Tag: kecamatan singkil

Peduli, SSK Melayat ke Rumah Duka Almarhumah Haja Susanti Suma

Tim SSK saat mengunjungi rumah duka (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com РKomitmennya untuk bersama masyarakat Kota Manado dalam senang maupun duka ditunjukkan Ir. Sonya Selviana Kembuan (SSK). Senin (4/5/2020), melalui timnya SSK datang melayat di rumah duka yang berada di Kelurahan Singkil, kompleks Pasar Unyil Kecamatan Singkil Kota Manado. Mewakili SSK, Wahyudi Bastian menyampaikan turut berduka cita kepada pihak keluarga dari Almarhumah Hj. Susanti Suma.

”Ibu SSK menyampaikan turut berbelasungkawa atas fawatnya Ibunya Haja Susanti Suma. Ibu SSK sangat bersedih. Beliau dan kami seluruh keluarga besar tim SSK ikut berduka, suasana kabut kesedihan juga menyelimuti hati kami. Kita berdoa insya Almarhumah husnul khatimah. Kita turut mendoakan agar segala amal ibadah Almarhumah menjadi teman beliau diakhirat,” ujar Bastian.

Dalam suasana berduka, SSK juga memberikan sedekah kepada pihak keluarga yang ditinggalkan Almarhumah. SSK juga turut menguatkan pihak keluarga, ia berharap agar keluarga yang ditinggalkan Almarhumah diberikan kekuatan dan kesehatan oleh Allah SWT. Menurut SSK, semua hamba yang bernyata pasti akan kembali ke penantian terakhir yakni kematian.

”Almarhumah dikenal sangat baik, banyak kisah dan kenangan beliau bersama Ibu SSK. Itu akan selalu diingat Ibu SSK. Pihak keluarga yang ditinggalkan juga harus rela mengiklaskan kepergian Almarhumah. Kiranya diberikan kekuatan, ketabahan jiwa dan kesehatan dalam menjalani hidup di dunia. Kami dari tim juga diberi amanah dari Ibu SSK untuk menitipkan sedekah kepada pihak keluarga yang berduka. Semoga dapat meringankan sedikit beban keluarga, aamin,” kata Bastian.

(*/Bung Amas)

Respon Insiden Kebakaran, BKPRMI Manado Langsung Action

Penyerahan bantuan dari BKPRMI Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Peristiwa yang melahirkan risau dan rasa kehilangan memang dikehendaki setiap manusia. Namun, apalah kuasa serta kemampuan manusia yang serba terbatas. Sebagai manusia yang beriman, tentu kita meyakini diatas pengetahuan manusia adalah otoritas Allah SWT. Suasana duka kini melanda keluarga besar Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Manado.

Dimana belum lama ini terjadinya insiden kebakaran rumah di Kelurahan Ternate Tanjung Kecamatan Singkil Kota Manado menghabiskan rumah milik keluar Hi. Masry Abbas, Minggu (12/4/2020), yang notabenenya adalah keluarga BKPRMI. Menyikapi peristiwa naas itu, Ketua BKPRMI Kota Manado, Suryanto Muarif bersama pengurusnya turun langsung ke lokasi kejadian dan menyalurkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako), Senin (13/4/2020).

Saat diwawancarai Suluttoday.com, Ketua Suryanto menuturkan bahwa pihaknya mendistribusikan bantuan secara langsung ke pihak keluarga korban. BKPRMI Manado pun turut prihatin dengan peristiwa yang tak dipikirkan sebelumnya itu.

”Luar kami juga kaget, dan turut prihatin dengan kejadian ini. Kami ikut ambil bagian, walau tidak seberapa bantuan, apa adanya kami serahkan. Karena salah satu anak dari Pak Masry Abbas masuk juga sebagai pengurus BKPRMI Manado. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang rumahnya mengalami kebakaran,” ujar Muarif yang juga Ketua KUA Kecamatan Singkil Kota Manado ini.

Ketua Suryanto Muarif bersama jajaran pengurus BKPRMI Manado (Foto Istimewa).jpg

Aktivis muda vokal yang juga dikenal murah senyum dan punya relasi luas itu mengukuhkan kepedulian melalui aksi nyata peduli sesama. BKPRMI Manado, tambah Muarif turut memberi support, menghibur dan memberi motivasi pihak keluarga yang tentu dalam situasi sedih.

”Alhamdulillah kami mewakili jajaran pengurus DPD BKPRMI Kota Manado menyerahkan bantuan berupa sembako dan air mineral dan pakaian layak pakai serta memberikan penguatan kepada warga yang terkena musibah, khususnya kepada salah satu kader BKPRMI yang juga menjadi korban dalam musibah kebakaran itu,” kata Muarif.

(*/Mas)

Warga Ketang Baru Tolak Pembangunan Tower

Pembangunan Tower di Ketang Baru (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dinilai tidak adik dan apatis terhadap aspirasi warga sekitar pembangunan Tower Telkom di Kelurahan Ketang Baru Kecamatan Singkil Kota Manado akhirnya melakukan penolakan terhadap pihak yang membangun Tower tersebut. Menurut Sulfan Wongso dan Semi Rukban dua warga Ketang Baru ini mengaku bahwa pembangunan Tower tidak layak dilakukan ditempat itu.

