Tag: KNPI

Minta Pemuda Bersatu, Gubernur OD Apresiasi Musda KNPI Sulut

Gubernur Olly Dondokambey (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dilaksanakannya Musyawarah Daerah (Musda) ke-XIV Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Sulawesi Utara (Sulut), di Sekretariat KNPI Sulut, kawasan KONI Manado, mendapat sambutan positif Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE.

Musda yang digelar Ketua KNPI Sulut, Jackson Kumaat, SE itu berlangsung, Jumat (29/11/2019). Gubernur OD, begitu sapaan akrab politisi senior dari PDIP itu juga menyampaikan harapannya agar pemuda di Provinsi Sulawesi Utara dapat bersatu. Proses penyatuannya yakni dengan melahirkan satu KNPI saja. Gubernur yang murah senyum ini menyampaikan keinginannya agar pemuda Sulut menjadi pemuda mandiri.

”Saya berharap KNPI tetap bersatu di Sulut. Dan menghimbau agar KNPI, serta pemuda Sulut menjadi pemuda yang mandiri. Saya mengapresiasi pelaksanaan Musda XIV yang digelar di Sekretariat DPD KNPI Sulut GOR KONI Sario,” ujar Gubernur OD, Minggu (1/12/2019) saat diwawancarai wartawan, di kantor Gubernur Sulut.

Untuk diketahui, Jackson sendiri saat dikonfirmasi menyampaikan terima kasih atas sambutan luar biasa dari Gubernur. Menurutnya pihaknya akan menyerahkan keputusan kepada Gubernur OD dalam melakukan penyatuan dan Jackson siap mengikuti arahan tersebut.

Suasana setelah pembukaan Musda KNPI Sulut (FOTO Suluttoday.com)

”Prinsipnya kami patuh pada keputusan Pak Gubernur Olly. Tentu saya berterima kasih sebesar-besarnya atas arahan dan apresiasi dari Pak Gub. Kerinduan saya adalah pemuda Sulut bersatu, saya dengan yang diharapkan Pak Gub tentunya,” kata Kumaat, Senin (2/12/2019). (*/Redaksi)

Sumendap Tegaskan di Mitra Cuma Ada Satu KNPI

Bupati James bersama pengurus KNPI Mitra (FOTO Suluttdoay.com)

RATAHAN, Suluttoday.com – Bupati James Sumendap SH, menyatakan kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) hanya ada satu. Yaitu kepengurusan dibawah kepemimpinan Ruland Sandag. Hal ini ditegaskan Sumendap disela-sela rapat bersama dengan seluruh insan pers yang ada di Mitra, Selasa (26/11/2019) kemarin.

“Saya dengar di tingkat pusat sudah ada beberapa versi KNPI, bahkan tiga sampai empat. Tapi saya tegaskan di Kabupaten Minahasa Tenggara cuma ada satu KNPI, karena saya juga bertanggung jawab terhadap KNPI,” tegas Bupati Sumendap yang juga Ketua Pembina KNPI Mitra.

Sumendap juga mengatakan, sepenuhnya memberikan kebebasan bagi KNPI untuk menjalankan tugas-tugas keorganisasian dan program kerja. Dalam pertemuan tersebut, Sumendap pun berharap KNPI terus menjadi mitra strategis dan berkomitmen menjadikan pemuda sebagai pilar pembangunan. Ketua DPD KNPI Mitra, Ruland Sandag, berterima kasih dan mengapresiasi apa yang ditegaskan Bupati James

Sumendap dalam merespon dinamika kepemudaan yang ada, baik pusat, provinsi juga sampai di daerah khususnya di Mitra.

“Ini sesuatu yang sangat luar biasa, dimana mendapat respon tegas dari Bupati James Sumendap. Ketika terjadi dinamika pada institusi kepemudaan, pak Bupati lebih rasional melihat keabsahan soal kepengurusan yang sah. Kami berharap, pemerintah pusat dan provinsi jangan diam saja, harus arif dan bijak seperti Bung James Sumendap melihat dan menterjemahkan dalam mempersatukan institusi kepemudaan yang ada,” cetus Sandag. (Hengly Langoy)

Musda KNPI Sulut Versi Fajrieansyah Terancam Dibubarkan

Jackson Kumaat dalam suatu acara belum lama ini (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Akan dilaksanakannya Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut) yang bakal digelar KNPI versi Noer Fajrieansyah ternyata belum mendapat ijin dari pihak Polda Sulut.

Sekedar diketahui, Polda Sulut ternyata belum belum mengeluarkan izin atas pelaksanaan Musda. Ketua KNPI Sulut, Jackson Kumaat saat dihubungi, Selasa (26/11/2019) mengatakan dia sudah mendapat informasi tersebut.

“Dari hasil rapat pagi ini Selasa, 26 November 2019 Jam 09.00 di Polda Sulut bersama Dirintel Polda Sulut Kombes Budi dan Kasubdit AKBP Denny Palit menyampaikan bahwa Polda Sulut tidak akan mengeluarkan izin kepada pihak mana saja tetapi tetap diamankan bagi ke dua kubu untuk gelar Musda. Jadi pihak ketua Almanzo dan kami tetap dipersilahkan untuk gelar Musda demi menjalankan AD ART Organisasi KNPI kami dan akan diamankan oleh Polda Sulut,” kata Jackson.

Jackson juga menyampaikan bahwa upaya yang dilakukan pihaknya hingga keluarnya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik).

