Tag: laurens umboh

Dinspora Manado Gelar Rapat Pemantapan Program dan Tandatangani Pakta Integritas

Kadis Laurens Umboh saat menyampaikan laporan kegiatan (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Rapat dipimpin langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Manado, Laurens Umboh, Jumat (18/1/2019) bertempat di ruang rapat kantor Dispora Manado mebahas terkait evaluasi program di tahun 2018 dan mentapan program untuk tahun 2019 sekaligus penandatanganan Pakta Integritas para pejabat di lingkup Dispora Manado.

Kegiatan ini dibuka langsung Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Drs H. Heri Saptono yang didampingi Kadis Umboh. Heri tak lupa menitipkan pesan agar program yang ditetapkan instansi tersebut dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, kemudian mewujudkan secara maksimal capaian-capaian yang menjadi target.

Drs H. Heri Saptono saat memberikan sambutan (FOTO Suluttoday.com)

”Tentu ini kesempatan yang istimewa bagi Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Manado untuk mengecek mengevaluasi program sebelumnya, lalu kemudian memantapkan program di tahun 2019. Targetnya adalah ada progres program tentunya, kami mengapresiasi ini dan menitipkan pesan agar kegiatan yang diakhiri dengan penandatanganan Pakta Integritas ini menjadi tanggung jawab moral kita bersama untuk mewujudkannya. Silahkan direalisasikan program yang ditetapkan secara benar dan bertanggung jawab, kemudian bangun dan pelihara semangat kerja dengan penuh kekompakan,” tutur Saptono.

Asisten 1 pemkot Manado dan Kadis Pora Manado menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas (FOTO Suluttoday.com)

Sementara itu, Kadis Umboh mengingatkan pentingnya Pakta Integritas ditandatangani para pejabat dijajaran instansi yang dipimpinnya itu. Umboh mengajak agar para pegawai di Dispora Kota Manado dapat terus meningkatkan kedispilinan kerja, mengutamakan integritas, kompak dan dapat mengoptimalkan kerjanya masing-masing.

Kabid Pontoh menandatangani Komitmen Kerja (FOTO Suluttoday.com)

”Terima kasih atas kehadiran Pak Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Pak Haji Heri Saptono yang juga ikut menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas. Kiranya catatan penting dan apa yang telak kita ikrarkan melalui Pakta Integritas dapat dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab. Komitmen kerja perlu ditingkatkan, disiplin, etos kerja, kebersamaan, dan profesionalisme harus dikedepankan, agar di tahun 2019 program yang kita rancang dapat dilaksanakan dengan baik. Mari kita menjadi pelayanan publik yang berintegritas, amanah dan kemunikatif,” kata Umboh menutup. (*/Mas)

Mobnas DPRD Manado Gunakan Plat Hitam, Pemkot Dipertanyakan

Kendaraan Dinas diganti plat DB, sedang parkir di depan kantor DPRD Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoda.com – Penggunaan Kendaraan Dinas Operasional (KDO) memang tidak asal-asalan, namun semuanya diatur baik dalam Undang-Undang, Peraturan Pemerintah hingga Peraturan Menteri. Menariknya, di DPRD Kota Manado ditemukan Mobil Dinas (Mobnas), DB 1813 A yang biasanya dipakai anggota DPRD untuk keperluan dinas, yang kemudian ditarik pihak Sekretariat Dewan kini ‘berubah wajah’. Dimana mobil yang menggunakan Plat Merah itu kini diganti menjadi plat Hitam.

Selasa (24/10/2017) malam ini, mobil tersebut ditemukan parkir di depan kantor DPRD Kota Manado di kawasan Tikala Kota Manado. Sayangnya, kendaraan tersebut juga telah dibuka stiker yang bertuliskan mobil dinas Pemkot Manado. Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum LSM Aliansi Masyarakat Transparansi Indonesia (AMTI), Tommy Turangan, SH angkat bicara, Tommy mepertanyakan dengan praktek pembongan publik tersebut. Dirinya meminta Pemkot Manado, terutama instansi terkait segera mempertanggungjawabkan hal itu.

”Mobil Dinas milik pemerintah daerah diganti plat hitam, ada apa?. Memangnya, Sekretariat Dewa Kota Manado atau pemerintah Kota Manado sudah secara diam-diam menjual mobil dinas tersebut?, jangan dong pemerintah menipu rakyat seperti ini. Atau boleh saja, instansi tertentu telah menyewakan mobil ini untuk keperluan memperkaya diri. Kami mendesak instansi terkait pertanggungjawabkan hal ini,” ujar Turangan.

