Tag: KPAD

Bejat, Oknum Guru Lakukan Pelecehan Sexual Terhadap Anak SD

Stop pelecehan sexual, ilustrasi (Foto Ist)

Stop pelecehan sexual, ilustrasi (Foto Ist)

JAKARTA – Tindakan amoral dilakukan oknum salah satu guru honorer DH (38) selaku pelaku, oknum guru honorer yang dijadikan tersangka pencabulan oleh pihak kepolisian Polres Sukabumi bertambah menjadi 7 orang. Mayoritas korbannya adalah siswa laki-laki di Sekolah Dasar (SD) tempatnya bekerja di daerah Parungkuda, Jawa Barat.

Informasi yang diperoleh detikcom dari aparat kepolisian Polsek Parungkuda, jumlah tersebut dipastikan akan terus bertambah. Sebab, masih ada orang tua yang ingin membuat laporan namun masih ragu-ragu dan takut.

“Sampai hari ini korban bertambah dua orang lagi, dari asalnya yang sudah resmi laporan lima orang korban. Ini juga kita masih nunggu karena ada kabar orang tua korban lainnya akan membuat laporan,” kata Kapolsek Parungkuda, Kompol Dede Suharja, kepada wartawan Minggu (31/1/2016).

Tersangka DH oleh polisi awalnya disebut bekerja sebagai pembina pramuka di SD tersebut. Namun belakangan diketahui jika DH bekerja sebagai pelatih futsal dan ditempatkan di staf bidang data potensi pendidik (Dapodik).

Selain kepolisian, pihak Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Sukabumi ikut memantau perjalanan kasus pencabulan tersebut. Meski jumlah korban dibawah 10, KPAD mengkhawatirkan jumlahnya akan terus bertambah.

“Kita akan melibatkan Dinas Sosial untuk mendatangkan psikiater karena korbannya masih anak-anak. Kami khawatir kondisi psikis mereka tak stabil. Dengan adanya psikiater diharapkan bisa memulihkan kondisi mereka,” terang Dian Yulianto, anggota KPAD. (ST/Detik.com)

Meminimalisir AIDS, KPAD Bitung Lakukan Rakor

HIV AIDS (Foto Suluttoday.com)

KPAD Bitung lakukan sosialisasi HIV AIDS (Foto Suluttoday.com)

BITUNG, Suluttoday.com – Upaya meminimalisir penyakit HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Bitung lakukan Rapat Koordinasi. Rakor tersebut dipimpin oleh Ketua KPAD Bitung Malton Andalangi didampingi oleh Sekretaris J. Rompas dan Kadis Kesehatan V. Dumingan. Bertempat di Summer Hotel Bitung, Jumat (20/11/2015).

Dalam rakor tersebut dihadiri oleh Dinas Kesehatan, Pelindo, Pariwisata, Kepolisian, LSM, dan lain-lain. Yang merupakan instansi pemangku kepentingan dalam penganggulangan HIV/AIDS di Kota Bitung, dan tentu perlu ada langkah-langkah kongrit dari KPAD Bitung terhadap penyakit tersbut.

Menurut Kadis Kesehatan Dumingan mengatakan bahwa, kami dari Dinas Kesehatan akan memprioritaskan penanggulangan HIV/AIDS di Bitung, apalagi sudah ada lembaganya tersendiri. Dan ini lebih memudahkan untuk melakukan invetarisasi data-data dari tahun ketahun, walaupun ada penurunan dari tahun sebelumnya. Misalnya tahun 2014 data yang kami beroleh penderita HIV/AIDS sekitar 335 orang serta ditahun 2015 ini data yang kami peroleh sekitar 367 orang.

Sementara Ketua KPAD Bitung mengatakan bahwa, kami sedang mengefektifkan seluruh instansi pemangku kepentingan di Bitung, dan itu perlu kerja keras dalam meminimalisir terjadinya penyebaran HIV/AIDS di Bitung. Sehingga semua pemangku kepentingan yang terlibat didalam KPAD Bitung harus berperan aktif untuk mensosialisasikan hal ini. (Robby).

iklan1