat Islam Sulut, DMI Sulut, BKPRMI Sulut, Alkhairat, LPTQ Sulut, PHBI Sulut, IPHI Sulut, BAZNAS Sulut. Kemudian, PA GMNI, senior GMKI, senior PMKRI, Ikatan Alumni PMII, Pemprov Sulut, pemerintah daerah Kabupaten/Kota, Majelis Daerah KAHMI Kabupaten/Kota, organisasi paguyuban, dan undangan lainnya juga akan hadir. (*/Am)

KAHMI Malut Refleksikan 73 Tahun HMI Melalui Ngopi Bareng

Desain spanduk kegiatan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Merefleksikan Perjalanan 73 tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dengan Ngopi Bareng. Cara yang dipilih dalam mengisi Dies Natalis Himpunan Mahasiswa Islam yang ke 73 Tahun, Majelis Wilayah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MW-KAHMI) Maluku Utara (Malut) akan melaksanakan Refleksi 73 Tahun Perjalanan HMI bertema Ngopi Bareng KAHMI Maluku Utara.

Menurut ketua Koordinator Majelis Wilayah KAHMI Maluku Utara, Ishak Naser, Refleksi 73 tahun HMI yang akan dilaksanakan pada Minggu malam, 9 Februari tanpa tema utama. Sehingga semua peserta menjadi pembicara sekaligus memberi solusi atas persoalan-persoalan ke-HMI-an. Termasuk juga soal-soal ke Indonesiaan dan kebangsaan hari ini.

Meski semua peserta menjadi nara sumber, namun penyelenggara menghadirkan 4 (empat) Alumni HMI sebagai pemantik refleksi. Ke empat alumni tersebut mewakili latar belakang profesi. Dari pejabat, politisi, akademisi dan aktivis social.

Mereka adalah, Abd Rahim Odeyani sebagai Wakil Bupati Halmahera Tengah, DR. Herman Oesman sebagai akademisi dan sosiolog Maluku Utara, M. Rahmi Husen, Politis yang juga salah satu Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku Utara dan Hasby Yusuf, Sekretaris Majelis Wilayah KAHMI Maluku Utara yang juga aktivis sosial.

Kegiatan yang akan berlangsung di Brainstorming Cofe Lovers (BCL) di bilangan Hotel bukit Pelangi itu pesertanya selain kader HMI, pengurus komisariat hingga cabang, juga Alumni HMI. Diharapkan kegiatan ini selain menyambung tali silaturrahim, juga sebagai silaturrahmi gagasan dan ide antar sesama keluarga besar HMI – KAHMI. Tak ada kepentingan Politik apapun didalamnya.

“Jadi ini murni silaturrahmi tanpa ada tendensi politik apapun”, tegas Ishak yang juga Ketua DPW Partai Nasdem Maluku Utara.

Menurutnya, pandangan pihak lain yang melihat kegiatan ini ada kepentingan politik adalah hal yang wajar. Karena tahun ini adalah tahun politik. Apalagi ada beberapa alumni HMI yang maju sebagai calon kepala daerah /Wakil kepala daerah. Tapi silaturrahim adalah sesuatu yang wajib. Apalagi momentumnya hari lahir HMI pada 5 Februari.

“Silaturrahmi itu wajib bagi keluarga besar HMI. Soal politik, alumni HMI berada di mana-mana dan meski berbeda pilihan dan kepentingan, silaturrahim harus sambung terus,” ungkap Ishak menutup pembicaraan.

Menurut salah satu pengurus Majelis Wilayah KAHMI Maluku Utara, kegiatan yang akan berlangsung pada 9 Februari mendatang tanpa kepanitiaan dan Ditangani langsung oleh Majelis Wilayah KAHMI. (*/Am)

Anwar Ibrahim Hadiri Pelantikan Fikri Suadu

Berlangsungnya pelantikan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua International Institute Of Islamic Thought (IIIT) yang juga anggota parlemen Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim ikut menghadiri pelantikan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Malaysia di gedung ISTAC IIUM Jalan Bukit Tungku, Sabtu (11/1/2020).

Sebelumnya Ketua KAHMI Malaysia terpilih yang juga mahasiswa International of Islamic Institute of Islamic Civilitation and Malay World (ISTAC) dr Fikri Suadu di Kuala Lumpur pihaknya sudah mendapatkan konfirmasi kehadiran Anwar Ibrahim.

Pelantikan yang dirangkaikan dengan diskusi tersebut kata Fikri juga akan dihadiri berbagai Ormas dari Indonesia. Dalam diskusi yang berlangsung dua sesi itu dengan rincian sesi pertama membahas “Islam dan peradaban dari Perspektif Sejarah dan Isu-Isu di bumi Melayu Nusantara”, sedangkan sesi kedua membahas “Islam dan Peradaban dalam konteks isu kontemporer politik dan demokrasi.”

Pembahasan sesi pertama mulai pukul 09:30 hingga 13:00 menampilkan Dr Saiful Bahry Ruray, anggota DPR RI 2014-2019, Prof Datuk Dr. Awang Sariyan, sejarawan Melayu dan Dr. Mohammad Nasih, akademisi dari Universitas Indonesia.

