Tag: kpu manado

BAWASLU Manado Beri Warning KPU Terkait Protap Penanganan COVID-19

Taufik Bilfaqih (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) penyelenggara Pemilu yang tengah menghadapi Pemilihan Kepal Daerah (Pilkada), Rabu (9/12) diharapkan untuk berperan maksimal. Terutama dari aspek pengawasan tahapan Pilkada. Badan Pangawas Pemilihan Umum (BAWASLU) Manado, melalui Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Taufik Bilfaqih, S.Sos.I.,M.Si, menyampaikan pihaknya telah aktif melakukan pengawasan dengan menerapkan standar COVID-19.

‘’Pada dasarnya seluruh jajaran Bawaslu Manado sudah kita rapid test. Bawaslu, Staf Bawaslu, Panwaslum dan Panwaslu, karena itu berita dari Bawaslu RI. Yang dikategorikan repid testnya reaksi, mereka diminta melakukan isolasi mandiri, tidak melakukan kegiatan. Kerja-kerjanya diganta jajaran diatasnya, misalkan Panwaslu, maka kerjanya diambil alih Panwascam,’’ kata Taufik, saat diwawancarai Suluttoday.com, Selasa (30/6/2020).

Selain itu, bagi jajaran Bawaslu Manado yang dikategorikan reaktif langsung diarahkan melakukan proses pemeriksaan lanjutan yakni test swab. Pada media ini Taufik yang juga jebolan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu secara terbuka mengatakan terdapat beberapa jajarannya termasuk Panwascam dan Panwaslur yang akibat reaktif pekerjaannya ditangani jajaran di atasnya, sehingga tidak mempengaruhi pengawasan secara teknis.

“Mereka yang reaktif, kita tingkatkan pemeriksaanya ke test swab. Sekarang 9 orang reaktif itu sedang menunggu hasil, mereka belum bisa melakukan aktivitas apa-apa. Mereka standby sambil menunggu hasil swab keluar. Namun mereka ada tugas-tugas rumah pembuatan laporan dan mengetahui informasi terkini terkait hasil update dari lapangan,’’ ujar Taufik tegas.

Perihal berapa saja jajaran Bawaslu yang mengundurkan diri di tengah gelombang dan bencana COVID-19 saat ini, Komisioner Bawaslu yang akrab dengan jurnalis itu menyebut jumlahnya tidak ada. Taufik menegaskan agar penyelenggara Pilkada mematuhi protap kesehatan COVID-19 guna mengantisipasi penyebaran penularan COVID-19, karena hal itu berdampak pelanggaran.

‘’Kemudian yang mengundurkan diri di jajaran Bawaslu Manado sejauh ini Panwaslur Manado belum ada. Panwas Kecamatan ada yang mundur, tapi jauh sebelum pandemi COVID-19. Intinya Bawaslu akan sangat ketat terkait protap COVID-19. Jika protap unprosedural, maka kategorinya pelanggaran,’’ tutur Taufik.

(*/Bung Amas)

WALI KOTA MANADO Ungkap Kondisi Pencairan Dana Pilwako

DR GS Vicky Lumentut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Perbedaan tafsiran dan informasi terkait penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) yang sedang diributkan, kini mendapatkan tanggapan serius Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut. Menurut Wali Kota GSVL, sapaan akrab Lumentut, Jumat (22/11/2019) pemerintah Kota Manado selektif dalam penyaluran anggaran dan mematuhi aturan.

‘’Untuk dana KPUD Manado saya yang minta dihitung yang ril. Tapi diputuskan oleh Kemendagri di Jakarta angkanya Rp 41 Miliar untuk KPUD Manado. Lalu, Bawaslu Rp 13 Miliar. Sekarang yang saya minta tinjau kembali pasal NPHD karena SPJnya nanti diwajibkan 3 bulan seteleh selesai Pilkada,’’ kata Wali Kota Manado dua periode ini.

Tambah GSVL jika tidak dikaji secara komprehensif, maka akan berdampak mengganggu pertanggung jawaban anggaran. Dalam konteks ini, lanjut Wali Kota, pemerintah Kota Manado berhati-hati jangan sampai terseret masalah hukum dikemudian hari.

‘’Ini sangat mengganggu Pemkot dalam rangka pemeriksaan BPK. Karena pengalaman lalu, ada temua BPK dan sampai sekarang belum diselesaikan oleh KPUD dengan alasan bahwa itu KPUD periode. Saya juga sudah konsultasi dengan BPK soal pasal dalam NPHD yang ada dalam permendagri,’’ ujar Wali Kota GSVL.

Apa yang dilakukan pemerintah Kota Manado, kata Wali Kota Manado, adalah melalui semua mekanisme yang berlaku. Wali Kota juga mengingatkan agar KPUD Manado mengikuti dan memperhatikan regulasi soal pertanggung jawaban keuangan nantinya.

