Tag: kpu sulawesi utara

Bersama LPK Khaira Ummah, KPU Sulut Gelar Sosialisasi

Para narasumber yang hadir (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020, intens dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Selasa (8/12/020), bertempat di Warkop D’Kampis Kelurahan Sindulang Dua, kompleks Boulevard 2, KPU Sulut menggelar sosialisasi.

Kegiatan sosialisasi dengan tema: “Membangun Partisipasi Masyarakat dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda Dalam Mewujudkan Pilkada Sulut yang Demokratis dan Berintegritas”, dilaksanakan KPU Sulut atas kerja sama dengan Lembaga Pemberdayaan Keumatan (LPK) Khaira Ummah Sulut.

Para narasumber yang diundang adalah Dr. Mardan Umar, S.Pd., M.Pd. (Akademisi), Hery Anwar, S.I.P. (Tokoh Masyarakat/Aktifis dan Pengurus LPK Khaira Ummah Sulut), dan Lanny Anggriany Ointoe, S.E. (Komisioner KPU Sulut).

Selanjutnya, para peserta yang hadir adalah komponen masyarakat, aktivis, dan pengurus OKP serta pengurus LPK Khaira Ummah.

Dr. Mardan dalam penuturannya menyampaikan tentang bagaimana fenomena yang terjadi selama proses dan tahapan pilkada, dari kacamata seorang akademisi. Dalam pengamatannya beliau melihat masih terjadi distorsi antara harapan terwujudnya pilkada yang demokratis dan berintegritas dengan fakta di lapangan bahwa masih maraknya perilaku yang ditunjukkan para kontestan dan pendukungnya yang kurang mematuhi aturan pilkada.

Hal ini menjadi tantangan dan perlu adanya edukasi politik yang efektif baik dari penyelenggara pilkada dan kontestannya. Di akhir pemaparannya, Dr. Mardan mengajak semua pihak yang terlibat dalam hajatan pilkada agar mematuhi rambu-rambu dan aturan yang ada serta berusaha untuk mewujudkan pilkada yang berintegritas.

Sementara itu, Bung Hery Anwar memberikan imbauan kepada peserta agar menghindari konflik politik dengan tidak membawa isu-isu yang tidak produktif untuk kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan pilkada. Meskipun realita menunjukkan bahwa masih ada beberapa wacana yang dimunculkan seperti politik identitas, diskriminasi pembangunan antar wilayah, pragmatisme grass root, money politik, dan sebagainya, berseliweran baik di dunia nyata maupun dunia maya.

Demikian disampaikan Bung Hery dalam kapasitasnya sebagai Aktivis OKP dan Pengurus LPK Khaira Ummah Sulut.

Sebagai Komisioner KPU Sulut, Lanny Anggriany Ointoe lebih banyak menekankan ajakan pada peserta sosialisasi khususnya para aktivis dan pengurus OKP agar ikut berpartisipasi menjadi agen sosial yang mengampanyekan Pilkada yang damai, sejuk, dan kondusif.

Suasana berlangsungnya dialog (Foto Istimewa)

Agar mereka ikut mendukung terselenggaranya hajatan demokrasi ini dengan ikut datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya dan tidak khawatir karena KPU telah mempersiapkan segala sesuatunya utk kesusksesan pilkada di masa pandemi ini.

Kesempatan diskusi antara peserta dan narasumber, dari Praktisi Di Balai Bahasa Sulut Anas Nurdin, M.Hum yang mengangkat isu politik identitas dan efeknya terhadap sikap pemilih. Praktisi Pendidikan Muhammad Helmi Arsjad, M.Pd. berbagi pendapat tentang posisi dan peran umat Islam di tengah pusaran dinamika politik Pilkada Sulut.

Aktivis Pemuda Muhammadiyah Sulut saat bertanya (Foto Istimewa)

Untuk diketahui, para aktivis yang hadir diantaranya Fuad Kadir, S.Hi, Pemuda Muhammadiyah yang lebih menyoroti peran dan kontribusi kaum milenial dan tingkat partisipasinya dalam pilkada Sulut ini.

