Tag: kantor polresta manado

Warga Apresiasi Tim Paniki Polresta Manado

Tim Paniki Polresta Manado ketika foto bersama (Foto Ist)

Tim Paniki Polresta Manado ketika foto bersama (Foto Ist)

MANADO – Tim Paniki Polresta Manado, terus berupaya memberikan kenyamanan bagi warga Kota Manado. Tim yang dijuluki musuh para penjahat itu selalu mendapat pujian dari warga kota manado, pujian tersebut itu bukan tidak mendasar, pasalnya ke tiga Tim Paniki ini selalu berhasil menangkap para penjahat yang meresahkan warga manado.

Masih hangat diperbincangan warga, dimana Tim Khusus Polresta Manado itu berhasil mengungkap serta menangkap beberapa pelaku pemerkosaan, penganiayaan, pencurian serta pengedar uang palsu.

Bukan hanya itu saja, Tim yang mottonya “Pigi pagi Pulang pagi” juga perna berhasil menangkap pengedar serta penjual obat terlarang jenis Narkoba golongan B, dan menyeret pelaku hingga ke sel Tahanan Polresta Manado.

Saat wawancarai Kapala Tim Paniki (Rimbas Dua) Iptu Teddy Malamtiga di halaman Mapolresta Manado mengatakan, ini semata bukan hanya kerja keras dirinya, tapi semua merupakan kekompakan Tim yang benar-benar bertanggungjawab dalam menjalankan tugas yang diberikan, Jumat (26/08/2016).

“Peran masyarakat juga sangat penting, disaat ada gangguan keamanan dan kenyamanan langsung melapor ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti oleh Tim,” kata Teddy.

Katim Rimbas Dua menambahkan, stabilitas keamanan sebetulnya tanggung jawab kita bersama dan perlu kesadaran bagi masyarakat untuk menjaga wilayah sekitar dan tidak muda terpancing dengan ula para oknum yang tidak mau melihat masyarakat hidup tenang.

“Teruslah kita berbuat baik, jangan saling menyalahkan, namun marilah kita saling bergandengan tangan untuk menjaga stabilitas kamtibnas,” pesan Malamtiga. (*/Ghopal)

Juli, 11 Kasus Kekerasan Seksual Warnai Polresta Manado

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sentral Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Manado melaporkan pada bulan Juli hampir setiap harinya di Kota Manado marak dengan kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Berdasarkan data yang dirangkum, selama bulan Juli ada 11 kasus kekerasan seksual, kasus yang menonjol yakni dimana seorang gadis inisial Jes (18) diculik dan diperkosa di pekuburan hingga mengalami trauma mendalam.

Kemudian, di bulan Juni ada sepuluh kasus, dan yang paling menonjol adalah kasus dimana seorang gadis insial Ag (15) diperkosa hingga kemaluannya ditusuk dengan sebatang kayu panjang 1,5 meter.

Akibatnya korban mengalami kerusakan pada bagian kandungan dan masuk rumah sakit hingga dua kali. Berdasarkan hal tersebut, Kapolresta Manado Kobes Pol Hisar Siallagan menegaskan, semua kasus tentang kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan yang ditangani Polresta Manado akan ditindak lanjuti, tidak ada yang akan dibiarkan apalagi mengendap, Kamis (21/07/2016).

“Hampir semua pelaku sudah ditahan, memang benar hampir setiap hari ada laporan kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan yang korbannya melapor di Polresta Manado,” terang Siallagan. (Ghopal)

Ironis, Hukum Tua dari Minut Dijadikan TSK Penyidik Polresta Manado

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Hukum Tua Desa Mantehage 2 Kecamatan Wori Minahasa Utara (Minut) akhirnya ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polresta Manado, PB sebagai tersangka yang tersandung kasus tindak pidana korupsi penyaluran beras miskin (raskin). Kapolresta Manado, Kombes Pol Hisar Siallagan mengungkapkan penetapan tersangka tersebut merupakan tindak lanjut proses penyidikan berdasarkan laporan warga desa karena dinilai menyelewengkan jatah raskin kepada warga.

“Surat perintah penyidikan dan penetapan tersangka sudah diterbitkan melalui gelar perkara kemarin,” ujar Siallagan kepada sejumlah wartawan, Jumat (15/07/2016).

