Tag: lexi mantiri

OD-Yasti Kunci 4 Senator Asal Sulawesi Utara

Olly Dondokambey dan Yasti Soepredjo Mokoagow (FOTO Ist)

MANADO, Suluttdoay.com – Panggung calon DPD RI tidak kalah ketat dengan DPR RI. Maklum kuota DPD RI hanya empat kursi tiap provinsi. Ironisnya, isu calon DPD RI paling sepi gunjingan. Padahal hari H, 17 April sudah dekat. Kebanyakan pemilih tidak mengenal mayoritas calon senator asal Sulut.

Untuk membuktikan, Harian Manado selama dua hari (28-29 Maret 2019), melakukan poling kepada 154 responden. Ternyata ada 27 persen mengaku tidak tahu 23 calon DPD RI. Enam calon tidak kenal. Hanya satu calon meraih dukungan di atas 10 persen, empat calon meraih dukungan di atas 5 persen. Selebihnya 11 calon meraih dukungan di bawah 5 persen.

”Para pemilih rata-rata lebih tahu calon DPR RI, DPRD Sulut dan DPRD kabupaten kota. Ini tergambar dari presentasi tidak tahu atau belum ada pilihan calon DPD RI disbanding calon legislative,” kata bagian data Litbang Harian Manado Rio Reskapati Pratama.

Poling yang dilakukan di 15 kabupaten/kota di Sulut memakai whatsapp dan SMS. Hasil poling yang dilakukan secara random, nama Stevanus BAN Liow meraih dukungan tertinggi. Incumbent ini meraih dukungan 22,08 persen. Liow meraih dukungan tertinggi di Manado sekira 60 persen, BItung dan Minahasa raya.

Di Nustra dan Bolmong raya Liow tidak ada. Kemudian di posisi kedua ada srikandi Bolmong raya Cherisj Harriette dengan modal dukungan 8,4 persen. Caleg termuda di DPD RI ini diprediksi pengamat dan pecandu politik akan masuk empat besar. Dua ratu Bolmong, bupati Bolmong dan wali kota Kotamobagu menjadi garansi Cherish akan melenggang ke Senayan.

”Namun basis responden Cherish di Manado 46 persen, 54 persen di Bolmong. Artinya nama Cherish dikenal luas di Manado,” katanya.

Di posisi ketiga ada politisi matang dan tokoh muda Muslim, Djafar Alkatiri. Mantan legislator DPRD Manado dan DPRD Sulut ini dikenal sebagai pekerja keras. Djafar mendulang dukungan responden sebanyak 7,14 persen. Suara Djafar terkosentrasi di Manado Utara.

”Djafar salah satu calon kuat. Djafar punya basis militant dan backingan di Bolmong Utara yaitu kepala daerah orang PPP,” katanya.

Di tempat keempat ada mantan wartawan, Lexi Mantiri. Orang dekat Gubernur Sulut ini meraih dukungan 5,84 persen. Suara Lexi terkosentrasi di Tomohon dan Minahasa 56 persen dan sisanya di Manado. Lexi dibayangi Pricilia Rondo yang sama-sama meraih dukungan 5,84 persen. Empat calon senator periode 2019-2024 ini belum semua aman.

Baru Stefanus Liow yang relatif melejit sendirian. Di peringkat enam ada Irvan Basri (4,55 persen) RM Luntungan 4, 55 persen, Maya Rumantir 3,25 persen, Nouke Paat dan mantan Ketua BPS GMIM HWB Sumakul, 1,30 persen. Tapi kata sejumlah pecandu politik, empat senator ini biasanya tergantung kepala daerah. Gubernur Sulut biasanya jadi penentu serta sejumlah kepala daerah. Calon DPD RI kali ini masih seperti periode lalu.

“Saya dengar ada yang sudah diaminkan pak gubernur dan dari Bolmong raya juga,” kata Sandy Bawol asal Boltim Menurut Rio, dari 154 responden terdiri dari responden laki-laki 91 persen dan sisanya perempuan.

Usia responden dari 17 tahun sampai di atas 50 tahun. Para calon DPD RI == Nama Calon Jumlah Responden Stefanus B.A.N. Liow 22,08% Cherish Harriette 8,44% DJafar Alkatiri 7,14% Lexi Mantiri 5,84% Pricylia Rondo 5,84% Irvan Basri 4,55% RM Luntungan 4,55% Maya Rumantir 3,25% Nouke Paat 1,95% H. W. B. Sumakul, S.Th 1,30% Tujuh calon 7,14% Belum Tahu 27,92% Total Responden 15. (*/Redaksi)

Sumber: Litbang Harian Manado.

