Tag: kampus unsrat manado

Rektor Unsrat Hadiri Pembukaan Pameran The Vision for the Sensual City

Rektor Unsrat foto bersama Atase Kerjasama Universitas Antonie (Foto Ist)

MANADO – Selasa (28/2/2017), Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat, M.Sc.,DEA, menghadiri Pembukaan Pameran The Vision for the Sensual City di Noble House Mega Kuningan. Acara di buka oleh Menteri Luar Negeri Perancis, Jean-Marc Ayrault. Pameran dilaksanakan mulai 28 Februari – 8 Maret 2017.

Rencana pameran pendidikan Perancis dan Uni Eropa di Unsrat 20 Mei 2017 (to be confirmed). Hal itu disampaikan Rektor melalui juru bicara, Hesky Kolibu saat ditanya Suluttoday.com, Rabu (1/3/2017), menurut Hesky pameran pendidikan skala Internasional akan dilaksanakan di Unsrat Manado pada bulan Mei 2017.

”Untuk pameran pendidikan Perancis dan Uni Eropa tanggal 20 Mei 2017 di Auditorium Unsrat bertepatan dengan hari Uni Eropa. Yang akan ikut pameran pendidikan Perancis, Germany, Swiss, Belanda dan negara Uni Eropa lainnya,” ujar Rektor Ellen melalui Jubir Unsrat, Hesky Kolibu.

Terpantau di lokasi pameran Rektor dengan Atase Kerjasama Universitas Antoine, yang pernah datang ke Unsrat waktu acara peresmian Intl Corner terlibat komunikasi akrab. Diharapkan Kolibu bahwa pelaksanaan pameran nantinya akan ditargetkan berjalan maksimal dengan dukungan publikasi dan pemanfaatan potensi sumber daya yang ada di Unsrat. (*/Amas)

Bekerja Keras, Rektor Unsrat Dipercaya Presiden Bangun Rumah Sakit Pendidikan

Rektor Unsrat dan Presiden Jokowi (Foto Ist)

MANADO – Undangan bertemu Presiden Republik Indonesia (RI), Ir Joko Widodo (Jokowi), Jumat (17/2/2017) belum lama ini kepada Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat untuk bertatap muka di Istana Negara ternyata tidak sia-sia. Bahkan, seperti informasi yang dihimpun media ini, Rektor Unsrat mendapat perhatian serius dari Presiden Jokowi untuk pengembangan kampus.

”Presiden menyampaikan banyak hal penting, diantaranya terkait pentingnya penghematan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), kemudian program lain yang patut diapresiasi yaitu Unsrat mendapat kepercayaan karena dipilih pembangunan Rumah Sakit Pendidikan. Presiden melaunching 5 proyek Kemitraan Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), untuk tahun 2017 dan salah satunya adalah Rumah Sakit yang dibangun di Unsrat,” ujar Kumaat saat ditemui Suluttoday.com, seraya menyampaikan pentingnya civitas akademika Unsrat meningkatkan komitmen kerja dan menjaga kepercayaan.

Ditempat terpisah, Wakil Rektor (Warek), IV Bidang Kerjasama Unsrat Prof Sangkertadi DEA menuturkan, bahwa Rektor Prof Ellen Kumaat, berhasil membangun kepercayaan dan merebut Pemerintah Pusat. Sehingga Presiden memilih Unsrat untuk pembangunan Rumah Sakit (RS). Tapi dengan terobosannya, pembangunan tersebut kembali akan dimulai pada 2018 mendatang dengan kerjasama Kemitraan pemerintah dan Badan Usaha.

”Salah satu proyek KPBU dari ke lima proyek yang dilaunching Pak Presiden adalah adalah Rumah Sakit Pendidikan, dan Unsrat mendapat kepercayaan untuk menjanalkan pembangunan Rumah Sakit itu. Sesuai rapat yang dijabarkan oleh Presiden, 2018 RS Pemerintah Unsrat sudah dibangun. Dan proses penyelesaian tahun 2019,” kata Sangkertadi.