Kendaraan Dinas Dewan yang berubah warna plat nomor polisi (Foto Suluttoday.com)

Terpisah, Sekretaris DPRD Kota Manado, Maikel Tandirarung saat dihubungi melalui telpon menyampaikan bahwa kendaraan tersebut belum diserahkan ke Bagian Perlengkapan Pemkot Manado. Walau begitu Maikel juga mengaku kalau plat kendaraan tersebut masih tetap berwarna merah, tidak diganti.

”Kendaraan Dinas itu, memang plat merah dan belum diserahkan ke Bagian Perlengkapan masih di Sekretariat Dewan sekarang, setahu saya masih plat merah,” kata Maikel tegas.

Kemudian, kepada Kepala Bagian Perlengkapan Setda Kota Manado, Drs. Laurens Umboh ketika dimintai konfirmasi terkait kendaraan dinas tersebut memberikan penjelasan kalau pihanya bertugas membantu Sekda selaku pengelola barang daerah.

”Kalu perlengkapan cuma membantu Sekda selaku pengelola barang daerah dan cuma menangani barang-barang di Sekretariat. Kalu masalah penarikan kendaraan dari dan ke Perangkat daerah seperti di Dewan itu kewenangan BPKAD. Kalu menyangkut penggunaan barang apakah mobil atau lain-lain di lingkungan Sekretariat boleh baku cek di perlengkapan,” tutur Umboh. (Amas)

Cerdas, Laurens Umboh Pimpin Kunjungan dan Sosialisasi Manado Fiesta di Cimahi

Tim Setda Bagian Perlengkapan Kota Manado saat diterima di ruang Assisten Umum Pemkot Cimahi (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan, DR GS Vicky Lumentut selaku Wali Kota dan Mor Dominus Bastiaan, SE sebagai Wakil Wali Kota Manado terus berkomitmen melakukan perubahan, memajukan Kota Manado. Dengan mengusung tema Manado Cerdas 2021, hal itupun diterjemahkan dalam tugas-tugas dan program yang konkrit kepada masyarakat.

Demi mewujudkan semua visi tersebut, tiap Perangkat Daerah (PD) tidak berdiam diri, para pimpinan PD pun berkompetisi memajukan instansinya masing-masing. Seperti terpantau media ini, dimana yang dilakukan Bagian Perlengkapan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Manado pada, Kamis (20/7/2017), melakukan kunjungan kerja (Kunker) dan sekaligus sosialisasi Manado Fiesta 2017 ke pemerintah Kota Cimahi Provinsi Jawa Barat.

Laurens Umboh saat menyerahkan cinderamata (Foto Ist)

Kunjungan kali ini dipimpin langsung Kepala Bagian (Kabag) Perlengkapan Setda Kota Manado Laurens Umboh, SH.,S.Sos bersama Kasub Adriel Philip Jacobs, ST, MSi serta beberapa Aparatur Sipil Negara (ASN), diantaranya; Fitri, Novaritha Walujan. Menurut Umboh saat diwawancarai mengatakan bahwa pihaknya melakukan kunjungan dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) sekaligus mensosialisasikan iven Manado Fiesta 2017 yang akan dilaksanakan di Kota Manado.

”Puji Tuhan kunjungan yang kami lakukan di Kota Cimahi berjalan lancar, dengan agenda tentunya berkaitan erat dengan urusan Perlengkapan sebagaimana tugas dan wewenang Bagian Perlengkapan, kita berdiskusi dan menambah pengetahuan. Momentum tersebtut sekaligus kami manfaatkan untuk melakukan promosi iven yang bertafar Internasional yang akan dilaksanakan di Kota Manado tahun ini, yakni program Manado Fiesta 2017,” ujar Umboh yang juga menyampaikan terima kasih karena disambut dengan baik pihak Pemkot Cimahi.