AFP Sulut Jaring 44 Skuat Pra PON Tahap Pertama

Tim pelatih bersama pemain yang terjaring seleksi tahap pertama (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Sulawesi Utara (Sulut) telah menjaring sebanyak 44 pemain futsal tahap pertama. Ketua AFP Sulut Lexi Mantiri mengumumkan nama-nama pemain untuk persiapan mengikuti Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Futsal Sulut 2019 yang masuk seleksi tahap selanjutnya.

“Iya, sudah ada nama- nama yang masuk. Kami berhasil menjaring 44 pemain hasil seleksi di kabupaten dan kota se-Sulut,” ujar Lexi melalui rilis, Sabtu (21/07).

Badan tim Pra PON Futsal Sulut 2019 yang dipimpin Manejer Umum Tim Renaldy Kalesaran beserta empat manajer yang semuanya adalah pengusaha muda dan aktif di futsal Sulut yaitu Christian Yokung, Willy Hamdani, Micky Pesot, dan Azhari, setelah Menerima SK dari Asosiasi Futsal Provinsi Sulut yang ditandatagani Lexi Mantiri, langsung bergerak cepat.

Mereka di bawah komando Pelatih Kepala Irwan Buan dan Asisten Pelatih Valentino Paduli dan Direktur Teknik Doddy Andika dan Muktianto menyisir kabupaten dan kota yang ada di Sulut untuk mengadakan seleksi di tiga tempat kabupaten dan kota dan diikuti oleh 15 kabupaten dan kota yang ada di Sulut sejak 13 sampai 17 Juli 2018.

Lexi Mantiri menyatakan Badan Tim Pra PON Futsal Sulut 2018-2019 di bawah kendali manajer Umum Renaldi Kalesaran dan Sektim Imran Tegela, telah Melaporkan 44 nama pemain yang lolos dan masuk ke tahap seleksi selanjutnya.

Tahap selanjutnya itu bakal dilaksanakan di Gor Futsal Interlock Vista Malalayang, Manado, Sulut, pada Sabtu hingga Minggu (28-29/07/2018) mulai pukul 13.00 Wita.

Ke-44 nama hasil pemantauan duet Tim Kepelatihan Pra PON Futsal Sulut 2019 dari Pelatih Kepala Irwan Buang dan Asisten Pelatih Valentino Paduli.

44 Nama Pemain yang lolos seleksi tahap berikutnya diharapkan dapat hadir tepat waktu pada hari Sabtu 28 juli 2018 jam 1 siang di GOR Futsal Interlock Vista Malalayang. (don)

Inilah 44 Nama Pemain Yang lolos ke tahap Selanjutnya

Wilayah Satu
1.Calvin Mamuaja Tomohon
2.Dedi Tjien Tomohon
3.Rizal Bases Minahasa
4.Savio Sepang Minahasa
5.Dilivio Genta Minahasa
6.Robert Dotulong Minut
7.Rivaldo Saada Minut
8.Frendean P.B Minut
9.Syahril Aziz Minut
10.Guntur Sujatmiko Minut
11.Ariel Daud Minut
12.Renaldi Kansil Bitung
13.Renaldy Latcui manado
14.M.Farid Reza Manado

Wilayah Dua
1.Muh Rifta Tobuhu Bolsel
2.Roma Marwan Bolsel
3.Moh Dikwan Mane Bolsel
4.Alfandi Ibrahim Bolsel
5.Erlansyah Sabaya Bolsel
6.Abdul N Bonde Bolsel
7.Sahrul Boolu Bolsel
8.Egi Pulumudoyo Bolsel

Wilayah Tiga
1.David Kolanus Manado
2.Jehezkiel Panawar Manado
3.Hairul Pomalingo Manado
4.Angga Umar Tomohon
5.Luiz Pandean Minut
6.Jehezkiel T Widodo Manado
7.Rizky Maulana Manado
8.Fazri Abasi Manado
9.Andre Koagow Manado
10.Andre Suripati Manado
11.Yobel Rambi Manado
12.Junior Paat Minahasa
13.Jimmy Ansa Manado
14.Vieri Soputan Manado
15.Fahmianto Mokohama Manado
16.Firman Ahmad Sangihe
17.Rahmad Ahmad Sangihe
18.Adiputra Gansalangi Sangihe
19.Farten Patras Sangihe
20.Faisal Burhan Manado
21.Budi Jonathan Manado
22.Vijay Laurens Minsel

Hindari Informasi HOAX, Besok JAROD Gelar Dialog Publik

Dialog Publik JAROD (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Bertempat di Hotel Aston Manado, Rabu (20/9/2017) besok, Jurnalis Online Manado (JAROD) menggelar Dialog Publik. Kegiatan ini menurut Romel Najoan selaku Ketua Tim Kerja, akan menghadirkan sejumlah tokoh pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Organisasi Pers sebagai narasumber, dengan membahas tema: ”Peran Ormas dalam Menangkal Informasi (HOAX) Radikalisme di Sulawesi Utara”.