Ditambahkannya lagi, dari sekian Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, Unsrat mendapat perhatian dan ini perlu mendapat apresiasi. Artinya, Unsrat adalah salah satu yang mendapatkan kesempataan pelaksanaan kegiatan proyek percontohan yang dirancang sebagai pengujian atau trial dalam rangka menunjukkan efektifnya suatu pelaksanaan program.

”Iya, Unsrat pilot project. Unsrat bisa dibilang tidak lagi kebinggungan mencari anggaran pembangunan. Semoga dengan semangat bekerja yang dicontohkan Ibu Rektor, membuat civitas akademika Unsrat bergerak terus untuk memajukan kampus yang kita cintai ini,” papar Sangkertadi menutup. (*/Amas)

Ikut SNMPTN, Unsrat Ingatkan Pihak Sekolah Mengisi PDSS

Rektor Unsrat bersama para Wakil Rektor saat konfrensi pers dengan wartawan belum lama ini (Foto Suluttoday.com)

Rektor Unsrat bersama para Wakil Rektor saat konfrensi pers dengan wartawan belum lama ini (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Ellen Joan Kumaat, MSc.DEA melalui Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik, Prof. dr. Jimmy Posangi, M.Sc., Ph.D. menyampaikan terkait alur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2017 yang dikatannya sudah secara resmi dibuka. Jimmy mengingatkan pentingnya para calon mahasiswa mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

”Tahapan SMPTN sudah bisa dimulai dari pengisian PDSS, yang telah dibuka 14 Januari – 10 Februari 2017, kemudian verifikasi PDSS 15 Januari – 12 Februari 2017. Kemudian, pendaftaran SNPTN resmi dimulai 21 Februari – 6 Maret 2017, dan proses seleksi tanggal 16 Maret – 15 Maret 2017, setelah itu pengumuman hasil seleksi 26 April 2017. Nah, kami ingatkan bahwa pengisian PDSS di sekolah itu sangat penting dan silahkan diisi pihak sekolah, hal ini sepertinya masih kurang diperhatikan padahal sangat penting sebagai satu ketentuan,” ujar Prof Jimmy pada Suluttoday.com, Rabu (25/1/2017).

Selanjutnya, Warek Bidang Akademik ini juga menyampaikan soal motedo mengakses informasi atau melakukan pendaftaran via online, dikatakan juga bahwa terkait jumlah pilihan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan program studi, para calon mahasiswa baru (Maba) boleh juga mendapatkan informasi langsung di kantor Rektorat Unsrat Manado.

”Masyarakat khususnya calon mahasiswa baru yang telah memenuhi kriteria pemeringkatan melakukan pendaftaran dan login ke laman http://www.snmptn.ac.id dengan menggunakan NISN dan password yang telah diberikan. Pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN dan pilih program studi serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru serta dokumen prestasi tambahan (jika ada). Pendaftar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN yang dipilih, dan selanjutnya informasi tambahan bisa datang ke kantor Rektorat Unsrat untuk mendapatkan brosurnya,” ucap Prof. Jimmy. (Amas)

Ferry Liando: RUU Etika Kelembagaan Wujud Dari Tidak Maksimalnya Parpol

Dr Ferry Daud Liando S.IP,M.Si (Foto Ist)

Dr Ferry Daud Liando S.IP,M.Si (Foto Ist)

MANADO – Intensitas anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) turun ke Perguruan Tinggi (PT) menyerap masukan para akademisi dalam rangka melengkapi Rancangan Undang-Undang (RUU) kode etik kelembagaan ternyata juga memunculkan kekhawatiran tersendiri. Hal ini terlihat saat tim dari DPR RI berada di kampus Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Dr Ferry Daud Liando S.IP,M.Si, sebagai salah satu narasumber menyampaikan pendapatkan bahwa munculnya RUU kode etik kelembagaan juga berdampak ganda.