Di akhir acara, salah satu narasumber yakni Dr. Mardan Umar memberikan hadiah buku karyanya yang berjudul “Islam Rahmatan Lil’ Alamin: Mengenalkan Kelembutan dan Kasih Sayang Islam Kepada Generasi Milenial” kepada Pengurus LPK Khaira Ummah Sulut.

(*/Redaksi)

Perkuat Kemitraan, Mappilu PWI Sulut Lakukan Sosialisasi Bersama KPU

Moderator ketika mengarahkan sosialisasi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bertempat di rumah kopi Basombar, Tikala Ares Kecamatan Tikala Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (20/11/2020), Masyarakat dan Pers Pemantau Pemilihan Umum (Mappilu) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulut dalam kegiatan sosialisasi.

Melalui sosialisasi dan pendidikan pemilih Komunitas Masyarakat dan Pers pemantau Pemilu PWI pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut tahun 2020 yang mengangkat tema: Menuju Pilkada 2020 Berkualitas dan Aman dari Covid-19 menurut Ketua PWI Sulut, Drs. Voucke Lontaan, sebagai narasumber menyampaikan perlunya kegiatan seperti ini guna mengedukasi masyarakat. Dikataknnya pula, sinergitas seperti yang dilakukan PWI Sulut bertujuan menjaga independensi, profesionalisme dan marwah pers dalam dinamika politik.

‘’Sosialisasi yang digelar ini bermaksud agar ada partisipasi public yang baik dalam Pilkada Serentak 2020. PWI juga bertugas mengedukasi dan mengawasi masyarakat, terlebih para jurnalis agar tetap bekerja pada prinsip-prinsip jurnalisme. Menjaga independensinya, profesionalisme sekaligus memantapkan agar pers tetap bekerja pada koridornya. Jangan sampai kita mencederai marwah, dan nama baik pers di tengah Pilkada Serentak 2020 ini,’’ ujar Voucke tegas.

Berlangsungnya foto bersama (Foto Suluttoday.com)

Sementara itu, narasumber berikutnya adalah Ketua Mappilu PWI Sulut, Jemmy H. Senduk, S.Kom, dan Ketua KPU Sulut, Dr. Ardiles Mewoh, dipandu Hery Rumondor selaku moderator yang juga Ketua Mappilu PWI Manado mengingatkan kerja-kerja Mappilu PWI di tingkat Kabupaten/Kota. Senduk mengingatkan pentingnya membangun hubungan baik dan mendorong sinergitas yang produktif dengan KPU dan Bawaslu yang ada di Sulut.

‘’Mappilu PWI secara nasional akan membangun hubungan kemitraan, hubungan konstruktif dengan seluruh penyelenggara Pilkada maupun pengawas (KPU dan Bawaslu) dalam upaya mewujudkan Pilkada damai, bersih dan terhindari dari Covid-19. Saya mengajak Mappilu Kabupaten/Kota se-Sulut untuk meningkatkan produktifitas dengan membangun kerja sama. Terutama seperti kegiatan-kegiatan sosialisasi seperti ini. Kita berharap ini menjadi pemicu untuk kita melakukan koordinasi lintas sektoral, demi terwujudkan Pilkada yang berkualitas,’’ kata Senduk.

KPU Sulut saat menyampaikan materi (Foto Suluttoday.com)

Diakhir diskusi, setelah tanya jawab dan adanya saran dari para peserta yang terdiri dari perwakilan pers, aktivis LSM dan aktivis mahasiswa, maka didapati beberapa rekomendasi. Diantaranya seperti yang disimpulkan moderator yakni menghindari politisasi SARA (Suku Agama Ras dan Antar golongan), edukasi publik dimaksimalkan.