Pembahasan sesi kedua menampilkan Prof Datuk Dr Osman Bakar dari ISTAC IIUM dan Datuk Seri Anwar Ibrahim yang juga Presiden Partai Keadilan Rakyat sebagai Keynote Speaker di Pelantikan MP KAHMI Malaysia.

“Terima kasih atas kehadiran semua pehak dalam pelantikam pengurus Majelis Perwakilan KAHMI Malaysia yang dihadiri oleh pengurus Majelis Nasional KAHMI Malaysia diantaranya Ahmad Dolly Kurnia Tandjung juga Ketua Komisi 2 DPR RI, dan deretan jajaran pengurus Majelis Nasional KAHMI Jakarta semoga kami dapat menjalankan amanah ini dengan baik,” ujar Fikri Alumni S1 Unsrat Manado ini.

Sementara itu Ketua Panitia Seminar dan Pelantikan Syamsul Arifin mengatakan acara kegiatan tersebut juga bakal dihadiri mahasiswa, Ormas Indonesia di Malaysia, peserta dari Madura dan Riau serta para pejabat dari KBRI Kuala Lumpur. Forum Kali ini juga dihadiri oleh keluarga besar KAHMI Indonesia dari Gorontalo, Ternate, Tidore, Manado, Riau, Madura, dan Aceh. (*/Am)

KAHMI Manado Kupas Soal Relasi Agama dan Sentimen Identitas

Narasumber dan moderator saat memulai pengajian (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menggundang Ketua PRIMA Sulut, Dr Mardhan Umar dan Ketua Walubi Manado, Andiwanto Wiratna, Rabu (8/1/2020), Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Manado menggelar pengajian. Sesi diskusi tematik kali ini membahas soal Efektifkah Agama Mendisrupsi Sentimen Identitas?.

Menurut Doktor Mardhan yang juga dosen IAIN Manado ini bahwa beragama harus didasarkan atas pengetahuan. Ada semangat beragama dan pengetahuan beragama yang tidak boleh disatukan. Namun, kadang kala tidak cermat sehingga dipisah, lalu terjadilah generalisasi. Beragama, disampaikan harus dikuatkan dengan pengetahuan atau keilmuan.

“Ketika semangat beragama tidak sejalan dengan kualitas pengetahuan beragama, maka yang terjadi adalah keserampangan. Hal urusan agama yang substansi dan teknis urusan sosial tak mampu dibedakan. Sehingga bagi saya pengetahuan beragama ini perlu dikembangkan. Saat ini memang suasana yang kita rindukan soal interaksi beragama yang penuh keakraban dan pluralis mulai redup. Ya, poin saya itu karena kesadaran, kemudian pengetahuan beragama kita yang masih minin. Alhasil terjadilah degradasi nilai kehidupan kita secara universal,” kata Mardhan.

Penegasan pula disampaikan Adiwanto yang mengkontruksi dan merefleksikan agama dalam interaksi umat manusia. Dipaparkannya, nilai-nilai agama akan terlaksana dan diaktualisasikan bila pemeluk-pemeluk agama memahami esensi beragama. Kemudian, tidak membenturkan kepercayaan masing-masing pemeluk agama.

Berlangsungnya dialog (Foto Suluttoday.com)

“Kalau nilai agama diimplementasikan dari diri kita secara konsisten, kita akan beradab mengalami kemajuan. Melalui hal-hal kecil kita amalkan, saya rasa seluruh dunia akan aman terkendali. Kita tidak lagi berkonflik dengan sesama. Dasar beragama inilah yang sering terkontaminasi dengan urusan-urusan duniawi, akhirnya kita pun terkendala dalam urusan kepentingan sesaat. Sehingga memberi dampak terjadinya disrupsi. Kita beragama sebetulnya bukan untuk dibenturkan,” ujar Andiwanto.

Sekedar diketahui, Pengajian Inklusive KAHMI Manado yang digelar secara berkala itu dilaksanakan di Kedai Shaad Wenang Kota Manado. Dengan moderator Baso Affandi, kemudian hadir penyelenggara kegiatan dari Majelis Daerah KAHMI Manado. Diantaranya, Idam Malewa, Zaenal Ginsu, Madzhabullah Ali, Agus Abdullah, Fadila Polontalo, juga sejumlah aktivis.

Idam Malewa saat memberikan pandangan (Foto Suluttoday.com)

Para tokoh masyarakat dan jurnalis yang hadir juga mengambil kesempatan dalam dialog interaktif tersebut. Beberapa pikiran yang disampaikan juga terkait kritik terhadap tubuh politik kita yang dijangkiti sentimen politik identitas.

Agama yang harmoni dan paripurna diaduk-aduk dengan isu dan diskursus politik yang menghancurkan persatuan. Belum lagi adanya kapitalisasi serta eksploitasi mimbar-mimbar agama untuk kepentingan politik tertentu, sehingga politisasi agama mulai berjalan secara liberal dan massif. (*/Am)

iklan1