”Kegiatan yang dilaksanakan JAROD pada, Rabu (20/9/2017) menghadirkan Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Utara (Sulut) Salman Saelani, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulut, Voucke Lontaan dan Ketua Pemuda Katolik, Lexi Mantiri untuk membahas tema seputar peran Ormas dan informasi HOAX. Kita berharap kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua,” ujar Romel yang juga pimpinan redaksi media online Speednews-manado.com ini, Selasa (19/9/2017).

Disampaikan Romel juga bahwa kegiatan tersebut akan melibatkan aktivis mahasiswa, tokoh-tokoh Ormas dan rekan-rekan pers. Selain itu, Romel menuturkan dalam menanggapi informasi yang mencuat saat ini terutama tentang isu hoax perlu mendapat tanggapan sebagai bahan antisipasi agar publik di Sulut tidak dijadikan tumbal dalam postingan-postingan informasi yang sifatnya hoax.

”Ini penting dilakukan agar kita sama-sama saling mengingatkan tentang informasi atau isu-isu hoax yang membentuk opini publik, dengan tujuan tertentu yang kebanyakannya berpotensi memprovokasi atau mengadudomba masyarakat sehingga mudah berkonflik. Silahkan hadir dalam acara dialog publik yang dilaksanakan JAROD, pukul 13.00 – Selesai, agar kita dapat mencari solusi bersama atas beredarnya isu (hoax) terkait gerakan radikalisme terutama,” tegas Romel menutup. (Fahry)

Larut dalam Kebersamaan, Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa DPD KNPI Manado Sukses

Ketua KNPI Manado saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Silaturahmi Diskusi dan Buka Puasa Bersama yang diselenggarakan DPD KNPI Manado, Selasa (20/6/2017) bertempat di Taman Kesatuan Bangsa (TKB) Kota Manado dibuka secara resmi Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut, melalui Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Micler Lakat, SH.,MH. Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak KNPI agar terus memberikan support terhadap pembangunan di Kota Manado.

”Kegiatan yang sangat positif dilakukan DPD KNPI Manado, pemerintah Kota Manado tentu mengapresiasi ini dan memberikan dukungan kepada KNPI Manado. Harapan kami agar kita sama-sama mewujudkan Manado aman, damai serta kerukunan terus kita pelihara secara bersama. Melalui kesempatan Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama tokoh lintas agama sekaligus mengundang anak-anak Panti Asuhan ini kiranya menjadi semangat yang konstruktif bagi kita semua untuk sama-sama saling peduli, dan tolong menolong,” ujar Lakat.

Assisten 1 pemerintah Kota Manado, Micler Lakat, SH.,MH saat menyampaikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

Diskusi yang laksanakan mengambil tema: ”Konsolidasi Tokoh Lintas Agama dalam Memperkokoh Kerukunan di Sulawesi Utara”, ini menganghadirkan sejumlah pembicara. Ketua DPD KNPI Manado, Erick G Kawatu, SE.,MM saat memberikan sambutan, menyentil beberapa poin penting tentang soliditas dan gerakan kolektif pemuda dalam memelihara situasi keamanan yang stabil dan aman.

”Kegiatan Silaturahmi, Diskusi dan Buka Puasa Bersama dengan melakukan konsolidasi tokoh lintas agama di Sulut merupakan upaya untuk merajut keberagaman dan kerukunan di daerah ini. Disinilah, peran pemuda untuk menyatukan segala perbedaan dan mampu menghindari konflik-konflik sosial dapat kita perkuat, pemuda harus menjadi pelopor pembangunan serta melawan tindakan intoleransi. Kami, DPD KNPI Manado mendukung penuh program pemerintah Kota Manado dalam memajukan pembangunan di Manado dibawa kepemimpinan GSVL-MOR, lebih khusus terkait penciptaan kondisi yang jauh dari gangguan Kamtibmas,” kata Kawatu, jebolan Fakultas Ekonomi Unsrat Manado ini tegas.

Ketua Pemuda Katolik Sulawesi Utara saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

Salman Selangi (Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulut), Lexi Mantiri (Ketua Pemuda Katolik) dan Suryanto Muarif (Ketua BKPRMI Kota Manado) masing-masing memberikan pandangan sebagai narasumber. Salman, menyebutkan bahwa kerukunan dan tradisi interaksi yang dinamis dibangun di Manado begitu berbeda dengan daerah-daerah lainnya, dan itulah yang menurutnya menjadi kekuatan bagi Sulawesi Utara (Sulut).

