Tag: Kota Manado

Ketua BM PAN Manado Siap Pasang Badan Menangkan PAHAM

Faisal Salim ketika memaparkan program 10 ribu rumah (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bukan sekedar menjadi penggembira politik, kehadiran Ketua Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kota Manado, Faisal Salim, SE untuk bergabung bersama PAHAM (Paula Harley Manado) yang merupakan pasangan calon Wali Kota Manado sebagai pilihan serius. Tidak main-main, politisi muda Kota Manado itu rutin melakukan sosialisasi program calon Wali Kota Manado Nomor Urut 4 ini kepada masyarakat.

Menurut Faisal, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan (HABM) merupakan pilihan tepat sebagai pemimpin yang akan memajukan Kota Manado. Bukan tanpa alasan, Bang Thoyib begitu Faisal Salim akrab disapa menyampaikan sejumlah program unggulan paslon yang akrab disebut PAHAM tersebut.

”Yang membuat saya dan teman-teman harus berjuang bersama PAHAM adalah perjuangan politiknya jelas untuk kemaslahatan masyarakat. Program unggulan yang diajukan ke masyarakat sangatlah menyentuh kebutuhan masyarakat Kota Manado. Seperti itulah calon pemimpin Kota Manado, keberpihakannya jelas pada masyarakat, bukan pro pemodal dan pengusaha besar. Bagi saya hanya Bunda Paula dan Bang Harley yang programnya memikirkan kehidupan masyarakat ekonomi menengah kebawah,” kata Bang Thoyib, Sabtu (28/11/2020) disampaikannya di hadapan ribuan masyarakat Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting.

Ketua BM PAN Manado, Faisal Salim siap pasang badan menangkan PAHAM (Foto Suluttoday.com)

Tidak hanya itu, program yang dicontohkannya seperti program kesehatan gatis (Universal Coverage), program ibu-ibu hamil dan melahirkan, program santunan duka yang dinaikkan. Bantuan sosial bagi para pemuka agama, belum lagi program untuk sopir angkutan umum, kemudahan bagi pedagang pasar tradisional dengan mengratiskan retribusi. Yang lebih populernya lagi yaitu program rumah layak huni yang tanpa menggunakan uang muka.

”Salah program unggulannya yang lagi viral dan dirindukan masyarakat ialah program 10 ribu rumah layak huni. Program rumah murah tanpa bank, tanpa uang muka, tanpa berkas-berkas yang merapotkan, bayaran per bulannya murah meriah sebagai bentuk kepedulian PAHAM kepada warga Kota Manado. Ini nyata adanya, dan saya akan di depan untuk mewujudkan program ini. Itu sebabnya, ayo kita menangkan PAHAM saat Pilwako 9 Desember 2020. Untuk program 10 ribu rumah, semoga Kota Manado akan menjadi percontohan untuk seluruh Indonesia. Kami BM PAN Manado, terlebih saya dan tim siap pasang badan untuk memenangkan PAHAM di Pilwako Manado,” ujar Bang Thoyib menutup.

(*/Amas)

Intens Bergerak, Garuda One GSVL Lantik Pengurus Kelurahan Titiwungen dan Sindulang

Berlangsungnya sambutan disampaikan Rusli Umar (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Lantik pengurus tingkat Kelurahan Titiwungen Utara, Kecamatan Sario dan Sindulang Satu, Kecamatan Tuminting, Garuda One GSVL Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sabtu (28/11/2020) mendapatkan tanggapan luar biasa dari masyarakat. Ketika menyampaikan sambutan, Wakil Ketua Umum Garuda One GSVL, Romel Najoan memberi motivasi agar kelurga besar Garuda One GSVL Kelurahan bekerja kompak dan terukur.

”Kurang lebih 10 hari lagi kita akan menghadapi hajatan Pilwako Manado, 9 Desember 2020. Target kita memenangkan PAHAM (Paula Harley Manado) harus kita wujudkan. Tidak main-main, survey memposisikan PAHAM masih sebagai pemenang. Kita harus kompak bekerja, terukur dan sistematis. Ingat atas semangat kerja bersama, maka target menang telak di Pilwako Manado sangat mudah kita realisasikan,” ujar Romel.

Rusli Umar ketika melantik pengurus Garuda One Kelurahan Sindulang (Foto Suluttoday.com)

Usai pelantikan, Ketua Umum Garuda One GSVL Sulut, Roger Mamesah saat diwawancarai Suluttoday.com, Sabtu (28/11/2020) menuturkan agenda relawan Garuda One GSVL untuk melantik jajaran pengurus tingkat Kelurahan dan Lingkungan memang dilaksanakan rutin. Hal itu bukan sekedar kejar target, melainkan telah menjadi tanggung jawab utama Garuda One GSVL untuk memenangkan Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene dan Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan sebagai pasangan calon Wali Kota Manado tahun 2020.

