Tag: Kota Manado

Caleg Gerindra Dapil Manado Ini Silaturahmi dan Hibur Warga Jarod

Juwita Setyarini, M.Ikom (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Politisi perempuan yang dikenal santun, mudah melakukan adaptasi ditengah masyarakat dan visioner yang nama lengkap Juwita Setyarini,┬áM.Ikom, Selasa (29/1/2019) saat melakukan silaturahmi di kawasan kuliner Jalan Roda (Jarod) Manado menyapa sejumlah warga Manado yang ada di Jarod. Tidak hanya itu, Ririn sapaan akrab Juwita juga menghibur warag dengan beberapa tembang lagu yang dinyanyikannya.

Setelah berbincang dengan sejumlah aktivis pemuda di Kota Manado, pers dan beberapa tokoh masyarakat di Jarod, Ririn yang juga Artis ini menunjukkan kebolehannya dalam duet melantunkan beberapa lagi. Rahmat salah satu warga Manado mengaku bangga mengenal sosok Ririn selaku politisi muda yang berbakat dan peduli.

”Mudah bergaul Ibu Ririn sebagai Caleg, mampu mendekatkan diri dengan konstituen. Setelah diskusi dengan kami, Bu Ririn juga menyanyikan beberapa lagu untuk menghibur pengunjung Jarod. Saya melihat semangat politisi muda ini luar biasa,” kata Rahmat.

Kebersamaan Juwita Setyarini, M.Ikom bersama artis Manado dan sejumlah tokoh masyarakat (FOTO Suluttoday.com)

Sementara itu, Ririn usai berduet dengan beberapa Artis lokal di Manado yang menghibur masyarakat. Ririn saat diwawancarai sejumlah wartawan menyampaikan pentingnya silaturahmi lintas batas dilakukan dengan masyarakat. Politisi perempuan yang vokal ini mengaku telah menampung sejumlah masukan dan saran masyarakat yang kelak akan diperjuangkannya.

”Selama saya berada di Jarod, banyak hal informasi, suasana baru dan bertambahkan saudara maupun teman. Inilah pentingnya silaturahmi dibangun, tak memandang dari suku, agama dan latar belakang warga ekonomi apapun, kita bergaulnya sama. Komitmen saya adalah memperjuangkan keluhan dari bawah yang jika saya diberikan kesempatan untuk diwujudkan. Politisi harus membangun kecerdasan, kemudian mengedarkan pikiran publik untuk kepentingan masyarakat yang jangka panjang,” tutur Ririn yang didampingi sejumlah teman-teman dan massa militannya.

Akrab warga menyapa Juwita Setyarini (FOTO Suluttoday.com)

Caleg Nomor Urut 3 dari Partai Gerindra Daerah Pemilihan Kota Manado ini mengapresiasi dialektika dan keunikan tempat kuliner Jarod. Menurutnya Jarod merupakan ruang publik yang melahirkan banyak ide dan pergerakan politik di Sulawesi Utara sehingga perlu kebudayaannya yang positif terus dihidupkan.(*/Redaksi)

Bersama MC kondang di Sulut, Juwita Setyarini menyanyikan lagu perjuangan (FOTO Suluttoday.com)

Memasuki Tahun Baru 2019; Wartawan Bertanya, Wali Kota Manado Menjawab

Wartawan saat bertanya kepada Wali Kota Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kemajuan Kota Manado diakui Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut tidak dapat dilepas dari kontribusi para wartawan. Hal itu disampaikan GSVL, sapaan akrab Wali Kota Manado dua periode ini, Senin (31/12/2018) dihadapan sejumlah wartawan saat tatap muka bersama di Puncak De Corlano Kecamatan Malalayang Manado.

”Saya juga berterima kasih kepada rekan-rekan wartawan yang atas kerja samanya pembangunan di Kota Manado terus dilakukan. Kita semua berharap pembangunan berkelanjutan dan kebersamaan ini terus terjaga di tahun 2019. Selain itu, program yang telah digagas dapat dijalankan dengan baik, silahkan rekan-rekan wartawan terus mengingatkan saya agar terus bekerja optimal,” ujar Wali Kota Manado ini tegas.

GSVL mengungkap berbagai prestasi yang di raih Pemkot Manado selang tahun 2018. Tercatat ada 21 penghargaan yang diterima Pemkot Manado termasuk didalamnya prestasi internasional dimana Manado menjadi Juara Dunia Call Center Manado Siaga 112.

‘Tercatat ada 21 penghargaan yang kami terima selama tahun 2018. Ini cukup membanggakan bagi kita semua. Karena ini, adalah buah kerja keras seluruh aparatur pemerintah di Kota Manado, termasuk juga dukungan teman-teman media,” ujar GSVL.