Peserta sosialisasi ketika memberikan pertanyaan (Foto Suluttoday.com)

‘’Kita melahirkan beberapa poin penting, diantaranya pers tetap bersinergi dengan berdiri tegak menjalankan amanah dari UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Kita harus membebaskan masyarakat dari politik sentimental yang berbau SARA, informasi hoax, ujaran kebencian, stop politik uang dan mengingatkan masyarakat agar mengikuti protokol Covid-19 dalam Pilkada. Tugas pers menyelamatkan demokrasi agar tetap hidup, bernafas dengan melahirkan kepemimpinan yang merakyat di Pilkada Serentak tahun 2020. Kemudian, Pilkada juga kita pastikan berjalan jujur dan adil, langsung umum bebas rahasia,” tutur Rumondor.

Jemmy H Senduk ketika memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

Untuk diketahui panitia pelaksana juga selain membagikan makanan, juga tak lupa membagikan masker dan hand sanitizer kepada seluruh peserta sosialisasi. Suasana pertemuan dalam sosialisasi tersebut diatur sesuai ketentuan protokol kesehatan Covid-19.

(*/Amas)

Optimalkan Sinergitas KPU Sulut Laksanakan Media Gathering

Berlangsungnya dialog (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Keseriusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) untuk menyukseskan Pilkada Serentak 2020 terus diperlihatkan. Rabu (29/1/2020), KPU Sulut yang dipimpin DR Ardiles Mewoh melaksanakan Media Gathering. Tema yang diusung adalah “Bersama Media Sukseskan Pemilihan Serentak Tahun 2020”.

KPU Sulut mengundang Dewan Pers, Agus Sudibyo sebagai narasumber. Menurut Ketua KPU Sulut sebagaimana yang dipaparkan Ketua Divisi SDM dan Hupmas, Salman Saelani bahwa KPU Sulut mendorong sinergitas kerja bersama pers guna mewujudkan partisipasi pemilih di Sulut.

“Media gathering dimaksudkan untuk menyatukan sinergi antara KPU Sulut dengan rekan-rekan pers. Kami telah mengevalusi ada progres yang positif dalam kebersamaan kita selama ini. Semoga sosialisasi tentang agenda KPU Sulut terus dipublikasikan dan masyarakat mendapatkan informasi yang proporsional,” ujar Saelani.

Sementara itu, Agus menuturkan pentingnya wartawan memahami tentang kerjanya secara profesional. Disisi lain, akselerasi informasi yang cepat saat ini mengharuskan para wartawan lebih meningkatkan kualitasnya.

Agus saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

“Ini era kompetisi terbuka. Sehingga penting membangkitkan semangat membangun bagi wartawan untuk meningkatkan kompetensinya. Jurnalis dan media perlu memperhatikan kualifikasinya, ya tentu sesuai dengan ketentuan Undang-Undang tentang pers. Tantangan media konfensional yaitu bukan berada di internal, melainkan pada Google, Facebook, Twitter dan lainnya. Kita perlu mewujudkan inovasi, karena kita kalah bersaing media jurnalistik ditinggalkan pembacanya,” kata Agus yang didampingi Ardiles, Salman dan moderator Amanda Komaling.

Sekedar diketahui, Ketua KPU Sulut juga menyebutkan akan dilaksanakan festival anggaran pada tanggal 31 Januari 2020 yang akan membuka secara umum anggaran Pilkada Serentak 2020 di Sulut yang berjumlah Rp. 2.20 Miliar. Selain itu, kegiatan ini dihadiri kurang lebih ratusan jurnalis yang ada di Sulut. Media gathering ini dilaksanakan di Hotel Aryaduta Manado. (*/Am)

Wujudkan Sulut Hebat, NOUKE PAAT Resmi Maju Calon Anggota DPD RI

Nouke Paat bersama istri tercinta (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Menunjukkan kepedulian terhadap eksistensi budaya lokal dan konsisten merawat adat Minahasa, Nouke Paat yang juga Tonaas Komando Bela Negara Brigade Manguni Indonesia (BMI), Rabu (25/4/2018) resmi mendaftar sebagai bakal calon anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Tonaas Nouke juga mendaftar untuk maju dengan jalur non partai politik bertujuan mewujudkan visi Sulut Hebat. Tonaas Nouke saat ditemui di kantor KPU Sulut menyampaikan komitmennya untuk maju sebagai anggota DPD RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara diantaranya ialah untuk menampilkan eksistensi budaya dan adat Minahasa di kancah Nasional agar lebih dikenal serta mampu berkompetisi secara luas.