”Jauh sebelumnya memang tim Garuda One GSVL sudah bekerja. Kita secara konsisten melantik pengurus Kelurahan dan Lingkungan, basis massa kita sampai ke bawah. Mengakar pergerakan konsolidasi Garuda One, tentu target utama kita yakni memenangkan PAHAM di Pilwako Manado. Yang kita promosikan adalah program Bunda Paula dan Bang Harley, selaku Paslon Wali Kota Manado Nomor Urut 4. Bukan memberi janji palsu, atau berbagi-bagu uang dan membagikan beras. Kita juga melakukan edukasi politik,” kata Mamesah.

Suasana pelantikan di Titiwungen Utara (Foto Suluttoday.com)

Untuk dikeahui, proses pelantikan Garuda One GSVL di Kelurahan Titiwungen Utara dipimpin langsung Sekretaris Umum Garuda One GSVL Sulut, Kefas Sanger. Sementara itu, saat berada di Sindulang Satu, penyerahan Pataka dilakukan Sekretaris Garuda One GSVL Kota Manado, Rusli Umar. Setelah pelantikan dan penyerahan Pata, di Sindulang Satu, Rusli memberikan sambutan dan menitipkan beberapa hal penting.

Pengurus Garuda One Sindulang foto bersama Penasehat (Foto Suluttoday.com)

”Kami menyampaikan selamat kepada pengurus Garuda One GSVL di Sindulang yang baru saja dilantik. Tentu anda semua berada pada posisi yang tepat, kalian berada bersama pemenang. Kita di Garuda One, terlebih yang bergabung di PAHAM merupakan orang-orang piliah. Kita disini karena melihat kandidat Wali Kota Manado dan Wakil Wali Kota Manado memiliki program pro rakyat, rasional dan paripurna. Paula Harley menawarkan program untuk melengkapi apa yang dilakukan Pak GS Vicky Lumentut selaku Wali Kota Manado saat ini. Saya mengingatkan kita semua agar menghindari politisasi SARA dan juga hindari politik uang, atau politik bagi-bagi beras. Itu hanyalah cara-cara merusak demokrasi,” tutur Sahabat Abeng, begitu Rusli akrab disapa.

Ribuan pendukung PAHAM saat memadapi lokasi pelantikan (Foto Suluttoday.com)

Dalam kesempatan tersebut, Faisal Salim juga memberikan pemaparan terkait pentingnya program rumah layak huni. Program rumah tanpa uang muka, tanpa bank, dan setorannya murah meriah ini, tambah Faisal sebagai bukti kepedulian Paula Harley kepada masyarakat Kota Manado yang dicintainya.

Pembina Garuda One GSVL, bersama pendukung PAHAM (Foto Suluttoday.com)

Turut hadir dalam pelantikan Garuda One GSVL Kelurahan Sindulang Satu, diantaranya¬†Dr. GS Vicky Lumentut, Pembina Garuda One GSVL, Stenly Suwuh, SE, Penasehat Garuda One GSVL, Nurrsayid Abdurahman, tokoh masyarakat Sindulang dan pengurus Komunitas Karanji for PAHAM. Politisi senior Sultan Udin Musa, Syahrial Damopolii, Ras Didi Sjafi’i, Ketua GODAS Manado Yopy Mandahari, dan juga Max Bawotong selaku Penasehat Garuda One GSVL Sulut bersama Fernando Salu, Koordinator Penggalangan Massa Garuda One GSVL Sulut.

(*/Amas)

Setelah DPRD Tolak APBD-P, Wali Kota Manado Kawal KUA PPAS 2021 Hingga Subuh

KUA PPAS 2021 setelah ditandatanganani Wali Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Sebagaimana terjadwal, Jumat (27/11/2020), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado menggelar sidang paripurna dengan agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama antara Pimpinan DPRD dengan Wali Kota Manado terhadap rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2021.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Manado, Aaltje Dondokambey didampingi Wakil Ketua Adrey Laikun. Menurut Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Kota Manado, Drs. Sonny Takumansang, M.Si, rapat paripurna DPRD Kota Manado dalam rangka penanda-tanganan KUA-PPAS tahun anggaran 2021 berakhir tepat pukul 02.40 Wita, Sabtu subuh (28/11/2020) dipimpin langsung Ketua DPRD Manado.

Menurut, Kabag Pem-Humas Kota Manado ini, meskipun berlangsung subuh hari, Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA, ikut menghadiri rapat paripurna tersebut.

”Pak Wali Kota mengikutinya dengan penuh hikmat sampai selesai. Karena memang semenjak siang, sore sampai malam Pak Wali Kota dengan setia menunggu. Kita berharap batas waktu yang diberikan sampai 30 November mendatang, APBD Kota Manado tahun 2021 sudah bisa ditetapkan DPRD,” kata Sonny, jebolan STPDN Angkatan IV Jatinangor tersebut.

