Tag: kantor dprd kota manado

Sebelum Hearing, Komisi B DPRD Manado Ingatkan Dispenda

Boby Daud, anggota DPRD Manado (Foto Ist)

Boby Daud, anggota DPRD Manado (Foto Ist)

MANADO – Personil Komisi B DPRD Kota Manado, Boby Daud saat diwawancarai Suluttoday.com terkait pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Manado menyampaikan perlu adanya perhatian khusus terhadap kinerja pegawai Dispenda agar peningkatan kinerja terus dilakukan.

”Dispenda merupakan instansi penghasil PAD, sehingga perlu diberikan perhatian khusus, dan dukungan tentunya. Kami Komisi B DPRD Manado, Senin (23/2/2015) berencana mengundang Dispenda untuk menggelar hearing, meski begitu sebelumnya menurut saya perlu kita memberikan saran dalam hal meningkatkan kinarje instansi yang satu ini sehingga terus menjalankan tugasnya dengan baik serta benar,” ujar Daud yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Manado itu, Jumat (20/2/2015).

Tak hanya itu, Daud mendukung adanya peningkatan fasilitas guna memantapkan pelayanan bagi wajib pajak di Kota Manado. Legislator Tikala dua periode ini mengaku sinergitas Komisi B dan Dispenda perlu terus dibina guna mewujudkan pelayanan publik yang baik.

”Kita mendorong dan memberikan dukungan bila masih ada fasilitas terkait pengutan PBB atau pembayaran PBB masih belum memadai. Jika diperlukan, saya menilai DPRD patut mendukung itu karena semua ini dilakukan dalam rangka pemberian pelayanan yang optimal bagi wajib pajak serta masyarakat umumnya. Nah, Komisi B juga tentunya meminta agar Dispenda Manado terus menjaga sinergitas dalam implementasi programnya, karena kami adalah mitra kerja Dispenda,” tutur politisi yang dikenal vokal ini. (Amas Mahmud)

DPRD Kota Manado Bakal Bahas 17 Ranperda, 2 Diantaranya Ranperda Insiatif

Pimpinan DPRD Kota Manado (Foto Ist)

Pimpinan DPRD Kota Manado (Foto Ist)

MANADO – Kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado di tahun 2015 ini makin dimantapkan, setelah sebelumnya melaksanakan rapat paripurna, Selasa (17/2/2015), dengan agenda pembacaan rencana kerja (Renja) dan program legislasi daerah (Prolegda).

Menurut Nortje Henny Van Bone, Ketua DPRD Kota Manado, paripurna tersebut terkait membahas berbagai usulan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pemerintah kota (Pemkot) Manado sebelum dilakukan penetapan oleh DPRD.

”Rapat paripurna kemarin untuk mendengarkan usulan Ranperda baik dari pemkot dan inisiatif dewan yang belum ditetapkan mengingat ada beberapa hal yang perlu untuk ditandatangani,” ujar Nortje Van Bone.

Sementara itu, Stenly Tamo, selaku Sekretaris Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kota Manado yang membacakan usulan prolegda menyampaikan ada 15 usulan Ranperda dari Pemkot Manado melalui Bagian Hukum dan Perundang-undangan Sekretariat Daerah.

”Ada 15 usulan Renperda dari pemerintah Kota Kota, dan 2 usulan Pserda inisiatif dari DPRD Kota Manado terkait dengan Pedoman Pembentukan Kepala Lingkungan (Pala) dan Penanganan Air Limba di Kota Manado akan kami bahas,” ungkap Tamo.

Hal tersebut ditambahkan Tonny Rawung, Ketua Baleg DPRD Manado yang menuturkan bahwa usulan Ranperda dari Pemkot Manado berjumlah 21, akan tetapi hasil komunikasi bersama hanya 15 yang akan dibacakan. ”Sebetulnya jumlah keseluruhan 21 Ranperda usulan Pemkot, tapi 15 yang dibacakan karena hanya itu yang sudah dimasukan anggaran oleh masing-masing SKPD, sementara sisanya tidak,” tukas Rawung. (**/Amas Mahmud)

Demi Rakyat, Komisi D DPRD Manado Percepat Realisasi Program

Kantor DPRD Manado (Foto Ist)

Kantor DPRD Manado (Foto Ist)

MANADO – Tak ada kekecewaan, keluhan, saling protes, beda pendapat, manuver, dan kompetisi berarti bukan lembaga DPR namanya, inilah ungkapan yang sering disampaikan masyarakat awam saat melihat dinamika politik di kantor DPRD Kota Manado. Tak hanya warga yang mengeluh ternyata, ada wakil rakyat pun lambat-laun mengeluhkan situasi tersebut.

