Tag: koalisi keumatan

Lanjut Lagi, SSK dan Koalisi Keumatan Sasar Mobil Mikrolet Bagikan Masker

Relawan Sonya Selvia Kembuan melakukan giat melawan Covid 19 di pusat Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kiprah politisi dan juga pengusaha perempuan yang satu ini memang selalu saja menyedot perhatian masyarakat. Hal itu bukan dilakukannya dengan motivasi mencari sensasi, melainkan memberi kerja nyata untuk membantu masyarakat. Disaat masyarakat cemas, khawatir dengan penyebaran Virus Corona (Covid-19), Sonya Selvia Kembuan tidak mau meninggalkan masyarakat.

Perempuan cantik juga dermawan yang peduli masyarakat ini menurunkan tim relawan untuk melakukan kerja kemanusiaan. Menyasar rumah warga, tempat ibadah dan kini melakukan penyemprotan Disinfektan di kendaraan bermotor, khususnya angkutan kota (Angkot) mikrolet. Geliat SSK, begitu Kembuan akrab disapa tidak berjalan sendiri, ia melibatkan rekan koalisinya yakni Koalisi Keumatan di Kota Manado.

”Kita tim Satgas Covid-19 yang dibentuk ibu SSK bergerak terus. Beberapa hari ini kita melakukan kegiatan sosial, menyemprot Disinfektan di mobil-mobil sepanjang Kota Manado. Target kita utamanya mobil Mikrolet. Kendaraan ini yang banyak digunakan masyarakat sebagai sarana transportasi dalam kota,” kata Fernando Fransiscus Mello, Wakil Ketya Tim Pemenangan SSK, saat diwawancarai sejumlah wartawan, Jumat (17/4/2020).

Relawan SSK membagikan masker dan melakukan penyemprotan Disinfektan (Foto Istimewa).jpg

Lebih lanjut, Fernando menyampaikan bahwa pesan SSK agar kerja bersama guna memperkuat sinergitas bersama Koalisi Keumatan untuk sukses Pilwako Manado 2020 ini selalu dipertahankan. SSK juga menyarankan agar relawannya selalu bekerja dengan protokol kesehatan. Politisi perempuan yang murah senyum ini mengharapkan agar timnya terus membantu masyarakat ditengah wabah Covid-19 ini.

”Tim satgas Covid 19 SSK bersama Koalisi Keumatan melakukan penyemprotan terhadap mobil-mobil Mikrolet. Juga embagikan masker kepada para sopir agar mereka dapat tetap bekerja dan terhindar dari Virus Corona. Penyemprotan dipimpin terus dilakukan, sekarang berlokasi di Terminal Pal 2, Karombasan dan Terminal 45,” ujar Fernando yang memimpin Satgas Covid-19 SSK.

Koalisi Keumatan sebagaimana dimaksud adalah gerakan politik yang digagas sejumlah partai politik di Kota Manado, diantaranya PAN Kota Manado, PKS, PPP, dan juga PBB Kota Manado. Mereka memiliki visi yang sama dengan SSK. Sehingga sampai saat ini masih terus erat hubungannya, dan bekerja sama dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan.

(*/Bung Amas)

Syarifudin Saafa Sebut PKS Belum Memutuskan Dukungan

Syarifudin Saafa (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Beredarnya isu terkait Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado tergabung dalam Koalisi Keumatan dan telah mempunyai dukungan ke figur tertentu, mendapat bantahan Ketua DPW PKS Sulawesi Utara (Sulut), Syarifudin Saafa, ST.,MM. Kamis (16/4/2020), Saafa menyampaikan bahwa secara resmi PKS belum mempunyai putusan dukungan calon Kepala Daerah di Pilkada 2020.

”PKS belum memutuskan kepada siapa dukungan diberikan Bahwa ada calon kandidat walikota yang memakai istilah koalisi keumatan, itu adalah dinamika arus bawah. Adapun terkait dengan keputusan kepada siapa dukungan diberikan sampai saat ini masih berproses,” ujar Saafa yang juga anggota DPRD Kota Manado ini.

Tidak hanya itu, Saafa memberikan ilustrasi terkait penundaan Pilkada yang seolah mengalamatkan tentang perubahan konstalasi politik di internal PKS sendiri. Lanjut Saafa memberikan semacam pencerahan berkaitan dengan logo PKS yang digunakan untuk kerja memerangi penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang menurutnya sebagai hal lumrah dalam berdemokrasi.

”Apalagi Pilkada ditunda menunggu perpu yang dikeluarkan oleh Presiden berkenaan dengan adanya kandidat yang membantu masyarakat dampak covid-19 dengan melibatkan logo partai. Hal itu merupakan kreativitas mereka dalam mendekati masyarakat. Dan kandidat lainnya yang sudah mendaftar dalam penjaringan sebagai bakal calon bisa juga melakukan hal yang sama,” kata Saafa tegas.