‘’Dan BPK paham kesulitan yang nanti dihadapi Pemkot Manado. Saya sampaikan ke KPUD Manado bahwa permintaan dana tahap berikut harus dilampirkan SPJ dana tahap seblmnya. Mekanismenya, jelas dimana NPHD ada 3 tahap penyalurannya,’’ tutur GSVL saat diwawancarai Suluttoday.com. (*/Redaksi)

Sukseskan Pemilu Serentak 2019, Ini Ajakan Sejumlah Ketua PPK di Manado

Amas Mahmud, Marlen Kotambunan dan Victor Noya (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Tidak mudah memang menyukseskan Pemilu Serentak yang baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Apalagi, sukses dengan predikat Pemilu berkualitas dengan prinsip Langsung Umum Bebas Rahasia (Luber) dan Juru Adil (Jurdil). Dibalik percakapan publik soal apresiasi demokrasi, para pekerja dijajaran penyelenggara Pemilu memiliki ekspektasi tersendiri.

Menurut Amas Mahmud, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Malalayang Kota Manado Pemilu merupakan fase penting dalam memajukan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat. Jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat Manado itu menilai kunci keberhasilan Pemilu terletak pada partisipasi publik yang mana dikatakannya saat ini mulai terlihat.

”Tidak semudah membalikkan telapak tangan kita menyukseskan Pemilu. Di tahun 2019 ini Pemilu yang dihelat adalah Pemilu Serentak, dimana masyarakat harus mencoblos 5 kertas suara yakni Presiden, DPR RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Itu sebabnya masyarakat harus betul-betul diberikan bekal pemahaman kami PPK melakukan sosialisasi agar masyarakat paham mekanisme mencoblos, jadwal, mendaftarkan mereka di DPT dan seterusnya berdasarkan ketentuan Undang-Undang Pemilu tentunya. Saat ini peningkatan partisipasi publik dalam amatan saya sudah mulai meningkat terutama di Kecamatan Malalayang Kota Manado. Kami mengajak masyarakat ayo berbondong-bondong ke TPS pada hari Rabu 17 April 2019 mendatang,” ujar Amas, Minggu (7/4/2019).

Ditempat terpisah, Sabtu (6/4/2019), Marlen Kotambunan selaku Ketua PPK Paal Dua menuturkan pihaknya tak henti-henti melakukan kampanye dan ajakan kepada masyarakat agar mengecek ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) terkait status mereka di Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tidak hanya itu, aktivis jelang pencoblosan Rabu 17 April 2019 PPK Paal Dua terus mematangkan persiapan seperti mengisi kertas suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), dan urusan lain sesuai amanat Undang-Undang.

”Kita terus berada dilapangan, menjalankan tugas Negara sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat Kecamatan. Kami mengajak masyarakat untuk pro-aktif mengecek informasi ke KPU Kota Manado apakah mereka terdaftar di DPT ataukah belum, dan ini kami lakukan sejak lama. Tentunya target kami agar partisipasi pemilih di Pemilu Serentak 2019 ini meningkat, Golput dapat ditekan. Oh iya, menyangkut giat saat ini kami PPK Paal Dua menyortir surat suara dimasukkan ke kotak suara dan persiapan Bimtek Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPP),” tutur Marlen.

Hal senada juga disampaikan Ketua PPK Sario, Victor Noya bahwa beberapa Minggu jelang Pemilu jajaran PPK main disibukkan dengan kerja-kerja lapangan. Tory sapaan akrab Victor menyebutkan penyelenggara Pemilu pada prinsipnya akan terus memaksimalkan kerja, mengajak masyarakat agar ramai-ramai menuju ke TPS. Selain itu, jebolan Hukum Unsrat ini mengingatkan KPPS agar menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) yang akan digelar PPK Sario.

”Luar biasa kita menikmati semua skedul dan perintah dari jajaran KPU untuk menyukseskan Pemilu Serentak 2019. Tanpa ada alasan, karena prinsipnya ‘penyelenggara Pemilu dilarang sakit’. Kita menunjukkan kerja maksimal, kerja bersama agar Pemilu 2019 berjalan Jurdil dan Luber tanpa ada hambatan berarti. Saya mengajak warga Sario agar menunaikan hak pilihnya, jangan Golput. Ingat Pemilu Sertak 2019 harus dimanfaatkan untuk memilih calon pemimpin sesuai hati nurani masing-masing,” ucap Tory tegas. (*/Redaksi)

JULISES OEHLERS: 17 April 2019, Disdukcapil Manado Buka Pelayanan Perekaman

Julises Oehlers, SH (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Optimalisasi pelayanan publik dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Manado terus dilakukan perbaikan. Diantaranya untuk ranah pelayanan perekaman e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik) tiap harinya mengalami peningkatan secara jumlah, hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Kora Manado, Julises Oehlers, SH saat diwawancarai Suluttoday.com, Rabu (13/2/2019).

”Kalau membaca data jumlah masyarakat yang melakukan perekaman dan pencetakan e-KTP memang mengalami peningkatan, terutama pemilih pemula. Saya juga telah berkomitmen bersinergi dengan Penyelenggara Pemilu 2019 untuk urusan pemilih, bagi masyarakat yang wajib pilih lalu belum ada e-KTP silahkan segera mengurusnya,” ujar Julises, jebolan Fakultas Hukum Unsrat Manado ini.