Salah satunya Sonny Lela, anggota DPRD Kota Manado ini mengaku kecewa batalnya agenda komisi yang sudah dijadwalkan sebelumnya. Surat pelaksanaan agenda kerja komisi sudah disampaikan kepada pimpinan Dewan, salah satunya adalah agenda hearing kepada instansi dan lembaga mitra.

”Kami sudah menyampaikan surat agenda kerja, untuk komisi D. Ini dimaksudkan guna mendapat persetujuan dari pimpinan dewan, dalam rangka berjalannya program lebih lanjut. Namun, pimpinan DPRD belum juga menindaklanjuti itu. Bahkan, kabar Ketua DPRD Manado, sedang melakukan perjalanan keluar daerah,” ketus Lela yang juga Sekretaris Komisi D DPRD Manado itu.

Dirinya mengaku sudah sepatutnya agenda di Komisi D itu terlaksana karena mengingat kepentingan rakyat. ”Kami sudah mengirim surat untuk mendapatkan persetujuan. Tapi kalau batal karena alasan pimpinan keluar daerah, alasan apa yang harus disampaikan kepada masyarakat, terus kita mau kerja apa ini.” tegas Soleh sapaan akrab Lela.

Menanggapi hal itu, ementara itu, Nortje Van Bone Ketua DPRD Kota Manado,  ketika dikonfirmasi melalui seluler membernarkan bahwa dirinya sedang berada di Jakarta. ”Saya sedang di Jakarta. Ada urusan di Kementerian Dalam Negeri,” kata Van Bone pada wartawan. (**/Amas Mahmud)

Setia Mengawal, Legislator Manado Terus Pantau Penyaluran Bantaun Bencana

Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Manado (Foto Suluttoday.com)

Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Penyaluran bantuan bencana bagi warga korban banjir di Kota Manado oleh pemerintah Kota Manado, juga tak lepas dari pengawasan anggota DPRD Kota Manado. Hal ini sebagaimana disampaikan, Syarifudin Saafa ST, anggota DPRD Manado, pada Suluttoday.com Senin (5/1/2015).

”Pastilah… Saya sudah menghubungi dan memberitahu mereka para penerima bantuan terkait hal ini. Kita tetap awasi. Karena dana itu adalah dana rakyat yang sudah kami perjuangkan. Pihak eksekutif lah yang bertanggung jawab dalam pendistribusian,” ujar Saafa yang juga kader PKS Kota Manado ini.

Saafa juga menghimbau agar penerima bantuan tidak menyalahgunakan bantuan pemerintah tersebut. Menyangkut adanya gangguan tekni sehingga penyaluran bantuan sampai saat ini masih berlangsung dan belum selesai, legislator yang dikenal santun inipun ikut menyentilnya.

”Semua warga yang sudah terdata wajib menerima. Itu anggaran 2014 pada APBDP. Himbauan saya, jangan dibuat terpusat proses distribusinya. Kan ada aparat tingkat kecamatan dan kelurahan. Mereka kan bagian dari pemerintah kota. Kalau sejak awal distribusinya tidak terpusat maka sebelum tgl 31 Desember 2014 kemarin paling sudah selesai. Nah sekarang kan terlambat. Maka Pemkot supaya tidak salah, harus dibackup dengan aturan. Soalnya itu anggaran pada APBD Perubahan tahun 2014,” tukas Saafa menutup. (Amas Mahmud)

Richard Sualang: Selamat Merayakan Maulid Nabi Muhammad

Richard Sualang (Foto Ist)

Richard Sualang (Foto Ist)

MANADO – Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW yang merupakan momentum sakral bagi umat Islam seluruh Dunia diakui memiliki sejarah panjang. Untuk diketahui, jika kita menelusuri dalam kitab tarikh (sejarah), perayaan Maulid Nabi tidak kita temukan pada masa sahabat, tabi’in, tabi’ut tabi’in dan empat Imam Madzhab (Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad), padahal mereka adalah orang-orang yang sangat cinta dan mengagungkan Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Mereka adalah orang-orang yang paling paham mengenai sunnah Nabinya shallallahu ‘alaihi wa sallam dan paling semangat dalam mengikuti setiap ajaran beliau. Sementara itu, perlu diketahui pula bahwa menurut pakar sejarah yang terpercaya, yang pertama kali mempelopori acara Maulid Nabi adalah Dinasti ‘Ubaidiyyun atau disebut juga Fatimiyyun (silsilah keturunannya disandarkan pada Fatimah).

Perjalanan sejarah panjang Maulid Nabi Muhammad SAW yang terus dipertahankan perayaannya hingga saat ini juga mendapat tempat yang istimewa. Berbagai ucapan atas momentum penting ini juga disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado, Richard Sualang.

”Selamat Merayakan Maulid Nabi Muhamad SAW bagi teman sahabat dan saudara Umat Muslim,” ujar Sualang melalui Akun Facebooknya. (Amas Mahmud)

iklan1