”Secara umum RUU positif, karena ada upaya anggota DPR RI memperbaiki citra mereka yang selama ini dikenal sebagai lembaga ‘kurang beretika’. Sering banting kursi, bahkan adu jotos terjadi di dalam lembaga yang terhormat ini, sehingga mungkin saja ini menjadi dasar RUU etika kelembagaan dibentuk. Saya berharap tidak saja motivasinya mengejar anggaran RUU yang sifatnya materi, tapi bagaimana RUU ini setelah menjadi Undang-Undang membawa dampak positif pada kerja-kerja wakil rakyat yang terhormat,” papar Liando pengajar FISPOL Unsrat Manado ini.

Ferry sapaan akrab Liando bahkan menilai dengan adanya RUU etik kelembaaan membawa kesimpulan bahwa kerja-kerja partai politik (Parpol) belum berjalan maksimal. Dimana menurut Liando Parpol yang memiliki peran mengkader anggotanya agar menjadi politisi yang memiliki etika tidak berjalan dengan optimal.

”Dengan adanya RUU ini juga menggambarkan kalau Parpol belum maksimal dan bisa jadi gagal dalam menjalankan fungsinya. Parpol sebagai sarana kaderisasi seluruh kadernya agar menjadi politisi handal dan memiliki etika dalam berpolitik malah tidak berjalan dengan baik, seharusnya di lembaga DPR RI regulasi yang mengatur masalah etika tidak perlu dibuat semacam ini. Masing-masing wakil rakyat sudah memiliki standar etika sebagaimana dianjurkan dalam kita dari agama masing-masing, saya khawatirnya RUU ini hanya mengejar ‘proyek’ sehingga akhirnya tidak membawa efek jera bagi anggota DPR RI,” ujar Liando. (Amas Mahmud)

Seleksi Musabbaqah Tilawatil Qur’an Unsrat Berlangsung Sukses

Pembina Badan Tadzkir Universitas Sam Ratulangi saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Pembina Badan Tadzkir Universitas Sam Ratulangi saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kegiatan nasional seleksi Musabbaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa tingkat Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) yang berlangsung pada tanggal 15-16 april 2015 diikuti oleh Badan Tadzkir dari 11 Fakultas di Unsrat berakhir dengan sukses. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Ulil Albab Universitas Sam Ratulangi mewakili Rektor Unsrat melalui Prof. Dr. Ir. Hengkie Johanes Kiroh, MS, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan & Alumni) dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap kegiatan keagamaan pihak universitas selalu memberikan apresiasi posistif. Kamis (16/4/2015) kemarin.

Suasana pelaksanaan (Foto Suluttoday.com)

Suasana pelaksanaan (Foto Suluttoday.com)

”Adik-adik merupakan benteng moral yang memiliki kekuatan untuk meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Swt. Kegiatan seperti ini Selaku Wakil rektor bidang kemahasiswaan saya selalu mendukung,” ucap Prof. Hengkie.

Disisi lain ia juga mengharapkan kiranya seluruh Badan Tadzkir (BT) dapat mengkampanyekan penolakan gerakan radikalisme, narkoba di ruang lingkup Unsrat. Terkait kegiatan ini Fahlis Ahmad, Ketua Badan Tadzkir Unsrat, menjelaskan juga bahwa seleksi seperti ini seharusnya butuh persiapan yang matang dan tidak dadakan agar kita bisa mendapatkan peserta yang lebih berkualitas.

”Partisipasi dari seluruh Badan Tadzkir yang ada di seluruh fakultas merupakan bukti perhatian terhadap Badan Tadzkir tingkat Unsrat. Semoga BT yang ada di tingkat Fakultas juga selalu meramaikan Masjid Ulil Albab dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang lain agar eksistensi mahasiswa muslim semakin terlihat,” tutur Fahlis. (Faruk Umasangaji)

iklan1