Tag: lpk khaira ummah

Beri Bantuan di Kelurahan Islam, PT Pegadaian Manado Sampaikan Ini

Penyerahan bantuan kepada Lurah kampung Islam (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kelurahan kampung Islam, Kecamatan Tuminting Kota Manado, Senin (18/5) mendapat bagian sumbagan dari Pegadaian Manado. Sebagaimana diwawancarai, Hery Anwar, S.IP, menyebutkan bantuan berupa paket bahan pokok ditujukkan untuk membantu masyarakat terdampak Corona Virus (Covid-19) di Kelurahan Islam.

‘’Bantuan yang diberikan Pegadaian Manado langsung kami terima di kantor Lurah. Alhamdulillah, kita juga langsung membagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Tentu kami menyampaikan terima kasih atas kepedulian dari pihak Pegadaian Manado atas bantuan bahan pokok tersebut,’’ kata Hery, jebolan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini.

Lanjut Hery yang juga Sekretars Jenderal LPK Khaira Ummah itu menambahkan, sejumlah tokoh masyarakat ikut mengapresiasi niat baik dari pihak penyumbang. Target bantuan tersebut, tambah Hery, secara spesifik untuk masyarakat yang sangat membutuhkan. Ia juga berharap agar dapat meringankan beban masyarakat di bulan suci ramadhan 1441 Hijriah.

‘’Target bantuan untuk masyarakat miskin, dhuafa yang sedang menjalankan ibadah puasa. Melalui kesempatan penyerahan sumbagan dari Pegadaian Manado, para tokoh masyarakat yang hadir juga menyampaikan rasa hormat dan salut atas kepedulian dari Pegadaian. Saya juga menitipkan pesan pemerintah Kota Manado bahwa kita teruslah menjalankan anjuran sosial distancing,’’ ujar Hery.

Lurah yang energik dan vocal ini menilai bahwa semangat masyarakat untuk menlawan penyebaran Covid-19 teruslah dipertahankan. Menurutnya harapan itu tak henti-hentinya disampaikan pemerintah Kota Manado. Pesan lain yang disampaikan adalah agara masyarakat hidup bersih, menjauh dari kerumunan.

‘’Ingat anjuran pemerintah. Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, ditambah Sekretaris Daerah Kota Manado terus mengajak masyarakat agar mengikuti protokol kesehatan. Ayo sama-sama kita mematuhinya. Karena dengan begitu, penyebaran Covid-19 akan dapat kita atasi. Bagi masyarakat, kami ingatkan agar menghindari kerumunan, gunakan masker bila keluar rumah dan jangan lupa cuci tangan,’’ tutur Hery.

Paket bantuan dari PT. Pegadaian Manado (Foto Istimewa)

Sementara itu, Pimpinan Kantor Wilayah V PT Pengadauan (Persero) Manado, Zulfan Adam, melalui Kepala Bagian Kemitraan dan Bina Lingkungan Pegadaian Manado, Stella Tengkere saat diwawancarai menurutkan bahwa kegiatan yang dilakukan merupakan bagian dari tanggung jawab mereka untuk ikut berbagi dengan masyarakat. Apalagi di saat pandemic Covid-19, masyarakat perlu dibantu.

‘’Sebagai bentuk dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, termasuk didalamnya untuk penanggulangan pandemi covid-19, maka Pegadaian selaku BUMN memberikan bantuan berupa Sembako ke beberapa tempat. Salah satunya di Kelurahan Islam, dengan jumlah 363 paket Sembako senilai Rp. 20 juta,’’ ucap Stella.

Giat seperti yang dilakukan itu bukanlah program yang baru dilakukan saat ini. Stella menambahkan, terutama di Bulan Suci Ramadhan dari tahun ke tahun pihak PT. Pegadaian intens melakukan kegiatan kemanusiaan untuk turut serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Pihaknya juga mengajak masyarakat agar selalu hidup sehat.

‘’Berbagi kepada masyarakat berupa bantuan sembako ini sudah menjadi program kami tiap ramadhan, apalagi ditengah situasi pandemi seperti sekarang. Kami juga mengajak masyarakat mematuhi anjuran pemerintah, tetap memperhatikan social distancing dan hidup sehat. Agar kita terhindar dari bahaya Covid-19,’’ papar Stella.