Lanjut dikatakannya bahwa disaat hari H pemilihan yakni, Rabu 17 April 2019 pihaknya akan membuka pelayanan. Disampaikannya lagi, soal pelayanan jemput bola sedang dilakukan Disdukcapil Kota Manado. Kadis juga mengajak masyarakat agar aktif dan responsif mengurus e-KTP bagi yang telah wajib mendapatkan e-KTP agar tidak mengalami kesulitan dalam urusan-urusan publik, terutama menjadi pemilih dalam Pemilu 2019.

”Saya membuka pelayanan perekaman dan pencetakan e-KTP pas hari H pemilihan di Pemilu 2019, iya pusat pelayanannya di kantor Disdukcapil Kota Manado. Melalui kesempatan ini kami juga mengajak masyarakat bagi yang belum memperoleh e-KTP padahal mereka sudah seharusnya secara aturan mendapatkan e-KTP, segera mengurusnya. Ini dimaksudkan agar masyarakat selain berpartisipasi dalam pembangunan, paling penting juga ialah mereka dapat memanfaatkan hak pilih dalam Pemilu, Rabu 17 April 2019 mendatang,” tutur Julises. (*/Redaksi)

Ketua KPU Manado Lantik 22 PPK Tambahan

Ketua KPU Manado, Sunday Rompas saat melantik PPK dan PPS (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor: 31/PPU-XVI/2018 dalam amar putusannya mengembalikan jumlah anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) menjadi 5 orang. Menindaklanjuti hal itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, Rabu (2/1/2019) melaksanakan pelantikan PPK.

Bertempat di ruang pertemuan kantor KPU, Ketua KPU Kota Manado, Sunday Rompas melantik sejumlah PPK tambahan, bersama Panitia Pemungutan Suara (PPS) Penggantian Antar Waktu (PAW). Dalam sambutannya, Rompas menitipkan pesan pentingnya penyelenggara Pemilu seperti KPU dan perangkatnya menjalankan amanah perundang-undangan yang berlaku.

Berlangsungnya prosesi pelantikan (FOTO Suluttoday.com)

”Saya menyampaikan selamat kepada PPK yang baru dilantik, begitu pun dengan PPS PAW. Penting kiranya kita mengedepankan kerja yang profesional, mengikuti berpedoman pada aturan perundang-undangan dan menjaga integritas. Selain itu, secara berjenjang saya tak henti-hentinya selaku Ketua KPU Manado mengajak kita semua agar kompak bekerja,” ujar Rompas setelah melantik anggota PPK tambahan dan PPS.

Saksi ketika menandatangani Berita Acara (FOTO Suluttoday.com)

Lanjut disampaikannya menitipkan perlu menjaga hubungan kerja yang sinergis antara sesama penyelenggara agar terwujud kerja-kerja yang berkualitas. Tidak hanya itu, Rompas berharap segala kerja-kerja PPK dan PPS dapat sepenuhnya dijalankan sebagaimana komitmen pengabdian terhadap bangsa dan Negara Indonesia tercinta.

”Kita memang kerja tak mengenal waktu, itu sebabnya saya memberi apresiasi sekaligus mengajak agar bekerja sama. Mari kita implementasikan sinergi dan harmonisasi kerja yang baik dengan sesama mitra kerja. Bangun kerja yang produktif dengan Bawaslu atau jajarannya, sehingga semua tugas pengabdian kita dapat dijalankan secara efektif dan sesuai aturan yang berlaku,” tutur Rompas menutup.

Ketua KPU Kota Manado disaat memberikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

Hal senada juga ditambahkan Ismail Harun SE, Komisioner khususnya Divisi SDM dan Parmas saat diwawancarai menyebutkan bahwa jumlah PPK yang dilantik adalah 22 orang seperti jumlah yang telah ditetapkan. Harun berpesan PPK dan PPS di Kota Manado mengedepankan kerja-kerja yang saling menguatkan.

Ketua PPK Malalayang Amas Mahmud bersama dua PPK Malalayang (FOTO Suluttoday.com)

”Iya secara umum jumlah PPK yang dilantik 22 orang, ditambah dengan PPS yang merupakan hasil PAW. Saya juga mengajak kita semua bekerja sesuai porsi masing-masing, sesuai levelnya agar tercipta kerja berjenjang dan terukur. Teruslah bekerja secara kolektif dan solid, agar capaian-capaian kerja kita dapat direalisasikan dengan baik,” kata Harun yang juga mantan pengurus HMI Cabang Manado ini.

Ketua Sunday Rompas membacakan SK pelantikan (FOTO Suluttoday.com)

Untuk diketahui, pelantikan ini dihadiri Ketua KPU Manado Sunday Rompas, Sahrul Setiawan Komisioner KPU Manado Divisi Teknis, Abdul Gafur Subaer Komisioner Divisi Data, Ismail Harun Komisioner Manado Divisi SDM dan Parmas, dan Drs Jusuf Wowor Komisioner Manado Divisi Logistik, dan juga hadir pula Taufik Bilfaqih, Pimpinan Bawaslu Kota Manado. (*/Mas)

Foto bersama usai pelantikan (FOTO Suluttoday.com)

iklan1