Tag: kpud mitra

Donald Pakuku: Tudingan Itu Tidak Benar, Saya Bukan Pengurus IMDI

Donald Pakuku (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Adanya laporan masyarakat terhadap Donald Pakuku sebagai salah satu calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang dituduh sebagai pengurus Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) Mitra mendapat bantahan.

Rabu (22/8/2018), Donald saat diwawancarai media ini menyebutkan bahwa laporan tersebut adalah tidak benar. Menurut Donald dirinya tidak menjadi pengurus IMDI, itu sebabnya laporan itu dikatakannya tidak berdasar dan tendensius.

“Iya saya mendapatkan informasi ada laporan seperti itu, dan saya katakan itu 100% tidak benar. Saya membantah karena saya memang bukan pengurus IMDI,” ujar Donald yang juga mantan pengurus HMI Cabang Manado ini.

Selain itu, Donald mengaku beredarnya pemberitaan di media massa mengharuskan dirinya meluruskan hal tersebut. Untuk diketahui, IMDI merupakan organisasi ‘mantel’ atau underbow dari Partai Demokrat. Atas laporan itu, Donald dikait-kaitkan dalam keterlibatan dan kedekatan yang bersifat afiliasi ke partai politik.

Lanjut Pakuku mengaku kaget dengan pemberitaan media massa, dinilainya pula soal laporan masyarakat adalah hal yang wajar asalkan tidak mengarah ke ranah fitnah dan tanpa membeberkan bukti keterlibatannya sebagai pengurus IMDI.

”Kaget juga sebetulnya, saya merasa memang wajar di era demokrasi ini untuk suatu kepentingan yang transparan, maka laporan masyarakat silahkan dikuatkan dengan dukungan bukti-bukti. Karena kalau tidak ada bukti berupa SK kepengurusan bahwa saya pengurus IMDI, maka ini menjadi fitnah. Bagi saya pemberitaan yang mengatakan saya pengurus IMDI sekali lagi keliru dan tidak benar,” tutur Donald. (*/Redaksi)

KPUD Mitra Bahas Regulasi Juklak-kurnia dan proses dana Hibah Pemilukada

KPUD Mitra saat melakukan pembahasan (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Kesiapan Komisi Pemilihan Umum Daerah(KPUD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam melaksanakan tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu kada) tampak sangat serius, lihat saja dalam pekan ini pihak KPUD Mitra terus melakukan rapat koordinasi pembahasan, baik masalah proses administrasi pencairan dana hibah Pemilukada di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia maupun berbagai regulasi menyangkut juklak dan juknis pemilikada mitra 2018.

Diungkapkan Komisioner KPU Minahasa Tenggara Heltie Massie, setalah dilakukannya penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab), pihaknya langsung melakukan pengurusan administrasinya.

“Kami langsung menyampaikan permohonan dana hibah ke Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Resiko (DJPPR) melalui Direktur Evaluasi, Akuntansi dan Setelmen,” jelas ketua Divisi data KPUD Mitra ini.

Lebih lanjut kata Heltie setelah melakukan registrasi ke DJPPR, pihaknya mengajukan revisi terhadap Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). “Selaku pengguna anggaran, Sekretaris KPU mengajukan pengusulan perubahan DIPA, karena adanya dana hibah dari Pemkab Minahasa Tenggara,” katanya.

Lebih lanjut kata Heltie, selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk registrasi rekening penampung dana hibah Pilkada. “Jika proses registrasi rekeningnya di rampungkan tinggal menunggu dana transfer dari hibah daerah ke rekening penampung,” katanya.

Sementara itu Ketua KPU Minahasa Tenggara Ascke Benu mengungkapkan.

“Pihaknya saat ini terus melakukan berbagai pembahasan baik menyangkut proses administrasi pencairan dana hibah maupun berbagai regulasi menyangkut juklak dan juknis pelaksanaan Pemilu kada Mitra.

“Kami pastikan pengelolaan dan pemanfaatan dana Pilkada ini sesuai dengan aturan, dan transparan. Karena dengan ini kami berharap akan bisa menyukseskan Pemilukada Mitra dengan anggaran 24 miliar yang akan disalurkan dalam tiga tahap oleh pemkab mitra”, ungkap Benu. (Jemmy k).

KPUD Mitra Siap Tahapan Pemilukada Mitra, Pemkab Sediakan 25 M

Komisioner KPU Kabupaten Minahasa Tenggara (Foto Suluttoday.com)

MITRA, Suluttoday.com – Acara Pesta demokrasi minahasa Tenggara terus saja dipersiapkan, pihak penyelenggara yakni Komisi pemilihan umum daerah (KPUD) mitra kini telah siap memulai tahapan pemilukada yang akan diselenggarakan secara serentak pada 2018 mendatang.

Ketua KPUD mitra Drs Aske Benu Msi kepada wartawan dalam ujian kompetensi wartawan Yang tergabung dalam organisaai JMT, Selasa (28/2/2017) mengatakan “pihaknya saat ini siap memulai tahapan pemilukada mitra pada juni mendatang dengan mempersiapkan data utama serta perekrutan personil lapangan sebagai ujung tombak penyelenggaraan pesta demokrasi”.

Ditanya masalah anggaran, Benu menjelaskan “pihaknya telah berkoordinasi dengan pemkab mitra dan Dewan untuk mulai menggunakan anggaran yang sudah disediakan dalam APBD mitra sebesar 25 milyar dan semua anggaran tersebut akan digunakan sesuai dengan plot kegiatan yang telah ditetapkan sesuai regulasi yang ada ” beber Benu.

Ditanya perbandingan anggaran yang sangat membengkak dibandingkan pilukada mitra 2013 yang hanya 13 milyar, ketua Divisi Hukum KPUD Mitra Jonly Pangemanan SH MH mengatakan “memang anggaran pemilukada mitra tahun 2018 ini mengalami kenaikan dikarenakan jika tahun 2013 peserta pemilu yang membiayai Alat Peraga Kampanye (APK) namun sesuai regulasi baru APK di biayai oleh penyelenggara bahkan juga ada kenaikan harga bahan dibandingkan pemilukada 2013 lalu, tambah Jonly. (jemmy k)

iklan1