(*/Bung Amas)

Kembali LPK Khaira Ummah Bagi Paket Bantuan untuk Warga Manado

Ketum LPK Khaira Ummah, Sayyid Sahrir Albar Bafagih, S.IP memonitor persiapan penyaluran bantuan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Perhatian dari Lembaga Pemberdayaan Keumatan (LPK) Khaira Ummah bersama Himpunan Pengusaha Nahdiyin (HPN) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kepada masyarakat di bulan ramadhan 1441 Hijriah ini tak pernah surut. Kembali lagi kedua organisasi yang dipimpin Sayyid Sahrir Albar Bafagih, S.IP tersebut tancap gas memberi diri. Membantu masyarakat Kota Manado dan Sulut di tengah badai Corona Virus (Covid-19) dalam program pembagian bantuan sosial (Bansos).

Saat diwawancarai Suluttoday.com, Hery Anwar, SI.P, selaku Sekretaris Jenderal LPK Khaira Ummah menyampaikan terkait jadwal penyaluran Bansos kepada masyarakat Kota Manado. Perioritas bantuan tersebut, kata jebolan Unsrat ini dikhususkan kepada masyarakat Manado dan Sulawesi Utara yang sedang menjalankan ibadah puasa.

“LPK Khaira Ummah dan HPN Sulut akan melanjutkan lagi agenda kemanusiaan. Dimana sebelumnya juga kami berbagi paket bantuan untuk masyarakat Kota Manado dan Sulut umumnya dalam program kemanusiaan. Khusus kepada warga muslim Manado, dan Sulut Selasa (5/5/2020), kami akan menyalurkan bantuan sosial. Tentu, kami berupaya maksimal berkontribusi, memberi sumbangsih dengan tulus ikhlas pada mereka yang melaksanakan ibadah. Ini dimaksudkan agar masyarakat tidak terganggu dengan urusan kebutuhan pokoknya. Semoga masyarakat Manado dan Sulut umumnya terbantu,” ujar Hery.

Sekretaris Jenderal LPK Khaira Ummah, Hery Anwar, S.IP (Foto Istimewa)

Selanjutnya, Hery yang juga Lurah Kelurahan Kampung Islam Kecamatan Tuminting Kota Manado itu tak lupa mengingatkan agar masyarakat konsisten menerapkan disiplin. Mengikuti anjuran pemerintah tentang social distancing.

Sebagaimana data yang diterima media ini, jumlah paket bantuan pada tahap kedua yang akan disalurkan adalah 300 paket bantuan sosial. Bantuan tersebut rencananya didistribusikan, Selasa (5/5/2020) hari ini. Sejumlah bantuan yang akan dibagikan, diantaranya beras, terigu, gula, dan minyak goreng.

Di tempat terpisah, Ketua Umum Sayyid Sahrir Albar Bafagih, mengharapkan agar bantuan tersebut benar-benar dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang layak menerima.

Tim LPK Khaira Ummah saat menyiapkan bantuan (Foto Istimewa)

“Kiranya paket bantuan tahap dua ini dapat dirasakan masyarakat. Ini wujud dari kepedulian bersama kita semua bagaimana saling menopang dalam situasi sulit Covid-19 dan saat bulan ramadhan. Semangat bagi teman-teman pengurus yang akan mendistribusikan bantuan ini kepada masyarakat penerima,” kata Sahrir tegas.

Untuk diketahui yang akan turun dalam pembagian bantuan adalah pengurus LPK Khaira Ummah didukung PW HPN Sulut, dan beberapa pengurus dari Lakpesdam, PC. Ansor Manado, PC. ISNU Manado, PMII Manado, PC IPNU-IPPNU Manado, juga anggota Majelis Muhyin Nufus Manado.

