Tag: kecamatan mapanget

Garuda One GSVL Mapanget Lakukan Bakti Sosial Bersih-Bersih Rumah Ibadah

Salim Soleman bersama pengurus Garuda One GSVL Mapanget saat kerja bakti (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Selain melakukan konsolidasi politik, relawan Garuda One GSVL Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) juga melakukan kegiatan sosial. Aksi peduli seperti yang dilakukan Garuda One GSVL Kecamatan Mapanget, Minggu (29/11/2020). Saat diwawancarai, Salim Soleman selaku Koordinator Garuda One GSVL Mapanget menyampaikan giat tersebut sebagai wujud peduli terhadap sesama.

”Inilah gambaran kita hidup rukun dan saling peduli. Kami melaksanakan bakti sosial berupa bersih-bersih rumah Ibadah, di lokasi Gereja di GPI Mapanget. Garuda One GSVL juga membersihkan Masjid di GPI, semua kita lakukan sebagai langkah peduli dan simpatik antar sesama,” ujar Milas, begitu Salim akrab disapa.

Pria santun yang dikenal murah senyum itu mengakui bahwa keberadaan Kota Manado yang penuh toleransi dan kerukunannya telah mampu diwujudkan masyarakat bersama Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut itu merupakan modal kuat bagi kemajuan Manado dimasa akan datang. Milas mengatakan Garuda One GSVL akan menjadi pelopor dalam gerakan sosial, memperkuat kerukunan di Mapanget dan Kota Manado pada umumnya.

Suasana kerja bakti yang dilakukan Garuda One GSVL Mapanget (Foto Suluttoday.com)

”Garuda One GSVL Kecamatan Mapanget akan menjaga warisan, toleransi dan kerukunan yang terpelihara selama ini. Bahwa kita yang majemuk ini, bisa bersatu saling menghormati dan tolong menolong dalam kerja-kerja sosial. Kami menggelar bersih-bersih rumah ibadah, peduli terhadap kepentingan masyarakat, tidak lain adalah sebagai keterpanggilan karena kemanusiaan. Mari kita kompak menjaga persatuan, dan kami Garuda One GSVL Mapanget siap menjadi pelopor dalam memperkuat persatuan,” kata Milas menutup.

Untuk diketahui, Bakti sosial dilaksanakan Garuda One GSVL Mapanget dengan melibatkan pengurus Kecamatan dan juga pengurus di tingkat Kelurahan. Milas juga menyebutkan kegiatan serupa akan terus rutin dilakukan di Mapanget. Tidak hanya itu, masyarakat juga diharapkannya untuk terus mendorong, berpartisipasi dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah Kota Manado saat ini.

(*/Mas)

Rutin Lantik Pengurus, Garuda One GSVL Safari ke Singkil dan Mapanget

Rusli Umar saat menyampaikan edukasi politik di Mapanget (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tak lama lagi pelaksanaan Pilwako Manado digelar, tim relawan PAHAM (Paula Harley Manado) rupanya makin intens melakukan konsolidasi. Seperti salah satunya yang dilakukan Garuda One GSVL Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (7/11/2020) menggelar safari di Kecamatan Singkil dan Kecamatan Mapanget.

Tepatnya di Kelurahan Ternate Baru dan Paniki Satu, Paniki Dua, GPI, Garuda One GSVL secara resmi melantik pengurus tingkat Kelurahan. Pelantikan dipimpin langsung Sekretaris Umum Garuda One Sulut, Kefas Sanger. Menurut Kefas saat diwawancarai usai pelantikan, bahwa kegiatan rutin konsolidasi yang dilakukan bertujuan memperkuat struktur Garuda One GSVL di tingkat Kelurahan dan Lingkungan demi mewujudkan target pemenangan politik di Pilwako Manado.

”Puji Tuhan semua proses ini kita laksanakan dengan baik. Pelantikan untuk malam ini di 4 Kelurahan, 2 Kecamatan. Sebelum pelaksanaan Hari H pemilihan Wali Kota Manado, kita memastikan bahwa semua kekuatan dukungan dari Garuda One GSVL untuk PAHAM berjalan dengan baik. Ayo, sama-sama kita memacu semangat berjuangan bersama demi kemenangan Bunda Julyeta Pulina Amelia Runtuwene dan Bang Harley Mangindaan,” ujar Kefas, Sabtu (7/11/2020).

