Tag: kua ppas

GSVL Bakal Berangkatkan Siswa Berprestasi ke LN

Wali Kota Manado, GSVL bersama Kaban Bappeda Bart Assa (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota Manado, GSVL bersama Kaban Bappeda Bart Assa (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Karena kurang informasi dan ‘pengetahuan’ soal apa yang disampaikan DR GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado belum lama ini terkait janji GSVL, sapaan akrab Lumentut untuk memberangkatkan murid sekolah berprestasi (Memiliki nilai tertinggi) ke Luar Negeri (LN) Jepang dan Singapore, seolah menjadi polemik.

Sekedar diketahui, para siswa dengan nilai terbaik saat pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2015, segera diwujudkan. Janji GSVL itu diklaim milik salah satu kandidat Wali Kota Manado yang bertarung di Pilkada Manado 2015 kali ini. Bahkan di pihak lain menuding bahwa pernyataan Wali Kota GSVL saat itu hanyalah janji semata, dan tidak akan terealisasi.

Hal itu langsung mendapat tanggapan positif pemerintah Manado melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Manado, Peter KB Assa, Sabtu (5/9/2015), membantah keras jika hal itu hanya janji semata. ”Banyak yang bertanya mengenai apakah Wali Kota Manado akan merealisasikan ‘hadiah student exchange ke luar negeri untuk lulusan SMA berprestasi dengan NEM tertinggi’, atau tidak?’,” ujarat Bart sapaan akrab Assa seraya menyebutkan, dirinya perlu menjelaskan hal tersebut kepada publik agar tidak terjadi salah persepsi.

”Perlu kami jelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian program khusus Class Terminal di Dinas Pendidikan Nasional yang diprogramkan pada Triwulan IV tahun 2015, dan direncanakan pendanaannya dalam APBD Perubahan 2015. Tahapannya harus didahului dengan penyampaian KUA PPAS Perubahan,” papar Assa.

Dokumen ini terangnya, belum lama selesai dibuat dan sudah disepakati oleh Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Manado, serta telah dimasukkan ke DPRD Manado untuk dibahas. ”Bila tidak ada halangan, maka Oktober 2015 APBD Perubahan 2015 akan jalan. Maka bagi para ortu dan siswa lulusan SMA dengan nilai NEM tertinggi yang berhak mendapatkan penghargaan kegiatan ‘student exchange’ ke luar negeri agar bersabar sampai pengesahan APBD Perubahan 2015 tersebut. Demikian untuk dimaklumi. Terima kasih,” tutur Assa.

Sebelumnya, GSVL memberikan support agar pelajar SMA/SMK sederajat mempersiapkan diri menghadapi UN, Walikota GSVL mengajak para pelajar di Manado untuk lebih meningkatkan SDM, supaya bisa bersaing dengan daerah-daerah lain di Indonesia, khususnya dengan kota-kota besar. Walikota visioner ini dalam berbagai kesempatan menantang para peserta UN untuk menjadi yang terbaik, bukan saja di tingkat kota namun terbaik di tingkat provinsi, atau bahkan tingkat nasional.

”Peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat kota, masing-masing mata ujian, akan mendapat bonus ‘jalan-jalan’ ke Singapura. Kalian akan dibawa melihat dari dekat cara belajar orang Singapura, termasuk perguruan tinggi di sana,” janji Wali Kota GSVL.

Kemudian untuk peserta UN yang mendapat nilai terbaik atau Juara I tingkat provinsi, masing-masing mata ujian, akan diboyong ke Jepang. ”Karena menjadi terbaik tingkat provinsi, maka kalian akan dibawa melihat-lihat beberapa perguruan tinggi di Jepang. Siapa tahu kita bisa bekerjasama dengan Jepang, dan kalian melanjutkan studi di sana. Nantinya, kalian akan didampingi oleh pemandu nantinya,” ujar GSVL. (Tim Redaksi)

DPRD Manado Targetkan Pembahasan KUA PPAS Perubahan Tuntas Minggu Depan

dr. Richard H. Sualang saat menyampaikan materi

dr. Richard H. Sualang saat menyampaikan materi

MANADO – Setelah melakukan meningkatan kualutas melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) di Jakarta, anggota DPRD Manado menargetkan melakukan pembahasan dan penetapan Alat Kelengkapan Dewan (AKD), pembahasan Perhitungan Anggaran (PA) 2013 dan pembahasan Kebijakan Umum Anggaran serta pembahasan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Perubahan 2014 minggu depan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Manado, Richard Sualang saat diwawancarai Suluttoday.Com, Sabtu (8/11/2014). Menurut Sualang sesuai agenda yang ditetapkan, pihak DPRD Manado juga selain berupaya mempercepat dilakukannya pembahasan beberapa agenda penting, DPRD Manado akan mengawasi secara teliti agar tidak terlahir intrik-intrik yang kemudian membawa efek negatif pada masyarakat.

”Mudah-mudahan Minggu depan boleh jalan. Mau AKD dulu, setelah itu PA 2013 baru kemudian KUA PPAS perubahan 2014. Kalau Minggu depan belum jalan, saya pesimis bisa tepat waktu. Makanya, perlu dihindari intrik-intrik internal yang menguras waktu dan energi, kita tuntaskan agenda dulu. Memang jadwal normalnya bulan Mei,” ujar Suangan. (Amas Mahmud)

Sualang: Masyarakat dan Media Diminta Awasi Pembahasan APBD Perubahan

Richard Sualang (Foto Ist)

Richard Sualang (Foto Ist)

MANADO – Relatif lama anggota DPRD Kota Manado menentukan pimpinan DPRD, kini sebelum pelantikan pimpinan Dewan para legislator Manado diperhadapkan dengan pekerjaan-pekerjaan yang bakal menguras pikiran, waktu dan tenaga, sehingga dibutuhkan kerja sama masyarakat dan semua stakeholder.

Hal tersebut disampaikan Richard Sualang bahwa DPRD Manado akan melakukan pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), pembahasan Kebijakan Umum Anggaran (KUA), Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) dan pembahasan terkait Perubahan Anggaran (PA). Kondisi tersebut mengharuskan warga masyarakat ikut memantau proses yang ada.

”Kami meminta masyarakat, rekan-rekan media (wartawan), dan aktivis LSM untuk ikut mengawasi pembahasan yang ada. Dengan waktu yang sangat singkat, DPRD Manado akan diperhadapkan dengan tugas pembahasan APBD-P, KUA-PPAS, dan semua yang menyangkut PA, ini tentu akan menimbukan kompromi yang kemungkinan terlahir atas sempitnya waktu. Namun, secara pribadi saya akan memaksimalkan ini dengan pembahasan yang serius,” kata Sualang.

Legislator yang dikenal akrab dengan semua pihak dan mudah diminta keterangan dari wartawan ini mengaku apa yang menjadi pembahasan DPRD Manado dalam waktu dekat merupakan agenda kemasyarakatan sehingga meminta semua rekan-rekannya dapat mengikutinya dengan serius dan sungguh-sungguh.

”Agenda pembahasan yang akan kita jadwalkan dan lakukan nantinya adalah untuk kepentingan masyarakat, jika tidak diikuti secara serius oleh anggota DPRD Manado bisa jadi hasil yang dilahirkan tidak maksimal untuk kepentingan masyarakat. Mari kita mengikuti proses pembahasan nantinya dengan selektif, dan komprehensif,” ucap Sualang yang juga Ketua DPC PDI-P Manado ini. (Amas Mahmud)

 

iklan1