(*/Bung Amas)

Bicara COVID-19, Ketum LPK Khaira Ummah Ingatkan Masyarakat Sulut

Sahrir A Bafagih, SIP (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Ketua Umum (Ketum) Lembaga Pemberdayaan Keumatan (LPK) Khaira Ummah, Sahrir A Bafagih, SIP, diminta soal bicara terkait strategi mencegahan dan penanganan Virus Corona (COVID-19). Aktivis vokal itu menilai usaha pemerintah yang sedang giat-giatnya memerangi penyebaran COVID-19 harus disupport.

“Kita melihat Pak Presiden dan Wapres begitu total memerangi penyebaran COVID-19. Komponen rakyat harus ikutan mendukung ini. Apalagi penyebaran wabah ini begitu cepat, sehingga perlu kekompakan mengantisipasinya,” ujar Sahrir, Jumat (17/4/2020) saat diwawancarai wartawan Suluttoday.com.

Selain mengajak publik bersama perang melawan COVID-19, Ketum Sahrir juga menuturkan bahwa kondisi darurat COVID-19 tidak sertamerta membuat masyarakat saling memutus hubungan sosialnya. Silaturahmi dan kebersamaan juga perlu dirajut masyarakat.

“Kita diminta menjaga jarak sosial atau social distancing, terutama warga Sulawesi Utara mari kita patuhi. Selain itu, bukan lantas alasan itu kita memutuskan hubungan sosial. Bagi saya, silaturahmi teruslah dirajut. Ditengah situasi ini kita sangat butuh kekuatan kolektif,” kata aktivis muda NU ini.

Sahrir yang juga Ketua DPW HPN (Himpunan Pengusaha Nadhiyin) Sulawesi Utara menuturkan pula bahwa gerakan memutus mata rantai percepatan penyebaran COVID-19 perlu terus-menerus disosialisasikan ke masyarakat. Selain itu, para tenaga medis yang menangani pasien COVID-19 untuk mewasdiri sambil tetap bekerja profesional. Sahrir juga memberi perhatiannya kepada para pekerja media.

“Memang virus ini mengalami mutasi yang cepat. Tapi juga kita meminta, mengajak dan mengingatkan para petugas medis untuk membuka data ke publik secara baik dan benar. Ini bermaksud menghindari kemanikan rakyat. Tidak hanya itu, menaruh hormat dan mendukung kerja para tenaga medis ini. Tetaplah waspada, bekerja profesional,” ujar Sahrir, jebolan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Manado ini.

Alumnus Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISPOL) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ini mengharapkan semua eleman rakyat mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah. Sembari tidak ikut-ikutan menyebar informasi hoax ke masyarakat maupun melalui media sosial.

(*/Bung Ams)

Jackson Kumaat: KNPI Sulut Ikut Kawal Ikrar Kebhinekaan Bela Negara

Berlangsungnya ikrar kebhinekaan (Foto Suluttoday.com)

Berlangsungnya ikrar kebhinekaan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Seminar Nasional dengan agenda Ikrar Kebhinekaan Bela Negara ‘Siaga Menanggulangi Radikalisme, Terorisme dan Narkoba’ yang dilaksanakan Lembaga Pemberdayaan Keumatan (LPK) Khaira Ummat, Sabtu (13/2/2016) di Hotel Aston Manado berlangsung suskes, dan mendapat dukungan berbagai kalangan. Salah satunya dari pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut Ketua DPD KNPI Sulut, Jackson Kumaat, SE,SH saat diwawancarai mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan penuh dan mengawal giat yang dilakukan LPK Khaira Ummah tersebut. Bagi Jacko, berbagai persoalan bangsa ini sangatlah runyam sehingga dibutuhkan penyelesaian yang sifatnya komprehensif serta massif, dia menilai pemuda sebagai garda terdepan harus bergerak memberantas permasalahan bangsa.

”Kami mengawal dan akan bersama-sama elemen Ormas di Sulut ini yang bertekad menangkal tindakan radikalisme, terorisme dan melawan narkoba. Segala sesuatu yang berpotensi mengancam keutuhan daerah Sulut serta bangsa ini menjadi tanggung jawab kami untuk melawannya, pemuda sebagai garda terdepan harus mewujudkan keamanan dan kesejahteraan,” ujar Jackson pada Suluttoday.com.