“Kami juga melampirkan gugatan kami pengadilan yang sedang berjalan dan juga panggilan kami di Bareskrim Mabes Polri yang sudah keluar Sprindik terhadap kasus penipuan di Kongres XV KNPI di Bogor,” ujarnya. (*/Redaksi)

Jelang Musda KNPI Sulut, Senator Djafar Himbau OKPI Bersatu

H. Djafar Alkatiri bersama calon Sekretaris DPD KNPI Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dinamisnya komunikasi jelang Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ikut mempengaruhi pergerakan diinternal Organisasi Kepemudaan Islam (OKPI) Sulut. Menanggapi hal itu, Senator Djafar Alkatiri menyampaikan arahan untuk para aktivis OKPI di Sulut.

”Mari kita jaga kebersamaan. Saya menghimbau dan mengajak adik-adik aktivis OKPI Sulut agar kompak. Rundingkan siapa calon Sekretaris yang akan kalian ajukan. Intinya, pesan saya harus merekomendasikan figur yang tepat dan bisa diterima semua OKP. Teristimewa bagi OKPI sendiri,” kata Djafar anggota DPD RI Dapil Sulut, Jumat (21/11/2019).

Tambah Djafar yang juga pernah bertarung di Musda KNPI Sulut itu, mengingatkan keutuhan pemuda begitu penting. Lanjut Djafar, jangan karena kubu-kubuan di OKPI membuat solidaritas pemuda menjadi rusak. Marwah OKPI haruslah terus dijaga agar tidak menjadi preseden buruk bagi pemuda-pemuda di Sulut.

Senator Djafar Alkatiri usai memberikan komentar kepada jurnalis (FOTO Suluttoday.com)

”Bargaining posisi OKPI itu terletak pada integritas. Pengalaman individu dan organisatoris perlu dijaga. Jangan membuat rusak marawah OKPI itu sendiri. Mari kita melakukan konsolidasi secara intensif, agar tidak membuat retak persatuan aktivis OKPI. Rembuk dan ajukan siapa calon Sekretaris DPD KNPI Sulut yang terbaik menurut kesepakatan bersama,” ujar Senator Djafar, mantan Ketua Umum Wilayah BKPRMI Sulut ini tegas. (*/Redaksi)

Setelah Menjadi Khatib, Senator Djafar Silaturahmi Bersama Aktivis Muslim Sulut

Senator Djafar bersama aktivis muslim Sulut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sesudah menjadi khatib Jumat di Masjid Raya Ahmad Yani Manado, Jumat (22/11/2019), Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Hi. Djafar Alkatiri langsung bertemu para aktivis muslim Sulawesi Utara (Sulut). Mantan Ketua Umum BKPRMI Sulut itu setelah berdiskusi santai, ia mengajak sejumlah aktivis muda muslim Sulut makan siang bersama di Minang Putra.

Di tengah obrolannya, Djafar yang juga mantan Sekretaris Jenderal BKPRMI itu menyampaikan beberapa buah pikirannya terkait pentingnya kepemimpinan. Bagi Djafar yang pernah beberapa periode memimpin Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulut ini mengatakan pada prinsipnya siapa pun yang akan menjadi calon Wali Kota Manado dan Wakil maupun calon Gubernur dan Wakil Gubernur akan disupportnya. Dengan prinsip kepemimpinan yang taat kepada sang khalik.

Haji Djafar saat menjadi khatib (FOTO Suluttoday.com)

”Kita semua yang selalu bicara idel soal kepemimpinan. Tentu mendorong niat baik, dan perbuatan baik dari seorang pemimpin. Termasuk jelang Pilkada di Sulut, baik Pilgub maupun Pilwako Manado. Posisi saya ialah mendorong mereka yang berdiri tegak, garis lurus dengan aspirasi rakyat. Artinya, pemimpin yang taat kepada Allah SWT yang kita harapkan kedepan dilahirkan dari proses demokrasi,” ujar Djafar.

Politisi senior itu, mengajak juniornya agar belajar melihat sesuai secara objektif dan bijaksana. Lanjut Senator asal Sulut itu bahwa segala macam perubahan itu berawal dari persatuan. Jika mau maju, maka para pemuda harus bersatu, jangan terpecah-belah.

Suasana makan siang bersama Senator Djafar Alkatiri (FOTO Suluttoday.com)

”Saya tak henti-henti mengajak kita semua agar kompak. Dari persatuanlah perubahan dan kemajuan itu akan datang. Bagaimana mau melakukan perubahan, kalau kita tidak bersatu. Semangat persatuan, saling mendukung itu yang juga sangat penting. Dan aktivis muslim Sulut terutama, saya minta selalu solid dalam satu barisan,” tutur Wakil Ketua Komite 1 DPD RI ini.

Silaturahmi dari Masjid Raya sampai ke Rumah Makan Minang itu dihadiri Ketua BKPRMI Sulut Fachrudin Noh, Ketua TIDAR Sulut Syarif Darea, Sekretaris Pemuda Muslimin Sulut Fadly Kasim, Ketua BKPRMI Manado Suryantor Muarif, mantan Danwil Brigade Masjid BKPRMI Sulut Muhammad Mursjid Laija, Ketua Mathla’ul Anwar Sulut Awaludin Pangkey. Sekretaris Pemuda Muhammadiyah Sulut Fuad Kadir, calon Sekretaris DPD KNPI Sulut Rolandy Thalib, Sekretaris DPD KNPI Manado Amas Mahmud.

Senator saat berdiskusi dengan para aktivis muslim Sulut (FOTO Suluttoday.com)

Hadir pula mantan Sekretaris PSSI Kota Manado Irwan ‘Comel’ Pakaya, pengurus Pemuda Muhammadiyah Sulut Jefri Alibasya. Ada juga wartawan senior Syafril Parasana, pengurus DPD KNPI Sulut Bung Bua, serta beberapa aktivis muslim Sulut lainnya.(*/Redaksi)

iklan1