Proses pelantikan Garuda One GSVL Kelurahan Ternate Baru (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, ketika menyampaikan edukasi politik, Rusli Umar selaku Sekretaris Garuda One GSVL Kota Manado mengajak pengurus Garuda One di tingkat Kelurahan agar menjadi corong dalam pencerdasan politik. Disampaikannya pula, agar masyarakat diberi pemahaman yang cukup dalam melawan politik uang, dan politik sentimen SARA (Suku Agama Ras dan Antara golongan). Rusli PAHAM menang telah di Pilwako Manado dengan mengedepankan politik yang santun.

”Tentu Bapak dan Ibu yang tergabung di Garuda One GSVL ini adalah orang-orang terpilih. Kitalah para pemenang, jangan sedikitpun merasa minder, bangun kepercayaan diri dimana kita sedang memperjuangkan kandidat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang memiliki program luar biasa. Program pro rakyat, kemudian jajaran pengurus Garuda One GSVL tingkat Kelurahan harus menjadi garda terdepan dalam pencerdasan politik. Hindari, bahkan kita lawan politik yang berpotensi merusak kerukunan dan toleransi. Jangan menjadi masyarakat yang suaranya dihargai dengan diberi uang maupun diberi beras. Apalagi, politik SARA yang mengancam persatuan masyarakat,” ujar Rusli yang juga Jubir tim Kampanye Daerah untuk PAHAM.

Suasana foto bersama pengurus Garuda One di Mapanget (Foto Suluttoday.com)

Selain itu, Koordinator Kecamatan Mapanget, Salim Solaiman ketika diwawancarai menyampaikan terima kasih kepada Garuda One GSVL Sulut yang. Salim menyampaikan apresiasi pula terhadap rekan-rekannya yang telah berkomitmen memenangkan Paula Harley di Pilwako, 9 Desember 2020. Menurutnya Garuda One GSVL Mapanget siap memenangkan PAHAM di Mapanget.

”Kami tentu menyampaikan terima kasih kepada jajaran pimpinan Garuda One GSVL Sulut, yang telah datang melantik pengurus Kelurahan. Alhamdulillah kegiatan pelantikan berjalan lancar. Saya juga menyampaikan rasa hormat terhadap kawan-kawan di Kelurahan yang menyukseskan acara ini. Pelantikan di semua Kelurahan juga akan kita lakukan. Kami Garuda One GSVL Kecamatan Mapanget menargetkan PAHAM harus dan wajib menang di Mapanget. Mari kita bergerak bersama menangkan figur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado yang programnya jelas seperti Bunda Paula dan Bang Harley,” tutur Milas, begitu Salim akrab disapa.

(*/Amas)

Didoakan Jemaat GPKI, Christal Semakin Bersinar

Dilaksanakannya doa (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Kembali lagi Christiano Talumepa (Christal) mendulang dukungan untuk melangkah maju ke Pemilihan Walikota Manado tahun 2020 nanti. Dan hanya didukung, puluhan jemaat dan hamba Tuhan GPKI Paniki Dua Kecamatan Mapanget belum lama ini pun turut mendoakan dan meminta perkenanan Tuhan atas kehidupan birokrat muda penuh talenta ini.

Talumepa mengaku tak pernah menyangka momen kebersamaan dalam iman dengan jemaat GPKI tersebut penuh berkat. Mantan Kepala BLH Sulawesi Utara ini pun tak lupa untuk mendoakan segala pelayanan dan kehidupan pribadi lepas pribadi dari hamba Tuhan dan jemaat GPKI Paniki Dua Kecamatan Mapanget.(Cat)

Toleransi Nomor Satu, Pemkot Manado Bermutasi dari Masjid ke Masjid

Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan ketika sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kemajemukan, terbukanya interaksi ditengah masyarakat yang berlatar berbagai suku, agama, ras dan antar-golongan menjadi hal potensial serta dapat menyatukan warga di Kota Manado tercinta ini. Lihat saja saat momentum Hari-Hari Besar Keagamaan, toleransi begitu terlihat. Khusus di Bulan Suci Ramadhan 1439 H, pemerintah Kota Manado memberi contoh dan menjadi pelopor untuk itu.

