Tag: kpa manado

Sukses Kerja Sama KPA dan JAROD, Ini Pesan Amas Mahmud

Ketua Jurnalis Online Manado saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Ketua Jurnalis Online Manado saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Sukses gelar sosialisasi antara Komisi Penagulangan Aids (KPA) bersama Jurnalis online Manado (Jarod) yang diselengarakan di kantor DPD RI, Kamis (12/11/15) kemarin. Diharapkan warga masyarakat bisa mendapatkan info secara cepat dan tepat, dengan adanya sosialisasi tersebut. Dikarenakan jurnalis merupakan ujung tombak informasi bagi pembaca dalam hal ini masyarakat sebagai konsumen berita.

“Kiranya, suksesnya kegiatan ini berdampak pada bertambahnya pemahaman pada masyarakat tentang bahaya HIV AIDS, dan kemudian penyakit menular ini dapat dicegah masyarakat secara sadar. Lewat pemberitaan dan kemitraan yang sinergis semua Jurnalis Online Manado yang hadir dalam sosialisasi apa yang menjadi hasil sosialisasi saat ini akan lebih bermanfaat tentunya,” ujar Amas Mahmud selaku Ketua Jarod.

Lanjut Ketua puluhan media online di Manado itu berharap, adanya peningkatan di bidang kedisiplinan waktu, untuk para jurnalis online ketika menyelenggarakan kegiatan. “Disiplin waktu, kiranya jadi prioritas dan perhatian bagi jurnalis online manado, guna menciptakan disipline kerja dan pemberitaan yang makin baik lagi kedepannya,” ucap Mahmud yang juga alumnus Unsrat Manado itu menutup. (Angel)

Gelar Sosialisasi, Sekretaris KPA Manado Ajak Wartawan Ikut Bersinergi

Sekretaris KPA Manado, Asisten 1 Pemkot Manado dan Ketua JAROD (Foto Suluttoday.com)

Sekretaris KPA Manado, Asisten 1 Pemkot Manado dan Ketua JAROD (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tak henti melakukan edukasi dan pendampingan masyarakat terkait bahaya penyakit menular HIV AIDS, serta bermaksud memutus mata rantai penularan HIV AID, Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kota Manado terus melakukan sosialisasi, baik dalam melibatkan unsur pemerintah maupun masyarakat.

Bertempat di Dewan Perwakilan Daerah Sulut, Kamis (12/11/2015), KPA Manado kali ini mengajak wartawan yang tergabung dalam Jurnalis Online Manado (JAROD) menjadi Peer Educater atau sebagai perpanjangan informasi (Pendidik Sebaya), dari KPA Manado. Dalam pemaparannya dr Geertje Rauw selaku sekretaris KPA Kota Manado menjelaskan, epidemi penularan HIV-Aids sudah sangat memprihatinkan.

”Saya mengajak sekaligus berharap, teman-teman Jurnalis Online Manado bisa menjadi mediator KPA Manado agar informasi cara penularan dan pencegahannya bisa diketahui masyarkat banyakk, apalgi epidemi penularannya semakin meningkat,” ujar Rauw.

Ditambahkannya lagi bahwa semua sektor yang melibatkan stekholder yg berkopeten terus dilakukan dalam menjalin mitra,apalagi menginggat funding Global Fund akan berakhir hingga akhir desember 2015 nanti, dan mau tidak mau penyerapan anggarannya pasti dari APBD Daerah.

Amas Mahmud saat memberikan ucapan selamat datang pada peserta (Foto Suluttoday.com)

Amas Mahmud saat memberikan ucapan selamat datang pada peserta (Foto Suluttoday.com)

“Hal ini membutuhkan kerja keras dari semua pemangku kepentingan, tidak hanya menjadi tugas KPA Manado saja, tetapi menjadi tugas kita bersama dengan pemerintah agar jumlah orang yang tertular minimal bisa dikurangi, agar fenomena gunung es bukan lagi hal yg menakutkan,” ujarnya menutup.

Sekedar diketahui kegiatan sosialisasi ini dimulai dengan acara pembuka, yakni ucapan selamat datang disampaikan Ketua JAROD, Amas Mahmud, dan sambutan sekaligus membuka cara secara resmi oleh Sekretaris KPA Manado, dr Geertje Rauw, kemudian dihadiri Asisten 1 pemerintah Kota Manado, Joshua Pangkerego, serta puluhan wartawan Jurnalis Online Manado. (Iky Tukuboya)

KPA Lakukan Sosialisasi HIV AIDS Bersama Jurnalis Online Manado

Pengurus KPA Manado bersama Jurnalis Online Manado (Foto Suluttoday.com)

Pengurus KPA Manado bersama Jurnalis Online Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Komisi penangulangan AIDS kota Manado, kantongi data 709 pengidap AIDS bermukim di Kota Manado. Yang mengejutkan disini, Pengidap terbanyak melalui data yang diperoleh KPA Manado, itu berasal dari kecamatan Mapanget. Data yang di peroleh dalam paparan yang di adakan dengan Jurnalis Online Manado (Jarod) di ruang DPD RI, Kamis (12/11/2015) hari ini begitu mengejutkan.

Ironisnya, Melalui Konfirmasi yang dilakukan Suluttoday.com dengan Pemerintah kota Manado, dalam hal ini dengan kecamatan terkait.
Malah, tidak mengetahui data secara pasti, jika di kecamatan Mapanget kantongi pengidap terbanyak se kota Manado.

“Selaku camat, saya sampai saat ini belum mengetahui, jika di kecamatan saya, merupakan pemegang rekor pengidap AIDS terbanyak di kota Manado,” ujar Danny Kumayas Camat Mapanget kepada sulut today.com.

Menurutnya, meski belum setahun dirinya menjadi camat di kecamatan tersebut, beliau mengantongi data tersebut, seharusnya pihaknya sudah menerima data, baik dari lingkungan dan kelurahan setempat di kecamatannya, namun beliau berharap adanya komunikasi lebih lagi, dengan pihak KPA agar setidaknya dapat di tekan jumlah pengidap yang ada.

“Saya harap, adanya koordinasi dari pihak KPA, dengan kami selaku pemerintah kecamatan, untuk setidaknya, menekan angka lajunya pertumbuhan tingkat pengidap AIDS di kecamatan wenang”ungkap Kumayas masih dengan keadaan terkejut, dengan data dan konfirmasi dari Suluttoday.com. (Angel)

iklan1