Sementara itu, Wali Kota Manado Manado 2 periode, Vicky Lumentut menyampaikan  meskipun momentum pembahasan KUA-PPAS tahun 2021 dilaksanakan dalam musim Pilkada, namun, dirinya tetap berharap kepentingan masyarakat diatas segala-galanya.

”Jangan lagi masyarakat Kota Manado jadi korban politik hanya karena Pilkada,” ujar Wali Kota Manado yang akrab disapa GSVL ini.

Sekedar untuk diketahui, yang hadir dalam rapat paripurna tersebut, Sekretaris Daerah Kota Manado, Micler CS Lakat, SH, MH, serta para pejabat eselon IIdan III dilingkup pemerintahan Kota Manado. Sebagai informasi, DPRD Kota Manado belum lama ini pernah menolak pembahasan APBD-P tahun 2020, yang menyebabkan kepentingan masyarakat terabaikan.

(*/Amas)

Bunda Julyeta Runtuwene Resmikan Sekretariat Yayasan Maasing Mandiri Sejahtera

Berlangsungnya acara peresmian Sekretariat, doa dan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Hadir untuk melayani masyarakat Kota Manado, terlebih di Kelurahan Maasing Kecamatan Tuminting, Yayasan Maasing Mandiri Sejahtera (YMMS), diresmikan, Kamis (26/11/2020). Proses peresmian Yayasan yang bergerak mengurusi lahan pekuburan itu dilakukan Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene, MS, calon Wali Kota Manado tahun 2020.

Menurut Ketua YMMS, Julkifly Sigar atau yang akrab disapa Bang Kif Jogo pihaknya menghaturkan terima kasih kepada Prof. Julyeta Runtuwene yang dinilai sanga peduli pada kebutuhan masyarakat. Tanpa membeda-bedakan latar belakang masyarakat, JPAR begitu Prof. Julyeta Runtuwene akbar disapa merupakan potret pemimpin yang berdiri diatas kepentingan semua golongan masyarakat.

Pengurus YMMS bersama Bunda Prof. Julyeta Runtuwene (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih Bunda Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene yang sudah hadir meresmikan Sekretariat Yayasan Maasing Mandiri. Tentu figur seperti inilah yang dirindukan masyarakat. Beliau bersama Bang Dr. Harley Alfredo Benfica Mangindaan, paslon Wali Kota Manado Nomor Urut 4 ini sebagai sosok pemimpin yang peduli pada masyarakat, tanpa pandang bulu atau tidak membeda-bedakan masyarakat. Semua warga Manado mereka cintai, perlakukan sama. Kombinasi kepemimpinan yang menggambarkan keberagaman, juga mewakili harapan masyarakat,” ujar Bang Kif Togo saat diwawancarai Suluttoday.com, Kamis (26/11/2020).

Foto bersama, Bunda JPAR, Bang Kif Togo dan tokoh-tokoh masyarakat (Foto Suluttoday.com)

Selanjutnya, dalam prosesi peresmian Sekretariat YMMS, Bunda Julyeta Runtuwene menyampaikan pentingnya kegiatan kemanusiaan dan kepedulian seperti yang dilakukan YMMS ini menjadi contoh bagi masyarakat lainnya. JPAR menilai di era sekarang tidak mudah ada Yayasan yang konsen mengurus terkait lahan pekuburan gratis, terutama di Kota Manado. Tidak hanya itu, JPAR mengharapkan Sekretariat YMMS menjadi tempat yang nyaman bagi pengurus dan angggotanya untuk melakukan kegiatan-kegiatan organisasi.

Masyarakat Maasng antusiasi bersama Bunda JPAR (Foto Suluttoday.com)

”Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa Sekretariat Yayasan Maasing Mandiri Sejahtera telah diresmikan. Tentu atas perkenaan Tuhan semua proses berjalan dengan lancar dan sukses. Saya bangga, salut pada pengurus YMMS yang peduli pada kebutuhan masyarakat, terlebih yang berkaitan dengan Lahan Pekuburan. Di Kota Manado ini tidak gampang mengratiskan atau memberi dengan harga sangat murah bagi keluarga yang meninggal, tapi YMMS berani melakukan terobosan itu. Tentu harapan kita semua Sekretariat yang diresmikan ini dapat memaksimalkan, mengaktifkan lagi kerja-kerja pengurus dan anggota YMMS untuk melayani masyarakat Maasing, masyarakat di Manado Utara bahkan Kota Manado secara umum,” kata Prof. Julyeta Runtuwene, suami tercinta Wali Kota Manado 2 periode, Dr. GS Vicky Lumentut ini.

