Tag: korps hmi

Lahirkan Kontribusi Pemuda, KAHMI dan BKPRMI Sulut Gelar Dialog

Plt Ketua BKPRMI Sulut ketika sambutan (Foto Suluttoday.com)

Plt Ketua BKPRMI Sulut ketika sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Di daerah lain menggelar aksi demonstrasi 4 November 2016, Korps Alumni HMI (KAHMI) Manado bersama BKPRMI Sulawesi Utara (Sulut) memilih untuk menggelar Dialog Kreatif. Kegiatan ini juga menghadirkan Bupati Bolsel, Herson Mayulu sebagai Keynote Speaker, dan sejumlah narasumber.

Dialog mengangkat tema: “Kontribusi Kepemudaan Dalam Menyikapi Persoalan Bangsa dan Negara” ini sukses dilaksanakan di hotel Sahid Kawanua Manado mendatangkan Reiner Ointoe (budayawan) dan Ndang Saifudin (mewakili Kapolda Sulut), masing-masing sebagai narasumber. Saat menyampaikan sambutan pembukaan, Plt Ketua Wilayah BKPRMI Sulut, H. Usran Manto mengingatkan pentingnya umat Islam bersatu dalam mengawal bangsa dan negara dengan mengedepankan kerja nyata. Tidak hanya itu, Usran menitipkan bahwa posisi pemuda yang strategis harus aktif mewujudkan pembangunan.

Ketua Presidum KAHMI Manado, Yahya Pasiak saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Ketua Presidum KAHMI Manado, Yahya Pasiak saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

“Terima kasih atas kehadiran Bupati Bolsel sebagai Keynote Speaker dan para narasumber dalam dialog kreatif ini. BKPRMI Sulut dan Presidium KAHMI Manado berharap dialog ini melahirkan solusi konstruktif untuk pembangunan daerah, bangsa dan negara. Apalagi posisi pemuda sebagai agen perubahan harus bersinergi mengimplementasikan pembangunan, kita harus juga mencari format kepemimpinan umat yang tepat di daerah ini. Dialog hari ini juga akan melahirkan rekomendasi yang nanti dirumuskan teman-teman KAHMI Manado untuk disampaikan pada pemerintah dan institusi terkait,” ujar Usran, Jumat (4/11/2016).

Sementara itu, Bupati Herson memaparkan tentang pentingnya soliditas, solidaritas dan penguatan kepemimpinan umat. Bagi Herson persatuan bagi umat Islam merupakan bagian penting dalam konteks mendorong perubahan peradaban yang bermartabat.

Narasumber saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Narasumber saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

“Pentingnya kita mewujudkan kepemimpinan yang Islami, karena kita telah meyakini bahwa konsep kepemimpinan yang mengedepakan nilai-nilai Islami di era demokrasi merupakan solusi. Artinya, kita tetap menghargai Indonesia sebagai Negara hukum yang Pancasilais, namun format kepemimpinan umat kebijakan kita sebagai pemimpin umat harus memajukan potensi umat itu sendiri, bukan mengabaikannya. Saya mengajak pentingnya umat Islam bersatu, solid, menghargai toleransi, saling menguatkan, tidak tercerai berai untuk kebaikan bersama,” kata Herson.

Dua narasumber, Reiner dan Ndang Saifudin mengulas dari perspektif kesejarahan, keamanan dan stabilitas nasional. Menyentil soal lahirnya bangsa Indonesia, pentingnya persatuan dan eksistensi pemuda yang begitu strategis memajukan pembangunan nasional. Ndang, menyarankan 3 hal penting diantaranya; pentingnya menjaga hubungan sosial dengan penguatan relasi, kebaikan sosial dan akan terwujudnya remisi.

H. Herson Mayulu saat memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

H. Herson Mayulu saat memberikan materi (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui kegiatan ini dihadiri sejumlah aktivis pemuda dan para senior, pemuka agama, pimpinan Ormas Islam se-Sulawesi Utara. Terpantau senior Abid Takalamingan ikut hadir, Anwar Sandia, Yahya Pasiak, Abjan Halek, Sekretaris KNPI Sulawesi Utara, Fadila Polontalo, Idam Malewa Presidium KAHMI Manado, sejumlah mantan Ketua HMI cabang Manado, Sekretaris DPD KNPI Kota Manado, para pelajar, mahasiswa, dan undangan lainnya. Kemudian yang bertindak selaku moderator H. Kalo Tahirun, senior BKPRMI Sulut. (*/Amas)

iklan1