Sementara itu, saat ditemui Iswadi Amali, Sekretaris DPD KNPI Sulut yang ikut terlibat dalam deklarasi dan pembacaan ikrar bersama menangkal radikalisme, terorisme dan melawan narkoba mengaku berata pentingnya edukasi pelu dilakukan kepada masyarakat. Sulawesi Utara, lanjut Iswadi yang merupakan jebolan FISIP Unsrat Manado itu patut dibebaskan dari tindakan kriminalitas yang mengancam kerukunan.

”Kegiatan ini sangat positif dan kami tentu mendukung penuh, bagaimana pun selaku aktivis pemuda harus berperan aktif memberikan pencerahan pada masyarakat. Menyampaikan bahwa perlunya edukasi dilakukan kepada masyarakat agar mereka paham pentingnya bahaya terorisme, dan tindakan radikal yang mengancam keamanan di negeri ini. Apalagi, bahaya laten narkoba yang ‘membunuh’ masa depan generasi muda kita,” ucap Iswadi tegas. (Amas)

Seminar Kebhinekaan Bela Negara Resmi Dibuka Ketum PB NU

Sambutan PB NU (Foto Suluttoday.com)

Sambutan PB NU (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Konsisten menjaga integrasi kebangsaan Republik Indonesia (RI) pengurus Lembaga Pemberdayaan Keumatan (LPK) Khaira Ummah menggelar Seminar Nasional yang menghadirkan seluruh tokoh agama di Sulawesi Utara, Sabtu (13/2/2016). Acara yang dibuka langsung, Ketua Umum PB NU, Prof. Dr. KH Said Aqil Siraj melalui perwakilannya ini dihadiri berkisar ribuan peserta.

”Kami LPK Khaira Ummat hadir karena dua hal, yakni perjuangan untuk melakukan dakwah dan melakukan peningkatan ekonomi. Karena bagi kami, dua sektor ini menjadi bagian penting untuk lahirnya tindakan-tindakan kriminal seperti radikalisme, terorisme dan mencoba-coba untuk mengkonsumsi Narkoba, mari kiranya pata Kiyai yang hadir dan semua tokoh agama yang hadir disini pun ikut membimbing kami dalam mewujudkan cita-cita organisasi ini,” ujar Sahrir Albar Bafagih, SI.P, Ketua Umum LPK Khaira Ummah dalam sambutannya.

Seminar Nasional juga dirangkaikan dengan Ikrar Kebhinekaan Bela Negara dan penandatanganan bersama menolak tindakan radikalisme, terorisme dan melawan narkoba. Dalam sambuatnnya, PB NU memberikan apresiasi atas terbentuknya LPK Khaira Ummah yang berkantor pusat di Kota Manado Sulawesi Utara, tidak hanya itu Aqil Siraj juga berharap agar LPK Khaira Ummah terus memperjuangkan nasib ummah, tanpa diskriminasi.

”Kami memberikan apresiasi atas upaya dan sikap kritis yang ditunjukkan kader-kader muda NU di daerah ini yang mau melakukan transformasi dan berbakti kepada bangsa dan Negara. Kehadiran LPK Khaira Ummah ini kita berharap dapat menjadi contoh serta solusi bagi bangsa Indonesia tercinta, LPK Khaira Ummah tetaplah menjadi pejuang kepentingan umat tanpa membeda-bedakannya. Dengan ini saya membuka Seminar Nasional ini,” ungkap Ketua PB NU KH Abdul Manan Gani, yang mewakili Ketum PB NU saat sambutan.

Kegiatan ini dihadiri pengurus KNPI Sulawesi Utara, pengurus El-Perisai Manado, GPII Sulawesi Utara, FKPPI Sulut, BKPRMI Sulut, dan aktivis mahasiswa seperti HMI, PMII, para tokoh agama dari Majelis Sinode GMIM, GPDI, Uskup, para akademisi dan sejumlah siswa SMA se-Kota Manado. Selain itu, setelah ikrar dilangsungkan dengan dialog yang menghadirkan perwakilan tokoh lintas agama, yang dipandu H Ulyas Taha, Kepala kantor Agama Kota Bitung. Saat berita ini diterbitkan, dialog masih sedang berlangsung. (Amas)

iklan1