Tag: lapangan sparta tikala

Abdul Rahman Musa: Yang Terpenting Itu Aksi Konkrit, Membantu Warga Rohingya

Abdul Rahman Musa usai diwawancarai wartawan media ini (Foto Sulutoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Nilai-nilai universal seperti pentingnya praktek keadilan dan perlakukan non-diskriminatif tentu diharapkan semua umat manusia. Ketika pasukan penindasan datang untuk mempertahankan kekuasaan mereka melawan hukum yang ditetapkan, perdamaian dianggap sudah rusak. Realitas semacam itulah yang kini dirasakan warga minoritas Rohingya, padahal atas nama penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) semua manusia wajib diberlakukan sama.

Menurut Abdul Rahman Musa, aktivis Islam Sulawesi Utara yang juga praktisi hukum ini turut menyampaikan empatinya terhadap peristiwa kemanusiaan yang dialami warga Rohingnya. Abdul Rahman memberikan pandangannya disela-sela acara Dzikir Akbar dan Doa Bersama di Lapangan Sparta Tikala, Kelurahan Tikala Ares Kecamatan Tikala, Sabtu (17/9/2017) malam, dikatakan yang paling utama ialah tindakan riil yang dilakukan rakyat Indonesia disaat membantu warga Rohingya.

”Kegiatan yang dilaksanakan ini begitu luar biasa, inilah tandanya kita berempati atas kejadian tragedi kemanusiaan yang dipertontonkan kepada kita semua, dimana peristiwa di Rohingya begitu sangat tidak manusiawi. Kita mengutuk itu, nah bagi saya tindakan konkrit seperti menyalurkan bantuan juga tak kalah pentingnya, mari kita peduli pada sesama. Duka yang dirasakan warga minoritas Rohingya, juga adalah duka kita sebagai manusia Manado, manusia Sulawesi Utara, dan manusia Indonesia, tindakan konkrit berupa dzikir, doa dan menggalang bantuan yang kita lakukan ini bermanfaat serta membantu mereka disana,” kata Musa saat diwawancarai di Lapangan Sparta Tikala Manado.

Untuk diketahui, yang namanya toleransi tidak mengartikan kurangnya komitmen seseorang pada kepercayaannya. Melainkan hal itu mengutuk penindasan dan penganiayaan terhadap orang lain, sehingga begitu penindasan di Rohingya mendatangkan beragam kecaman. Ribuan warga Sulawesi Utara pada acara tersebut menunjukan solidaritas, toleransi atas nama kemanusiaan mereka mengutuk tragedi pembantaian manusia atas manusia, praktek genosida merupakan musuh semua agama. (Amas)

Pemkot Manado Serahkan 11 Hewan Qurban ke PHBI untuk Dibagikan

Wawali Mor Bastiaan saat menyerahkan hewan qurban (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com РPemerintah Kota (Pemkot) Manado dalam menyambut hari raya Idul Adha 1438 Hijriyah yang bertepatan dengan tahun 2017 M, seperti biasa ikut memberikan hewan qurban kepada perwakilan masjid di 11 Kecamatan se-Kota Manado. Penyerahan 11 ekor sapi qurban milik Pemkot Manado pada perayaan Idul Adha 1438 Hijriyah tahun 2017 ini, dilakukan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan mewakili Wali Kota GS Vicky Lumentut, di lapangan Sparta Tikala Manado, Rabu (30/8/2017).

Mungkin 1 ekor sapi qurban setiap kecamatan tidak cukup, tapi semoga bantuan hewan qurban ini dapat diterima sebagai bentuk kepedulian pemerintah Kota Manado kepada umat Muslim di Kota Manado,” ujar Wawali Mor, didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu serta Staf Ahli Wali Kota Manado Hery Saptono.

Wawali menyampaikan bahwa 11 sapi qurban Pemkot Manado diserahkan kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Manado dan selanjutnya diberikan kepada masjid-masjid yang ditetapkan PHBI. “Untuk Idul Adha 1438 Hijriah kami menyumbang 11 sapi yang diarahkan ke PHBI, untuk kemudian didistribusikan ke masjid,” kata Wawali.

Sementara, Ketua PHBI Kota Manado Amir Liputo, yang menerima bantuan 11 ekor sapi qurban Pemkot Manado, menyatakan terima kasih atas kepedulian Walikota GSVL dan Wawali Mor.

”Atas nama PHBI Kota Manado, menyampaikan terima kasih banyak atas perhatian yang diberikan pemerintah Kota Manado kepada umat Muslim, setiap kali umat Muslim menyambut perayaan hari raya Idul Adha,” kata Legislator Sulawesi Utara itu.

Selain itu, Plt Sekda Manado Drs Rum Usulu mengatakan seluruh hewan qurban yang disumbangkan Pemkot Manado telah melewati tahap pemeriksaan oleh petugas dari Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Manado.