”Bagaimana bisa pembangunan Tower ditengah-tengah pemukiman warga, tapi yang terjadi di Lingkungan 1 Kelurahan Ketang Baru pembangunan Tower ini dilakukan. Padahal berdasarkan penyampaian berbagai pihak, kalau radiasinya membahayakan masyarakat, terutama kami yang tinggal disekitaran Tower, itu sebabnya kami keberatan dengan ini,” ujar Sulfan yang dibenarkan Semi.

Kondisi Tower yang dibangun (FOTO Suluttoday.com)

Ditambahkannya lagi bahwa adanya pembangian ‘uang kompensasi’ sebetulnya telah dilakukan pihak yang membangun Tower tersebut hanya salah proses pembagiannya tidak transparan, tidak akuntabel, berfariasi dan cenderung pilih kasih. Itu sebabnya, sejumlah warga memprotes sikap dari pihak yang membangun Tower ini.

”Masih banyak lagi warga yang menolak pembangunan Tower ini, kami warga yang tinggal disitu keberatan. Bahkan, telah ada pemberian uang dari pihak yang membangun Tower kepada warga sekitar Tower itu dibangun. Nominal uang yang dibagi berfariasi, kemudian uang diberikan tanpa adanya kwitansi, entah ini uang ganti rugi atau uang tutup mulut? kami tidak tahu. Ada beberapa tahap uang diberikan dan kami mendapat informasi mereka juga pilih kasih, sebagian warga yang harus mendapatkan uang itu malah tidak diberikan,” tutur Sulfan tegas. (*/Redaksi)

Pencuri Beraksi di Masjid Kampus Unsrat, Dompet dan Uang Rahmat Raib

Ilustrasi pencuri saat beraksi di dalam masjid (Foto Ist)

Ilustrasi pencuri saat beraksi di dalam masjid (Foto Ist)

MANADO – Pelaku pencurian memang tidak memandang bulu, didalam rumah ibadah pun mereka berani beraksi. Hal ini dialami oleh korban Rahmat Mahmud (21) warga kelurahan ternate baru lingkungan III, Kecamatan Singkil, pasalnya saat dirinya sementara Sholat di Masjid Ulil Albab kampus Unsrat Manado, Kelurahan Kleak, tas yang berisi Laptop, Handphone dan dompet bersama uang tunai berhasil digasak pelaku yang tidak takut dosa tersebut, Kamis (02/06/2016).

Berdasarkan laporan yang dirangkum di Mapolsek Malalayang, korban yang diketahui sebagai salah satu Mahasiswa Unsrat, sebelumnya berada diruang kelas mengikuti kegiatan kulia, karena sudah tiba waktunya untuk sholat, korban beranjak dari sana dan pergi Sholat di Masjid Kampus.

Sialnya saat dirinya usai beribadah, korban beranjak dari tempat sembayangnya dan untuk bermaksud mengambil tas berisi barang-barang berharga tersebut, namun setibanya ditempat yang ia maksud, ternyata tas itu sudah hilang dicuri oleh pelaku tidak diketahui identitasnya. Tidak terima dengan perbuatan Bandit tersebut, kasus ini langsung dilaporkan oleh korban ke Polisi. Kapolsek Urban Malalayang, Kompol Joutje Fernatubun, ketika dikonfirmasi membenarkan laporan pencurian tersebut. (Ghopal Umasangaji)

Tim Paniki Ringkus Warga Paal Dua Saat Membawa Narkotika

Tim paniki saat mengamankan pemuda yang membawa Narkoba (Foto Ist)

Tim paniki saat mengamankan pemuda yang membawa Narkoba (Foto Ist)

MANADO – Tim Paniki (Rimbas 2) Polresta Manado meringkus Olis (27) warga Kelurahan Paal Dua lingkungan 9 Kecamatan Tikala, yang sedang membawa Narkotika jenis somadril. Ia diamankan di Kelurahan Ketang Baru Lingkungan IV Kecamatan Singkil tepatnya di lapangan Ketang Baru, Minggu (29/05/2016).

Kejadian penangkapan ini berawal saat Tim Paniki (Rimbas 2) yang dipimpin langsung Iptu Teddy Malamtiga sedang melakukan patroli di wilayah tersebut, tiba-tiba aparat kepolisian anti bandit ini mencurigai gerak gerik pelaku yang berada dipinggir jalan, petugas langsung melakukan pemeriksaan dan berhasil menemukan Narkotika jenis tersebut sebanyak Lima butir yang diisi dikantong plastik putih.

Tanpa tunggu lama pelaku bersama barang bukti langsung diboyong ke Mapolresta Manado untuk diperiksa secara hukum. Kasatreskrim Polresta Manado AKP Saiful Wachid mengatakan, pelaku sudah ditahan, dan sementara dilakukan pemeriksaan.

“Pelaku akan diproses sesuai hukum atas perbuatannya memiliki dan mengkonsumsi obat-obat terlarang itu,” tegas Wachid. (Ghopal Umasangaji)

iklan1