Tag: kantor walikota bitung

Warga Korban Penggusuran Bitung Demo, Palandung ‘Menghilang’

Warga Bitung saat melakukan demo (Foto Suluttoday.com)

Warga Bitung saat melakukan demo (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com-Eks warga manembo-nembo, sagerat dan tanjung merah (MASATA) gelar demo didepan kantor Wali Kota Bitung, korban penggusuran dari lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pada tanggal 5 Februari 2016 ini masih terus berjuang untuk kepastian sebagai warga negara yang harus di lindungi oleh negara.

Pada Selasa (23/02/2016), menurut koordinator lapangan Aryati Rahman dalam orasinya mengatakan, seharusnya pejabat sementara Wali Kota Jhon Palandung harus bertanggung jawab atas nasib warga ini. Bukan membiarkan warganya yang belum jelas nasib kehidupannya, dan seharusnya pejabat walikota bukan hanya menempatkan warga dirumah susun tetapi harus memikirkan bagaimana nasib warga selanjut.

“Mana pejabat Wali Kota Bitung dan hadapi kami sebagai warganya dan bukan mengutus SKPD yang tidak bisa mengambil keputusan, karena warga butuh kepastian tentang nasibnya,” ungkap Rahman. (Robby).

Hima Pertanyakan Kehadiran Lomban dalam Rapat SKPD

Kantor Wali Kota Bitung (Foto Sluttoday.com)

Kantor Wali Kota Bitung (Foto Sluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Pemerintahan Bitung sepertinya sudah mulai kehilangan akalnya dalam mengelolah pemerintahannya, padahal aturannya sudah jelas bagaimana memperbaiki sistem pemerintahan.

Kehadiran walikota terpilih M. J. Lomban dalam rapat SKPD patut dipertanyakan sebab beliau masih belum dilantik lalu untuk apa beliau hadir dalam rapat SKPD. Uangkap Aktivis Bitung Samsi Hima dan kalau sudah seperti ini bagaimana menciptakan pemerintahan Bitung yang profesional dan bebas korupsi, pada Selasa (23/02/2016).

“Kalau sudah seperti ini pemerintahan Bitung mau jadi apa kedepan sistem pemerintahannya, apalagi pasca detik-detik berakhirnya masa pemerintahan telah menciptakan kegaduhan di PNS. Misalnya pencompotan sekretaris daerah Drs. Edison Humiang, kepala BKDD Bitung Yossy Kawengian dan beberapa SKPD, yang tidak lagi sesuai aturan dan hal ini harus dilihat sebagai bentuk kesewenang-wenangan dan ini tak bisa dibiarkan,” ungkap Hima. (Robby).

Tuwaidan: Pemerintah Siap Eksekusi Lahan KEK

Steven Tuwaidan (Foto Suluttoday.com)

Steven Tuwaidan (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Kepala Dinas Tata Ruang pemerintah Kota Bitung Steven Tuwaidan menegaskan kembali atas lahan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), dimana lahan tersebut masih diduduki oleh masyarakat yang mengatas namakan Masyarakat Adat Tanjung Merah, Sagerat dan Manembo-Nembo (MASATA).

Pada kamis (28/01/2016), menurut Tuwaidan, pemerintah sudah sejak awal mengingatkan masyarakat yang tergabung dalam Masata agar tidak menempati lahan KEK tersebut. Namun peringatan tersebut sampai saat ini tidak pernah diindahkan atau digubris, bahkan sudah mendirikan bangunan dilahan KEK.

Lanjut Tuwaidan, sebaiknya masyarakat yang tergabung dalam organisasi adat Masata sebaiknya segera bersiap-siap untuk membongkar dan pindah dari lahan KEK tersebut. Sebab dalam waktu dekat ini pemerintah akan mengambil sikap tegas atas penempatan lahan KEK untuk segera di Kosongkan, dan jika hal ini tidak juga diindahkan oleh masyarakat yang menempati lahan KEK. maka pemerintah harus bersikap tegas demi berjalannya pengembangan pembangunan untuk kota Bitung.

“Pemerintah akan segera melakukan eksekusi lahan KEK yang masih ditempati masyarakat, dan saat ini pemerintah sementara melakukan koordinasi semua pihak demi berjalannya rencana pembangunan KEK di Bitung,” kata Tuwaidan (Robby).

Semangat 10 November Sebagai Referensi Baru Untuk Memenangkan Mapalus

Pasangan calon Michael Jacobus melakukan kampanye (Foto Suluttoday.com)

Pasangan calon Michael Jacobus-Paulus Kumentas melakukan kampanye (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com-Pasangan calon walikota Michael Jacobus dan wakil walikota Paulus I. Kumentas dalam kampanyenya mengajak rakyat untuk memaknai hari pahlawan. Jika itu rakyat maknai maka, bukan tidak mungkin Mapalus akan jadi pemenangnya nanti, Selasa (10/11/2015).

Menurut Kumentas, kita harus mengespresikan makna hari pahlawan karena tanpa perjuangan mereka unuk melawan penjajah tidak akan mungkin kita ada saat ini. Sehingga kegigihan itu menjadi motivasi kita dalam memenangkan Mapalus, tanpa kita kerja bersama maka jangan harap Mapalus akan menang.

Sementara Jacobus, mengatakan bahwa bangsa yang besar harus menghargai jasa-jasa para pahlawan kita. Tanpa kita menghargai perjuangannya maka kita tidak akan bisa melakukan apa-apa, sehingga semangat 10 November 2015 menjadi perwujudan untuk semangat yang baru untuk pemimpin masa depan.

“Pemimpin lama sudah berakhir maka pemimpin baru telah datang dan itu hanya ada di Mapalus. Jika mau hidup adil dan makmur kita harus merubah sistem pemerintahan nanti, tanpa kita merubah sistem jangan harap cita-cita hidup adil dan makmur akan tercapai, sehingga semangat 10 November 2015 kita jadikan semangat memenangkan Mapalus,” ujar Jacobus. (Robby).

Sondakh: Bitung Siaga Bencana Kekeringan

Hanny Sondakh (Foto Ist)

Hanny Sondakh (Foto Ist)

BITUNG, Suluttoday.com – Berhubung saat ini Kota Bitung berstatus siaga terhadap bencana kekeringan, Maka Wali Kota Bitung Hanny Sondakh menghimbau kepada masyrakatnya untuk waspada dan berhemat air bersih.

Menurutnya, dampak kemarau panjang selang 4 bulan di Bitung saat ini sangat terasa, Akibatnya berbagai tanaman menjadi kering dan juga menyebabkan krisis air bersih dikarenkan debit air mengalami penurunan. Selain itu, kemarau juga menyebabkan kebakaran hutan dan lahan.

Untuk mengatasi kekeringan tersebut, Sondakh meminta instansi terkait khususnya Badan Penangulangan Bencana Kota Bitung agar melakukan monitoring dan koordinasi bersama aparat ditiap-tiap kecamatan guna melakukan antisipasi dini terhadap bahaya terjadinya kebakaran.

”Begitu pula dengan Perusahaan Daerah Air Minum agar segera bertindak memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan air bersih, terlebih wilayah yang belum terjangakau air bersih ataupun terjadi gangguan diharapkan pelayanannya menggunakan tangki air,” harap Sondakh. (Robby).

iklan1