Suasana berlangsungnya tatap muka bersama Wali Kota Manado (FOTO Ist)

Selain itu, target capaian prestasi tahun 2018 adalah 18 penghargaan, namun bisa mencapai 21 penghargaan. Ini disebabkan karena ada satu kegiatan yakni Call Center 112, Kota Manado mendapat tiga penghargaan yakni sebagai juara di tingkat Nasional di Jakarta, kemudian Juara di tingkat Regional yang dilaksanakan di Macao Cina dan juara di tingkat internasional yang dilaksanakan di Praha Republik Ceko.

”Sejak kami meluncurkan Cerdas Command Center, kami tidak pernah menyangka jika akan ada penilaian seperti ini. Tujuan kita yakni membantu mesyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan efisien, namun ternyata ada yang menilai dan Manado bisa berprestasi sampai ke tingkat internasional,” kata Wali Kota GSVL.

Wali Kota GSVL juga menjelaskan berbagai program yang sudah dan akan dilaksanakan Pemkot Manado. Diantaranya, lanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), pasar tradisional serta pengembangan Manado Kota Baru di Kecamatan Mapanget.

”Sekarang ini yang kita bangun dengan menggunakan dana APBD Kota Manado adalah klinik. Nanti pada tahun 2019, kita akan lanjutkan pembangunan RSUD dengan menggunakan dana pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur. Saya berharap, RSUD ini akan membantu peningkatan pelayanan dibidang kesehatan,” tutur GSVL.

Foto bersama Wali Kota GS Vicky Lumentut dan wartawan (FOTO Ist)

Terkait dana duka, bantuan untuk lansia (lanjut usia), bantuan dana pendidikan serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidikan akan dilanjutkan di tahun 2019. Wali Kota Vicky Lumentut juga mendapat pertanyaan serta masukan yang kontruktif dari para jurnalis. Mulai dari aparatur Perangkat Daerah yang perlu digenjot kinerjanya sampai kerinduan untuk kembali menghadirkan penghargaan Adipura di Kota Manado.

Usai tatap muka dilanjutkan dengan foto bersama Wali Kota Vicky Lumentut, Sekda Micler Lakat dan sejumlah kepala Perangkat Daerah yang hadir dengan kalangan jurnalis Pemkot Manado.

Untuk diketahui, tatap muka akhir tahun 2018 ini dihadiri Wali Kota GSVL, para wartawan Pos Liputan Pemerintah Kota (Pemkot), Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Micler CS Lakat SH MH, Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan dr Robby Mottoh serta Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Steven Runtuwene SSos. (*/Redaksi)

Pemkot Manado, UNIMA dan PMI Salurkan Bantuan untuk Palu

Tim pemkota Manado, PMI Manado dan UNIMA saat berada di Kota Palu (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kepedulian terhadap insiden bencana alam di Sulawesi Tengah (Sulteng) terutama Kota Palu, Donggala dan Sigi terus mengalir dari pemerintah Kota Manado. Jumat (16/11/2018), pemerintah Kota Manado bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado dan Universitas Negeri Manado (UNIMA) membawa bantuan ke Kota Palu.

Sekedar diketahui, penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado sekaligus Ketua PMI Manado dan Rektor UNIMA Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, kepada korban bencana Palu, Donggala dan Sigi secara simbolis.

Didampingi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Manado Drs Sammy Kaawoan, Prof Paula sapaan akrab isteri tercinta Wali Kota DR GS Vicky Lumentut ini melihat dari dekat kondisi korban bencana gempa bumi, tsunami dan likuifaksi Palu, Donggala dan Sigi di camp pengungsian.

”Kita sangat prihatin dengan apa yang terjadi di Kota Palu termasuk di Kabupaten Donggala dan Sigi. Sehingga, bantuan kemanusiaan kita kumpulkan terjus baik dari pemerintah Kota Manado, dari PMI dan dari UNIMA serta bantuan lainnya dan kita bawa ke Palu untuk diberikan kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana disini,” kata Prof Paula.

Penyerahan bantuan dari Rektor UNIMA didampingi Kadis Sosial Kota Manado (FOTO Ist)

Prof Paula dan rombangan bertemu dan bertatap muka dengan Sekretaris Provinsi Sulawesi Tengah Drs Moh Hidayat Lamakarate MSi di Kantor Gubernur Sulteng, Jalan Sam Ratulangi Palu. Seperti diketahui, sejak terjadinya bencana di Provinsi Sulawesi Tengah, Pemkot Manado telah mengirimkan empat kali bantuan kemanusiaan melalui jalur darat.

Bantuan juga dibawa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) maupun diantar langsung bersama rombongan pejabat Pemkot dan relawan. Bantuan yang diberikan Pemkot Manado berupa bahan makanan, pakaian dan obat-obatan serta tenaga medis dan sukarelawan. (*/Redaksi)

Persentasi di Republik Ceko, Wawali MOR BASTIAAN Tampilkan Keunggulan Manado

Wawali Mor Bastiaan saat promosi keunggulan Kota Manado (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kembali Kota Manado bergaung di dunia internasional, menyusul Call Center Manado Siaga112, menjadi salah satu finalis dalam ajang kompetisi Contact Center World Global 2018 di Praha, Republik Ceko, Senin (5/11/2018).

