Tag: kemenag manado

Kemenag Manado Imbau Masyarakat Belajar, Bekerja dan Beribadah di Rumah

Irwan Musa, SE.,M.Si (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com –Kepala Kementerian Agama Kota Manado, Irwan Musa, SE.,M.Si, saat diwawancarai wartawan, Sabtu (25/4/2020), menyampaikan himbauan soal bagaimana gerak mengantisipasi penyebaran Corona Virus (Covid-19) di Manado. Kemenag Manado secara kelembagaan juga ambil bagian dalam menghambat percepatan meluasanya Covid-19.

‘’Mari kita saling menjaga, tidak menambah korban Covid-19. Kita harus peduli menjaga diri, keluarga dan Indonesia tetap terjaga. Kami mengajak, memberi himbauan agar semua pihak, dapat menaati instruksi serta arahan pemerintah untuk melakukan pembatasan sosial,’’ ujar Irwan Musa.

Lanjut Irwan menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak beraktivitas di luar rumah. Gunakan masker bila keluar rumah dalam situasi yang genting atau darurat. Selain itu masyarakat diingatkan menjauh dari aktivitas public yang melahirkan kerumunan. Kemudian, Irwan juga mengingatkan umat Islam agar tetap shalat di rumah.

‘’Kami menghimbau masyarakat Kota Manado agar jangan beraktivitas di luar rumah, kecuali penting dan genting. Silahkan gunakan masker apabila ke luar rumah, selain itu silahkan belajar dan bekerja di rumah. Hindarilah pertemuan publih di luar rumah. Selanjutnya, tetaplah beribadah di rumah. Lalu berdoa kepada Allah SWT, agar ujian ini segera berlalu,’’ kata Irwan menutup.

(*/Bung Amas)

Kemenag Manado Keluarkan SK Terkait Besaran Zakat Fitrah

Kepala Kemenag Kota Manado, Irwan Musa, SE.,M.Si (Foto Istimewa).jpg

MANADO, Suluttoday.com – Kantor Kementerian Agama Kota Manado, Rabu (22/4/2020) resmi mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: B-0981/Kk.23.05/BA.00/4/2020 tentang Penetapan Besaran Zakat Fitrah Bagi Umat Islam di Kota Manado. SK yang ditandatangan Kepala Kantor Kementerian (Kemenag) Kota Manado, Irwan Musa, SE.,M.Si ini memutuskan dan penetapkan terkait 6 (enam) poin penting.

Saat diwawancarai, Kamis (23/4/2020), Irwan Musa mengatakan bahwa kewajiban membayar Zakat Fitrah pada tiap Bulan Puasa itu telah diatur sesuai ketentuan peundang-undangan. Kemudian, hal tersebut ditetapkan berdasarkan pertimbangan, dengan mengingat Pasal 29 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Selain itu, dikatakannya ada Keputusan Presiden Republik Indonesia, Keputusan Menteri Agama, sampai pada Undang-Undang terkait Pengelolaan Zakat.

‘’Prinsipnya Surat Keputusan yang dikeluarkan Kementerian Agama Kota Manado sesuai dengan rujukan hukum diatasnya. Mengingat UUD 1945 Pasal 29 bahwa Negara kita berdasarkan ketuhanan yang Maha Esa dan seterusnya. Negara menjamin kemerdekaan tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing. Setelahnya ada Undang-Undang, Keppres RI, Keputusan Menteri Agama Nomor 373 Tahun 2020, Keputusan Menteri Agama Nomor 581 Tahun 1999 tentang pelaksanaan     Undang-Undang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Hal ini bersifat wajib dilaksanakan,’’ ujar Irwan.

SK tersebut, kata Irwan juga memperhatikan Surat Edaran Menteri Agama, juga hasi Keputusan Rapat yang dihadiri MUI Kota Manado dan Penyelenggara Zakat Wakaf Kota Manado. Selain itu, dilakukannya konsultasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Manado, tentang data harga komuditas dagang pokok dan strategis, yang dilaksanakan, Selasa (21/4/2020).

‘’Hasil dari SK itu adalah kita menetapkan besaran Zakat Fitrah bagi Umat Islam di Kota Manado Tahun 1441 Hijriah atau 2020 Masehi, diantaranya Zakat Fitrah dibayarkan berupa makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari yaitu beras sebanyak 1 (satu) sha’ (2,5 kg) perjiwa. Kemudian, bagi yang membayar Zakat Fitrah dalam bentuk uang adalah sejumlah Rp. 30.000 (Rp. 12.000/Kg),’’ kata Irwan menutup.

(*/Bung Amas)

Tegas Lawan Covid-19, Kemenag Manado Konsisten Terapkan Hal Ini

Hi. Irwan Musa (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Konsisten menjalankan instruksi dan himbauan pemerintah, melalui Kementerian Agama Republik Indonesia (RI), dalam mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), yang secara berjenjang dilakukan Kemenag Kota Manado. Hal itu seperti disampaikan, Hi. Irwan Musa, Kepala Kemenag Manado. Menurut Irwan pihaknya konsisten menerapkan social distancing atau pembatasan sosial.

“Pada prinsipnya kita terus memperhatikan sekaligus mengindahkan apa yang menjadi kebijakan pemerintah. Yaitu mematuhi apa yang kita namakan Social Distancing dan Physical Distancing. Tujuannya apa?, tentu untuk mencegah penularan mewabahnya Pandemi virus corona lebih khususnya di Kota Manado,” ujar Irwan, Kamis (9/4/2020).

Instruksi pemerintah terkait upaya sungguh-sunggu memerangi Virus Corona itu, diwujudkan Kemenag Manado dengan mengeluarkan keputusan belajar dari rumah. Dan pengaturan jadwal masuk kantor bagi ASN di Kemenag Manado guna menghindari potensi berkerumunnya para ASN saat berada di kantor.