Seperti adanya program Safari Ramadhan yang dicanangkan pemerintah Kota Manado yang dipimpin Wali Kota, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota (Wawali) Mor Dominus Bastiaan, SE, begitu memberi dampak signifikan terhadap keamanan serta keberhasilan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.

”Suasana buka puasa seperti ini, hanya ada di Kota Manado. Tidak hanya umat Muslim yang merasakan suasana bulan puasa, namun umat beragama lainnya ikut menikmati. Kalau tiba waktu berbuka puasa, umat beragama lainnya juga ramai-ramai buka puasa bersama. Ini merupakan wujud toleransi masyarakat yang ada di Kota Manado, yang tidak memandang perbedaan yang ada,” kata Mor, dalam acara buka puasa bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dan Jamaah Masjid Jami Sabilal Muhtadin, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget, Rabu (23/5/2018).

Suasana rukun dan damai di Kota Manado, kata Wawali Mor merupakan bentuk kebersamaan seluruh masyarakat. Dimana, jalinan silaturahmi tanpa memandang perbedaan tidak hanya slogan semata. Apalagi, Kota Manado mendapat predikat kota paling toleran di Indonesia.

”Meraih penghargaan ini tidak susah, namun yang susah adalah mempertahankan Kota Manado sebagai kota paling toleran di Indonesia. Butuh keseriusan kita semua untuk bisa membuktikan bahwa masyarakat Manado, cinta kedamaian dan kerukunan,” ujar Mor.

Untuk diketahui, yang hadir selain Wawali Mor Bastiaan, juga adalah Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, beberapa kepala Perangkat Daerah dilingkup Pemkot Manado, Camat Mapanget Reyn Heydemans, serta Lurah dan kepala lingkungan se-Kecamatan Mapanget.

Juga hadir unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Mapanget, Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat di sekitar masjid yang terletak di Jalan Politeknik Buha.

”Kami sangat berharap kehadiran Bapak Wakil Walikota di Masjid Sabilal Muhtadin Buha dalam rangka Safari Ramadhan, bisa membawa berkah bagi pembangunan masjid ini,” jelas Imam Masjid Jami Sabilal Muhtadin Buha Haji Alan Budi Kusnadi didampingi Ketua Badan Ta’mirul Masjid (BTM) Ahmad Latala SH. Tampil sebagai pembawa tauziah atau hikmah puasa Drs H Ulyas Taha MPd selaku Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Utara. (*/Redaksi)

Kementan Targetkan 50.000 Ha Tertanam Padi Gogo di Sulut

Kementerian Pertanian saat berada di Manado Sulawesi Utara (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian mengharapkan Sulawesi Utara membantu ketersediaan beras dengan menanam padi gogo atau padi lahan kering. Hal ini disampaikan Ir Ali Jamil MS Phd selaku Direktur Sereal Ditjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian kepada Suluttoday.com Kamis (29/03/2018) usai memberikan mater pada rapat koordinasi Dinas Pertanian se-Sulawesi Utara di salah satu hotel di Kota Manado.

Untuk Indonesia ditargetkan 1 juta hektare dapat diberdayakan dengan menanam padi gogo, sementara di Sulut, Jamil mengatakan diberikan target minimal 50 ribu hektare. Dan Jamil mengaku bangga dengan kinerja Ir Novry Wowiling MSi selaku Dinas Pertanian dan Peternakan Sulut yang bergerak cepat.

Apresiasi tersebut diberikan usai Jamil melihat secara langsung pengembangan padi gogo di Desa Buha Kecamatan Mapanget Kota Manado. Tak lupa, Jamil meminta Wowiling bergerak cepat untuk melakukan sertifikasi jenis padi gogo yang dikembangkan di Mapanget sebagai varietas padi asal Sulawesi Utara.(Cat)

iklan1