Tag: koni sario

Lantik DPD Partai Hanura Sulut, OSO-HLS Naik Helikopter Pribadi Bersama JACKO

Ketum OSO dan Jacko saat berada di Helikopter pribadi (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Patut mendapat apresiasi sekaligus menjadi perhatian tersendiri bagi keluarga Besar Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Pasalnya, pada pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sulut, bersama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura se-Sulut langsung dihadiri Ketua Umum (Ketum) Oesman Sapta Odang (OSO).

Kali ini Ketum OSO tidak hadir sendiri, namun juga didampingi Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura Harry Lontung Siregar (HLS). Kamis (12/4/2018) didampingi Ketua DPD Partai Hanura Sulut, Jackson Kumaat rombongan DPP yang dipimpin langsung OSO itu menempuh perjalanan ke Kota Kotambugai di tempat pelantikan dengan menggendarai Helikopter pribadi milik OSO.

Sekitar pukul 09.00 Wita, Helikopter dari Kota Manado menuju Kota Manado yang ditumpangi kurang lebih 5 peniumpang itu juga terpantau ikut pula Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono, Menteri Pembangunan Desa Tertinggal Eko Putro Sandjojo.

Halikopter bertolak dari lapangan KONI Sario Kota Manado bermaksud menghadiri pelantikan DPD Hanura Sulut dan DPC Partai Hanura se-Sulut. Hal itu seperti disampaikan Jackson Kumaat sebelum keberangkatannya ke Kotamubagu dan disaat memimpin rapat Pleno DPD KNPI Sulut di Sekretariat DPD KNPI Sulut.

”Saya akan berangkat ke Kotamubagu bersama Ketum OSO, Pak Sekjend Harry Siregar dan rombongan DPP. Tujuannya ialah beliau Ketum OSO mau menghadiri dan melantik pengurus Hanura di Sulawesi Utara,” kata Jacko begitu Kumaat akrab disapa. (*/Redaksi)

Torehkan Prestasi di Turnamen Taekwondo

SMAN 4 Manado Masuk 10 Besar

Lillie Wuisang (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dojang (Klub) taekwondo SMA Negeri 4 Manado menorehkan prestasi di ajang Turnamen Piala Wali Kota Manado dan Ketua DPRD Manado yang di selenggarakan Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) Sulawesi Utara 1-3 Desember 2017 lalu di Hall B GOR KONI Sario, Manado.

Tim besutan Ishak Tarende yang menurunkan 5 atlet berhasil memboyong 4 medali emas dan 1 perunggu. Hal ini merupakan capaian yang baik bagi Tim SMAN 4 Manado dibawah pimpinan Kepala Sekolah (Kepsek) dra Lillie Wuisang MPd.

“Ya, keberhasilan Tim atau klub SMAN Manado yang masuk 10 besar merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi mereka sekolah, dimana anak didik bisa meraih medali emas,” kata Wuisang belum lama ini.

Lima atlet yang memboyong medali taekwondo adalah Rahmat, Sandy, Kalfin, Gina dan Firjan yang mendapat 4 emas emas dan 1 perak.

“Ini bukti dan pembinaan atlet secara rutin di sekolah. Kami tidak sampai di iven Piala Wali Kota untuk berprestasi, dan masih memiliki target yang lebih baik lagi,” ungkap Ishak Tarende.

Kepsek Lillie Wuisang menambahkan bahwa pihaknya tidak hanya mengikutsertakan cabang olahraga taekwondo sebagai kegiatan ekskul, tapi ada juga tinju dan catur. Selain ekskul olahraga, SMAN 4 Manado akfif dalam ekskul bidang seni seperti kolintang, teater dan musikalisasi puisi.

“Soal kegiatan ekskul tetap diteruskan sekaligus melihat perkembangan. Anak didik juga dievaluasi dalam peningkatan kemampuan, karena bagian dari pembentukan karakter yang diutamakan dalam menunjang program nawa cita Presiden Joko Widodo,” ujar Wuisang. (don)

Hebat, Ribuan Sopir di Sulut Bersatu Lakukan Demo Besok

Ilustrasi demo para sopir (Foto Ist)

MANADO – Bentuk penolakan para sopir angkutan umum, pengusaha angkutan, dan ojek tradisional mulai mengkristal, rencananya atas adanya permasalahan yang mereka temui dilapangan, asosiasi sopir se-Sulawesi Utara bakal menggelar demonstrasi damai. Rabu (22/3/2017), saat diwawancarai Suluttoday.com, Franklin Tololiu selaku Korlap menyampaikan sasaran aksi dari ribuan sopir yang akan turun menyampaikan aspirasi pada Kamis (23/3/2017) besok.

”Tadi sudah kami melakukan rapat dari koordinasi, memang jauh-jauh hari semenjak sopir mengalami problem di lapangan berupa hadirnya taxi online dan Gojek, di Sulawesi Utara kami sopir bersepakat untuk melakukan penolakan atas hal tersebut. Untuk kepentingan bersama tersebut, Kamis (22/3/2017) kami menggelar unjuk rasa damai, menolak beroperasinya taxi online dan Gojek di Sulut,” ujar Franklin yang menambahkan bahwa sopir akan mogok beroperasi.