Usai berdiskusi dan sosialisasi, perwakilan Pemkot Manado dan pemerintah Kota Cimahi foto bersama (Foto Ist)

Tidak hanya itu, Umboh menuturkan pihaknya tidak saja menimbah ilmu di pemerintah Kota Cimahi, tapi juga efektif dan maksimal mendorong sukses dilaksanakannya iven Manado Fiesta 2017 dengan mensosialisasikan iven tersebut yang disambut antusias. Lanjut dikatakan Umboh, beberapa program unggulan pemerintah Kota Manado yang relevan juga ditanyakan pemerintah Cimahi.

Kompak, rombongan yang dipimpin Laurens Umboh saat berada di kantor Walikota Cimahi (Foto Ist)

Untuk diketahui, Bagian Perlengkapan Pemkot Manado diterima pemerintah Kota Cimahi di ruang rapat Asissten Adminstrasi Umum Sekda oleh Kabag Umum dan Protokol, Kasubag perlengkapan, Kabag TUP, kasub pada BPKAD Pemkot Cimahi. (*/Amas)

Terseret Air Nyawa Fredy Melayang, Ini Penyampaian Camat Malalayang

Masyarakat ketika mengevakuasi korban (Foto Suluttoday.com)

Masyarakat ketika mengevakuasi korban (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Kejadian yang tidak diduga kembali terjadi, dimana warga Batu Kota Lingkungan 3 Kecamatan Malalayang, meninggal dunia akibat terseret air dan longsoran tanah. Berdasarkan informasi dari Camat Malalayang Laurens Umboh kepada wartawan menjelaskan tentang kronologi kejadian tersebut terjadi pada, Kamis (21/1/2016) pagi tadi.

Dimana korban yang meninggal atas nama Fredy Tengker (61), tinggal didekat sungai yang ada di Kelurahan Batu Kota. Kemudian ada tanah longsor dan saat itu air sungai sedang naik, ketika itu korban sedang berada di dekat lokasi longsor dan terseret dengan air sungai dan longsoran tanah.

“Korban tewas bukan karena tertimbun tanah longsor, melainkan terseret dengan air sungai dan longsoran tanah. Korban hanyut sekitar kurag lebih 20 meter pada posisi kepala dibawah dan kaki di atas, dan terhalang dengan batang pohon kelapa jadi bisa langsung di evakuasi oleh masyarakat,” ujar Camat Malalayang Laurens Umboh.

Ditambahkannya lagi bahwa korban sudah tidak dibawah ke Rumah Sakit karena ditemukan sudah meninggal dunia. “Korban sudah tidak dibawah ke Rumah Sakit karena sudah meninggal, dan saat itu sudah ada di lokasi kejadian aparat dari Koramil dan kepolisian serta pemerintah setempat,” papar Umboh. (Tim Redaksi)

Malalayang Kecamatan Paling Kondusif, Ini Pernyataan Camat Enco

Laurens Umboh, bagian kanan (Foto Ist)

Laurens Umboh, bagian kanan (Foto Ist)

MANADO – Soal keamanan Lingkungan, memang menjadi perhatian pemerintah Kota Manado, dan hal tersebut mendapat dukungan penuh hingga ketingkat Kecamatan, Kelurahan hingga Lingkungan. Laurens Umboh, Camat Malalayang Kota Manado saat diwawancarai menyampaikan terima kasigh pada Lurah, tokoh masyarakat dan Kepala Lingkungan atas kerjasama menjaga keamanan di Kecamatan Malalayang.

‘’Terima kasih atas kerja sama Lurah, Kepala Lingkungan, tokoh agama dan tokoh masyarakat yang bersama-sama kita menjaga keamanan di Kecamatan Malalayang, memang Kecamatan Malalayang paling kondusif dari 11 Kecamatan yang ada di Manado. Selaku Camat saya berbangga karena Kecamatan Malalayang menjadi daerah yang sangat aman atau paling aman dalam hal tindakan criminal,’’ ucap Laurens.

Camat yang akrab disapa Enco itu menyampaikan hanya pencurian yang marak terjadi di Malalayang. Namun terkait gangguan keamanan Lingkan, nyaris tidak ada. Enco juga menghimbau masyarakat untuk terus menjaga keamanan di Lingkungan masin-masing.

‘’Hanya ada pencurian yang sering terjadi di Kecamatan Malalayang. Tapi, soal gangguan keamanan itu nyaris tidak pernah ada. Saya menghimbau masyarakat untuk terus membantu pemerintah dalam menjaga keamanan Lingkungan,’’ ujar Enco menutup (Amas)

iklan1