“Ini dilakukan agar jangan sampai ada hewan qurban yang kedapatan sedang sakit, atau membawa penyakit seperti penyakit mulut dan kuku,” ucapnya.(*/Mas)

Lolos Semifinal, Ternate Baru Bertemu Kelurahan Tuminting di Final

Para pemain dan wasit saat foto bersama (Foto Suluttoday.com)

Para pemain dan wasit saat foto bersama (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Turnament Futsal Outdoor Walikota Cup yang digagas oleh Komunitas Sepakbola dan Futsal Kota Manado (KSF-KM), Senin (23/11/2015) sore tadi memasuki babak Semifinal. 4 tim yang berlaga di babak Semifinal masing-masing berusaha menunjukkan kemampuannya agar bisa lolos ke babak Final.

Saat diwawancarai panitia usai pertandingan menyampaikan terkait rencana pelaksanaan babak Fina yang rencananya dilaksanakan besok. Panitia juga menyampaikan perolehan skor dari pertandingan antara Ternate Baru Vs Paal 4, dan tim Kelurahan Tuminting melawan Kelurahan Teling Atas, dengan kemenangan masing-masing yang disampaikan panitia.

”Pada pertandingan pertama Keluraha Ternate Baru yang di perkuat oleh pemain gaek Jeffry Yunus berhasil menggasak Kelurahan Paal 4 dengan Skor 2-0 satu gol di cetak oleh Jeffry Yunus yg merupakan pemain tertua dalam event ini. Sedangkan pada pertandingan ke 2 Kelurahan Tuminting berhasil mengalahkan Kelurahan Teling Atas dengan skor Tipis 1-0,” ujar Safriavi Panigoro selaku panitia pada Suluttoday.com.

Dengan demikian lanjutnya, Kelurahan Ternate baru akan berjumpa dengan Kelurahan Tuminting di babak Final pada, Selasa (24/11/2015) besok hari. Untuk acara penutupan yang akan di hadiri langsung Bapak Walikota manado DR GS Vicky Lumentut dan akan menyerahkan hadiah kepada pemenang dan menutup pagelaran ini. (Amas)

Masuk 8 Besar, Futsal Piala Wali Kota Makin Sengit

Kedua tim saat bertanding (Foto Suluttoday.com)

Kedua tim saat bertanding (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pertarungan untuk merebut Piala dan hadiah Wali Kota GS Vicky Lumentut 2015, pada pertandingan Futsal Outdoor di lapangan Sparta Tikala Manado makin sengit saja kompetisi antara tim. Kamis (19/11/2015), tepatnya pada 8 besar terlihat sekitar 6 tim bertarung dengan menunjukkan kecekatan da kehebatan masing-masing.

Menurut Agus Ointoe, ketua panitia menjelaskan pada putara ke-8 ini makin terlihat skiil tim yang turung bertanding. Dinatara sejumlah tim yang turun siang tadi, masing-masing tampil memukai, Agus memaparkan skor yang diperoleh tiap tim dengan keunggulan yang ditampilkan memberikan gambaran bahwa banyaknya atlet Futsal berbakat di Manado.

”Kejuaraan Futsal Outdoor memperebutkan Piala (tropi) dan hadiah dari Wali Kota Manado DR Ir. GS Vicky Lumentut, SH DEA telah memasuki fase babak 8 besar, pada perandingan pertama berlangsung alot Tim unggulan kelurahan Ternate Baru akhirnya berhasil mengalahkan Tim Mapanget Barat lewat adu penalti dengan skor 5-4. Sedangkan pada pertandingan ke-2 Paal 4 berhasil menundukkan Kelurahan Sumompo 5-4 lewat adu penalti. Kemudian, kami juga mau sampaikan Final akan di laksanakan pada hari Rabu 25 November dan akan di tutup langsung oleh Wali Kota, DR GS Vicky Lumentut,” ujar Agus pada Suluttoday.com. (Amas)

Pertandingan Hari Kedua, Banjer TVRI Tumbang Dikalahkan Tuminting

Pertarungan kedua tim berlangsung alot (Foto Suluttoday.com)

Pertarungan kedua tim berlangsung alot (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Selasa (17/11/2015), pertandingan hari ke 2 putaran 16 besar kejuaraan Turnamen Futsal Outdoor Wali Kota Cup yang digagas oleh Komunitas Sepakbola dan Futsal Kota Manado di warnai oleh sejumlah kejutan sehingga makin menambah sengit persaingan antar Tim. Hal ini sebagaimana disampaikan Agus Ointoe, ketua panitia pelaksana Turamen.

Menurut Agus berbagai kejutan dilakukan panitia dengan maksud memotivasi para pemain dan tim. Tepatnya pada hari kedua menurunkan beberapa tim yang tampil memukau, dirinya menilai sporifitas tim dalm bertanding mengalami program yang baik, sehingga dengan begitu, lanjut Agus hal tersebut perlu menjadi contoh yang baik kedepannya.

”Pada hari ke 2 ini otomatis di kuasai oleh Tim Kelurahan dari Kawasan Utara Manado, pada pertandingan pertama Kelurahan Sumompo menang 4-1 atas Tim Lapangan, pada pertandingan ke 2 Tim tuan rumah Banjer TVRI di paksa menyerah atas Kelurahan Tuminting 1-4, sedangkan, pada pertandingan terakhir Kelurahan Pandu embang 2-1 atas Ranomut,” ujat Agus. (Amas)

iklan1