Baginya ruang-ruang aktualisasi demokrasi memang bersifat luas. Tidak monoton pada aktivitas yang sempit, sehingga dirinya memahami betul bahwasanya setiap politisi yang mau mengekspresikan cara kerjanya untuk masyarakat tidak boleh dibatasi. Kreatifitas tersebut dihormati PKS, sehingga terkait gerak Koalisi Keumatan tidak perlu dirubutkan.

”Ini kan cara berkreasi dalam mendekati masyarakat. Apalagi pada situasi dampak covid19 ini. Berkenaan dengan adanya kandidat yang membantu masyarakat dampak Covid-19 dengan melibatkan logo partai, hal itu merupakan kreativitas mereka dalam mendekati masyarakat. Dan kandidat lainnya yang sudah mendaftar dalam penjaringan sebagai bakal calon bisa juga melakukan hal yang sama. Ini kan cara berkreasi dalam mendekati masyarakat,” tutur Saafa.

Politisi vokal ini menilai apalagi pada situasi dampak covid19 ini. Saafa memberikan sinyal penting tentang keputusan PKS secara resmi memang belum dilakukan dan hal itu dikatakannya perlu diketahui publik. Termasuk posisi kader PKS yang secara tidak langsung dikatakannya begitu dimuliakan ketika menggunakan atribut-atribut PKS dalam melakukan sosialisasi diri.

”Tetapi yang patut digarisbawahi adalah sampai saat ini belum ada keputusan siapa yang akan diusung dalam pilkada mendatang. Apalagi ada tokoh internal partai yang mau berkontribusi maksimal dalam berkhidmat kepada masyarakat melalui jalur pengabdian eksekutif pada pilkada mendatang,” ucap Saafa menutup.

(*/Amas)

BOBY DAUD: Koalisi Keumatan Utamakan Kerja Kemanusiaan

Boby Daud (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian Koalisi Keumatan untuk turun ambil bagian dalam melakukan penyemprotan Disinfektan ke beberapa Rumah Ibadah di Kota Manado guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19). Jumat (27/3/2020), Koordinator Koalisi Keumatan yang juga Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN), Boby Daud mengajak semua pihak untuk peduli terhadap kemanusiaan.

“Kita sedang dilanda Bencana Nasional, akibat penyebaran Virus Corona. Itu sebabnya, kami dari Koalisi Keumatan terus bermitra melakukan kerja kemanusiaan. Kemarin kemi membuat penyemprotan Disinfektan di beberapa Masjid di Manado, semoga bermanfaat bagi Jamaah sekitar,” kata Boby yang juga anggota DPRD Kota Manado ini.

Boby mengatakan bahwa masyarakat perlu mematuhi apa yang disampaikan pemerintah. Bagaimana pun itu, tambah Boby anjuran pemerintah sangat membantu masyarakat. Pihaknya mengedepankan kerja kemanusiaan sehingga masyarakat dijauhkan dari menularnya Virus Corona.

“Kemudian disisi lain, perlu kita menerapkan Sosial Distancing. Ikut himbauan dan instruksi pemerintah, karena semua yang dilakukan itu demi kebaikan masyarakat. Koalisi Keumatan sekarang mengutamakan kemanusiaan. Jangan dulu memikirkan hal-hal politik, tapi kemanusiaan dan saling membantu itu yang utama,” ujar Boby tegas.

(*/Bung Amas)

Ketua PKS Manado: Koalisi Keumatan, Sarana Politik Bagi Semua Pihak

Poros Koalisi Keumatan siap berjuang bersama (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Melalui diskusi yang cukup alot, Minggu (15/12/2019) di Hotel Sintesa Peninsula Manado, pengurus PAN, PKS dan PPP melahirkan konsensus politik. Kesepakatan yang didasarkan atas kerinduan umat Islam Manado yang mengharapkan adanya calon Wali Kota dan calon Wakil Wali Kota Manado dari kalangan muslim untuk bertarung di Pilwako Manado 2020, bukan sesuatu yang instan. Melainkan melalui proses dialektika yang panjang.

Mulai dari beberapa kali pertemuan bersama para Aktivis Muslim Sulut. Pimpinan Ormas Islam, sampai dengan pertemuan yang melibatkan seluruh kader tiga partai pelopor Koalisi Keumatan tersebut. Sebelum dilaksanakannya deklarasi Koalisi Keumatan, Ketua DPD PKS Manado, Abu Hasan Syafi’i memaparkan sejumlah pokok-pokok pikirannya. Yang intinya soal idealisme politik, skema perjuangan dalam Pilwako Manado, politik representasi, akomodasi kepentingan, dan siapa calon Wali Kota atau Wakil Wali Kota Manado yang layak diusung poros koalisi ini.

Suasana pembukaan kegiatan silaturahmi dan koordinas (FOTO Suluttoday.com)

”Kita sudah menunjukkan kesungguhan terkait rumusan mewujudkan Koalisi Keumatan. Antara pimpinan partai PKS, PAN, PPP Kota Manado dan pimpinan Ormas sekaligus tokoh agama Islam harus terintegrasi dalam satu kepentingan yang sama. Bagaimana pun, poros Koalisi Keumatan ini berangkat dari kepentingan bersama. Kita mau menjawab keresahan umat. Jangan lagi ada dikotomi, diskriminasi sesama umat. Apalagi, saling menelikung dan terpecah sebelum berakhirnya kompetisi Pilwako Manado 2020,” ujar Syafi’i sambil menambahkan bahwa Koalisi Keumatan punya standar nilai sendiri yang ditetapkan.