Siallagan menambahkan dalam kasus tersebut, PB berperan sebagai penyalur raskin kepada warga yang berhak menerima, namun warga yang seharusnya menerima jatah sebanyak 10 kilogram sesuai aturan, namun kenyataannya yang diterima hanya 6 liter atau 4,8 kilogram.

“Kecurangan yang dilakukan tersangka sudah dilakukan sejak dari tahun 2013 lalu,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Edwin Humokor menambahkan, kerugian Negara dari kasus tersebut mencapai ratusan juta rupiah. “Kami sudah mendapatkan hasil penghitungan kerugian negara yang dikeluarkan oleh BPK,” tandas Humokor.

Lanjutnya, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan penyidikan lanjut terhadap tersangka, untuk menentukan akan dilakukan penahanan atau tidak, sejumlah saksi pun akan segera diperiksa untuk pembuatan berkas.

“Tersangka dipersangkakan dengan pasal 2 ayat 1, pasal 3 junto pasal 18 ayat 1,2,3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan undang 20 tahun 2001 tentang tindak pidana pemberantasan korupsi,” pungkas Humokor. (Ghopal)

Beredar Informasi Ada Penyidik Nakal, Kapolresta Minta Laporkan ke Propam

Kapolresta Manado dalam memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Kapolresta Manado dalam memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Adanya oknum penyidik nakal di Polresta Manado kususnya di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), membuat Kapolresta Manado marah, dirinya meminta segera laporkan ke Propam jika keberatan, supaya bisa di proses, Senin (27/06/2016).

“Jika ada keberatan saat dilakukan pemeriksaan oleh oknum penyidik kami, segera laporkan ke Propam agar bisa ditindak lanjuti,” tegas Kapolresta Manado AKBP Suprayitno, di Mapolresta Manado.

Menurut dia, mengenai adanya dugaan penyidik meminta uang, tinta printer dan kertas itu tidak dibenarkan karena mengenai Alat Kerja Kantor (ATK) termasuk tinta printer dan kertas itu sudah ada anggarannya.

“Sekali lagi, jika ada yang diberatkan misalkan disuruh membeli tinta dan kertas dalam pemeriksaan silakan langsung di laporkan,” terang dia.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Edwin Humokor membenarkan adanya beberapa laporan tentang oknum penyidik nakal inisial AK.

“Sudah ada memang laporan terhadap oknum AK, saya akan segera menindaklanjutinya, terima kasih untuk media atas informasinya,” pungkas Humokor.

Diketahui, ada beberapa laporan terkait oknum penyidik nakal kepada beberapa wartawan yang bertugas di Mapolresta Manado, dimana ada oknum penyidik nakal sering meminta pembelian kertas dan tinta kepada keluarga korban dan tersangka, dengan alasan tinta printer dan kertas habis beberapa hari yang lalu. (Ghopal)

Sore Ini, Kapolresta Manado Buka Puasa Bersama Pimpinan Ormas

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

Kantor Polresta Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Mengokohkan kerukunan di bulan suci Ramadhan, Kepala Kepolisian Resorort (Kaporesta) Manado, AKBP Suprayitno SH,S.IK, Selasa (14/6/2016) mengundang para aktivis Ormas dan khususnya pimpinan Ormas muslim di Manado untuk menggelar buka puasa bersama. Buka puasa sekaligus silaturahmi ini bertempat di kantor Polresta Manado.

Sesuai undangan yang disebarkan Kapolresta Manado juga secara lisan menyampaikan pentingnya ukhuwah dibangun. Apalagi dalam menjalankan ibadah di bulan puasa, AKBP Suprayatno juga mengundang semua para pimpinan Ormas agar hadir dalam kegiatan ini.

”Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, mari kita terus memelihara kebersamaan dan kerukunan yang ada di Manado. Kami melakukan buka puasa bersama di Polresta Manado agar kiranya dapat membina terus kebersamaan kita, mari kita sama-sama menjaga keamanan di Manado tercinta,” ujar Kapolresta Manado saat diwawancarai Suluttoday.com, Senin (13/6/2016). (Amas)

iklan1