”Kita di Manado dan Sulawesi Utara telah hidup berdampingan, saling menghargai, mengedepankan toleransi dan cinta akan adanya kerukunan sehingga tidak mudah menelan provokasi dari kelompok tertentu untuk mengcaukan daerah ini. Modal dasar sebagai daerah aman harus terus dipelihara semua komponen pemuda di Sulut, dan itu diawali dari peran-peran pribadi, lalu kemudian berefek luas ke tengah masyarakat. Melalui kesempatan ini, saya mengajak kita semua untuk perkuat komunikasi dan mantapkan konsolidasi, carikan solusi dengan komunikasi bisa ada hal-hal yang berpotensi melahirkan permasalahan sosial,” urai Salman.

Jelang buka puasa bersama DPD KNPI Manado, tokoh lintas agama dan anak Panti Asuhan (Foto Suluttodya.com)

Sementara itu, Lexi Mantiri menyampaikan sentilannya yang berkaitan dengan kekayaan keberagaman yang terwujud di Kota Manado dan Sulawesi Utara pada umumnnya. Mantiri mengajak semua elemen masyarakat Nyiur Melambai untuk saling memberi dukungan, tidak terkooptasi dengan fitnah dan provokasi yang bakal memporak-porandakan kesatuan masyarakat.

Ketua DPD KNPI Manado, Erick G Kawatu saat memberikan sambutan (Foto Suluttoday.com)

”Kita yang tergolong minortitas tapi nyaman karena dikawal dan diberi jaminan kenyamanan oleh saudara-saudara kita yang muslim di Indonesia ini. Sulawesi Utara tidak lagi bicara soal konflik kebudayaan yang bersifat parsial, konflik lokalitas atau konflik primordial, tapi bagaimana kita menciptakan kualitas kompetisi global Semua elemen masyarakat harus saling menopang dan tidak menghidupkan semangat-semangat sektarianisme, karena bila kita tumbuh kembangkan kesadaran kekeluargaan dan kebersamaan maka sudah otomatis keamanan, kenyamaan dan kedamaian akan kita raih selamanya,” ucap Mantiri.

Foto bersama aktivis muda Kota Manado dan Asisten 1 pemerintah Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

Begitu pula dengan Suryanto Muarif, yang memberikan catatan tentang pentingnya keterbukaan masyarakat umumnya dan tokoh lintas agama dalam membicarakan persoalan-persoalan yang kemudian dapat memberi dampak terjadinya konflik yang membawa-bawa nama agama. Untuk itu, kata Muarif peran pemuda lintas agama sangat penting dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendorong tumbuh suburnya semangat keberagaman yang berdasarkan pada nilai-nilai Pancasila.

Berlangsungnya diskusi publik di TKB Manado (Foto Suluttoday.com)

Yang hadiri pada kegiatan ini yaitu Ketua Umum HMI cabang Manado Ian Dulasi, Ketua GMNI Manado Aldo Titdoy, pengurus HMI-MPO Manado, BKPRMI Manado, Pengurus KAMMI Wilayah Sulawesi Utara, Ketua KAMMI Daerah Kota Manado, Maslan Rikun, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, pengurus KNPI Sulut, Stevy Suawa, Iswadi Amali, Haz Algebra, Brigade Masjid, mahasiswa Unsrat Manado, mahasiswa IAIN Manado dan juga 15 anak panti Asuhan Darul Istiqomah Bailang Kota Manado. DPD KNPI Manado juga berkesempatan menyerahkan bantuan kepada anak Panti Ashuhan Darul Istiqomah Manado yang diserahkan ketua KNPI Manado dan didampingi Sekretaris KNPI Manado, Amas Mahmud. Bertindak selaku moderator, Ketua KAMMI Wilayah Sulawesi Utara, Rahmadani Lasamadi. (Rahmat)

Penyerahan bantuan dari DPD KNPI Manado kepada anak Panti Asuhan (Foto Suluttoday.com)

Remaja Masjid Nurul Huda Juara Kompetisi Futsal Mimbar, Al Masyur Kampung Arab Tumbang

Para pemenang Futsal Forum Mimbar Cup 2017 saat foto bersama (Foto Ist)

MANADO – Kompetisi yang berlangsung luar niasa dalam hajatan Futsal yang diselenggarakan Forum Mimbar Maasing Kota Manado membawa hasil yang menggembirakan. Pasalnya, Futsal Mimbar Cup 2017 yang berlangsung beberapa hari ini mendapat dukungan dan apresiasi berbagai kalangan, khususnya para aktivis Remaja Masjid se-Kota Manado.