Tidak hanya itu, jebolan Unsrat Manado ini mengajak semua komponen bersatu-padu mewujudkan kompetisi politik yang santun dan menghargai kemajemukan. Syafi’i juga menegaskan bahwa koalisi yang dibuat tersebut bukan menjadi tempat klaim politik, dan perang politik identitas. Tapi lebih dari itu ialah apresiasi dari dinamika demokrasi yang relatif terbuka.

Para pengurus dari patai Koalisi Keumatan (FOTO Suluttoday.com)

”Tidak ada yang mengklaim secara sepihak atas Koalisi Keumatan ini. Kita menediakan kanal bagi politisi muslim menggunakannya dengan catatan komit memperjuangkan kepentingan umat dan mau berkotribusi, punya dedikasi dalam kerja bersama. Koalisi ini bukan menjadi kaplingan politik segelintir orang saja. Koalisi Keumatan merupakan sarana yang umum bagi umat Islam di Manado agar bisa maju di Pilwako Manado 2020,’. Ingat, jangan sampai kita terbelah ditengah-tengah perjuangan. Persatuan harga mati,” kata Syafi’i menutup. (*/Redaksi)

Komit Wujudkan Koalisi Keumatan Ketua PAN, PPP dan PKS Manado Bertemu

Ketua Ichal Ali, Boby Daud dan Abu Hasan (FOTO Suluttoday.com

MANADO, Suluttoday.com – Menindaklanjuti harapan umat Islam Kota Manado tentang penyatuan dan konsolidasi demokrasi di Pilwako Manado 2020. Ketua Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Manado, kembali menggelar pertemuan.

Kamis (5/12/2019), bertempat disalah satu restoran beralamat di Kecamatan Mapanget Manado, ketiga pimpinan partai yakni Boby Daud, Madzhabullah Ali dan Abu Hasan Syafi’i bertemu untuk membicarakan konsep, orientasi perjuangan, struktur serta pakta integritas politik guna menopang koalisi keumatan. Hal tersebut seperti disampaikan Boby Daud.

“Alhamdulillah kami tiga parpol yang memiliki basis pemilih terbesar umat Islam di Manado kembali bertemu. Kita punya titik kesepakatan, tidak mau mengabaikan suara dan harapan umat. Soal pembentukan poros koalisi keumatan dalam waktu dekat kita deklarasikan,” ujar Boby yang juga anggota DPRD Kota Manado ini tegas.

Senada dengan Boby, Ketua PKS Manado, Abu Hasan mengungkapkan bahwa menguatannya arus dukungan untuk dibentuknya koalisi keumatan deras mengalir. Terlahir dari beberapa kali pertemuan FGD yang dilaksanakan Aktivis Muslim Sulawesi Utara (Sulut). Para pimpinan Ormas, bakal calon Wali Kota dan bakal calon Wali Kota Manado 2020 yang hadir dalam pertemuan akbar itu juga mengapresiasi. Berkomitmen menopang terbentuknya koalisi keumatan.

“Suara umat Islam di Kota Manado harus disolidkan. Melalui pertemuan intensif yang direpresentasikan Aktivis Muslim Sulut harus segera dikonkritkan. Jangan abaikan, atau mendiamkan ekspektasi masyarakat muslim Manado yang merindukan hadirnya koalisi keumatan di Pilwako 2020. Atas semangat bersama, PKS, PAN kemudian PKS akan telah merancang draf konsep, pakta integritas atau MoU, dan menyiapkan Sekretariat Bersama. Doakan semoga dalam waktu dekat kita deklarasikan,” kata Safi’i tegas.

Sementara itu, Madzahabullah Ali menyebut pihaknya telah mempersiapkan beberapa lokasi dan tempat untuk ditetapkannya Sekretariat Bersama (Sekber). Tidak hanya itu, Ichal sapaan akrab mantan Sekretaris DPD KNPI Manado ini mengajak agar persatuan umat terus dijaga. Tambah Ichal, mengajak seluruh bakal calon untuk ambil bagian secara aktif.

“Kita telah action, baik dari menyiapkan konsep koalisi sampai dengan survey lokasi untuk ditentukan tempat Sekber. Malam ini pertemuan terakhir untuk kita matangkan semua komitmen politik keumatan tersebut. Saya, Ketua Boby dan Ketua Abu Hasan serius menggalang koalisi keumatan. Ajakan kami, kita saling menopang. Kami ajak bakal calon Wali Kota maupun bakal calon Wakil Wali Kota dari umat muslim Manado turut ambil bagian menjadi pelopor konsolidasi demokrasi,” tutur Ichal menutup. (*/Redaksi)

iklan1