Keberhasilan Call Center Manado Siaga112 menembus tingkat dunia setelah dinyatakan sebagai Call Center terbaik se-Asia Pacifik yang dilaksanakan di Makau, Cina. Olehnya, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, diundang sekaligus menjadi salah satu pembawa materi dalam acara 13th annual 2018 Best Contact Center Practices, yang digelar di Prague Marriott Hotel, Praha, Republik Ceko. Call Center Manado Siaga112 dinilai memiliki layanan panggilan darurat bertaraf internasional.

Sehingga, Contact Center World (CCW) tak ragu memberikan penghargaan dan menempatkan Manado pada kategori Best Service Center.

”Saya mewakili Pak Walikota untuk menghadiri acara internasional yang diselenggarakan oleh Contact Center World di Kota Praha, Republik Ceko. Tidak hanya diundang tetapi juga membawakan presentasi mengenai Call Center Manado Siaga112,” ujar Wawali Mor Bastiaan.

Dikatakan, setelah dilakukan penilaian terhadap Call Center finalis dari berbagai negara, hasilnya akan diumumkan pada tanggal 9 November 2018. Seperti diketahui, sejak dilaunching pada 6 Desember 2017, Call Center Manado Siaga112, mendapat perhatian serius komunitas CCW. Ujung-ujungnya, CCW memberikan penghargaan sebagai layanan terbaik di kawasan Asia Pacifik.

Komunitas CCW merupakan jejaring asosiasi global Contact Center yang bertujuan berbagi, berjejaring, dan pembelajar profesi Contact Center. Penyerahan penghargaan tersebut dilakukan perwakilan CCW di Indonesia Grace Heny, di Oakwood Premier Cozmo, Jakarta, pada tanggal 14 April 2018. Bahkan, Kota Manado mendapat kesempatan menjadi finalis berbagi Studi Kasus Manado Siaga112 di Makau, 16-20 Juli 2018.

Dalam pidato berbahasa Inggris mewakili Wali Kota Vicky Lumentut, Wawali Mor Bastiaan mengatakan dibangunnya Call Center Manado Siaga112 tujuannya untuk membantu masyarakat Kota Manado mendapat layanan darurat dengan cepat. Sehingga, dengan ditetapkannya Call Center Manado Siaga112 sebagai Best Service Center mewakili kawasan Asia Pacifik merupakan suatu kehormatan bagi Kota Manado.

”Kami tentunya tidak pernah menyangka bisa seperti ini dikancah internasional. Sebenarnya, dibangunnya Call Center di Manado untuk memberikan layanan darurat secara cepat. Dengan memiliki fasilitas Call Center saja, kami sudah bersyukur bisa membantu masyarakat Manado,” kata Wawali Mor Bastiaan.

Layanan Call Center Manado Siaga112 merupakan inisiatif Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia sejak tahun 2016 lalu. Selain Manado, Call Center 112 juga dimiliki Surabaya, DKI Jakarta, Tangerang, Batam, Depok, Bogor, Bandung, Solo, Denpasar, Balikpapan, Makassar, dan Mataram. (*/Redaksi)

WAGUB STEVEN: Hanya Manado yang Meraih Predikat BB

Wagub Steven Kandouw saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kamis (11/10/2018), bertempat di Aston Hotel Manado, pPjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado DR Peter KB Assa ST MSc PhD mewakili Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA menghadiri Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Pada kegiatan yang bertujuan ini, pemperintah Provinsi Sulut meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah tersebut, kegiatan dibuka Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw.

Wagub Sulut dalam sambutannya mengatakan setiap Pemerintah Daerah harus meningkatkan akuntabilitas, rencana kerja, evaluasi internal serta manajemen kinerja, agar bisa meraih predikat yang tinggi sesuai output dan outcome.

“OPD harus selaras output dan outcome, jelas laporan kegiatan, karena pertumbuhan ekonomi di Sulut tergantung pada tiga faktor yaitu ekspor, investasi, dan belanja pemerintah, maka pertumbuhannya akan jelas jika akuntabilitas kinerja pemerintah baik, hasilnya akan baik,” tutur Kandouw.

Wagub juga mengapresiasi capaian Kota Manado yang berhasil meraih nilai BB dalam Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2017. Sehingga, diharapkan 14 kabupaten/kota lainnya mengikuti jejak Kota Manado.

Peter K.B Assa menghadiri kegiatan tersebut (FOTO Ist)

“Dari 15 kabupaten/kota di Sulut, hanya Manado yang meraih predikat BB, yang lain memalukan,” kata Kandouw tersenyum.

Terlihat hadir Asisten Deputi Perumusan Kebijakan Reformasi Birokrasi Akuntabiltas Aparatur dan Pengawasan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Pemerintah dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia Ronald Anna’s, para Kepala Daerah, dan sejumlah pejabat Pemprov Sulut lainnya. (*/Redaksi)

iklan1