Hasilnya, Remaja Masjid Nurul Huda Cempaka bailangĀ  menjadi juara Futsal mimbar Cup 2017 Manado, yang berakhir Rabu (3/5/2017). Final berlangsun seru dan alot di lapangan Glorya Futsal Maasing Kecamatan Tuminting. Sebelum memasuki Grand Final kejutan terjadi pada Babak Semifinal yang mempertemukan 4 tim kuat Perwakilan Pemuda remaja Masjid yang telah lolos dari dari babak 32 besar di laga Semifinal.

Terjadi kejutan di luar dugaan tim Remaja Al Fallah Sindulang dan yang di favoritkan calon juara karena bermaterikan pemain dari Club Persma Manado 1960 dan Pemain Bank Sulut harus taklut 3:0 dari Tim Remaja Masjid Nurul Huda Cempaka bailang dan tim nurul huda ketang baru taklut atas tim Al Masyur Kampar. Akhirnya ke 2 tim Grand Final saling berhadapan Tim Remaja Mesjid Nurul huda Cempaka bailang Vs Remaja Mesjid Al Masyur Kampung Arab.

Sementara itu, Partai Final berlangsun seru karena ke 2 tim mempertontokan permainan yang saling menyerang sehinga pertandingan hingga babak ke 2 skor masih sama kuat 0:0 sehinga dilaknjutkan dengan Adu Finalti yng di menangkan oleh Tim Remaja Masjid Nurul Huda cempaka Kelurahan Bailang dengan skor Nurul Huda 3 : 2 Masjid Al Masyur Kampung Arab.

Dalam sambutannya pada acara Penutupan, mewakili Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Hilman Idrus menuturkan bahwa kegiatan seperti ini sebagai bagian dari mempererat pemersatuan sehingga wajib dilaksanakan setiap tahun.

”Ini merupakan kegiatan yang positif dan patut terus kita dukung bersama, karena melibatkan para pemuda atau para remaja se-Kota Manado. Sehingga demikian, penting kedepannya iven semacam ini kita lakukan. Bahkan untuk menfasilitasi ajang ini menjadi ajang tahunan kegiatan pemuda Masjid Kota Manado dan juga Provinsi,” ujar Idrus.

Lanjut disampaikannya, kalau kegiatan seperti ini sebagai wujud dari pentingnya pemuda menyalurkan energi ke hal positif. ”Maka saya selaku Korwil AFP Manado Minut Bitung siap bersama sahabat2 Remaja Mesjid kita sama2 bergandengan tangan melaksnakan kegiatan ini setiap tahun dan mendorong AFP sulut untuk menjadi kalender ivent tahunan,” kata Hilman Idrus.

Hal senada juga disampaikan Hamdi Idris saku sekretaris panitia mengucapkan banyak trima kasih kepada seluruh Pemuda Remaja Majid yang telah berpartisipasi serta pemerintah kelurahan Maasing dan juga Kementerian agama Provinsi Sulut dan Kota Manado.

Lexi Mantiri menyerahkan Piala kepada juara III (Foto Ist)

”Banyak trima kasih buat Asosiasi Futsal Provinsi Sulut Ketua Bung Lexi Mantiri serta Bung Hilman F Idrus yang telah banyak membantu Panitia sehinga kegiatan ini bisa terlaksana sukses tahun 2017. Selaku mantan pemain yang sekaran juga sebagai pelatih merasa optimis Futsal Sulut di tangan Bung Lexi Mantiri akang menjadi yang terbaik di Indonesia Timur apalagi ditunjang olah tokoh muda Bung Hilman F Idrus yang sangat peduli pada olaharaga Futsal,” ucap Idris.

Yang hadir, ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sulut Bung Lexi Mantiri, Angota DPRD Provinsi Sulut Ayub Al Bugis, Lurah Maasing Hery Anwar, Sekretaris AFP Sulut Marvil Budiman dan Exco AFP Sulut Agus Ointu.

Untuk diketahui, ini daftar Pemenang Juara 1 : Remaja Mesjid Nurul Huda Cempaka bailang juara 2. Remaja Mesjid MIM Al Masyur Kampung arab 3. juara 3. Remaja Mesjid Al Falah Sindulang 4. juara 4. Remaja Mesjid. Nurul Huda Ketang & Ternate Baru Pemain Terbaik : Muhamad Tahir Top Scorer : Ardan. (*/Mas)

iklan1