”Banyak hal yang menjadi perhatian saya untuk diperjuangkan ke DPD RI nantinya. Diantaranya yang tergolong prioritas adalah mengembangkan keberadaan budaya dan adat Minahasa ke kancah nasional, bahkan lebih luas lagi. Hari ini saya resmi mendaftar sebagai calon anggota DPD RI, memang saya hadir tidak membawa pendukung yang banyak, karena menuju kantor KPU Sulut dengan tidak mengajak atau memobilitas para relawan dan masyarakat umumnya,” tutur Nouke yang merupakan bakal calon anggota DPD RI yang dikawal cukup banyak masyarakat tersebut.

Nouke Paat dikawal dengan tariat Kabasaran menuju kantor KPU Sulut (FOTO Suluttoday.com)

Lanjut disampaikan aktivis LSM yang dikenal vokal itu dengan menjabarkan secara rinci sejumlah pekerjaan rumah (PR) bagi negara yang menurutnya perlu dimaksimalkan kedepannya. Tonaas Nouke berjanji akan bekerja sungguh-sungguh untuk menjalankan mandat rakyat bila terpilih untuk duduk di DPD RI sebagai Senator mewakili rakyat Sulut.

Tonaas Nouke Paat dan istri tercinta ketika berada di KPU Sulut (FOTO Suluttoday.com)

”Tidak tidak bisa mengingkari atau mengabaikan prestasi, perbuatan baik dan tugas-tugas mulia atas nama rakyat yang telah dilakukan para Senator asal Sulut selama ini. Namun, bagi saya masih ada hal-hal penting yang perlu kita maksimalkan lagi kedepannya, dan ini menjadi PR bagi saya. Untuk itulah saya terpanggil untuk maju dari calon Independen, saya memohon restu dan dukungan dari masyarakat Sulut. Kedepan bila dipercaya, maka saya akan bekerja sungguh-sunggu mengabdikan diri untuk bangsa dan negara, teristimewa bekerja memperjuangkan aspirasi masyarakat Sulut,” ujar suami tercinta Vanda Paslah, SE ini. (*/Redaksi)

Timsel Umumkan 20 Nama calon Anggota KPU Sulut, Ini Daftarnya

 

Logo Timel KPU Sulut (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Proses rekrutmen yang dilakukan Tim Seleksi (Timsel) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sedang dilakukan. Secara resmi, Senin (13/3/2018), Timsel mengumumkan 20 nama yang dinyatakan lulus Tes Psikologi seleksi calon anggota KPU Propinsi Sulawesi Utara periode 2018 – 2023, diantaranya adalah :

1. Amrain Razak
2. Ardiles Mewoh
3. Christian Pangkey
4. Deiby Londok
5. Dolvi Tutu
6. Ferlansius Pangalila
7. Helty F Massie
8. Idham Malewa
9. Ika Putri Windyastuti
10. Josep Rumambi
11. Lanny A Ointu
12. Meidy Tinangon
13. Mursalim
14. Noldy Salindeho
15. Olga Pelleng
16. Reidy Sumual
17. Rully Halaa
18. Salman Saelangi
19. Sutrisno Ismail
20. Yessy Y Momongan.

Pengumuman 20 nama ini didasarkan atas Berita Acara Tim Seleksi Calon Anggota KPU Sulawesi Utara periode 208 – 2023, tanggal 13 Maret 2018. Yang kemudian Berita Acara ini ditandatangan oleh 5 Timsel secara sah. (*/Redaksi)

iklan1