Ketua YMMS dan Ketua Gerakan Muslim Manado saat foto bersama (Foto Suluttoday.com)

(*/Mas)

AHY di Manado, Dharmawati Dareho Ingatkan Mor Bastiaan Jangan Otoriter

Dharmawati Dareho (Foto Istimewa)

MANADO, Sulutttoday.com – Dalam rangka kepentingan menang di Pilkada Serentak 2020, Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus ‘turun gunung’ ke Kota Manado. Informasi yang diterima media ini menyebutkan AHY akan membawa surat pemecatan terhadap Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan DPRD Kabupaten/Kota dari PD yang diisukan membelot dalam Pilkada Serentak.

Menanggapi hal itu, Dharmawati Dareho, Ketua Bappilu Partai Demokrat Sulawesi Utara angkat bicara. Jebolan Fakultas Hukum Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado itu mengharapkan kedatangan AYH menyejukkan tensi politik di Sulut, terlebih di internal PD. Selain itu, Dharmawati menyebutkan agar PD Sulut yang dipimpin Mor Dominus Bastiaan, selaku Plt Ketua lebih arif menyikapi dinamika internal PD yang berkembang.

”Berkaitan dengan kedatangan AHY mestinya PD Sulut merangkul kader-kader potensial di Manado khususnya. Bukan dengan tindakan ancaman pergantian pengurus dan PAW Anggota Dewan tanpa alasan yang sah yang diperbolehkan UU di negeri ini. Saya kecewa dengan tindakan Pak Mor Bastian selaku Plt Ketua DPD PD Sulut,” ujar Drahmawati.

Sejumlah alasan kekecewaan kader Partai Demokrat yang vokal ini turut dibeberkannya. Menurutnya Mor kurang mengakomodir kepentingan msyarakat Kota Manado dalam hal pengambilan keputusan di pembahasan APBD-P Kota Manado Tahun 2020. Dikatakannya, Plt Partai Demokrat Sulut mestinya mengutamakan kepentingan masyarakat dengan ikut serta mengawal APBD-P Tahun 2020, bukan sebaliknya.

”Pertama tindakan beliau dengan Fraksi PD di Dewan Kota Manado menolak pembahasan APBD-P hingga menyengsarakan rakyatnya seperti Lansia. Tukang sapu, pegawai honorer THL dan semacam itu, Pala-Pala membuat mereka akan terdanpak dengan keputusan gaya politik Pak Mor, Noortje Van Bone (NVN), dan kawan-kawan sangat naif tidak membela rakyat kecil,” kata Dharmawati tegas.

Lanjut dikatakannya bahwa untung saja Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut berani mengambil langkah dan pro rakyat dengan berkonsultasi ke Mendagri, kemudian mengambil keputusan diskresi sehingga bisa menghasilkan solusi melalui anggara yang lalu hingga dapat membayar apa yang jadi kebutuhan rakyat kecil tersebut. Dharmawati pun tak lupa mengajak Mor Bastiaan untuk tidak bersikat represif terhadap kader-kader Partai Demokrat Sulut.

Dharmawati Dareho, Ketum AHY dan Ketua Demokrat Manado, NVB (Foto Istimewa)

”Kedua, Pak Mor Bastian selaku Plt Ketua PD Sulut dengan tangan otoriter mengusulkan ke DPP pergantian beberapa kader potensial yang sudah menyumbangkan suara untuk partai dan ikut membesarkan PD Sulut dengan alasan subjektifitas. Mengusulkan dan memberi surat peringatan kepada Anggota Dewan ini sangat memilukan dan memalukan. Bagaimana rakyat Manado akan mememilih pemimpin yangg otoriter seperti itu, kami kader. Ingat HJP bukan kader partai lambang mercy, kenapa dia enak-enak pakai partai kami dan kami dibuang?,” tutur Dharmawati.

Politisi perempuan yang dikenal ramah ini juga sekilas melakukan refleksi terkait loyalitasnya mendampingi dan mengawal AHY. Menurutnya spirit kader Partai Demokrat harus dapat dipelihara, jangan dimatikan. Keringat hasil perjuangan kader Partai Demokrat harus dihargai elit partai. Dengan begitu Partai Demokrat akan lebih berkembang maju dan kembali meraih kejayaannya.

”Apa yang HJP beri untuk kemajuan PD?. Saya pun pernah menjadi Timses mas AHY di DKI Jakarta ketika beliau maju sebagai Calon Gubernur DKI. Kita ambil contoh jauh sebelumnya, dimana GSVL sebagai ketua PD Sulut tidak pernah memecat kader yang berseberangan dengannya. Bahkan ada kawan-kawan kita seperti Jimmi Sangkai , Anita Deblow dan Roy Anter yang pernah tidak mendukung beliau tapi mendukung Harley saat itu dan mereka aman-aman saja, ini testimoni,” tutur Dharmawati menutup.

(*/Redaksi)

iklan1