“Maka untuk hal tersebut kita pihak internal Kementerian Agama InshaaAllah sudah menyadari akan kebijakan hal pandemi dimaksud. Bahkan kita ikut memberikan sosialisasi. Melakukan pembatasan jam berkantor, pengurangan ASN masuk kantor dan belajar dari rumah untuk siswa-siwa yang berada dijajaran Kemenag Manado,” kata Irwan.

Tambahnya lagi, Kemenag Manado melakukan kerjasama dengan pemerintah Kota Manado beserta dengan seluruh para tokoh agama/masyarakat untuk memberikan himbauan kepada masyarakat tentang bahayanya penularan virus corona. Sehingga diharapkan dengan upaya tersebut mudah-mudahan masyarakat Kota manado tidak akan menambah meluasnya penularan virus dimaksud.

“Secara internal kita Kementerian Agama sudah mematuhi akan hal Social and Physical Distancing. Makanya, oleh Pak Menteri Agama juga sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi akan pencegahan pandemi Virus Corona dengan mengikuti kebijakan pemerintah yaitu dengan adanya edaran untuk semua anak-anak dalam hal ini siswa dan para guru untuk melakukan proses belajar mengajar dialihkan di rumah saja. Bahkan kita seluruh ASN Kementerian Agama juga melakukan hal yang sama untuk bekerja dirumah saja. Yang kita istilahkan Work From Home, atau Stay At Home, ini semua demi untuk mencegah bahaya penularan pandemi virus corona (Covid-19),” ujar Irwan.

(*/Bung Amas)

Bersama Kepsek Madrasah di Manado, MANTOW Pimpin Rapat Online

Usran Mantow saat memimpin rapat (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menjegah menularnya Virus Corona (Covid-19), Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado juga mengikuti anjuran pemerintah. Minggu (28/3/2020), Kepala Seksi Pendidikan Agama Kemenag Manado, Hi. Usran Mantow memimpin Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah di Kota Manado. Rapat tersebut membahas tentang aktivitas belajar di rumah, sekaligus tindaklanjut dari Surat Edaran Kanwil Agama Sulawesi Utara (Sulut).

“Rapat ini mengevaluasi terkait proses belajar dari rumah yang dilaksanakan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan. Aktivitas dan tugas pembelajaran pada masa belajar dari rumah yang sejauh ini berjalan lancar. Memang kita terus maksimalkan serta adaptasikan sistem yang ada kepada para siswa, dan juga guru,” ujar Mantow.

Kasi Mantow juga berharap kepada semua Kepala Madrasah Negeri dan swasta agar pelaksanaan Ujian Madrasah Semester Kenaikan Kelas berjalan baik. Mantow menilai bahwa pentingnya koordinasi dilakukan secara online ditengah usaha bersama melawan penyebaran Virus Corona.

“Selain kita mengevaluasi proses belajar dari rumah. Saya juga mengingatkan para Kepala Sekolah agar terus memonitor dan mengawasi para guru-guru pengajar. Rapat tersebut membahas serta mengevasi soal mekanisme pembelajaran dan penilaian Madrasah dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid-19,” kata Mantow.

Kepala Seksi, Usran Mantow (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui yang dipimpin Mantow dimonitor (dihadiri) Kepala MI, MTs dan MA se-Kota Manado. Rapat online yang digelar juga merupakan tindaklanjut dari Surat Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Nomor: B-244/Kw23.1/PP.00/03/2020. Pembahasan juga terkait Ujian Nasional (UN) dan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN).

(*/Bung Amas)

Kemenag Manado Salurkan Bantuan Bencana di Bolmong dan Bolmut

Kepala Kemenag Agama saat berada di Bolmong (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rombongan Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kota Manado, Hi. Irwan Musa, Senin (23/3/2020) membawa bantuan bencana banjir bandang ke di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kehadiran Kemenag Manado mendapat sambutan luar biasa dari pemerintah Bolmomg dan Bolmut di Posko Bencana.

Rombongan saat diterima di Posko Bencana (Foto Suluttoday.com)

“Kami mengucapkan syukur kegiatan kemanusiaan berjalan lancar. Saat tiba di Posko Penanggulangan Bencana di Bolmong, kami mendapat sambutan luar biasa. Kiranya bantuan yang kami berikan dapat dimanfaatkan untuk masyarakat korban bencana, mereka yang membutuhkan. Sumbangan bahan bantuan diprioritaskan untuk warga Bolmong dan Bolmut yang terkena bencana,” ujar Musa sebagaimana yang disampaikan Koordinator Satgas Tanggap Darurat Bencana Kemenag Kota Manado, Hi. Usran Mantow, Senin (23/3/2020.

Proses penyerahan bantuan (Foto Suluttoday.com)

Kanda Ucan sapaan akrab Mantow yang juga Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kemenag Manado itu menuturkan walau perjalanan yang ditempuh relatif jauh. Namun atas semangat yang bergelora dari Kepala Kemenag Manado, membuat semua rombomgan yang ikut dalam kegiatan kemanusiaan tersebut mengalir dengan penuh semangat.

Suasana di Posko Penanggulangan Bencana Bolmong (Foto Suluttoday.com)

“Berkat semangat dari pimpinan, kami semua ikut bersemangat. Perjalanan jauh pun terasa dekat. Program kemanusiaan yang kami lakukan semoga dirasakan manfaatkan oleh masyarakat korban bencana di Bolmong dan Bolmut. Karena duka warga yang tertimpa bencana di Bolmong dan Bolmut adalah duka kita semua. Semoga duka yang mereka derita secepatnya selesai,” ujar Kanda Ucan.

(*/Bung Amas)

iklan1