Ditambahkannya lagi terkait alasan para sopir melakukan penolakan dikarenakan kehadiran taxi online dan Gojek memberi pengaruh kepada para sopir pribumi (tradisional) dan ojek tradisional mengalami penurunan pendapatan. Menurutnya pemerintah daerah harus peka melihat keluhan para sopir di Sulawesi Utara ini.

”Semua Basis akan turun, baik di Manado yang dari Malalayang, Paal Dua, Teling, Tuminting, dari Bitung, dari beberapa Kabupaten lain juga sudah siap turun. Atas solidaritas dan perjuangan nasib para sopir di Sulawesi Utara besok kita akan turun bersama, melakukan demonstrasi di kantor Gubernur Sulawesi Utara, kantor DPRD Sulawesi Utara, dan beberapa titik lainnya. Kita kumpul di Lapangan KONI Sario, mulai jam 09.00 kemudian menuju sasaran aksi,” papar Franklin tegas. (Amas)

Operasi Gabungan, Dishub Manado Jaring Puluhan Kendaraan ‘Bermasalah’

Tim gabungan saat beroperasi di kawasan KONI Sario Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado, M Sofyan terus meningkatkan koordinasi dan mengoptimalkan pelayanan khususnya di jalur lalu lintas. Kali ini, dalam rangka penertiban kendaraan Angkutan Kota (Angkot) yang sering melanggar aturan, maka Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dishub Kota Manado, menggelar Operasi Gabungan.

Dalam Operasi ini Dishub menggandeng Satuan Lalulintas (Satlantas) Polresta Manado dan Detasemen Polisi Militer (Denpom), Selasa (21/02/17). Kepala Dishub Kota Manado, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Donald Wilar mengatakan, Operasi gabungan tersebut telah di mulai sejak, Senin (20/2/2017), dan akan rutin dilakukan setiap hari selama Satu Bulan penuh.

”Operasi ini dilakukan untuk melakukan pengawasan bagi kendaraan Angkot yang tidak layak jalan, dan melakukan pemeriksaan surat-surat Ijin. Seperti ijin trayek, KIR dan lain-lain yang wajib dikantongi kendaraan Angkot,” kata Wilar ketika diwawancarai.

Wilar menjelaskan juga, untuk operasi Senin (20/2/2017) di Kawasan Gedung KONI Sario, ada sejumlah 92 Kendaraan angkot yang didapati tidak layak jalan dengan berbagai pelanggaran.

Operasi Gabungan di seputaran Jembatan Miangas ruas jalan Martadinata (Foto Suluttoday.com)

”Untuk hari ini, sudah ada sejumlah kendaraan yang didapati tidak memiliki kelengkapan surat serta kelayakan kendaraan, sebagaimana, yang wajib di miliki oleh kendaraan angkutan umum untuk beroperasi,” tutur Wilar.

Dikatakannya lagi bahwa yang menjadi prioritas Dishub Manado dalam operasi gabungan bersama Satlantas Polresta Manado dan Denpom, yakni untuk kelengkapan surat dan uji kelayakan kendaraan. Kalau ditemukan ada kendaraan yang telah dimodifikasi, menjadi ceper ataupun memasang knalpot racing. Wilar mengatakan, itu langsung diserahkan kepada Satlantas Polresta Manado untuk ditindaklanjuti.

”Kami juga menghimbau kepada seluruh pengemudi dan pemilik kendaraan angkutan umum, agar memperhatikan dan mentaati teknis dan perijinan kendaraan. Sehingga tidak kena tilang dan mendapat sanksi yang tegas,” papar Wilar menutup. (*/Amas)

Ribuan Anggota Panji Yosua P/KB GMIM, Ansor Sulut Siap Amankan Natal

Anggota Panji Yosua, GP Ansor Sulut dan (Foto Ist)

Anggota Panji Yosua, GP Ansor Sulut dan Banser (Foto Ist)

MANADO – Dalam ranfkan menjaga kerukunan dan keamanan Hari Raya Natal, GP Ansor Sulawesi Utara (Sulut), Panji Yosua P/KB GMIM, dan Banser Sulut sepakat untuk terlibat aktif mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru di Sulut. Keterlibatan kegita Ormas ini merupakan bagian penting dalam memupuk kebersamaan ditengah keberagaman warga Sulut yang hidup dalam bingkai kerukunan ‘Torang Samua Basudara’.

Ormas massa berlatarbelakang keagamaan tersebut mengikutsertakan ratusan anggota dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin Polda Sulut 2015 di Lapangan KONI Sario, Manado, Rabu (23/12/2015) siang tadi. Hal ini seperti yang disampaikan, Friko Poli, Deputi Panji Yosua P/KB GMIM bahwa apa yang mereka lakukan adalah sebuah bukti konkrit kebersamaan yang ada di Sulut.

“Kebersamaan dan rasa saling perhatian walau berbeda agama menjadi senjata pamungkas daerah ini untuk menangkal gangguan kamtibmas. Untuk itu, mari kita pelihara dan tingkatkan,” kata Friko usai apel.

Lanjut Friko menjelaskan kalau ketiga Ormas besar ini bakal menurunkan ribuan anggota untuk bahu membahu dengan Kepolisian Daerah (Polda) Sulut untuk membuat suasana Natal dan Tahun Baru di Sulut aman dan terkendali. (Tim Redaksi)

iklan1